
Pagi itu The Queen of Beauty baru sampai di Bandara Internasional Seoul ,,
saat ia sampai di Seoul terdapat sambutan meriah dari Direktur Han ji seon,,
Sehingga semua media di Korea menyorot wajah nya yang tak terlihat karna ditutupi oleh masker hitam dan kacamata ,,
Kabarnya wajah The Queen Of Beauty sangatlah cantik ,manis ,modis ,dan seksi ,
sehingga lelaki mana yang takkan terpikat oleh kecantikan yang ia miliki ,,
Dia adalah nona salah satu keluarga terkaya saat ini di Korea Selatan ,, namanya adalah Kim Yoora ,,
Sebelum sampai Yoora menyuruh asistennya untuk booking hotel untuknya ,,
Yoora memesan hotel bintang lima di kamar VVIP agar ia lebih bisa tidur dengan Nyaman
Setelah itu Yoora sampai di hotel dan menelpon kepala pelayan yang ada di pusat korea , agar segera mengirimkan beberapa pelayan untuk melayaninya ,,
Kemudian Yoora bergegas berangkat menuju Incheon
,untuk menjalankan perjalanan bisnis,, walaupun ia tau media tengah memperbincangkannya diluar sana
Sedang disisi lain Alfin baru bangun tidur dan melihat Nayla tengah berada di sampingnya tertidur dengan pulas,,
"Nay , bangun udah pagi..."
kata Alfin mencoba membangunkan Nayla dengan mencubit pipi manisnya ,,
" emm... hoammm apa si kak ,,,..."
kata Nayla sambil menguap dan kembali menutup matanya ,,
Alfin membiarkan Nayla tidur lagi sedang dirinya bersiap siap untuk mandi,
Setelah mandi Alfin ganti baju di kamar itu ,,
Nayla bangun karna suara gemercik air tadi ,
dan tak sengaja melihat Alfin tengah
memakai kaos hitam bertuliskan 'Gucce' berwarna putih di bagian tengah kaos
Alfin memasukkan bagian depan kaos , namun bagian belakang kaos ia biarkan ,
Alfin juga memakai celana jeans yang senada dengan kaos hitamnya , Ditambah topi hitam ,dan rantai yang memanjang dari depan ke belakang kaos yang di dimasukkan ke jeansnya ,,
Alfin sengaja mengambil jam " Sake" keluaran terbaru (hanya di produksi 5 di dunia) dan juga memakai kacamata yang memiliki rantai berwarna kuning keemasan ,
Menambah kesan keren dan maccho pada lelaki seperti Alfin,
Alfin yang menyadari hal itu langsung berbaring menemani Nayla dan memeluknya,
hingga Nayla merasakan baum parfum 'Andrea sang' yang menyeruak di hidungnya,
" Biarkan begini ,sebentar saja ,"
kata Alfin yang makin mengeratkan dekapannya
,sampai sampai Nayla bisa mendengar detak jantung Alfin yang makin cepat,,
Alfin mendekap tubuh mungil Nayla selama beberapa menit,, dan terjadi perang nafas selama itu ,,
Setelah itu Alfin melepas dekapannya,,
" Ayo gih bangun ,mandi "
kata Alfin sengaja mengalihkan perhatian Nayla ,,
Dengan segera Nayla menuju ke kamar mandi ,,
Entah kenapa ia juga merasakan. detak jantungnya tak beraturan ketika memeluk kakaknya ,,
' ini .... perasaan apa ini....."
kata Nayla sambil memeluk erat tubuhnya sendiri ,,
Lalu mengucurkan shower ke arah tubuhnya yang masih memakai piyama tidur ,
Lalu keluar kamar mandi ,, betapa terkejutnya Alfin melihat Nayla mandi seperti itu dan keluar tanpa memakai handukk,
Sudah dibayangkan piyama yang dipakai Nayla nemb\*s ,, dan Alfin tak sengaja meliha tubuh Nayla tanpa berkedip sedikitpun ,
" Kak ,, males mandi ,,"
kata Nayla yang masih berdiri di depan kamar mandi ,,
" ayo mandi ,, jangan gini nanti kamu masuk angin"
kata Alfin dengan lembut ,,
" Hari ini kakak akan ajak kamu ke Dreamland di Incheon yang baru buka itu ,, soalnya ini hari terakhir kita liburan !!".
kata Alfin sambil mendorong Nayla ke kamar mandi agar ia mandi dengan benar,
" Beneran ya kak , janji yaaa"
kata Nayla menyodorkan jadi kelingkingnya ,,
" kakak janji ,, udah sana ,,"
kata Alfin juga menautkan kelingkingnya di kelingking Nayka ,
Setelah Nayla masuk kamar mandi entah kenapa detak jantung Alfin semakun cepat. dan pipinya merah ,,
Alfin segera pergi ke balkon hotel dan menetralkan perasaan barusan ,,
"Nay ,jangan gini aku juga laki laki adakalanya aku tak bisa menahan bila tengah berada di dekatmu,"
gumam Alfin sambil menatap indahnya kota Seoul saat ini , .
Diwaktu bersamaan Andra tengah menikmati indahnya hamparan pasir putih dan laut kebiru biruan ,dengan secangkir kopi panas ,,
"Andai aku bisa menyatakan perasaanku lebih awal , mungkin takkan menjadi serumit ini ,"
Gumam Andra sambil menatap kosong ke arah laut ,,
Terdengar notif dari ponselnya dan Andra membuka ,,
Ia terkejut bukan main ,pasalnya di notif tersebut berita yang hangat diperbincangkan di Korea adalah foto dirinya dan Sakura (adiknya) tengah berada di taman hiburan
yang ia kunjungi dengan Nayla terakhir kali,,
Seketika air mata mengucur deras,bilamana itu adalah pertemuan terakhirnya dengan Nayla,,
"drtdrt....drtdrt..."
sebuah panggilan tertera di ponsel Andra,"Sakura,"
kata Andra agak menyentak ,karna anak ini jarang sekali menghubungi dirinya ,,
" Ya halo?"
kata Andra tengah bertanya tanya ,,
"kak ,aku punya kabar buat kakak,,"
kata Sakura dengan Nada meyakinkan ,,
"kabar apa ra ...?"
kata Andra yang semakin ingin tau apa hal penting itu ,,
"Kemaren ya kak ,, di media korea diberitakan seorang Ceo sedang seseorang yang mukanya persis banget sama mbak Nayla di sebuah kaffe chocholate ,, emm kayaknya kaffe itu di Seoul deh "
kata Sakura berusaha membertahu secara rinci kepada kakaknya ,,
"Tapi sayangnya semua media yang memberitakan itu entah kenapa menarik lagi semua berita yang menyangkut pautkan Sang Ceo dengan mbak Nayla,,"
Pasalnya kabar ini baru saja sampai di Indonesia,, beberapa jam yang lalu .
Sakura yang baru saja pulang liburan sekolah dari Bandung ,,langsung membuka handphone dan memperoleh notif tersebut,,
" Apa ,Nayla ada bersama laki laki lain!!!"
kata Andra dengan nada kesal dan marah di setiap katanya ,,
Di Dreamland Incheon bagian food,,
"Hachuh..."
tiba tiba Nayla bersin tanpa aba aba ,sambil menjauhkan paha ayamnya ,,
" ciee.. ada yang kangen ,,"
kata Alfin menggoda Nayla,
" apaain sih kak "
Kata Nayla berusaha mengelak ,,
"Pahanya enak banget deh kak,,"
kata Nayla sambil menikmati paha ayam yang sangat uwenak poll baginya,,
" Habis ini beli permen kapas !!"
kata Nayla yang masih memegang paha Ayam ke 5nya ,
" Tapi setelah itu kamu harus rajin olahraga , ga boleh makan fast food lagi agar ngga tambah gendut!"
Kata Alfin dengan nada memerintah yang membuat Nayla tersedak seketika,,
" Nay ,, pelan pelan makannya "
Kata Alfin sambil memberikan air putih ke Nayla,,
"kakak si kayak guru olahraga SMAkundulu ,jadinya Nayla tersentak deh,,"
Kata Nayla memperjelas ,,
"maaf ,, mau main lagi nggak ni ?"
Kata Alfin sengaja agar Nayla mau naik permainan lagi,
" Mau naik bombom car sama komidi putar lagi kak!!!"
kata Nayla dengan semangat,,
" Oke kakak temenin kamu ,, tapi habis itu harus ke bioskop ,ngga afdhol dek kalok ngga mampir ke sana "
kata Alfin yang ingin pergi ke bioskop,,
Tiba tiba datang bukan 1 melainkan segerombolan cewe ke arah Alfin ,, sedangkan Alfin tak peduli dengan segerombolan cewe yang mendekatinya itu,
Karna terlalu banyak cewe jadi Nayla tak terlihat di pandangan Alfin ,,
"Hai abang manis. boleh kenalan nggak ?"
kata salah satu perempuan di depan Alfin
" Maaf saya udah punya ,,"
Kata Alfin sambil menarik tubuh Nayla dan menggandengnya menuju ke wahana permainan,,
"ternyata udah ada yang punya toh,,"
gumam seseorang yang pergi meninggalkan Alfin ,
"Yah abang ganteng kita berpisah ,,"
kata Yang lainnya ,,
" Uhh gantengnya ngejleb tapi udah ada yang milikin "
Kata seseorang yang suaranya agak dikeraskan Alfin mendengarnya ,,
" Wah gilaaa,, ternyata kakak cukuplah populer"
kata Nayla sambil berjalan,,
"Makasi ya udah nyelamatin aku ,,"
kata Alfin dengan tulus ,,
"no problem lah kak ,,kan sesama saudara harus saling membantu ,,"
kata Nayla lagi , dan tak sengaja ia menggandeng kakaknya selayaknya pasangan pada umumnya ,
Setelah selesai bermain wahana di sana dan menonton Drakor di bioskop mereka memutuskan untuk pergi ke restoran daging di sekitar Dreamland ,,
Saat Alfin tengah membakar daging untuk Nayla ,Nayla memainkan ponselnya \( yang baru 1bulan yang lalu,\)
Dan terkejut melihat atrikel tentang Andra yang tengah berbisnis dengan orang di korea ,,
Nayla seketika gemetar saat melihat foto tersebut dan seketika tubuhnya lemas , hingga kesadarannya berkurang ,
Dan "brugh..."
Nayla terjatuh dari kursi ,
Untung saja Alfin siap menangkap Nayla ,,dan membawanya ke rumah sakit ,,
" ugh... kak kita dimana ?"
Kata Nayla sambil memegang kepalanya yang sakit ,,
" Dirumah sakit ,Nay"
kata Alfin dengan raut muka sedih,,
"Kak sebenarnya Nayla sakit apa , kakak jujur deh ,"
kata Nayla menunduk ,,
" kamu terkena Anemia (kekurangan darah)Nay , maaf sebelumnya kakak ngga beritau kamu"
kata Alfin ,,
" Maaf kak ,maaf karna tadi aku ngerepotin ,dan menjadi beban kakak "
Kata Nayla yang matanya mulai berkaca kaca ,,
" kamu ngomong apasih , nggak ngerepotin sama sekali kok,"
Kata Alfin sambil mengelus pelan rambut Nayla,
" Aku punya hadiah buat kamu ,,"
kata Alfin sambil mengeluarkan barang dalam paperbag,karna tadi Nayla tanpa sengaja meretakkan layar kaca handphone nya ,,
"Tadaaa,, aku udah masukin nomornya hanin sama caca ,,"
kata Alfin sambil menyodorkan hp bermerk ,,
" makasi kak ,sayang kakak "
kata Nayla sambil memeluk tubuh kakaknya ,,
Saat Hanin hendak berangkat kerja ,tiba ia ditelfon oleh nomor tak dikenal ,,
Hanin dengan agak ragu mengangkat panggilan itu ,,
" hallo , in. ... ini siapa ya ?"
Petanyaan :Siapa yang menelfon hanin? apakah Nayla ??
To Be Continue ......
Hari ini author tambah sedikit ceritanya ,karna beberapa hari ini author ngga nge up,, karna masalah tugas tugas dari sekolah yang menuntut ,dan ngga bisa ditinggal
Maafin author ya guys bila ada kesalahan dalam pengetikan \(typo\)atau kesalahan Lainnya 🙏🙏🙏
Bila suka dengan Novel ini jangan lupa Like ,koment dan vote Novel ini ya ,,,😊😊😊
Author akan sangat menghargai itu semua ¯(ツ)/¯ Have a Nice Day Guys💝