My Ceo Is My Perface Husband

My Ceo Is My Perface Husband
#9 Perhatian,,



Tangan Andra tergelincir , dan alhasil Andra terjatuh dan menindih tubuh Nayla yang tak berbalut dengan apapun itu...


"Annn...draa... ukh... "


kata Nayla tengah kesulitan bernafas ,karna menahan suatu beban besar diatasnya ,


" maaf nay , "


kata Andra bangkit lalu mengambil handuk untuk kemudian dipakaikan ke Nayla ,walau ia mencoba dengan menutup matanya ,


" Ndra kamu keberatan?"


kata Nayla yang sedang ingin membalut tubuhnya itu,


"eng...engga kok"


kat Andra dengan wajah merah merona ,


Tak menunggu lama ,Nayla selesai dengan tubuh berbalut handuk walau memperlihatkan sebagian besar bagian tubuhnya ,


Andra menggendong tubuh Nayla ,karna tadi ia berjalan agak tak stabil,


"maaf ... aku sangat ceroboh..."


Kata Nayla dengan rasa penyesalan di dadanya karna tak enak membuat Andra repot karna nya ,,


"tak apa..."


Kata Andra dengan hangat,lalu membawa Nayla menuju ke tempat tidur yang tak jauh dari kamar mandinnya,


 Andra membaringkan tubuh Nayla dengan pelan dan lembut , lalu Nayla bersandar pada ujung tempat tidur ,,sedang Andra tengah mengambil obat pijat ,


 


Setelah mengambilnya ia menuju ke kamar nya untuk mengoleskan obat itu ke kaki Nayla ,


 


"Nay , kakimu masih sakit , ?"


Kata Andra dengan nada khawatir


" emmm"


kata Nayla dengan yakin ,


" maaf bisa aku olesin obat pijatny?"


kata Andra berusaha menjelaskan,


" emm, kamu bisa...?"


Kata Nayla dengan mata berbinar,


" ekhem kamu meragukanku ,kamu akan mendapat hukuman nanti malam .."


Kata Andra dengan mata penuh rencana ,


"eh,,engga kok enggak ..."


Kata Nayla bercanda,


"kalok sakit bilang ,jangan ditahan!!!"


Kata Andra sambil mengoleskan obat pijat ke kaki Nayla yang terkilir,


selesai mengoleskan obat ,Andra memijit kaki Nayla dengan pelan ,lalu semakin bertambahnya waktu semakin cepat pijitannya yang mengakibatkan Nayla agak merasa kesakitan,


"ukh..."


kata Nayla dengan menggigit bibirnya dengan gigi kecilnya ,


" apa sakit?"


kata Andra ,


"em... ,"


kata Nayla sambil mengangguk pelan, dan melanjutkan menggigit kecil kecil bibirnya hingga berdarah,


selang 5 menit berlalu,


" sudah selesai , "


kata Andra dengan nada senang ,dan ceria


" sekali lagi ..makasi ndra.."


kata Nayla sambil menunduk ,dan tersenyum


" gausa berterimakasih ,, kamu membayarnya dengan ciuman udah cukup..."


kata Andra dengan senyuman licik yang langsung ditunjukkan ke arah Nayla,


" ga mau ,, mau mbayar sama makanan aja !!"


kata Nayla menolak , karna akan ketahuan bila bibirnya sakit ...


"terserah, emm nay bibir kamu kenapa kok berdarah," kata Andra sambil menunjukk bibir Nayla ,


"emm nggak papa kok..."


kata Nayla berbohong,


"apa tadi kamu nahan sakitan ,sampe kamu gigit bibir sendiri ?"


kata Andra berterus terang...


" iya ,"


kata Nayla lagi ,


Andra mendekati tubuh Nayla lalu di peluknya Nayla rapat rapat hingga tak ada ruang yang membatasi Antara tubuh Andra dan tubuh Nayla ,


. " emmmm An...draa.... Le...lepasin ....se...sak"


kata Nayla ,membuat Andra melepaskan pelukan rapatnya itu ,


"kenapa , ?"


kata Andra pura pura gak peka sama apa yang barusan ia lakuin,


"huft .... sakit tau nggak ,dada aku hampir sesaak..."


Kata Nayla menjelaskan ,


"tapi kamu suka kan?"


kata Andra ambigu,


" suka apa?"


kata Nayla memperruwet keadaan ,


" suka kalok dipeluk ,"


kata Andra lagi...


" emm ngga tau geh ...,aku mau ganti baju ... "


kata Nayla lagi,


"he em...."


kata Andra menuju ke dapur untuk masak makanan karna ia berpikir tidak mungkin Nayla masak karna kondisi kakinya yang tak memungkinkan untuk berjalan,


Selesai ganti pakaian , indra penciuman Nayla mencium sesuatu yang baunnya sangat enak . . . ,Lalu tanpa pikir panjang Nayla menuju ke dapur dan melihat Andra tengah memasak makanan ,


" Wangi ya masakanku ?"


kata Andra yang tengah memotong motong sesuatu namun Nayla tak pernah menjumpai bahan bahan itu dalam masakan ,


" iya , masak apa?"


Kata Nayla , yang tiba tiba terdengar suara perut keroncongan dari perutnya,


"puft... "


"kenapa?"


kata Nayla keheranan ,


"nggak kok... sana gih ke meja makan "


kata Andra mengalihkan pembicaraan ,


" baik boss..."


kata Nayla,sambil memberi hormat kepada Andra lalu berjalan ke arah meja makan ,(karna kakinya masih sakit )


selang 20 menit Andra selesai memasak ,lalu segeralah dia menghidangkan masakan itu ke hadapan Nayla ,


" baik pak Andra anda memasak apa saja di sini"


Kata Nayla yang berpura pura menjadi penilai masakan,


"ekhemm...baik bu Nayla ,hari ini saya memasak ,Omelete Zillion Dollar Lobster-old york ,Wagyu Steak yang terbuat dari Wagyu meat ,Bagen Westil Hotel ,Pizza Royale 007, dan Samundari Khazana - Masterpiece. "


Kata Andra menjelaskan ,sambil menunjukkan makanan yang dimaksud,


Nayla mencoba mencerna setiap perkataan Andra ,namun tak berhasil


" baiklah mari kita coba ,hahahahaha"


suara tawa muncul ketika Nayla selesai memahami makanan yang dimaksud Andra ,


" Ndra kayaknya aku pernah denger deh ,makanan ini tapi dimana ya?..."


kata Nayla menebak nebak makanan yang menggetarkan Hati dan perutnya itu,


" udahlah , cepat dimakan nanti dingin,"


Kata Andra sengaja mengalihkan perhatian Nayla,


"oke ..."


Kata Nayla yang dari tadi air liurnya hendak turun ke bawah bibir ,namun ia menahannya ,


Tanpa basa basi lagi, Nayla melahap habis makanan tersebut , Nayla makan seperti orang tak makan 3 hari lamanya ,


Andra hanya bisa melihat Nayla memakan makanannya,dan Nayla tak sengaja menoleh ke arah Andra ,dan melihat Andra tak


menyentuh makanan itu sama sekali. ...


"Ndra...makasi..."


"ststststs,aku tadi bilang gak perlu terimakasih,makanlah anggap di rumah sendiri "


Kata Andra memperjelas perkataannya ,


" ngga makan ndra?"


kata Nayla bertanya tanya ,


" engga , ngga papa kok ga makan aku udah kenyang liet kamu makan ,"


kata Andra sengaja membuat wajah Nayla merah padam . ..


"kamu ndra..bisa aja"


kata Nayla,sambil menutupi mukannya dengan kedua tangan ,


"ndraa.."


Kata Nayla merengek,


"apa, nay"


kata Andra yang sedari tadi pandangannya tak beralih sedikitpun pada wajah Nayla ,


" Kamu harus MAKANNNN!!!! pokoknya gak ada alasan !!!"


Kata Nayla seperti singa betina yang tengah marah,


" iyaa..."


Andrapun terpaksa memakan masakan hasilnya yang awalnya ia masak khusus untuk Nayla ,


setelah selesai , Nayla membereskan piring piring ,dan berjalan walaupun tertatih tatih menuju ke wastafel untuk membersihkan piring yang digunakan makan tadi dan juga peralatan masaknya ,


Andra sengaja membiarkan Nayla mencuci piring itu . .,setelah selesai Nayla mencari Andra yang tengah menonton Tv di ruang tengah ,


Diam diam Nayla hendak mengejutkan Andra ,


Nayla dengan perlahan semakin mendekat dan mendekat ke arah sofa yang di tempati Andra ,dan


"dor..."


kata Nayla dengan ekspresi konyolnya ...


"ga kaget Nay , tuh ada pantulanmu di cermin, "


kata Andra dengan menunjuk cermin yang berada di pojok samping ,yang memperlihatkan seluruh isi ruang tengah,


"huh sia sia aku gini..."


Kata Nayla sambil mengembungkan kedua pipinya ,dan tangannya yang sengaja ia silang,,


" siapa bilang .."


kata Andra, dengan meraih salah satu tangan Nayla dan menggenggamnya ,yang masih berada di belakang sofa ,lalu menarik tangan


Nayla ,


Tubuh Nayla terseret ke depan ,dengan posisi Nayla di atas tubuh Andra yang terbaring di bawahnya ,sedang Nayla berada di atas Andra ,seolah mengunci segala gerakan Andra....


" Nay , kamu tau kan aku laki laki biasa , bila diriku tak bisa lagi menahan nafsu yang membara ini ,maka aku akan lepas kendali , "


kata Andra dengan nada serius ...


"ya aku tau , bila dirimu lepas kendali aku bisa menenangkan dirimu.."


Kata Nayla dengan nada lembut,


" dengan cara apa, tubuhmu kamu berikan ke aku Nay gitu ,?"


kata Andra dengan tertawa cerah,,


" ya enggak lah ,mungkin iya hahahahha..."


Kata Nayla ,dengan nada senyum palsu ,


" pasti ada rencana dibalik senyumanmu ,YAKAN!!!"".Kata Andra tegas,


" ya ,aku akan memberimu obat ,lalu dirimu kepanasan lalu memintaku untuk melakukan nya ,haha jahat sekali aku.."


kata Nayla seolah ia benar dan tengah menginjak injak seorang bangsawan ,,


Tangan Andra meraih tangan Nayla yang tepat di samping telinganya,lalu Andra membalikkan posisi Nayla berada di bawa dan Andra berada di atas ...,


" aku berani memberi dirimu obat itu sekarang ,"


Kata Andra tegas ,seperti tanoa pengampunan...,


" serius , kamu mau aku memanjat Tubuh** ya ndra...!! gak mau,, aku mau tidur aja , ketimbang kamu beri obat gak jelas itu...."


kata Nayla dengan sangat berani


lalu Nayla pura pura tidur ,dengan keadaan masih berada di posisi semula ,


dengan spontann Andra menggendong Nayla yang tengah pura pura tertidur ke dalam kamarnya yang mewah itu...,


" nay bangun, aku tau kamu tak tidur bila kamu masih berpura pura maka aku takkan melepaskanmu begitu saja malam ini!!..."


Kata Andra dengan Nada mengancam,


To be continue......


Plis koment and like ,guyss... karna dukunganmu sangat berguna sebagai penyemangat untuk author, we love you guys😇😇😇


maafin author bila ada typo saat pengerjaan harap dimaklumi ya....