My Ceo Is My Perface Husband

My Ceo Is My Perface Husband
#16 Kim Yoong Ki



Hanin dengan nada keraguan ,


"hay Hanin ,aku sangat rindu pada dirimu "


kata Nayla dari sebrang telfon


" Nay ,apakah ini kamu,kamu baik baik saja kan ?"


kata Hanin yang tak menyangka selama beberapa bulan ini Nayla tak ada kabar dan baru mengabari ,,


"Iyalah siapa lagi nin , mak lampir?"


kata Nayla tertawa ,,


 


" Ya ampun Nay , aku sebulan lebih tanpamu kayak rindu banget suaramu , hari hariku suram ,aku hampir setiap hari menangis karna dirimu ngga mengabari apa apa padaku hikss...hikss... "


Kata Hanin tengah menangis di sebrang telfon,,


 


" Maaf nin ngga ngabarin ,soalnya ada sedikit selisih paham aku sama Andra yang mengakibatkan diriku ngga kerja lagi"


 


Kata Nayla menjelaskan,,


 


" Sumpah demi apa Andra nyariin kamu loh sebulan ini ,,aku sering liet dia lebih sering ngelamun dan sumpah aku ga tega liet dia kayak gitu ,, "


 


kata Hanin menjelaskan ,,


"Dia udah nyampakin diriku kok ,dia gak peduli aku lagi ,dia udah punya pacar nin ,, Ya masak aku jadi orang ketiganya ,, dah hanin esok kuhubungi kamu lagi ,tut...."


Nayla mematikan telfonnya dengan hanin,,


" Tunggu Nay ,,yah dimatiin sama ni anak ,ngambek tuh,,"


kata hanin yang kemudian berjalan menuju kantor x,


Sedangkan Nayla tengah berbaring terlentang di tempat tidur ,,


" Siapa tadi Nay ,"


kata Alfin mengeringkan rambut ,,


" Tadi itu Hanin kak ,,"


kata Nayla terlihat sedih ,,


 


" Nih bantuin , keringin rambutnya kakak ,"


kata Alfin sambil menyodorkan handuk kering untuk mengeringkan rambutnya ,,


Tanpa aba aba , Nayla langsung merebut handuk dan mengeringkan rambut kakaknya yang masuh basah ,


" Nay liburan nya ditambah 3 hari lagi ,karna tadi malam pak Han menelfon kakak ,, dan kakak akan bertemu klien nanti ,,"


kata Alfin ,,


"Yah aku ditinggal "


kata Nayla bersedih ,


"enggak kok siapa bilang ,nanti jangan lupa minum obat ya ,soalnya kata dokter anemiamu kambuh soalnya tak minum obat dengan teratur ,,"


jelas Alfin,


" Iya kakk , sana udah pergi katanya mau bertemu klien ,,"


kata Nayla sambil mendorong kakaknya agar cepat pergi ,


" iya iya ,jangan kemana mana ya !!!,,"


kata Alfin berpesan kepada Nayla ,


Lalu ia pergi meninggalkan Nayla sendirian di kamar hotel itu ,,


Setelah itu Nayla mandi dan memakai celana jeans dengan hoddie berwarna kuning ,,ada gambar kelinci juga di hoddie Nayla ,,


Nayla tak tau akan melakukan apa hari ini ,ia sangat bosan karna kakaknya keluar untuk bisnis ,,


" mumpung dekat sama taman aku mau ketaman aja ,,"


gumam Nayla ,,


Saat Nayla berjalan kaki menuju ke taman terdekat ia berpapasan dengan seseorang yang pernah tak sengaja menabraknya,,



" eh... kamu !!"


kata Nayla sambil memperhatikan dengan seksama wajah lelaki tampan itu ,,


"iya saya ?? "


kata lelaki itu sambil menunjuk dirinya ,, 


Akhirnya Nayla juga mengajak lelaki itu pergi.ke taman bersamannya ,,


Laki laki itu bernama Kim Yoong Ki, ia bersikap humoris ,manis dan ramah di depan Nayla ,,


" Bagaimana aku memanggilmu yongki?"


kata Nayla agak asal ,,


"puft ... tak apa Nay ,panggilah aku sesukamu aku takkan keberatan ,"


Kata Yongki sambil memandang wajah Nayla penuh makna ,,


"maaf sebenarnya , Yongki berasal dari mana ,kok bisa bahasa Indonesia ?"


Nayla sengaja menanyakan pertanyaan itu kepada Yongki ,


"aa... asalnya aku dari daerah Gang naam (salah satu kota di korea)tapi saat umurku belum genap 3 tahun aku dibawa oleh orang tuaku ke Yogya ,aku tinggal di yogya sampai umurku 18 tahun ,lalu aku kembali lagi ke Korea "


kata Yongki menjelaskan ,,


" aaa... arraseo,,"


kata Nayla mulai paham ,


 


"Yongki punya kakak ?"


 


kata Nayla sambil memiringkan kepalanya ,,


" iya punya , namanya Kim Yoora ,media biasa memanggilnya ,' The Queen Of Beauty,'dia kakak yang cantik ,baik ,tapi terkadang kakakku itu sangat manja ,,"


Kata Yoongki bercerita mengenai kakaknya ,


 


"kamu punya kakak juga ?"


 


kata Yoongki bertanya ,,


"punya ,namanya Alfin ,dia kakak laki laki yang sangat baik padaku ,,satu satunya orang yang sangat mengerti sifatku selain orang tuaku ,,"


Kata Nayla mendeskripsikan kakaknya ,,


 


" Aku mau main ayunan dulu ya ki ,"


 


kata Nayla sambil berjalan menuju ke ayunan ,,


"gausa izin kali Nay ,"


kata Yongki dari bangku taman yang tadi Nayla singgahi ,


 


Yongki bangkit dan mendorong ayunan yang ditempati Nayla ,,sedang Nayla hanya termenung saat ayunannya didorong oleh Yongki,,


 


"Nay kamu kenapa ,kok kayak ada beban dipikiran kamu ?"


kata Yongki setelah melihat wajah Nayla yang murung,,


" engga kok ngga papa,"


kata Nayla berbohong,


"Ayolah Nay ,cerita nggapapa kok mungkin aja aku bisa bantu kamu ,,"


kata Yongki,,


" Ki... pernah kah kamu berpikir bagaimana orang yang sangat kamu sayangi meninggalkanmu begitu saja ?"


Kata kata itu tiba tiba keluar dari mulut Nayla ,,.


" iya pernah kok, aku juga pernah merasakan salah satu orang yang pernah bersamaku dan menyayangi diriku sekarang seolah olah tak pernah mengenal ku lagi ,, "


kata Yongki dengan raut muka sedih ,,


" Maaf aku tak bermaksud membahas seseorang itu,tolong jangan menangis "


Lalu mereka bercerita tentang banyak hal mengenai kehidupan. mereka ,walau pun baru mengenal satu sama lain,, tapi mereka telihat sangat akrab ,,


Nayla pulang ke hotel hingga larut malam.dan diantar oleh Yoong Kii,,yang kebetulan apartemennya ada di dekat sana ,,


Nayla masuk ke kamar hotel sambil mengendap ngendap seperti maling ,,


Tiba tiba lampu yang ada di kamar menyala dan terlihat seorang lelaki yang tengah mendekatinya ,,


"Habis kemana aja ,kok pulangnya malem?"


kata Alfin menyelidik ke arah Nayla yang terlihat gugup sekali,,


"eeng...enggak kemm...kemana ....mana.. kok kak"


kata Nayla berbicara tergagap gagap,,


"Nay aku tau kamu kesepian tapi ,bila mau pergi kemana mana itu bilang ya sama kakak..."


kata Alfin mendekap erat adiknya itu sambil menangis ,,


Nayla merasakan kehangatan tubuh kakaknya itu , sangat jelas bila kakaknya itu sangat khawatir padanya ,,


"maaf ,membuat kakak khawatir ,,"


Nayla membalas pelukan kakaknya ,,


" kamu tadi sama siapa dibawah ? "


Kata Alfin menyelidik,,


"btw dia laki laki loh,, "


lanjut Alfin ,,


"o.. itu tadi teman baru aku kak Namanya Yongki,"


Kata Nayla menjelaskan ,,


" hai Nay ,kamu gaboleh sering sering main sama dia ,dia kelihatan hanya menginginkan tubuhmu saja ,dia kelihatan gila akan nafsu ,,pokoknya kakak nggak akan setuju kamu pacaran sama dia !!"


kata Alfin dengan nada menyentak ,,


" **Kak aku dan Yongki cuma teman !!!Teman kakak nggak lebih kenapa kakak Mencurigaiku ,huhuhuu**....."


Kata Nayla yang merasa terintimidasi karna nasihat kakaknya ,


" Nay maafin kaakak ,kakak ngga bermaksud begitu..."


jelas Alfin sambil menyentuk bahu Nayla yang terlihat gemetar ketakutan ,,


Nayla berlari meninggalkan Alfin ,menuju ke kamar dan merebahkan dirinya dengan keras,dan menangis sekeras kerasnya ditutupi oleh bantalnya ,,



" kakak nggak percaya Nayla lagi ,Nayla sangat sedih ...."


kata Nayla sambil menahan tangisannya di kamar ,,


" kakak akan tidur di sofa ,"


kata Alfin dengan nada sedih karna ia sekarang harus melihat Nayla menangis karna dirinya ,,


Sebenarnya Alfin adalah seorang kakak yang sangat sangat menyayangi Nayla dan tak ingin ia menangis ,,


Malam itu Andra bermimpi ,Nayla tengah di sekap di suatu tempat yang gelap \(tanpa penerangan cahaya\) ,,



Andra yang berusaha keras menyelamatkan Nayla ,merasa ia dan Nayla semakin jauh dan jauh ,hingga tangannya tak tergapai ,,



Saat bangun entah kenapa Andra bisa berkeringat padahal di resort terdapat AC yang jarang ia matikan ketika tidur ,,



Andra menghubungi asisten pribadinya agar menjadwalkannya pulang 1 hari lagi ,,


Lalu Andra berusaha terlelap tidur kembali namun tak berhasil ,bayangan Nayla berteruak meminta tolong seperti membayangi pikirannya,,


Kemudian Andra menghubungi mata mata nya yang menyelidiki keberadaan Nayla ,,


"dimana dia sekarang ,,"


kata Andra dengan nada sedih,,


" dia tak ditemukan lagi sejak di bandara ,kami kehilangan jejaknya ,maaf Ndra."kata Alfi (orang yang meyelidiki keberadaan Nayla )


" tut...".


panggilan ,diakhiri Andra ,


Dan Andra bermondar mandir selama beberapa menit di kamar ,,



Karna Andra gabut sendiri ,ia ingin mengajak Alfin \(partner kerjanya \) untuk makan kimbap di toko gwancha di dekat resort Andra ,,


Alfin mengangkat panggilan tersebut dan menjawabnya ,


Andra menjelaskan apa maksud sebenarnya ia menelfon alfin malam malam ,,


"Maaf ndra .. aku harus ngejaga adikku yang lagi rewel ini ..."


kata Alfin menjelaskan ,,


"tunggu fin ,ngga papa kok ajak aja adikmu besok,"


kata Andra menjelaskan lagi,,


"Beneran nih ,, dia cakep loh ndra ..."


kata Alfin sengaja menggoda,


" biarin ,hati ini udah ada yang ngisi ".


kata Andra berusaha meyakinkan Alfin,,


Lalu Alfin tertidur di sofa ,,



Pagipun tiba Nayla bangun terlebih dulu dan melihat Alfin tidur di sofa dan kedinginan ,,



Nayla mengambil selimut dan kamar dan menyelimuti Alfin agar tak kedinginan ,,



Setelah menata kamar ia pergi mandi ,,dan berendam cukup lama disana ,,


selesai berendam badannya menjadi harum ,harum bunga mawar putih yang menyeruak diseluruh ruangan,,


" wow sabunku yang baru begitu manjur ,aromanya menyeruak di seluruh hidungku,,"


kata Nayla sambil membau badannya,,


"Bila dirimu begitu terus ,aku bisa tak tahan loh ..."


kata seseorang dari sofa,


Alfin berjalan mendekati Nayla dan memegang pinggang Nayla serta membau bahu Nayla ,,


"kak jangan gini ,Nayla ngga suka ,,"


kata Nayla sambil memegangi handuk nya agar tak jatuh ,,


.


" ngga mau , Nayla harus maafin kakak dulu"


kata Alfin sambil mengeratkan pelukannya ,


" iya deh aku maafin kakak ,sekarang lepasin pelukannya ,"


kata Nayla dengan agak meninggi nadanya ,


" iye iye,"


kata Alfin,,


" hari ini partnernya kakak mau ngajak kakak sama kamu makan di restoran Gwancha di dekat resortnya, kamu mau ikut? "


kata Alfin menjelaskan dan berusaha mengajak Nayla untuk ikut,


"tentu..."


kata Nayla dengan senang,,


bagaimana kelanjutan ceritanya ,,sabar yaa ^ω^


To Be Continue ...


Terimakasih karna telah meluangkan waktu untuk novel author yang sederhana ini(。・ω・。)😊😊😊


Maafkan Author bila terjadi kesalahan pengetikan(typo) atau kesalahan yang lainnya


🙏🙏🙏


Bila suka dengan Novel ini jangan lupa like dan koment tentang semua yang ada di Novel ini ,


 


Author akan sangat menghargai itu semua^ω^💜💜💜we love you guys....