My Ceo Is My Perface Husband

My Ceo Is My Perface Husband
#14 Anemia!!!



" apa !!!"


"Nayla,, menderita anemia(kekurangan darah),"


kata Alfin ,yang sangat terkejut .


 


Mengetahui bahwa Nayla menderita Anemia,


 


" Nee .., sigdan-eul jal gwanlihago neujge sigsahaji anhdologhasibio.


animyeon pigonhago hyeongijeung-i nago hulmi haejibnida "(iya ,tolong jagjipa pola makannya ,dan jangan sampai dia telat makan ,atau ia akan kelelahan ,pusing,lalu pingsan)


kata pak nam


 


"ttohan geuege manh\-eun nolyeong\-eul giul\-iji anhseubnida"\(*dan juga jangan memberikann pekerjaan yang berat kepadanya* ,\)


 


tambah pak nam ,sambik mengeluarkan obat tambah darah


 


,lalu Pak Nam memberikannya kepada Alfin ,


 


" khansamida ...."


kata Alfin sambil membungkukkan setengah badan,


 


Lalu pak Nam pergi ,dari hotel yang Alfin singgahi,


 


2 hari setelah itu ,Nayla baru bangun dari pingsannya , ia terkejut melihat nya berada di rumah sakit ,


 


Ia melihat ada seorang laki laki yang tengah tertidur di samping kamar pasien yang ia singgahi,


Nayla ingin melihat lebih dekat wajah laki laki itu , ia terkejut melihat itu adalah kakaknya,


 


" Kak , bangun kakak..."


kata Nayla menyuruh kakaknya agar bangun dari tidurnya,


" emmm ,Nay kamu udah sadar?"


Sambil mengucek mata Alfin melihat wajah Nayla dan kembali bersemangat,


" iya kakak baru aja ,aku sadar... "


kata Nayla mencoba menenangkan,


" aku udah di rumah sakit sejak kapan ka"


kata Nayla bertanya tanya ,


" sejak dua hari yang lalu,"


kata Alfin , membuka bungkusan yang ada di sampingnya,


" benarkah , aku kena' sakit apa kak?"


kata Nayla mencoba bertanya ,


 


"emm ... kakak juga nggak tau , tapi kamu harus makan tepat waktu ,nggak boleh mikir yang berat berat !!"


 


kata Alfin berusaha mengelak pertanyaan mengenai penyakit yang diderita Nayla,


" iya kakak kuhhh....."


kata Nayla sambil membuat muka imut bak kucing, sedang Alfin hanya tersenyum karna perlakuan Nayla,


' yang kuat yah Nay, kakak akan selalu melindungi dan menjagamu '


batin Alfin ,


"kak... jangan ngelamunnn... aaaa' "


kata Nayla sambil membuka mulutnya mempersiapkan makanan itu masuk sambil menutup kedua mata ,,


" puft... cup... "


sebuah kecupan yang Alfin berikan ,


mendarat di dahi Nayla ,


" kaakkk mau makannn laperr!! jangan digodain terus ,, .."


kata Nayla sambil membuang muka ke arah lain , dan mengembungkan kedua pipinya , sambil menyilangkan kedua tangannya ,


"hahaha... ya maaf abis kamu imut bener ,,nih buka mulut aaaa"


kata Alfin menggoda sambil memperagakan membuka mulut agar Nayla mau makan ,


Setelah itu Alfin menyuap sesuap bubur itu,


" yummy ,kak bubur apa ini?"


kata Nayla bertanya karna ia seperti pernah memakan bubur itu ...


 


" bubur ayam lah , kan ini kesukaan kamu saat kecill..."


 


kata Alfin sambil menyuapkan bubur itu ke mulut Nayla ,


 


"kak bukannya kita masih di korea , bukannya bubur itu nggak ada di korea?"


 


kata Nayla lagi, bertanya tanya


"kata siapa nggak ada ,aku bawa koki Indonesia kesini kok..."


kata Alfin lagi...


"hwohh kakak hebat ..."


kata Nayla yang membuat Alfin besar kepala ,


Besok pagi nya , Setelah Nayla dirasa sembuh ia,diperbolehkan pulang namun harus rutin mengonsumsi obat tambah darah itu,


 


" Kak,habis beres beres , aku mau ke maall yah, "


 


kata Nayla dengan wajah berseri,


"nggak boleh kamu masih sakit ,"


kata Alfin,


kata Nayla lagi,


"yaaa.. tak apa..."


kaya Alfin


 


"Yeee makasih kakak , aku akan pergi siap siap , kakak juga ya,"


 


kata Nayla ,


Diwaktu yang sama di Seoul ,


Andra tengah berkunjung melihat sebuah proyek yang tengah di kerjakan di korea selatan


,ia hendak menerapkan arsitektur bangunan yang sama , namun dalam nuansa daerah nya ,


Andra juga berkunjung ke beberapa kaffe dan restoran , tak lupa mall juga,


saat ia berkunjung di kaffe dan restoran ,kebanyakan dari mereka menggunakan kayu sebagai lantai ,atap dan dinding , ya hampir semua terbuat dari kayu ,


 


Andra memiliki ide yaitu menerapkan kayu sebagai Lantai ,atap ,dan dinding ,namun Andra hendak menambah kesan seni di dinding yaitu menambah pahatan pada dinding , dan atap pada proyeknya , yang ada di Korsel


Tak lupa beberapa arsitektur yang melengkapi seperti lukisan , pahatan kayu , pahatan batu dan lain sebagainya


♥♥♥♥


Saat berjalan jalan menyusuri jalan yang ada di seoul , banyak orang berlalu lalang ,


Andra belum terbiasa dengan keadaan seperti ini ,karna di negaranya , mayoritas banyak yang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum....


 


Dan " brugh...."


Andra menabrak seorang perempuan berparas cantik ,tinggi dan manis, yang dibelakangnya ada seorang laki laki yang mirip partnernya ,


" mianhae , josimhaji anh-a"(maaf,aku tidak berhati-hati)


kata Andra


" gwanchanha , "(tak apa)


kata perempuan itu sambil tersenyum ,namun tak melihat wajah Andra sama sekali, ,


Rambut wanita itu juga kebetulan menutupo hampir seluruh wajahnya,


 


Andra merasa bahwa wajah perempuan itu dengan Nayla hampir sama , karna itulah Andra masih memandang lekat lekat tubuh wanita yang sudah memblakanginya itu ,


 


"mungkin perasaanku saja ,"


Sedang,  Perempuan itu berjalan menuju ke Mall yang ada di sebrang jalan tersebut ,,


 


Setelah itu Andra melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri sepanjang jalan jalanan kota Seoul yang indah,


 


Flash Back On


 


Alfin dan Nayla berangkat menuju Mall yang letaknya agak jauh dari hotel mereka ,


Nayla memulai pembicaraan dengan Alfin tapi Alfin menggoda Nayla hingga ia marah besar dan meminta turun sebelum sampai di Mall ,


Alfin pun terpaksa menuruti permintaan adiknya , lalu mengikutinya dari belakang ,


Alfin melihat Nayla ditabrak oleh seorang laki laki yang wajahnya tidak terlalu jelas ,karna Alfin mengikuti Nayla dari kejauhan ,


Kemudian Nayla ,kembali berjalan dan memasuki Mall yang ada di sana ,


Mobil Alfin berpapasan dengan seseorang yang tadi menabrak Nayla,


 


Alangkah terkejutnya yang ia lihat tadi Nayla menabrak Andra ,


"apa Nayla tadi bertemu dengan Andra ,, tapi kenapa Nayla hanya terus berjalan tanpa memperhatikan Andra,,"


gumam Alfin di dalam mobil,


Flashback off ....


Setelah sampai di Mall, Alfin memarkirkan mobilnya diparkiran VVIP,


 


Ia menyusul Nayla yang sudah berada di dalam Mall,,


Alfin menemukan Nayla tengah termenung sendirian ,dalam sebuah kursi di restorant seafood,


Dari belakang Alfin hendak mengejutkan adiknya ,namun ia urungkan niatnya karna melihat Nayla tengah murung ,


 


Alfin berjalan pelan menuju ke tempat duduk Nayla , lalu Alfin duduk di sebelah Nayla,


" Nay , jangan marah ... maafkan kakak ya , ayo kakak traktir semua yang kamu mau ,"


kata Alfin dengan murah hati,


" iya kak ,terimakasih ,tapi Nayla ingin kembali ke hotel dan beristirahat, "


kata Nayla berterus terang , karna ia merasakan pusing di kepalanya ,


"iya ,baikhlah..."


kata Alfin mengalah


Setelah sampai di hotel Nayla tertidur sepanjang hari karna kelelahan berjalan ,


Pagi ini di Bandara Seoul seseorang tengah mengejar Andra , Dia adalah seorang wanita yang berparas anggun, cantik,namun sombong,,


 


Dikanan dan kiri wanita itu selalu ada bodyguard berbadan besar ,sehingga siapapun yang berani menyentuhnya akan ketakutan ,


 


" Alfin tunggu aku ,aku datang !!!"


gumam orang itu yang mendengar kabar bahwa Alfin berada di korea , dan langsung terbang ke sana ,


siapakah orang itu , apakah dia masa lalu Alfin yang pernah menyinggahi hati Andra ?


To Be Continue ....


Terimakasih karna telah meluangkan waktu untuk novel author yang sederhana ini(。・ω・。)😊😊😊


Maafkan Author bila terjadi kesalahan pengetikan(typo) atau kesalahan yang lainnya


🙏🙏🙏


Bila suka dengan Novel ini jangan lupa like dan koment tentang semua yang ada di Novel ini ,


 


Author akan sangat menghargai itu semua^ω^💜💜💜we love you guys....