
diwaktu yang sama , di kediaman Alfin ,
" Nay ,ngapain,kok diem ?"
Kata kak Alfin yang datang dari belakang Nayla ,
"ngga kok kak,"
kata Nayla dengan senyum manis yang selalu melekat dalam wajahnya
"Nay ,jangan bohong sama kakak ,kakak tau kamu ada masalah!"
kata Kak Alfin dengan Nada agak memelas ,
"......"
Nayla hanya diam tak merespon kata kata yang barusan keluar dari mulut Alfin,
" Nay ,sini ke balkon rumah "
kata Alfin sambil mengayunkan jari hendak menggenggam tangan Nayla ,sedang Nayla hanya menurut saja ,
" kak Alfin ,selalu gini pufft..."
Kata Nayla sambil menngebungkan dua pipinya,(pertanda ia marah)
" gak marah lagi nih?"
kata Alfin sengaja menggoda,
" aa... kakak mah selalu gitu ..."
Kata Nayla sambil mencubit perut Alfin hingga kesakitan ,
"aw... sakit Nay, "
kata Kak Alfin ,
" biarin..."
kata Nayla sambil menjulurkan lidahnya ,dan mengedipkan sebelah matanya ,
"humph..."
kata Alfin sambil mendengus kesal, karna digoda adiknya ,
" mau cerita masalah kamu sama kakak , mungkin kakak bisa membantu kamu...."
kata Alfin mencoba meyakinkan Nayla ,
" tapi ...aku masih ragu.."
kata Nayla , agak sedih
" tak apa bila tak mau cerita sama kakak ,kakak ngga memaksa kamu kok..."
kata Alfin dengan pelan ,
" aku mau cerita sama kakak.."
kata Nayla dengan raut muka sedih ,
Nayla mencritakan semua tentang Andra ,bagaimana Nayla diperlakukan Andra , bagaimana Andra selalu melindunginya , kedekatannya dengan Andra
Namun Nayla tak menceritakan kejadian di bar itu ,karna ia masih belum yakin sepenuhnya itu adalah Andra,,
Nayla bercerita sambil menangis tersedu sedu ,karna ia merasa Andra adalah laki laki yang selalu membantunya saat kesusahan
Nayla juga bercerita bagaimana ia bertemu dengan seseorang yang berada di samping Andra , dan tengah tersenyum menatap Nayla
Seakan Nantinya Nayla adalah beban di kehidupan Andra , Nayla pergi tanpa pamit kepada Andra
Walau Nayla dan Andra hanya sebatas teman , entah kenapa ada perasaan sesak dan sakit di dada Nayla ,
Entah karena apa juga Nayla sampai terisak sampai sebegitunya karna mencritakan Andra ,
Sehingga Alfin merasa Nayla memiliki perasaan khusus kepada Andra ,
"Kak Alfin punya saran ..."
kata Nayla sambil mengusap air mata nya yang membasahi pipi hingga turun ke dagu...
Alfin dengan spontan mengusat air mata Nayla dengan telapak tangannya ,
"jangan sedih ,aku tau Andra adalah laki laki yang baik , mungkin dia masih tertekan dan sedih karna suatu masalah, sehingga ia terpaksa meninggalkanmu ,dan tidak mencarimu,"
kata Alfin berusaha menenangkan Nayla ,
" iya ,kak mungkin perkataan kakak ada benarnya , namun dia takkan mencariku lagi.."
Kata Nayla meyakinkan Alfin, dan berhasil membuat Alfin terheran heran,
"kurasa dia menyukai dirimu Nay , karna ia terlihat sangat perhatian dan menghargai sikap kekanak kanakanmu , ia juga beberapa kali mencoba menggodamu , "
kata Alfin mencoba meyakinkan ,
"tidak mungkin kak ,"
kata Nayla lagi , dengan senyum terbahak bahak diwajahnya.
"kalau dirimu apakah dirimu menyukainya , pasalnya dilihat dari wajahmu kamu sangat menderita bila tak ada dia disisimu !"
kata Alfin sambil membentak ,
'" kak , apa aku telah jatuh cinta kepada Andra"
kata Nayla langsung secara spontan,
" kurasa iya ,, lihat saja kamu masih khawatir kepada Andra .."
kata Alfin menjelaskan
" kenapa ,kok kamu bisa tau dia takkan mencarimu lagi ?"
kata Alfin bertanya tanya , pasalnya Andra juga memiliki perasaan khusus pada Nayla, wajah Nayla berubah menjadi pucat pasi lagi...
" Karna saat aku pergi aku meninggalkan surat untuknya ,dan juga didalam surat itu aku melarangnya untuk mencariku...."
kata Nayla sambil menunduk,
" ooo ,gitu ...."
kata Andra berusaha mencerna semua perkataan Nayla
'mungkin aku hanya dianggap kakak bagimu Nay, namun aku tidak sedih karna aku akan mendukung semua pilihanmu ,walaupun orang itu bukan aku dan sebisa mungkin aku akan melupakan bahwa dirimu adalah salah satu orang yang berhasil meluluhkan hati es ku...'.
batin Andra
Sedang beberapa buah Andra memantau dari kejauhan menggunakan teropong jarak jauh , dan juga mengawasi setiap gerak gerik Nayla ,
" mau kakak ajak ke Korea selatan?"
kata Alfin yang bertujuan mengajak liburan Nayla,
" jelas mau lah kak , kakak tau kan aku oppa oppa yang ada di korea!!"
kata Nayla terlihat Antusias
" kemasi semua barang barangmu sekarang!"
kata Alfin dengan senyuman nya ,
" Apaaaaa kita liburan sekarang juga kak ?"
kata Nayla dengan senyuman imutnya ,
" iyalah ,masa nunggu besok"
kata Alfin kepada Nayla
Selang beberapa waktu Nayla sudah berkemas begitu juga dengan Alfin ,mereka pun berangkat menuju bandara menggunakan mobil BWM keluaran terbaru...
Sedangkan Anak buah Andra , hanya mengikuti mereka dari belakang ,
Sebenarnya Alfin tau ada beberapa orang yang tengah memantau dia dan Nayla beberapa hari ini,
sehingga ia telah menyiapkan bawahannya yang berjumlah lebih banyak dari pada para mata mata itu....
Bawahan Alfin hanya mengawasi mereka yang hendak memata matai Alfin , Dan mereka akan bertindak bila mata mata itu menganggu bosnya ,
Mereka pun sampai bandara dengan Aman ,dan tepat waktu ...
Sehingga Alfin dan Nayla segera masuk ke pesawat , Alfin sengaja menyiapkan tipe penerbangan A karna , penerbangan itu jarang ada penumpang ,
Kebetulan di dalam pesawat sama sekali tidak ada orang kecuali mereka berdua , pilot , dan pramugari disana ,
Pesawat butuh waktu beberapa jam untuk sampai di Korea selatan , Alfin memilih singgah di ibu kota korea selatan \(Seoul,\)
karna disana adalah pusatnya maka banyak orang yang berlalu lalang di jalan,
.
Sementara itu di kantor X , Andra tengah mengerjakan beberapa dokumen penting ,dan juga kertas yang harus ia tanda tangani ,karna menyangkut proyek yang ada di Korea selatan ,
Ditengah tengah kesibukannya ,Andra mendapatkan telpon dari bawahannya yang tengah memantau Nayla ,
Andra pun menjauh
" Bagaimana , apa ia baik baik saja ?"
kata Andra dengan nada khawatir
" Aku lihat dia tadi bersama seorang lelaki menuju ke bandara "
kata Fahri (teman Andra yang disuruh Andra menyelidiki keberadaan Nayla, )
" Apppaa, dia bersama lelaki ke bandara , mau apa dia ?"
kata Andra dengan Nada memuncak,
"aku juga kurang tau ndra... tapi aku lihat dia menuju ke seoul ,"
kata Fahri meyakinkan ,
Dengan segera Andra menjadwalkan lebih cepat jadwalnya untuk pergi bisnis ke Seoul kebetulan ia juga menerima proyek ke sana ,
dan juga ingin mengajak Nayla kembali...
Sementara itu ,
Nayla sudah sampai di hotel bintang 5 ,milik Alfin di pusat kota Seoul ,
Alfin memilih Lantai paling atas ,karna ia bisa menikmati pemandangan kota Seoul dari atas ,
Alfin adalah seorang Ceo perusahaan ternama di Korea selatan yang bergerak dalam bidang perhotelan,kosmetik,gaun,dan perhiasan ,yang menjadikan perusahaanya dikenal masyarakat luas di korea ,
Walaupun Alfin bukan orang Asli korea selatan ,
Alfin Sedikit berbincang dengan para pegawai itu dan akhirnya mereka berdua langsung pergi hotel kamar paling atas,
Sedang pegawai tersebut membawakan barang barang Alfin dan Nayla ,
Setelah Alfin membuka pintu , Nayla langsung meluncur ke kasur yang disediakan ,
" kak kamar ini sangat mewah , apa kamar kamar yang lain seperti ini?"
kata Nayla mencoba memulai pembicaraan,
" emm kurasa enggak ,karna kamar ini adalah kamarku sendiri yang ada di hotel ini , "
kata Alfin menyombongkan diri,
" kakak mah selalu besar kepala .."
kata Nayla sambil tertawa terbahak bahak ,
" sumpah kamu jahat Nay , aku gak gitu loh ,"
suara tawa keduannya pun pecah dikamar itu ...
Pegawai Andra datang dan membawakan kedua koper milik Alfin dan Nayla ,
"ㅗㄱ 마 오ㅓ"(gomawo )
kata Alfin sambil membukkukkan kepala serta separuh badan lainnya , kepada pelayan itu , sedang pegawainya itu
"니"(nee)
kata pelayan itu,
Lalu pegawai itu pergi ,dan Alfin menutup pintunya ,
" Nih kopermu "
kata Alfin kepada Nayla ,sambil menenteng Koper milik Nayla,
" ya kak makasi ,"
kata Nayla ,
Jujur saja Nayla agak paham dengan percakapan kakaknya dan pelayan itu , karna ia adalah k \- poprs namun tak sefanatik sasaeng fans yang ada tersebar di seluruh korea,
" kak ,, kapan nonton konser"
kata Nayla sambil merapihkan barang barangnya ,
" kamu mau nonton konsernya siapa , aku akan bayar dan temani kamu ..."
kata Alfin sambil membersihkan barang bawaannya juga ,
" seriusan kak ,uwuuu kakak baik banget sii, Beli Ls dulu ya kak .."
kata Nayla dengan semangat dan mata berbinar,
" iya... nanti aku beliin kamu Ls ya , mau Ls Boyband apa ?"
kata Alfin menyelidik ,
" emm ...ape ye ... aha ... mau Ls Exo ukuran besar , Twice , blackpink , dan Nct 127 kakk.."
kata Nayla dengan menghadap ke arah langit langit hotel seolah ada semua Ls yang ia pingin beli di hadapannya ,
" oke , kakak akan belikan , kakak bonusin Albumnya teman kakak ...."
kata Alfin berbaik hati,
" uuu kakak is the best lah ..."
kata Nayla lagi sambil mengacungkan jempol,
Setelah itu Nayla dan Alfin menuju ke restorant terdekat karna ia lapar , sedang makanan yang ada di hotel tak ia makan karna ia lebih suka jajan (makan ) di luar ,
" Chubiee chocholate ?"
kata Nayla penasaran.
" iya , perasaan ini kaffe coklat yang populer di postingan Kf (korean food) belakangan ini ,
" oo gitu toh kak..."
kata Nayla sambil berlari menuju ke dalam kaffe ,
Di kafe itu tak hanya menyediakan minuman ,tetapi juga makanan ,
Mereka berdua berbincang bincang seolah mereka adalah pasangan yang sangat serasi di mata publik ,
..
Sehingga tak sadar ada seseorang yang memotret mereka berdua dari sebrang restoran,
Sementara itu, sebelum Andra beranngkat malam ini menuju korea ,ia hendak berbincang bincang sedikit dengan Hanin ,
Namun hanin masih belum tau bahwa Nayla sudah ditemukan Andra , sehingga Andra memberitahunya ,
Hanin sangat terkejut ,setelah di beritau Andra , " Ya ampun Nay , aku sangat khawatir denganmu , aku menghubungimu setiap hari ,namun tetap saja ia tak menjawabnya betapa sedih dan khawatir diriku... hiks hiks ..."
kata Hanin sambil mengucurkan air bening dari matanya ,
To Be Continue.....
Terimakasih karna telah membaca novelku, walau tak seberapa bagusnya ,🙏🙏🙏
Maaf bila ada Typo atau kesalahn apapun di dalam penulisan , karna ini adalah novel pertama Author ,
tolong like dan koment untuk memberi semangat pada author 💜💜💜
We Love You All😇💕