
Nayla bersujud kepada Kak Alfin sambil meminta maaf ,"kaka... maafin Nayla , tadi Nayla terkejut ,kakak si ga bangunin Nayla , jadinya Nayla kira itu perampok/pencuri" kata Nayla dengan polos.
"Gapapa Nay, kakak ga akan kira kamu se op ini ",sambil menahan muka senyum kak Alfin ,karna Nayla masih dalam posisi sujud ,sedangkan kak Alfin cuma handukan se lutut ding , dadanya aja terekpos "puft.. hahahaha,Nay kamu lucu ngapain kamu masih sujud?" kataAlfin.
"ee.... " dengan cepat Nayla berdiri ,hendak melepas panci namun dihalangi oleh kakaknya ,
"jangan ,lebih baik kamu mandi kayak gini ,kan lucu bwahahahahha ", sambil mendekat dengan Nayla dengan mata yang seolah terpikat dengannya(Nayla), dia mendekat seperti hendak mencium sesuatu ...
" ih.. Ka Alfinnn ,ni jangan gitu apa ,nanti badanku ga bisa basah karna air , kan kehalang panci:("
jawab Nayla sambil,mendorong kakaknya karna. terlalu dekat dengannya ...
"Cuup........."
Alfin mendaratlan kecupan manis di kening Nayla ,dan Nayla tak merasa aneh dengan kecupan itu kan dia kan kakaknya ... pikir Nayla ,
"sana gih cepat mandi Nay, nanti kamu telat masuk kerja lo..."Kata Alfin sambil mengambil kemaja nya , tanpa basa basi Nayla mandi dengan air dingin, tiba tiba muncul di benaknya saat Andra melakukan hal itu kepada Nayla ,
"Janggan Andraa!!!!" kata Nayla sambil berteriak ,
Disaat yang bersamaan di kantor X,
" hathuh..." Andra bersin dan bergumam ,'siapa yang mengataiku ,' .
" Nay kamu gapapa?" Kata Alfin yang tak sengaja membuka pintu lalu melihat Nayla sedang membersihkan tubuhnya yang molek ...
"aaa kakakk .... jangann masukkkk"
Kata Nayla yang panik sambil berlari ke Arah Alfin yang tengah terpana karna kemolekan adik tirinya ,
"kakkkakk keluarr ... jangan lietin aku terus , aku masih ga pake bajuuu!!" dengan cepat Nayla berhasil menutup pintu kamar mandi lalu menguncinya dari dalam ,"fiuh.selamat . . ,"
setelah mandi Alfin pamit pulang karna ada meeting di kota B ,jadi ia harus ke bandara secepatnya , Alfin belum sempat minta maaf kepada Nayla ,karna telah melihat ia ********* ,(jawab sendiri)
Nayla berangkat ke kantor setelah bersiap siap dengan rapih ,setelan baju untuk wanita dan tak lupa rok selutut tetapi ketat ditambah lagi rambutnya yang di sanggul menambah kecantikan wanita muda itu . . .
Di sepanjang jalan menuju ke lantai 5 kantornya , ia selalu di pandang secara terus menerus oleh pegawai laki laki yang sedang berlalu lalang disekitar, sedang Nayla tak merasa risih sedikitpun dia 'masa bodo ' sama orang yang sedang ngelietin dia .
Setelah sampai di ruang kerjanya Nayla mengerjakan tugas yang di beri bu Merry .
Saat jam istirahat ,
"Nay mau cari makan yuk ke kanper(kantin perusahaan)," Kata Hani .
Nayla baru kenal Hanin ,
Flash Back on :
Hani duduk di meja sesaat setelah Nayla menggunakan mesin foto copy untuk menyalin hasil tugas Bu Merry , Nayla lupa jika ia belum mengambil salinan nya .Sedang Hani menuju mesin foto copy untuk menyalin kerjanya ,dan menemukan salinan di mesin foto copy yang belum di ambil , untungnya tadi ia sempat melihat jika Nayla habis ke sana . Hani memberanikan diri untuk bertanya kepada Nayla ,
"Emm ... Nay ini dokumen kamu?"
Kata Hani agak ragu,
" eh,,iya makasi ya ... oh iya siapa namamu?"
Tanya Nayla kembali,
"Hanin Laura.."
Kata Hani,
"kenapa ngga di panggil Hanin aja ,oo iya kan belum di doain(dibancain) maaf ya!"
Kata Nayla menahan senyum manisnya ,
mereka sedikit berbincang bincang lalu melakukan pekerjaan masing masing
Flash back off
" oh iya nin ..."
kedua perempuan itu ke kanper untuk mencari makan , dengan senang hati Nayla menawarkan diri untuk mengantarkan makanan Hanin,
"Nay pesen Ayammm goreng ,oh iya bagian paha ,"
kata Hanin sangat bersemangat ketika menyebut kata Ayam ...
" Nin minumnya sama kayak aku?"
"iye ..Nay..."
Kata Haninn yang tengah sibuk mencari ponselnya di tas...,
tak berapa lama Hanin menemukan ponselnya
Hanin tak menyianyiakan kezempatan itu. dengan cepat ia nge-Like foto foto ceo tersebut ,lalu menyecrinshotnya untuk dirinya sendiri ...
Di saat yang hampir bersamaan Nayla tengah mengantri memesan makanan di toko makanan + minuman yang disediakan di kanper,
setelah gilirannya Nayla memesan makanan sesuai yang di pesan oleh Hanin ,
"Mas ... sama dada ayam ya 1 ,dan 2 Jus Jeruk "
Kata Nayla dengan sopan ,walaupun mas tadi lebih muda daripada dia ..
" iya mbak , mbaknya silakan duduk di sana ,"
pegawai itu menunjuk kursi yang tulisannya tertera 'VVIP'
"eh...engga mas saya berdiri aja di sini , "
Nayla berusaha menolak dengan halus , karna ia tahu di kanper yang bisa menempati tempat di toko VVIP adalah tamu sang presedir atau pun itu adalah presedir sendiri ,
"ngga papa mbak ,"
Kata sang pegawai toko sambil ,tersenyum dan itu membuat Nayla tak tega untuk menolaknya ,
" baiklah ,makasi mas..."
Nayla mengambil napas dalam dalam ,lalu masuk ke sana ,
" permisi... ," belum ia lanjutkan kata katanya Andra yang memang tengah menunggu Nayla , segera ******* bibir Nayla dengan lembut ,Nayla sesaat seolah dibawa terbang oleh Andra ,dengan ciuman itu ,
Andra yang menyadari Nayla tak menolak lumatannya, kini Andra memegangi tengkuk Nayla lalu memperdalam lumatannya , keduanya terlena akan itu .
Hingga Andra sadar ,betapa manisnya bibir Nayla.Dengan cepat Andra mendorong Nayla ke sofa yang disediakan toko untuk tamu " VVIP " ,
Nayla yang baru sadar,ia berbaring di sofa langsung melepaskan ciuman nya ,
" pp...paakk.... mmmmaaf"
kata Nayla dengan posisi semula 'Badannya tertindih oleh tubuh Andra , Andra pun mengunci Nayla .hingga Nayla tak bisa apa apa.
" Masih mau kayak gini,apa berharap lebih lagi?"
Kata Andra dengan nada tengah menggoda Nayla .
" emm ..pak boleh aku pergi mengambil makanan?"
Kata Nayla dengan polos,
"Mbak ini sudah selesai , woops maaf Pak Andra bila saya mengganggu anda dengan mbak Nayla ,"
Tanpa aba aba , pegawai toko itu datang hendak membawakan pesanan Nayla dan tak sengaja melihat presedirnya di posisi seperti ini dengan mbak Nayla(pikirnya) ,Dengan cepat pegawai toko itu meletakkan pesenan makanan Nayla dipiring lalu berlari ke tempatnya bekerja,
Posisi Andra yang terlalu dekat dengannya membuat Nayla takut dan tubuhnya bergetar hebat,
"tttttaaakkkkkuuuttt...."
Kata Nayla dengan ketakutan ,
"Nay kamu gapapa ?"
Kata Andra,
" Jangan dekat dekat., jangan sentuh aku ,... aku sangat takut ..."
Tiba tiba Nayla pingsan ,
dengan cepat Andra membawa Nayla ke Kantornya yang berada di lantai paling atas ... dan menyelimuti Nayla dengan kemejanya , dia tau wanita itu tengah kedinginan ,Andra menelfon dokter peter untuk segera ke kantor untuk mengobati Nayla , .
Entah kenapa Andra diliputi rasa ketakutan ,cemas dan sedih di dalam lubuk hatinya .
Sementara itu diwaktu yang bersamaan Hanin mulai cemas dengan keadaan Nayla ,ia mencari cari Nayla namun tak ada di tempat Nayla memesan makanan , Hanin pun panik lalu bertanya kepada pegawai yang lewat di sekitar kanper,
"Mas ,Mas liet Nayla?"
Kata Hanin dengann panik ,
"liet nin,tadi ia di gendong depan sama Pak Presedir," jawab rekan kerjanya ,
"iya makasi,"
jawab Hanin,
' kalok sama pak presdir gabakal diapa apain ,akh cuma khawatir Nayla di apa apain sama orang jahat , oh aku lupaaa Kan pak Andra Playboy kelas kakap '
"Kenapa aku lupa !!!" kata Hanin sambil memukul mukul kepala dengan kepalan tangannya ...
Esok paginya Nayla terbangun dari pingsannya dan melihat ada Presedir tengah duduk di bawah kasur ,setelah itu Nayla menuju ke kamar mandi untuk memebersihkan diri , (Nayla tak sadar bahwa itu bukan rumahnya).
Andra terbangun karna mendengar suara gemericik air yang berasal dari kamar mandi , ia ingin sekali membuka kamar mandi namun ia urungakan niatnya saat pintu kamar mandi itu terbuka dan muncul seseorang di sana , dengan cepat Andra berpura pura tidur .
Bagaimana kelanjutannya ???
Tolong like sebanyak banyak nya dan baca novel author ,supaya author semangat membuat cerita cerita yang menarik thanx ...😇😇😇