My Ceo Is My Perface Husband

My Ceo Is My Perface Husband
#17 Kecelakaan !!!



 


"Kak ,Nayla yang mengemudi mobilnya ya!!"


kata Nayla dengan girang ,karna saat berada di rumah Alfin ,


hampir setiap pekan Alfin selalu mengajari Nayla mengemudi Mobilnya ,,


"Ya kenapa tidak?"


kata Alfin memperbolehkan Nayla mengemudi,,


"Jinjja ?gomawo oppa !!"


kata Nayla sambil memeluk kakaknya ,


 


Mereka pun berangkat ke resort tempat partner Alfin singgahi ,,\(Andra\)


 


 


❤❤❤


Saat di perjalanan Nayla menanyakan banyak pertanyaan soal teman kakaknya itu ,,


 


Namun Alfin sengaja hanya memberikan informasi minim,, dan membuat Nayla fokus menyetir ,,


Padahal tujuan utamanya biar ngekepoin dia \(Andra\)


 


Sebenarnya sejak awal Alfin tau Andra yamg dimaksud Nayla adalah Andra partner kerjanya , namun Alfin hanya diam saja ,,


Alfin berpikir sejenak bagaimana ekspresi Nayla bertemu lagi dengan Andra ,,apakah Nayla terkejut , menangis,senang?,


Semua pertanyaan itu disimpan rapat rapat di pikiran Alfin, sampai sampai Alfin tak tau Nayla sekarang tengah mengoceh sendiri dalam mobil,,


" Kak... kakak ngedengerin critaku nggak sih,ugh...."


kata Nayla sambil menoleh ke kakaknya dan merasa kesal karna Nayla tak diperhatikan oleh Alfin ,,


" iya kakak minta maaf,"


kata Alfin sambil melihat ke arah Nayla dengan tatapan sedih,,


 


Sebenarnya itu adalah tatapan kakaknya yang paling lucu,karna matanya seperti berkaca kaca ,, kayak kucing


 


  Tanpa sadar sudah ada truk yang mengangkut muatan pasir di tepat depan mobil Alfin ,,


"*Nay awas ..... trukkkk!!!**...."


Kata Alfin mengalihkan pandangan ke ke arah depan,, dan terkejut melihat truk itu melaju dengan kecepatan kencang, menuju ke arahnya


 


Nayla yang belum siap apa apa ,langsung banting setir ke arah kanan dan menabrak pohon besar yang ada di pinggir jalan,,


Namun sebelum Nayla membanting setir ke kanan,ia sempat meraih pintu di samping Alfin ,


Lalu Nayla mendorong Alfin agar ia segera keluar dan tak terjadi terluka parah pada dirinya ,,


 


Alfin samar samar melihat Nayla yang berada di dalam mobil pingsan dan terluka parah di bagian kepala karna terbentuk setir mobil dengan keras ,dan terkena serpihan kaca mobil


,,


Alfin ingin merangkul adik manisnya itu walaupun ini yang terakhir ,, Akhirnya Alfin tak sadarkan diri di trotoar jalan,,


 


Disisi lain Andra tengah menunggu kedatangan Alfin ke resort tempatnya berada ,


 


Andra mencoba menelfon Alfin berkali kali ,,namun tak ada respon sama sekali ,,Andra mulai khawatir mengenai keadaan Alfin ,,


Sehingga Andra memituskan menyusul Alfin ke hotel yang disinggahi,,


 


Saat di perjalanan entah kenapa Andra merasakan perasaan yang tidak enak


 


Sehingga membuatnya cemas ,Andra segera melajukan mobilnya lebih cepat lagi dan berharap Alfin dan adiknya baik baik saja .


Saat Andra sudah menempuh separuh jalan ,, ia melihat keramaian dan berhenti ,,


 


Andra berlari menuju keramaian itu dan ia nekat menerobos kerumunan agar bisa melihat kejadian apa yang tengah di sana ,,


Betapa terkejutnya Andra melihat Alfin tergeletak tak sadarkan diri sedang lengan kiri Alfin mengeluarkan darah ,,


Sampai sampai darah itu dapat menembus baju abu abunya ,, katanya ia sempat sadarkan diri sebentar dan kemudian ia pingsan ,,


Andra sesegera mungkin menelfon Ambulan agar Alfin dibawa ke rumah sakit sesegera mungkin ,,


 


Selang waktu 2 menit Ambulans tiba ditempat kejadian , karna sebelumnya juga sudah ada yang menelfon ambulans tersebut ,,


Setelah Alfin diangkut dan dibawa ke rumah sakit,


Andra melihat polisi tengah menyelamatkan seseorang dari mobil yang ditumpangi Andra,,


Andra yang penasaran siapa yang berada di dalam mobil Alfin,,


 


Segeralah ia ke mobil dan melihatnya dari ,dekat ,,


Betapa terkejutnya Andra melihat seseorang itu adalah perempuan yang pernah dekat dengannya ,,


"Nay...Nay...Naylaa...."


 


kata Andra yang hampir tak percaya gadis pujaannya tergeletak tak sadarkan diri dan bersimbah darah dihadapannya ,,


 


Andra akhirnya membawa Nayla ke rumah sakit yang sama dengan Alfin ,,dan menempatkan mereka berdua ke kamar VVIP yang bersebrangan,,


"pyar...."


 


suara gelas pecah terdengar dari kamar Yongki ,,


 


Yoora yang baru pulang dari hotel itu langsung memaksa masuk ke kamar Yongki,,


 


"tok.tok ....tok.... Ki buka kamarmu!!!"


kata kakaknya yang terlihat khawatir ,,


 


"cklek...."


 


Yongki membukakan kamar ,,betapa terkejutnya Yoora melihat kamar Yongki yang seperti kapal pecah ,


 


"Ki sebenarnya apa yang terjadi ?"


 


kata Yoora memberikan minum ke Yongki ,,


 


Flash Back on


Pagi ini Yongki pergi Studio potret bersama Leehan\(Teman Sma Yongki\) ,,


 


Setelah sampai disana seperti biasa ia diambil beberapa foto oleh fotographer yang kebetulan stay sana ,,


 


Setelah selesai memotret beberapa photo ,,Yongki pergi minum kopi ke 'starback' ,,


Sambil menunggu Leehan memesan minumannya ,, Yongki melihat beberapa artikel di internet yang sedang panas,,


Yongki menerima notif terbaru dari salah satu artikel di Korea ,,bahwa ada 'seorang ceo tertabrak truk dengan kekasihnya,begini kronologinnya ,,"


Yongki tertarik melihat Artikel tersebut dan membacanya dengan seksama ,,


 


Disaat yang bersamaan Leehan membawakan kopi Yongki,,


"nih ... ki kopimu , aku traktir deh"


kata Leehan sambil duduk di samping yongki


 


 


Yongki pergi begitu saja tanpa memberitau alasan yang jelas pada Leehan ,,


 


Leehan hanya bisa terdiam tatkala Yongki pergi dengan raut muka kesedihan yang tersirat ,,


 


"Nay kamu harus baik baik saja ,,"


gumam Yongki,,


 


Yongki pergi menuju ke rumah sakit Nayla berada ,, ia berlari menuju ke ICU dan melihat seorang wanita ditutupi selimut putih,,


 


" tidak ...tidak ini ...tak mungkin..."


Yongki kembali ke rumah dengan rasa sedih di sanubari iapun mengurung diri di kamar ,,


 


Flash Back Off


Yongki hanya diam saja tak memberikan respon apa apa ,,


 


" Ki jangan gini,, kakakmu memang banyak salah ke kamu ,namun setidaknya kamu ceritakan masalahmu,,"


Kata Yorra berusaha menghibur Yongki,,


 


"Dia tak tertolong ,kak .Dia sudah tidak ada lagi ...."


 


Kata Yongki yang kemudian ia berlinang air mata ,,


 


"sabar ya ki,doakan dia yang terbaik"


 


kata Yoora sambil memeluk Yongki agar dia lebih tenang


Beberapa berlalu dan akhirnya Alfin tersadar dari pingsannya


"ugh... lenganku ,,"


kata Alfin sambil menahan sakit yang luar biasa di lengannya,,


 


" kamu udah bangun fin ,, bagaimana keadaanmu?"


 


kata Andra yang tengah duduk di soffa kamar VVIP itu sambil membalikkan sebuah buku,,


"Iya...aku tak apa ,,"


kata Alfin sambil memegangi lenga kirinya ,,


"bagaimana dengan adikuu?"


kata Alfin terlihat sangat khawatir ,,


 


"Nayla masih kritis fin ,,"


 


kata Andra dengan raut muka sedih dan kehilangan ,,


" Yang sabar ya ,Ndra aku tau kamu sedih..."


kata Alfin yang membuat Andra bertanya tanya ,,


"Ee kamu kok bisa tau.?"


kata Andra bertanya tanya ,,


"iya kami saudara tiri ,,namun hubungan kami lumayan akrab, Nayla juga pernah mencritakan semua tentangmu ,,"


kata Alfin yang membuat Andra sedikit terkejut,,


"apa ,berarti kamu tau hubunganku dengan Nayla ?"


kata Andra menebak nebak ,,


"yah , hampir semua nya tau sih ,"


kata Alfin tenang ,,


 


"Maaf ,saat itu aku hendak menjelaskan semuanya pada Nayla ,,namun ia terlihat sangat marah dan akhirnya ia pergi entah kemana,,"


 


kata Andra berterus terang,,


"aku tak bisa menemukannya ,aku sangat sedih karna tak sempat memberinya penjelasan ,,"


kata Andra agak berbohong sedikit ,soal dia yang menyelidiki keberadaan Nayla ,,


"aa... tak usah khawatir ,, selama Nayla pergi dari sisimu , aku menjaga Nayla dengan baik ,, "


kata Alfin menenangkan Andra,,


"Andra ,, aku peringatkan dirimu ,, bila kamu hendak serius berhubungan dengan Nayla ,kamu tak boleh menyakitinya!!"


kata Alfin dengan seriuss,,


 


"Siap kakak ipar ,,"


 


kata Andra memberi hormat kepada Alfin ,,


"Jangan melakukan itu sebelum saatnya , aku doakan kamu bisa nahannya karna akan susah hahahahah"


kata Alfin tertawa terbahak bahak ,,


 


" iyalah kak ,, aku bersedia nerima Nayla apa adanya dan menyayanginya sepenuh hati,,"


 


kata Andra dengan sungguh sungguh,,


"oke ,kakak ipar akan pegang janji manismu ,, tapi kalok kamu melanggarnya ,,awas saja nanti "


kata Alfin sambil menatap Andra dengan tajam ,,


 


Tiba tiba Andra dipanggil ke ruangan dokter , karna dikira ia suaminya ,,


"maaf ,mas keadaan mbak Nayla masih dalam kondisi kritis ,ia memerlukan darah tipe A negatif ,,namun tipe darah ini sudah habis beberapa bulan lalu , diharapkan mbak Nayla segera melakukan operasi transfusi darah agar tak terjadi hal yang tak diinginkan "


 


Jelas dokter tersebut ,,


 


"Kebetulan dok ,darah saya A negatif ,bisa saya donorkan darah saya ,untuk membantu kesembuhan Nayla?"


 


kata Andra dengan serius ,,


 


Apa yang akan terjadi pada Nayla?


 


To Be Continue...


 


Maafin author bila terjadi Typo atau kesalahan lainnya🙏🙏🙏


 


Bila suka silakan beri like dan vote author ya ≥3≤ supaya author lebih semangat buat episode selanjutnya ,,😇


 


Author akan menghargai semua itu ,,


ʕ•ﻌ•ʔ .***Happy Holiday Guys***. \( • ̀ω•́ \)