My Ceo Is My Perface Husband

My Ceo Is My Perface Husband
#5 Satu hari bersamamu



 


" Pak Andra jangan berpura pura tidur lagi ,cepat buka mata Pak Andra..."


 


Kata Nayla sambil mendekat ke Andra yang terbangun dari tidur pura pura nya,,


"Pak hari ini anda ada jadwal meeting , sama klien kita dari korea selatan ..."


Kata Nayla mencairkan suasana ,


" benar begitu asistenku , Cuuuuppp. ... "


sebuah ciuman yang mesra didaratkan Andra di bibir manis Nayla,Tanpa ada lumatan didalamnya ,


"Lihat kamu masih mengenakan handuk , kamu sengaja menggodaku Nayla ?"


Tanya Andra dengan nada yang sangat manja.


 


Dengan cepat Andra mendorong tubuh Nayla yang hanya berbalut handuk ke atas ranjang ,dan mengunci tubuh Nayla ,


 


" Pak Andra tolong lepas...kan... saya..."


kata Nayla sedang memohon,


tiba - tiba di tengah kesibukan mereka berdua,


telephone genggam Andra mengeluarkan bunyi khusus untuk ditelfon , Andra pun mendengar ponselnya berbunyi ,lalu menatap lekat Nayla ,


"Oke kucing manis , kali ini aku akan lepaskan kamu , tapi jangan harap hari berikutnya tak kan kulepaskan begitu saja..."


Sambil tersenyum manis ke arah Nayla ,Nayla hanya bisa terpaku karna ia tak pernah melihat wajah ceo nya yang tersenyum manis ...


Nayla lalu ganti pakaiannya, ia kesulitan mencari pakaian wanita ,karna hanya ada setumpukan kemeja laki laki , di sana ,,


"iya ..baik saya akan mempertimbangkannya ,tutt..."


Andra mematikan panggilan ,entah kenapa matanya ingin sekali mencari Nayla , Ia mencari di balkon hotel , di kamar mandi , dan dimanapun tempat yang ada di kamar itu ,


" brughh...."


Nayla menahan rintihannya karna menahan sakit dari kakinya , ia mencoba berdiri namun tak bisa ,,kebetulan Andra berada di sekitar ruangan ganti jadi ia bisa mendengar dengan jelas ada sesuatu yang jatuh...


Dengan sigap Andra masuk ke ruang ganti alangkah terkejutnya ia melihat luka yang dalam dan darah yang mengalir dari lutut Nayla..,


tanpa basa basi Andra mengangkat Nayla yang pastinya ia tak bisa berjalan karna luka besar yang ada di kakinya ,sambil menahan rasa sakit yang ada di kaki ,


Andra merebahkan tubuh mungil Nayla di kasur ,lalu dengan cepat ia mengambil perban dan kotak P3kyang tersedia,ia juga membawakan air hangat dan kapas untuk membersihkan luka Nayla ,


" di tahan ya ,ga sakit kok ..."


Kata Andra sembari membersihkan luka yang ada di kaki Nayla ,


"ukh... "


Kata Nayla sambil menutup mulutnya ,


" sakit ya ?"


Nayla mengangguk ,


"kalok gitu gausa kerja hari ini,"


Kata Andra sambil mempokuzkan diri ke lutut Nayla


"Tapi pak...."


belum sempat bicara omongan Nayla di potong Andra


" ngga ada tapi tapi ...dan mulai sekarang jangan panggil aku pak,tapi panggil aku Andra , kamu paham?"


Nayla mengangguk ,


"Nay..."


panggil Andra ,


"Apa pak ..eh Ndra ?"


Kata Nayla agak ambigu ...


"tolong ditutupi dong dadamu , sangat terlihat jelas dari sini , !"


Kata Andra sambil mengalihkan pandangannya ,


" eh? hwaaa.. Andraaaaa."


"eh kenapa?" Tanya Andra sambil menoleh ke Arah Nayla ,dan secara tak sengaja ia memandangi dada Nayla dan alhasil dada Nayla pun terkspos (walau cuma separuh ...)


"Jangan liet ,aku malu ..."


Kata Nayla membenarkan posisi dadanya, yang memang masih berbalut handuk .


Sambil menelan ludah dengan payah , Andra melihat Nayla dari bawah sampai atas ,


"ngngapainnn Ndra?"


kata Nayla yang mulai terbiasa memanggil Andra dengan sebutan Namanya ,


"ngga ngga ngapa ngapain ,"


Andra membalut luka Nayla dengan perban secara hati hati ...


Lalu setelah selesai ,Andra membereskan alat alat dan mencari baju untuk Nayla , tapi ia tak menemukan apapun di lemarinya kecuali kemeja yang tertata rapi.


'heemm..apa aku panggilkan aja pelayan dirumah supaya beli baju di MALL ,Butik ,busana ? buat Nayla ' ,


Andra memiliki inisiatif sendiri ,yaitu ,


" Nay ,, ini bajunya ,"


Ia sengaja memilih kemejanya yang agak besar ke tubuh Nayla ,


"Iya ..makasi Ndra "


kata Nayla dengan tersenyum ,


Secepat kilat Nayla berganti pakaiannya ,


lalu setelah menggantinya dengan kemeja Andra , ia kembali ke tempat semula ,


"Annn....dra, ini tembus ,agak besar dan emmm emm..."


"nggak ada bra disini"


sambil ngalihin pandangan ke arah lain,


kata Andra dengan lantang ,karna ia tau Nayla tengah ngomongin hal itu .


"Ndra ... liet sini napa ,apa aku cocok pake ini?"


lalu Andra menoleh ke arah Nayla , dan benar saja ia melihat kemejanya tembus dan memperlihatkan tubuh Nayla dengan molek nan cantik ...


Andra terpaku beberapa saat pada tubuh Nayla , Dengan payah ia menelan ludah


,ya pria mana tak tertegun melihat kemolekan tubuh dan kecantikan wajah Nayla,


Nayla melihat tatapan Andra yang terus menerus memandanginya ,


"Ada yang salah,???¿"


Kata Nayla ke Andra ,


" sebaiknya kamu ngaca deh , "


kata Andra diam diam mengawasi Nayla,


"ukh.."


Nayla hampir terjatuh saat ia berjalan ,


"sakit?"


Kata Andra,,


"he em ...., "


dengan cepat Andra menggendong Nayla ke cermin besar yang di sediakan ,


"liet apa yang salah" ,kata Andra sambil mengecup pipi Nayla ,


" hemm ,apa ya .....? omg aku ga pake... dan juga kemejamu Nembus .. aaaa gimana nii ,Ndra kamu tadi ngeliatin aku gra gra ini ya "


"iya ... maaf Nay ,aku ga sengaja liet"


"huhhh... iya deh aku maafin ,"


Kata Nayla sambil mengumpulkan udara yang ada di mulut lalu ditahan di kedua pipi nya ...


Andra merasakan tubuh Nayla tengah menyandarkan diri ke dada bidang Andra ,


" Kenapa si..."


kata


Andra berjalan ke arah tempat tidur ,lalu merebahkan tubuh Nayla dengan pelan ...


Andra menuju ke dapur lalu memasak sesuatu, setelah 30 menit ia selesai masak,,


Andra menuju ke kasur tempat Nayla merebahkan diri ,


" ini Nay ,aku buatin nasi goreng,,"


kata Andra dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya ,


" Makasi ,"


Kata Nayla , Nayla mencoba merebut mangkuk dari Andra ,


"biar aku suapin kamuu.."


Kata Andra ,


" engga usah ndra aku bisa sendiri ,"


kata Nayla , akhirnya Andra mengalah


selesai makan Andra hendak mencuci piring namun ,dihalangi oleh Nayla ,


"Ndra mau kemana ?"


"cuci piring "


jawabnya santai,


"ngga boleh "


kata Nayla mencoba berusaha berdiri , lalu berjalan ke arah Andra walaupun dengan tertitih titih,


"Sini piringnya biar aku yang cuci..."


Kata Nayla ,


Andra membiarkan Nayla mencuci piring dan perabot nya yang telah digunakan untuk masak +makan .


di tengah tengah kegiatan mencuci piring + alat masak ,


tiba tiba Andra memeluk Nayla dari belakang lalu menyilakan Kemejanya yang kedodoran dan menciumi punddak Nayla yang putih ,lalu menggigitnya kecil kecil sehingga meninggalkan bekas pundak Nayla ,


sedang Nayla hanya menahan geli yang diakibatkan perbuatan Andra itu ,


" Ndraa.. jangan ginii ... geli tau...!!"


Kata Nayla sambil menahan rasa geli yang amat ...


"mau yang lebih?"


kata Andra ,


entah kenapa pipi ,dan telinga Nayla memerah karna ucapan Andra ,


"kenapa kamu jadi kayak udang rebus ,"


kata Andra yang terkekeh melihat Nayla ,


Dengan cepat Nayla mendorong dada bidang Andra lalu menyelesaikan mencuci ...,


Andra membiarkan hal itu dan memilih membaca buku di balkon,


Mata Nayla mencari keberadaan Andra , ia mencari di balkon,


"Ndra ... makasi ya untuk hari ini , makasi ,"


kata Nayla sambil membungkukkan badan hampir 90 derajat


(tanda ucapan terimakasih)


"sama sama Nay,kata Andra sambil mengelus rambut Nayla,"


"Ndra aku ingin pulang ,"


"iya ..."


jawab Andra agak dingin


"kamu ,marah ya?"


Kata Nayla sambil menyimpan rasa kecewanya ,


Andra mengambil Nafas panjang ,


"engga kok ...,aku khawatir kamu bisa jalan ? "


Kata Andra dengan Nada khawatir ,


" bisa kok ..."


" kamu ga mungkin kan pulang kayak gitu ",Andra sengaja melihat kemeja yang menempel di badan Nayla , dengan cepat Nayla menutupi dadanya dengan kedua tangannya ,


"sebegitu takut nya ya dengan aku , ?"


Andra berjalan ke arah Nayla ,menyadari


Nayla tak melawan ,iamengangkat tubuh Nayla ,direbahkannya diatas kasur dan mengunci tubuh Nayla ,lalu menyeringai penuh kemenangan ,


" Ndra ..jangan gini ... aku ngga suka "


kata Nayla dengan mengalihkan pandangan matanya ke arah lain ..


tiba tiba tangan kanan Andra bergerak kearah dagu Nayla , memaksa Nayla menatap ke arahnya ,


" beneran kamu ngga suka diginiin ?"


Kata Andra dengan nada menggoda


,tiba tiba Andra ******* habis bibir Nayla , Nayla terkejut Andra melakukan hal itu lagi ,Namun Nayla tak sanggup memberikan perlawanan karna tubuhnya yang masih lemah ,


Andra ******* bibir kecil Nayla , ia menye*** habis didalamnya , tangan Andra meraih tengkuk Nayla dan mendorongnya agar memudahkan Andra untuk memperdalam lumatannya ,


Nayla kehabisan nafas lalu mendorong dada Andra untuk menjauh darinya , dan usahanya berhasil ,namun Nayla dan Andra seketika


, berebut oksigen di kamar itu ,


Andra beralih ke leher Nayla yang putih bersih, lalu menciuminya dan menggigitnya kecil kecil , Nayla hanya bisa mendorong dada bidang laki laki itu supaya menjauh darinya ,


Andra sadar kalau Nayla tak terlalu suka bila ia seperti ini ,


"maaf "


Kata Andra ,


" tak apa .."


kata Nayla sambil mengusap cairan bening di matanya ,yang hampir jatuh...


" aku akan mengantarmu pulang, "


Andra mengambil kunci mobil dan jaketnya


lalu mengantar Nayla pulang . sebelum berangkat Andra sengaja mengambil jaket untuk menutupi belahan dada Nayla ,sedang Nayla hanya diam saat Andra memakaian jaketnya ke tubuh Nayla,


diperjalanan pulang mereka hanya diam saja setelah sampai di rumahnya , Nayla langsung menyuruh satpam supaya diperbolehkan masuk,


,Andra hanya dapat melihat punggung Nayla yang berbalut jaketnya ,setelah Nayla masuk ke dalam ,


Andra baru pulang dan ,bergegas ke kantor walaupun saat ini sudah jam 15.00 ,ia menandatangani banyak dokumen dan berkas ,ia juga mengetik beberapa lembar dokumen penting yang harus ia buat sendiri ...


Sedangkan Nayla hanya bisa menangis seharian karna ia sangat takut dengan prilaku andra yang kadang penuh dengan Nafsu ...


Nayla menghidupkan handphone nya ,betapa terkejutnya ia melihat 300 miss call di layar handphonnya ,


'siapa yang nelpon sebanyak ini?'


batin Nayla sambil mengusap air matanya ,yang terus berjatuhan malam itu...


jangan lupa Dukung dan sport authornya ya ... supaya karya nya bisa kalian nikamati ,tolong di like dan koment yaaa dibawah,


i love uuu guysss💕😘😘😘💕.....