Mom Twins

Mom Twins
bab 9



disisi lain


Bik Sila memberi tau tentang kedatangan Arzan dan Abian, teriakan Lia membuat kaget Bik Sila dan asisten Lia yang berada di sebrang Lia, Lia yang panik langsung memberondong banyak pertanyaan untuk bik Sila. Bik Sila segera menjawab bahwa mereka tidak mengetahui keberadaan Reylana, ia dan pak Rahmat menyembunyikan sedemikian rupa, setelah mendengar pernyataan Bik Sila, Lia menjadi cukup tenang ketika ia meninggalakan Reylana jika pekerjaan tidak selesai minggu oleh. Lia meminta Bik Sila untuk merahasiakan keberadaan Reylana dari siapapun kecuali orang tua nya yang memang sudah tau tentang Reylana.


Setelah di beri kabar oleh bik Sila soal Arzan dan Abian ke rumah nya untuk menanyai Reylana, ia jadi panik mungkin saja mereka sudah mencurigai nya tentang keberadaan Reylana. Lia pun menenangkan diri nya sendiri agar mereka tidak semakin curiga dan pada saat nanti bertemu dengan Arzan ia harus bersikap biasa saja.


" Yaa, udah deh dari pada begini mending aku lanjut kerja saja " ucap Lia.


____


kringg kringg


" Halo sayangg " ucap perempuan di telfon.


" Ngapain anda nelfon saya? " tanya Arzan dengan nada judes.


" Ihhh kan aku kangenn " ucap perempuan itu dengan manja.


" Stop Rinda, jika tidak ada kepentingan aku akhiri telfon ini " ucap Arzan dengan nada tegas dan dingin.


" ehhh jangan dpng sayang, aku mau ketemuan du cafe cempaka yaa " ucap Rinda dengan manja.


" Tidakk saya banyak kerjaan " ucap Arzan dengan tegas


" Eumm bagaimana kalau aku jemput kamu saja " ucap Rinda.


" Tidak! " ucap Arzan dengan dingin.


Telfon pun dimatikan oleh Arzan


" Huhh perempuan penggoda itu muak sekali dengannya, Reylana semoga kita cepat bertemu dan aku harap kamu mengandung anak aku " lirih Arzan.


" Lanjut kerja dulu saja lah nanti baru lanjut cari Reylana " ucap Arzan dengan dirinya sendiri.


____


Seorang lelaki masuk ke dalam sebuah ruangan untuk berbicara dengan bos nya, ia menawarkan untuk menyerang musuh mereka.


" Permisi bos apakah anda sudah mengijinkan saya untuk menyerang musuh kita " ucap seorang lelaki.


" Tahan dulu kita lihat saja dan tunggu informasi dari wanita yang kemarin kita suruh " ucap lelaki yang diketahui bos


" Baik bos, kalau begitu saya permisi dulu " ucap anak buah dari bos itu.


___


" Huhh waktunya pulang " ucap reylana lega.


Waktu menunjukkan pukul 8 malam dan reylana sebelum pulang akan pergi ke toko roti tempat membeli dessert, karena ia nyidam dessert itu.


Sesampainya di toko itu ia langsung memesan dessert itu dan menunggu di tempat tunggu.


disisi lain


" Seperti mirip Lana" ucap seorang laki-laki.


Dia memastikan tentang wanita yang ia lihat, dan setelah memastikan ternyata itu adalah wanita yang selama ini ia cari cari, Arzan bergegas menghampiri dan duduk di sebelah nya.


" Lana " ucap Arzan, Reylana menoleh dan bertapa terkejut nya melihat lelaki yang selama ini ia hindari.


" Pp-pak Arzan " lirih Reylana.


" Kalau gitu setelah ini kamu ikut aku untuk pulang ke rumah dan menikah denganku sebagai bentuk tanggung jawab" ucap Arzan dengan lembut.


Reylana menolak ajakan Arzan padahal selama ini ia selalu berharap tetapi ia juga takut jika dia di apa apa kan oleh Arzan dan ada alasan lain juga.


" Kenapa? " tanya Arzan


" Saya ingin bahagia tanpa anda " ucap Reylana sambil mengambil dessert dan bergegas meninggalkan toko roti itu.


Arzan mengejar dan memohon agar Reylana mau menikah dengan nya, ia terus membujuk tetapi Reylana bergegas masuk ke mobil dan saat itu Arzan berniat mengikuti nya untuk tau di mana tempat tinggal dan untuk memastikan sesuatu. Pada saat itu Arzan mengejar mobil Reylana menggunakan montor, Arzan memang tadi pergi menggunakan montor karena mobilnya sedang dipakai oleh Neira, tetapi pada saat dipertengahan jalan Reylana malah belok ke arah tol jadi Arzan tidak bisa mengikuti kemana perginya Reylana tetapi Arzan melihat mobil Reylana menuju ke kota yang pernah lana tinggali ya itu kampung halaman nya. Arzan bertanya tanya bukan kah Reylana sudah diusir mengapa balik ke sana lagi?? tetapi ia akan selidiki nanti saja, sekarang ia akan pulang dan membicarakan dirumah.


Posisi Reylana


" Huhh untuk pak Arzan tidak mengejar sampai disini " ucap Reylana lega.


" Sekarang waktunya aku balik " sambungnya. Sesampainya dirumah Reylana langsung memasukkan mobil ke dalam garasi rumah dan menuju ke ruang makan untuk makan dessert dan setelah itu ia langsung istirahat.


****


" Ishh kakak lama amat sih mana dessert aku " ucap Neira.


" Habis tadi tinggal satu tetapi dibeli oleh Lana" ucap Arzan. Nyonya Ica yang mendengar penuturan anak nya pun kaget dan bertanya, ia menceritakan semua secara detail dengan keluarga nya.


" Tapi kamu tau kan dia sekarang tinggal dimana " ucap tuan Abraham.


" Tidak Pa, tetapi tadi pada saat Arzan mengejar Lana membelokkan ke arah kampung halamannya " ucap Arzan.


Nyonya Ica bertanya tanya karena kata anak nya Lana sudah di usir dan Arzan tidak tau mengapa Reylana balik lagi ke kampung halaman nya, Tuan Abraham pun akan meminta bantuan teman nya yang berada di sana untuk mencari informasi, dan secara kebetulan juga adik teman Neira ada yang kenal dengan adik tiri Reylana. Nyonya Ica meminta suami dan anak nya untuk beristirahat karena besok mereka bekerja dan kuliah tentunya dan Arzan pun yang tidak melihat keberadaan kakak nya ia bertanya mungkin saja kakak nya sudah pulang ke apartemen tetapi kata Nyonya Ica belum dan sekarang dia masih bekerja di rumah sakit. Setelah menanyai Kakak nya Arzan dan Neira pamit kepada Nyonya Ica dan Tuan Abraham untuk tidur dahulu.


" Semoga cepat ketemu dengan Lana dan menjadikan dia menantu kita ya pa " ucap nyonya Ica.


" Iyaa ma " ucap tuan Abraham.


" Jujur saja, mama tidak suka dengan Rinda " ucap nyonya Ica. Tuan Abraham yang mendengar perkataan istri nya hanya mengalihkan pembicaraan untuk mengajak istri nya tidur, ia memang salah sudah menjodoh kan anak nya karena pekerjaan.


" ya sudah ma, yuk sekarang kita tidur juga udah malem nih " ucap tuan abraham


dikamar Arzan


" Lana semoga kita cepat bertemu kembali dan aku bisa menikahi kamu " lirih Arzan sambil memegang foto Reylana.


" Saya harap kamu disana baik baik saja sampai saya berhasil menemukan dan menyakinkan kamu untuk menikah dengan saya " sambungnya.


Arzan pun kelamaan tertidur sambil memeluk foto Reylana. Waah apakah Arzan sudah mencintai Reylana sejak lama yaa??


___


" Ternyata bener soal kabar itu " ucap seorang wanita.


" Kalau Arzan tidak berhasil ku dapatkan, wanita lain tidak bisa " ucap wanita itu dengan ambis


tokk


" Rindaa tidur nakk sudah malam " ucap ibu dari Rinda, Rinda terobsesi dengan Arzan tetapi tiba tiba ayah dari Arzan membatalkan perjodohan mereka dengan alasan Arzan sudah mempunya calon, Rinda tidak terima perjodohan mereka dibatalkan begitu saja, ia yakin bisa mendapatkan Arzan dengan cara apapun termasuk cara yang keji.


" Iya mom " ucap Rinda dengan nada setengah teriak.


" Aku harus cari tau tentang wanita itu dan memperingatkan dia untuk menjauh dari Arzan " ucap Rinda dengan nada emosi.


" Sebaiknya aku cari tau besok saja " ucap Rinda.