Mom Twins

Mom Twins
bab 16



sesampainya di bandara ia menunggu rekan ditempat penjemputan dan setelah beberapa saat rekannya pun menghampirinya dan menyalaminya


" merhaba zain bey nasılsınız " ucap rekannya


( halo tuan zain apa kabar? )


" Allaha şükür iyiyim hocam " ucap zain


(Alhamdulillah saya baik tuan)


" dinlenmek için otele gidelim " ucap zain


(mari tuan kita ke hotel untuk istirahat)


" Evet ew " ucap rekannya


(iya yok)


mereka langsung masuk ke mobil dan menuju ke hotel, beberapa menit kemudian mereka sampai di hotel dan karyawan di sana mengantarkan untuk ke kamar mereka setelah itu zain dan David berpamitan untuk ke kantor sementara mereka istirahat dan malam nanti mereka akan pergi jalan jalan sembari membahas rencana kerja sama mereka.


___


" Lia kamu jadi ikut kan? " tanya reylana yang saat itu sedang ambil minum


" jadi deh bentar aku bawa cemilan dulu deh " ucap lia sambil berjalan ke dapur


" ya aku ke atas dulu buat ambil tas dulu " ucap reylana


" ya " ucap Lia


setelah mengambil tas reylana turun dan langsung menuju ke mobil karena lia sudah menunggu di sana


dimobil


" oh ya gimana kelanjutan proyek kamu li? " tanya reylana


" ya Alhamdulillah sih berjalan lancar kok " ucap lia sambil menyetir


" kalau kamu gimana lan, buat butik udah jalan berapa persen? " tanya lia


" ya dua puluh lima persen sih " ucap reylana


" oh ya bagus deh kalau gitu " ucap Lia


" kamu pakai parfum apa sih kok wangi banget " ucap reylana sambil mencium baju lia


" ini parfum aku beli di toko online langganan aku " ucap Lia


" oo manis, aku deh mau beli " ucap reylana


" oke nanti sekalian sama aku aja ya, soalnya yang ini udah abis tadi tumpah di kamar ucap Lia


" iya deh " ucap reylana


akhirnya mereka sampai di butik dan segera masuk karena di dalam sudah ada karyawan yang mulai berdatangan dan mereka ber siap siap menyambut pelanggan.


" Dewi kamu cek stok kain masih ada atau sudah habis nanti laporkan kepada saya yaa " ucap reylana


" baik buk " ucap dewi dan segera ke ruangan belakang


" wahh kamu rubah desain nya ya " ucap Lia


" iya maaf ya aku engga bilang ke kamu dulu " ucap reylana


" haha engga apa apa santai aja toh juga sekarang ini jadi punya kamu " ucap Lia


" hehe makasih yaa " ucap reylana


mereka ke ruangan reylana dan lanjut mengobrol di sana


" oh ya ini kita makan cemilan dulu " ucap Lia


" wihh samosa enak banget nihh " ucap reylana


" iya kemarin aku beli di temen aku, enak juga loh, mana murah lagi " ucap lia


" ya udah aku pantau pekerjaan dulu deh " ucap lia


" oke, aku juga " ucap reylana


mereka pun menyelesaikan pekerjaan masing masing


tokk tokk


" permisi buk ini laporan nya " ucap Dewi sambil membuka pintu


" iya makasih ya dew " balas reylana


" iya buk sama sama " ucap dewi


" lumayan juga kain yang udah mulai habis " lirih reylana, ia pun menelfon pabrik textile yang biasanya menjadi langganan untuk membeli kain


" halo pak bisa tolong kirim kan kain yang sudah saya kirim list nya di wa? " ucap reylana


" oh baik buk kami akan segera memproses nya " ucap salah satu karyawan


" ya sudah Minggu depan bisa di kirim pak " ucap reylana


" insyaallah saya dan tim akan usaha kan untuk mengirim ke butik anda " ucap karyawan tersebut


" iya pak " ucap reylana


dan telfon pun dimatikan.


" kain nya udah pada habis ya lan? " ucap Lia


" iya nih Alhamdulillah banget akhir akhir ini banyak yang memesan gaun buat pernikahan " ucap reylana


" kira kira aku kapan ya nikah? " tanya lia


" ya insyaallah, kamu berdoa aja minta yang terbaik " ucap reylana


" iya deh amiinn " ucap lia sambil mengamini, lalu mereka tertawa bersama dan setelah itu melanjutkan pekerjaan mereka masing masing.


___


di sisi lain


" pa, apa papa engga khawatir sama anak papa itu? " tanya istri itu


" ya khawatir sih iya tapi dia sudah mengecewakan kita " ucap suami itu


" papa engga ada niatan buat cari? " tanya istri


" engga dulu " ucap suami itu


dan respon si istri pun seneng tetapi ia tidak menunjukkan di depan suami nya bisa ketahuan nanti, 'yess akhirnya anak beban itu tidak akan kembali dan tentu nya harta keluarga ini akan aku kuasai dengan Evelyn ' ucap nya dalam hati, ya dia adalah keluarga dari reylana, sebenar nya papa reylana ingin sekali membawa anak nya kembali ke rumah tetapi ia masih cukup kecewa dengan apa yang anak nya perbuat toh juga ada bagus nya ia pergi karena wajah reylana sama dengan wajah mending istri nya dan ia tidak mau sampai bayang bayang wajah istri nya itu ada di depan nya, ia tidak mau mengabai kan keluarga baru nya itu. dan ibu tiri reylana juga sebenar nya ber tanya seperti itu hanya untuk membuat suami nya percaya bahwa ia menyayangi reylana, tetapi di dalam hati nya ia muak dengan ini semua.


" oh ya Evelyn sudah pulang ma? " tanya tuan johan


" belum pa mungkin sebentar lagi " ucap nyonya niken


" pa, mama minta maaf ya kemarin mengusir reylana dengan kasar " ucap nyonya niken


" tidak apa apa ma, toh itu pelajaran buat reylana, papa juga tau mama kecewa maka nya melakukan hal seperti itu " ucap tuan johan


'haha kecewa sih tidak tapi memang aku sengaja mengusir dia dengan alasan seperti itu supaya harta keluarga ini jatuh ke tangan anak ku, Johan Johan rupanya kamu sangat BODOH ' ucap nyonya niken di dalam hati sambil tersenyum miring.


" mama kenapa deh senyum senyum sendiri " ucap Evelyn yang saat itu sudah pulang tetapi ia tidak menyadari.


" papa mu mana? " tanya nyonya niken karena ia tidak melihat suami nya


" yeee papa mah udah ke atas dari tadi, mama aja yang engga ngeh ngelamun in apa hayoo sampe segitu nya " ucap Evelyn


" kepo deh kamu " ucap nyonya niken


" oh ya mam udah ada kabar soal kak lana belum? " tanya Evelyn, sejujur nya meski ia suka ber laku kasar kepada nya ia memiliki hati, dan pada saat sang ibu mengusir kakak tiri nya ia tidak tega membiarkan nya tetapi ia juga tidak bisa apa apa jadi ia hanya diam, ia pun ber fikir mungkin saja lana sudah membenci nya bahkan melupakan nya, dan sebenar nya juga ia mencari sang kakak secara diam diam, ia tau rencana sang ibu seperti apa.