Mom Twins

Mom Twins
bab 1



"PERGI KAMU DARI RUMAH SAYA!" ucap wanita paruh baya tersebut.


"Ma, Aku mohon jangan usir aku, nanti Aku tinggal dimana Ma?" ucap seorang wanita dengan derai air mata. Sambil memegang tangan Ibu itu


"SAYA TIDAK MAU TAU KAMU KELUAR DARI RUMAH INI SEKARANG JUGA!" ucap yang diketahui ibu dari anak tersebut.


"Tapi, Ma Aku benar benar tidak melakukan perbuatan itu" ucap wanita itu yang bernama Reylana.


Tetapi sang Ibu tetap diam dan acuh lalu menutup pintu dengan keras,dengan gontai Reylana meninggalkan rumah tersebut. Dia Reylana seorang mahasiswi jurusan kedokteran, sekaligus seorang sekretaris di salah satu perusahaan hingga membawanya ke jurang yang dalam.


"Huhh apa aku cari kost aja ya?" tanya Reylana kepada dirinya.


Reylana sangat bingung sekali untuk mencari kost yang cocok untuknya, kebetulan ada teman reylana yang bernama Lia ia mempunyai banyak sekali kamar kost akhirnya Reylana memutuskan untuk kesana naik ojek.


"Mana ya kok dari tadi tidak ada ojek lewat?"ucap Reylana.


"Nahh itu ojek nya" seru Reylana.


"Mau kemana neng?" tanya tukang ojek tersebut.


"Mau ke jalan mangga no 3 pak" ucap Reylana sambil memakai helm.


"Baik mb" ucap tukang ojek itu.


Perlahan montor ojek itu melaju menuju ke rumah Lia, di jalan ia berfikir jika saja sang Ibu kandung masih hidup mungkin ia tidak akan seperti ini. Ia kangen sekali dengan Ibu nya itu, jadi ia memutuskan untuk pergi ke makam sang Ibu kandung. Ia pun meminta tukang ojek untuk pergi ke makam terlebih dahulu dan permintaan itu di iya kan oleh tukang ojek itu. Beberapa menit ia sampai di makam dan turun serta meminta tukang ojek itu menunggu nya sebentar, ia berjalan menuju ke rumah terakhir Ibu nya.


" Assalamualaikum mama, Reylana ke sini lagi... " ucap Reylana dengan nada lemas dan perlahan air mata turun.


" Mama pasti sudah melihat semua dari atas, maafin Lana ya Ma, pasti mama kecewa sekali dengan anak mama ini. Reylana tidak menggoda Ma, tetapi kata istri papa Lana lah yang menggoda, dan sekarang Lana di usir dari rumah tempat Lana besar, tempat kita dulu bahagia... , ya sudah ma Lana pamit dulu yaa, Lana mau pergi ke rumah temen Lana untuk mencari kost, nanti jika Lana sudah mendapat rumah Lana akan main ke sini lagi" ucap Lana setelah ia puas untuk bercerita kepada Ibu kandung nya.


___


brakkk


"BERANI SEKALI KAMU YA MEMEPERMALUKAN KELUARGA!!" ucap seorang lelaki paruh baya itu.


"Pa Aku tidak sengaja dengan itu" ucapnya lelaki dengan nada datar.


"APA KAMU BILANG TIDAK SENGAJA? SEKARANG JUGA KAMU CARI ITU SERKETARIS KAMU DAN CEPAT NIKAHIN DIA!" ucap lelaki yang diketahui sebagai Ayah.


"Oke aku bakal cari tetapi dengan satu syarat" ucap lelaki yang diketahui bernama Arzan.


"Apa syaratnya?" tanya paruh baya itu.


"Batal kan perjodohan ku dengan Rinda " ucap Arzan.


"Baik kalau kamu meminta papa akan membatalkan perjodohan kalian nanti malam"ucap ayah tersebut yang diketahui bernama Abraham.


___


Sesampainya reylana dirumah Lia ia langsung membayar ojek tersebut.


"Ini pak makasih ya" ucap Reylana.


"Sama sama mb" ucap ojek itu.


Lalu ia mengetuk pintu rumah Lia, dan pintu pun di buka oleh pekerja di sana.


tokk tokk tokk


"Assalamu'alaikum" salam Reylana sambil mengetuk pintu.


"Waalaikumsalam iya mb cari mb Lia ya?" Ucap pembantu dirumah itu.


"Oh ada mb, bentar ya saya panggilin dulu".ucap pembantu itu. Pembantu itu meminta Lana untuk masuk dan menunggu di ruang tamu, lalu ia pergi ke atas untuk memberitahu bahwa ada teman manjikan nya datang. Selang beberapa menit Lia turun dan menghampiri Lana.


"Hei lana kamu apa kabar" ucap Lia sambil tersenyum.


"Aku baik, kamu gimana?" tanya Reylana.


"Hehe aku juga baik kok lan" jawab Lia.


"Oh ya silahkan minum dulu lan" suru Lia setelah sang asisten rumah tangga membuatkan minuman.


"Ada ada lan tumben banget ke sini?" tanya Lia terlihat heran. ia heran kenapa Lana kesini tumben sekali pikirnya.


"Ah iya aku kesini mau tanya kamar kost kamu ada yang kosong tidak?" tanya Reylana.


"Kamu mau ngekost lan?" ucap Lia sambil mengerutkan keningnya.


"Iyaa a-aku diusir Lia dari rumah".ucap Reylana


"Hah kenapa bisa?" heran Lia.


Lana pun menceritakan awal kejadian sampai ia di usir.


FLASHBACK ON


tokk tokk


"Permisi pak nanti siang ada meeting dicafe pelangi"ucap Reylana.


"Hm" balas Arzan.


"Baik pak kalau begitu saya permisi dulu" ucap sang sekertaris.


"Ya" ucap Arzan.


Beberapa menit kemudian mereka tiba di cafe dan segera menuju ke ruangan yang telah di sediakan.


"Selamat siang pak" ucap Arzan sambil menjabat tangan sang klien.


"Siang pak" ucap Reylana bergatian seraya berjabat tangan.


" siang juga" membalas jabat tangan mereka dengan senyum.


"Oh ya kita mulai saja meeting ini" ucap klien tersebut.


setelah selesai meeting mereka memakan makanan yang sudah disediakan oleh cafe tersebut ketika Arzan meminum, Arzan merasa ada yang tidak beres dengan dia, tubuhnya panas seketika dan itu yang membuat Reylana menjadi curiga dan bertanya tanya ' ada apa gerangan atasannya itu ' ucap dalam hati Reylana. Disaat itu Reylana langsung menghampiri atasannya itu dan berkata


"Pak tidak papa?" tanya Reylana dengan nada berbisik karena klien masih ada di sana.


"Bawa saya kehotel terdekat" pinta Arzan.


Akhirnya Reylana memapah Arzan untuk ke mobil dan Reylana juga berpamitan dengan klien tersebut dengan alasan atasannya itu sedang sakit kepala, dan klien itu pun mengijinkan. Sesampainya dihotel cepat cepat Reylana membawa sang atasan untuk ke kamar yang sudah disediakan. Dan disaat sudah masuk ke kamar itu tiba tiba Arzan mencium bibir Reylana dengan sangat kasar seraya berkata.


"Uhh sayang bibirmu sangat candu sekali sayangku" ucap Arzan.


"Ll-lepaskan saya pak" ucap Reylana dengan nada ketakutan.


Susah payah reylana melepaskan pangutan dan tangan Arzan dari tubuhnya tetapi usahanya gagal karena tenaga Arzan lebih kuat dari Reylana yang notabenenya seorang perempuan. Dan ya peristiwa malam itu pun terjadi hingga membuat kehidupan Reylana berubah drastis.


FLASHBACK OFF