
kringg kringg, nada dering terus terusan bersuara.
Setelah ia rasa sudah banyak sekali makanan Ia pun memutuskan untuk kembali ke mobil dan menyusul Reylana karena perasaannya tidak enak secara tiba-tiba. Setelah di mobil ia terkejut karena bangku sampingnya kosong Ia pun mencari reylana dan ia menelponnya tetapi tidak diangkat, saat ia membuka handphone Ia juga kaget ternyata dari tadi Shela sedang menelponnya berkali-kali dan mengirim pesan bahwa ia dalam bahaya.
" Aduhh reylana kemana, atau jangan jangan dia di culik kan aku tadi liat ada orang yang sedang mengawasi mobil ini " ucap Lia dengan panik.
" Ahh harus nya tadi aku menyudahi bukan melanjutkan, ini semua salah aku " lanjut nya.
Karena Lia panik Ia pun segera menelpon Arzan dan ia bertanya di manakah keberadaan nya sekarang, setelah ia menelpon ternyata Arzan berada di kantor dan ia segera menyuruh Arzan untuk menunggu di sana karena ia akan berbicara penting mengenai Reylana.
Sesampainya di kantor
Lia segera menuju ke ruangan Arzan, kebetulan di sana juga ada Abian.
" ARZANNN GAWATT " ucap Lia dengan nada panik dan setengah teriak.
" Kenapa sih, eh tunggu kamu tadi bilang mau bicara soal Reylana dimana dia sekarang?baik baik aja kan? " ucap Arzan yang ikut panik.
" Reylana hilang " ucap Lia.
Arzan yang mendengar perkataan Lia pun ia langsung menyuruh anak buahnya untuk mencari Reylan sekarang juga, Arzan bertanya kepada Lia bagaimana kronologinya dan setelah ia diceritakan setelah ia simpulkan berarti dalam kejadian ini yang bahaya bukan hanya Reylana saja tetapi Shela, karena ia yakin jika mobil yang digunakan oleh Shela disabotase, karena sudah sedari awal ia tau bahwa musuh nya mengincar Reylana dan hal mengenai bahaya Shela dibenarkan oleh Lia. Di saat itu Abian berusaha untuk menenangkan Lia karena dari tadi ia merasa bahwa ini salahnya, Arzan mencari keberadaan Reylana dan Shela secara langsung karena ia tidak bisa menunggu laporan dari anak buah nya lebih lama apalagi sekarang Reylana sedang hamil darah daging nya dan ia tidak mau jika Reylana dan bayi nya sampai kenapa kenapa.
***
Disisi lain tempat Reylana dan Shela di sekap.
Reylana perlahan mulai sadar dan saat ia membuka di samping nya ada Shela yang sedang berusaha membuka tali yang ada di tangan nya, Shela yang melihat Reylana sadar pun bertanya apakah ia baik baik saja dan Reylana menjawab bahwa ia baik baik saja. Mereka bingung dimana kah saat ini mereka berada? Reylana bertanya kenapa bisa Shela ada di tempat ini dan Shela menjelaskan bahwa tadi mobil mengalami rem blong dan ia reflek untuk menabrakkan di pohon alhasil ia pingsan dan bangun bangun sudah berada di sini, Reylana yang mendengar cerita itu langsung memberondong banyak pertanyaan mengenai keadaan tubuh Shela.
Mereka pun berusaha untuk melepaskan tali nya dan setelah banyak perjuangan akhirnya tali tersebut bisa lepas tetapi pada saat mereka mencari jalan keluar mereka harus menelan kekecewaan bahwa jalan keluar pun tidak ada. Pintu pun terkunci dan mereka terjebak berdua di sana, karena lelah menggedor gedor pintu mereka duduk, tiba tiba ada lelaki misterius yang memberikan mereka makan dan minum.
" Kita harus cari cara biar bisa keluar dari sini " ucap Shela.
" kamu makan dulu Rey, anak kamu kasian " ucap Shela yang melihat Reylana lumayan pucat.
Reylana dan Shela pun minum karena mereka sangat haus, sebenarnya mereka takut kalau ada racun di dalam makanan dan minuman tetapi mau bagaimana lagi mereka sangat haus dan lapar. Setelah selesai makan dan minum mereka berdiam sesaat dan bertatap tatapan karena mendengar pembicaraan seseorang di balik jendela ruangan tersebut, Shela dan Reylana mendengarkan secara detail tentang pembicaraan tersebut.
" Bos kita apakan dua wanita yang di dalam ini " ucap Seorang lelaki yang diketahui anak buah tersebut.
" Yang bernama Reylana tetap tahan di sini sedangkan yang satu nya lagi lepaskan karena kita tidak butuh wanita itu " ucap bos tersebut.
Reylana dan Shela yang mendengar percakapan tersebut jadi terkejut, Shela mempunyai ide yang sangat cukup masuk akal ia pun berbisik kepada Reylana mendengar rencana Shela, Reylana tidak setuju ia takut terjadi apa apa dengan Shela tetapi Shela menyakinkan bahwa ia akan baik baik saja. Mereka pun segera menyusun rencana tersebut, selang beberapa menit dua orang lelaki berbadan besar masuk dan ia menanyai siapa diantara mereka yang bernama Reylana, Shela menjawab bahwa ia adalah Reylana mendengar hal itu salah satu lelaki menyeret Reylana yang asli untuk keluar dan rumah tersebut dan mengancam jika dia membocorkan hal itu maka nyawa nya akan melayang. Reylana yang mendengar ancaman hanya patuh dan dia segera lari dari rumah tersebut sambil khawatir dengan keadaan Shela yang sedang menyamar dengan diri nya. Reylana terus berjalan meski ia tak tau dimana saat ini ia berada, sampai di sebrang sungai ia melihat ada seorang wanita paruh baya, ia lantas memanggil dan meminta pertolongan wanita tersebut mengerti dan menjemput Reylana untuk di bawa ke rumah nya karena saat ini Reylana lemas. Sesampainya di rumah ibu tersebut ia memberikan minum kepada Reylana dan bertanya apa yang terjadi dengan nya?kenapa ia bisa tersesat sampai di hutan ini?
" Saya dan teman saya di culik Bu, sebenarnya target mereka adalah saya tetapi teman saya berpura pura sebagai saya karena saya sedang hamil, saya bingung harus bagaimana" ucap Reylana sambil meneteskan air mata.
" Kamu dari kota nak? " tanya ibu tersebut.
" Ya, apakah jauh dari sini? " ucap Reylana.
Ibu tersebut menerangkan bahwa akses ke kota sangatlah jauh karena saat ini ia berada di desa terpencil, satu satu nya adalah lewat jalan tepi jurang yang nanti nya akan sampai di desa sebrang dan setelah itu akan di antar oleh mobil angkutan sayur dan perjalan dari tempat Reylana ke desa tersebut membutuhkan waktu sekitar 2 jam lama nya. Tetapi sang ibu mengusulkan agar mengirim surat yang nanti nya akan di antar ke kota dan ke rumah Reylana asal ia mengingat alamat lengkap.
" Baik buk, saja masih ingat dengan alamat saya " ucap Reylana.
" Ini pulpen dan juga kertas nanti bisa kamu masukan ke dalam amplop dan jangan lupa tulis alamat kamu " ucap Ibu tersebut.
Haii maaf sekali baru up, soalnya kemaren hp nya lagi rusak dan akun ini juga sempet hilang tetapi Alhamdulillah sekali bisa kembali