
itu mengharuskan orang tua Salma pergi beberapa hari.
besok nya setelah kejadian itu muali banyak yang menggosip kan keluarga Salimar dan sekarang bukan hanya Jihan yang dikejar kejar wartawan tapi Salma juga Karna ia putri tunggal keluarga Salimar.
seseorang wanita belia menatap layar tv yang membahas tentang kedua keluarga itu ( Keluarga Mahendra dan Keluarga salimar).
" hahaha ini yang gue suka , semoga persahabat kalian semua cepat terberai " ucap seseorang tersebut.
sudah 3hari Jihan dan Salma berada didalam rumah bahkan mereka tidak bisa keluar , keluar saja sedikit sudah banyak wartawan yang mengejar ngejar mereka berdua
kamar Salma
"Jihan! , gue bosan mau jalan jalan!" rengek Salma
"Lo pikir gue ga bosan , sama gue juga bosan tapi gimana dari pada dikejar kejar wartawan gue lebih baik dikejar kejar anjing deh" ucap Jihan dengan tegas
"kenapa harus anjing , Lo sendiri aja takut anjing" ucap Salma dengan polosnya
"diam Lo" jawab Jihan malu
disela sela mereka mengobrol dan bercanda mereka berdua teringat sesuatu yang seharusnya tidak mereka berdua lupakan
"sal" panggil Jihan suara Jihan bernada panik kali ini
"apa?" tanya salma ia bingung kenapa Jihan tiba tiba jadi panik
"Minggu depan Bella ultah Loh" ucap Jihan ,ia panik Karna masih belum berbaikan dengan Bella padahal sudah hampir 3 Minggu sejak kejadian itu..
***
"ohiya terus masalah nya apa?" tanya Salma yang masih bingung mencoba mencerna ucap ucap Jihan barusan
"gue masih marahan sama Bella , gue harus gimana dong" tanya Jihan bingung
"ga gimana gimana biasa nya Lo kasih uang kan ya sudah beres masalah nya apa" ucap Salma yang masih belum paham juga meskipun jihan sudah bicara seperti itu.
"Salma." ucap Jihan kesal dengan ucapan Salma
"kenapa?" tanya Salma bingung
"gue masih belum baikan dengan Bella sal." ucap Jihan mengerakkan gigi nya
"oh iya ya gue lupa" jawab Salma dengan santai nya , sedangkan Jihan berusaha untuk tidak kesal dengan Salma
"terus gimana dong" tanya Salma
"entah" jawab Jihan
Jihan dan Salma masih memikirkan apa yang akan mereka kasih untuk ultah Bella Minggu depan , sedangkan Jihan masih memikirkan bagaimana agar ia dan Bella cepat berbaikan.
satu Minggu pun berlalu begitu cepat tepat hari sabtu, akhrinya Jihan sudah menemukan cara bagaimana agar ia dan Bella berbaikan. Jihan dan Salma datang kerumah Bella tanpa sepengetahuan nya. mereka pergi kesana saat Bella sedang tidak ada dirumah.
Jihan dan salma mengajak Reza Seno dan Nathan untuk datang dan membantu mereka , mereka berlima pergi kekamar Bella untuk mempersiapkan dekorasi untuk membuat acara ultah kecil kecilan , sebelum masuk kamar Bella , Jihan dan Salma sudah meminta ijin pada ayah dan ibu Bella jadi mereka sudah mendapatkan ijin dari ortu Bella
***
butuh waktu 1 setengah jam untuk menyelesai kan dekorasi kamar Bella , sampai akhirnya Jihan dapat informasi dari supir pribadi keluarga bella , bahwa Bella sudah menuju kamar, jarak antara kamar Bella dan pintu masuk sangat dekat Karna Bella tidak suka memiliki kamar dilantai atas.
***
5 menit kemudian Bella datang masuk kekamarnya
"ish kenapa gelap sih?" monolog Bella
Bella segera menyalahkan lampu kamarnya dan...
***
***
***
***
***
***
***
dor
suara ledakan dari happy popper party
Bella terkejut saat dengan apa yang ia lihat teman dan sahabat nya memberi kejutan untuk ulang tahun tapi...
"apa apaan kalian semua!" bentak Bella membuat mereka semua kaget dengan ucapan Bella barusan
"bel maksud Lo?" tanya Reza bingung dengan tingkah Bella yang tidak seperti biasanya.
"ya kalian ngapain dikamar gue!" bentak Bella untuk kedua kalinya
"kita mau nyesurprise elo" jawab Jihan
"sekalian gue mau minta maaf" sambungnya lagi
"hmph ga perlu , mending kalian pergi aja deh sekarang!" udah Bella dengan nada yang tinggi
"bel Lo apa apaan sih , Lo tuh berubah tau Lo bukan kayak Bella yang kita semua kenal!" jawab Salma dengan nada yang tidak kalah tinggi dari Bella
***
"berubah...gue berubah itu semua gara gara Jihan!" ucap Bella dengan penuh penekanan disetiap katanya
"gue?" tanya Jihan seraya menunjuk dirinya sendiri
"iya! , elo" jawab Bella
"udah kalian cepat pergi dari sini atau gue suruh penjaga untuk ngusir kalian!" sambungnya Bella dengan penuh amarah yang terlihat jelas diwajahnya.
mendengar ucapan bella Jihan dan teman teman nya pun segera pergi meninggalkan kamar dan rumah Bella , saat sampai di halaman rumah bella.
"guys guys" panggil Reza
"hm.." jawab Jihan dan yang lainnya
"kalian ngerasa ga sih kalau Bella itu kayak nahan nangis" kata Reza
"tau dari mana kamu za" Jawab Salma
"ya aku cuma denger aja sih dari suara nya tadi seperti bahan nangis" jelas Reza
"sudah kita bahas lagi nanti, disini itu masih ada cctv Bella bisa liat dan dengar kita ngomong apa saja disini" ucap Seno yang segera menunjuk kamera cctv yang ia lihat barusan.
***
***
***
skip mobil jemputan Jihan pun datang mereka berlima pun masuk kedalam mobil.
"sal kita mau langsung pulang atau mau jalan jalan dulu" tanya Reza kepada Salma yang sedang asik sendiri dengan ponselnya
"hm..aku mau ikut Jihan dulu nyari pelengkapan sekolah" jawab Salma santai
"oh gitu aku ikut yaa" ucap Reza memasang aegyo di wajahnya , itu membuat Salma menengok ke bangku belakang tempat Reza duduk
"ah~ kiyowo banget sih" ucap Salma mencubit gemas pipi Reza seraya memanyunkan bibirnya
***
"kalian jangan uwu uwu an disini! ,ga kesian sama yang jomblo" ucap Nathan ketus tapi dengan nada mengejek seperti pertanyaan itu ditunjukan ke Jihan.
"apa, Lo mau bilang gue jomblo" ujar Jihan yang langsung menoleh kebangku belakang , Karna Nathan duduk bersama Reza sedangkan Seno dibangku depan bersama pa dewo
***
"nyata nya Lo jomblo kan" sahut Nathan dengan nada mengejek
"ga ko gue punya pacar" jawab Jihan gugup
"siapa sih emang pacar Lo?" tanya Nathan penasaran
' Jihan punya pacar , siapa? ' batin seno ia bingung dengan ucapan Jihan barusan
"gatau namanya" jawab Jihan enteng
"gimana sih Han ,Lo punya pacar tapi ga tau namanya" ujar Reza yang bingung mendengar jawaban Jihan tadi.
"tau nih ada ada aja" sambung Salma ,sedangkan seno hanya menggeleng gelengkan kepalanya dan Nathan hanya tertawa pelan
"ada! , gue punya pacar beneran ,tapi emang belum dipertemukan dengan yang diatas" jawab Jihan santai dan tenang.
***
"ciaa , ketika Jihan sudah berbicara" ledek Salma
"ada ada Lo Han" sambung Reza
"tau nih bisa kepikiran gitu Lo Han" tanya Nathan
"ya bisa lah Jihan" jawab Jihan menyombongkan dirinya.
Seno hanya terkekeh dengan tingkah lucu jihan , Seno tidak banyak bicara Karna Seno tidak ingin salah bicara.
hampir 18 menit diperjalanan akhrinya pun mereka berlima sampai di store yang menjual khusus perlengkapan sekolah
btw store nya itu semacam intermedia buat yang ga tau , Googling aja oke
setelah hampir 2 jam mengelilingi tempat itu mereka sudah mendapat kan semua barang yang mereka ingin , lalu mereka pergi dari tempat itu masuk mobil dan pulang kerumah masing masing karena harus sudah petang.
***
skip sampai hari masuk sekolah
hari ini adalah hari pertama masuk sekolah.
Jihan dan Salma juga Seno tidak satu kelas Jihan jadi satu kelas dengan Nathan Tiara Bella dan iva.
"Han ,gimana nih Lo sekelas sm Iva Tiara " ucap salma
"ya ga gimana gimana sih cuma harus sabar aja mungkin" jawab Jihan santai
bel pun berbunyi pertanda bahwa seluruh murid disekolah cahaya bangsa harus masuk ke dalam kelas Karna pelajaran akan segera mulai
setelah berlangsung nya perkenalan antara guru dan murid , mereka pun langsung pulang karna memang belum ada pelajaran hari ini
saat sudah keluar kelas
"Jihan gimana hari ini" tanya Seno dengan penuh sengum diwajah nya
"ga gimana gimana" jawab Jihan santai tapi membalas senyuman seno
"Han..aku mau tanya?" kata Seno dengan wajah yang mendadak jadi serius
"apa?" tanya Jihan bingung dengan sikap Seno yang langsung berubah
"apa hubungan kita akan gini gini aja" ucap seno...Jihan langsung berhenti saat sedang berjalan
' kenapa harus tanya soal ini sih kan gue bingung harus jawab apa ' batin Jihan ia gugup dan ragu
"apa kamu gamau kalau kita pacaran aja" sambung Seno dengan suara lirih wajah nya langsung lusuh saat mengatakan itu
"bukanya gitu no...aku bukanya gamau pacaran sama kamu" ucap Jihan mencoba menjelaskan
"terus?" tanya Seno penasaran dengan jawaban jihan
"aku butuh waktu no" jawab Jihan mengalih alih kan pandangan nya
' ngulur waktu aja terus ' ???
"berapa lama lagi Han?" tanya Seno dengan wajah yang terlihat sangat lusuh
"2 bulan ya" jawab Jihan asal
"oke" jawab Seno yang langsung melewati Jihan begitu saja , terlihat kekecewaan diwajahnya
***
"Jihan" panggil Nathan merangkul bahu Jihan
"eh..nathan" jawab Jihan lirih
"kenapa ko diem aja" tanya Nathan heran dan memperhatikan wajah jihan
"gapapa ko" jawab Jihan , tiba tiba Tiara mendorong Jihan dari belakang menyebabkan Jihan jatuh dan terluka dibagian lutut
"upss..sorry" ucap Tiara menutupi tawa jahat , Salma yang melihat tingkah Tiara pun membalasnya dengan mendorongnya juga hingga jatuh tersungkur sama dengan Jihan
***
Karna belum puas Salma mendorong pelan tubuh Iva yang tak jauh dari nya dan iva tersandung hingga mengenai tong sampah dan tong sampah itu menimpah Tiara.
"iiih Iva Lo jalan gimana sih" ucap Tiara kesal
"ma-maaf" kata iva gugup dan membangunkan tong sampah itu
"bau banget ish" sambungnya seraya membersihkan sisa sisa sampah yang menempel
"bukannya bantu gue malah tong sampah yang Lo angkat" ucap Tiara kesal dengan wajah merah padam
sedangkan Nathan membantu Jihan untuk berdiri Karna jatuh tadi, melihat itu tiara jadi kesal ia langsung berdiri dan memarahi Nathan
"nathan kamu apaan sih...ko malah bantu dia berdiri aku malah ngga" ucapnya kesal... Nathan menutup hidung nya ia bermaksud untuk meledek tiara
"abis Lo bau ...jadi gue males kalau nolong elo" jawab Nathan seraya menutup hidungnya
"Nathan!" ucap Tiara kesal
"udah sana pulang...bau tau!" sela Salma menutup hidungnya dengan tawa yang menghiasi wajahnya
"awas kalian semua!" kata Tiara ia segera pergi Karna sangat malu dengan apa yang Salma katakan bukan hanya itu banyak murid yang lalulalang seraya menutup hidungnya
***
"itu ulah Lo ya sal" tanya Jihan yang sedang dipapah Nathan
"hehe...maaf" jawab salma...Reza yang ada disamping Salma merangkul Salma membuat semua mata tertuju pada mereka berdua
"sudah yuk pulang" ucap Jihan , ia melepaskan tangan Nathan dari bahu nya dan berjalan sendiri.
***
skipp sampai rumah
saat sampai rumah Jihan kaget karna ada seseorang laki laki yang tidak ia kenal sedang duduk santai bersama karin dan berpegangan tangan dengan karin.
ada David dan Zoya disana juga, Karin menoleh kearah Jihan yang menatap mereka memanggil Jihan dan menghampirinya untuk duduk bersama mereka.
"eh Jihan sini sayang" ucap Karin menuntut Jihan duduk didekatnya
"dia siapa mah" tanya Jihan heran
"dia tunangan mamah sayang" jawab Karin tersenyum kaku
"tu..tu..tunangan" ucap Jihan kaget , tatapan matanya menjadi sinis
"kapan mamah tunangan dengan pria ini" sambung Jihan dengan tatapan sinis yang tertuju pada pria gagah dan tampan yang ada didepannya
"sudah lama sayang...maaf kalau mamah baru bilang sekarang" jelas Karin singkat
"mamah mau nikah sama dia?" ucap Jihan dengan nada yang cukup tinggi
"ya- begitu lah" jawab Karin tertawa kecil
"kamu setuju sayang?" tanya Zoya
"entah aku lelah" jawab Jihan langsung pergi dan ruang tamu...
***
***
kamar Jihan
Jihan melemparkan tasnya keatas kasur ia juga membaringkan tubuhnya diatas kasur
huft
Hela napas Jihan
"gimana dalam 2 bulan ini gue harus gimana hah" monolog Jihan
"gue harus apa....kenapa gue bisa ngomong gitu sih" sambung nya
"padahal gue tinggal pacaran aja kan , jalanin aja dulu mungkin nanti bisa putus dan selesai sudah" sambungnya lagi
"ish gue b*go banget sih kenapa ga mikir kesitu coba akh" ucap Jihan dan tiba tiba ponselnya berbunyi
***
"hah nathan kenapa nih" ucap Jihan
"iya Tan" ucap Jihan
"..." nathan
"oh gitu oke" ucap Jihan
"..." Nathan
"iya" jawab Jihan dan menutup telponnya mendapat telpon itu Jihan segera mandi dan bersiap siap Karna ia akan pergi bersama Nathan...dan Nathan akan menjemputnya kerumah Jihan.
***
setelah hampir 45 menit bersiap akhirnya Jihan selesai dan segera turun kebawah Karna Nathan sudah menunggunya dibawah...tapi betapa terkejutnya ia dibahwa yang ada di bawah bukan lah Nathan melainkan....
***
***
***
***
***
***
lanjut next eps ya guys 😊
assalamualaikum semua
haduh jihan kenapa ya ada apa ya , pentengin terus ya cerita ini jangan lupa juga untuk mampir di cerita author yang satu nya , sambil nunggu nunggu ini up baru oke mungkin segitu aja bay semuanya