
Jihan kesal langsung mencopot airpods yang menempel ditelinga edwin
"kakak dengar ga sih?!" ucap Jihan tepat ditelinga sang kakak
"aw sakit tau!" teriak Edwin saat Jihan mengucapkan kalimat tepat ditelinga sang kakak
"ada apa teriak kayak gitu?" tanya Edwin
"kan temenin aku keluar yuk" ajak jihan
"kemana?" tanya Edwin
"jalan jalan , aku bosan dirumah terus" rengek Jihan
"ya sudah ayo , gih sana siap siap
butuh waktu 1 jam sampai mereka berdua selesai bersiap siap saat mereka sudah sampai di pintu utama rumah mereka , mereka berdua dibuat terkejut dengan banyak nya wartawan yang sudah berkumpul didepan rumah
***
***
"nona...Jihan..nona apakah benar soal yang media beritakan kemarin bahwa nona Jihan berkencan dengan anak keluarga Wijaya pratama beberapa hari yang lalu?" tanya seorang wartawan.
"nona Jihan...sebenarnya apa hubungan nona Jihan dengan anak tunggal dari Wijaya pratama" sahut wartawan lain
"nona muda jihan bisakah anda menjelaskan semuanya secara detail" sambung wartawan lain
masih banyak pertanyaan pertanyaan yang belum dilontarkan oleh wartawan , Edwin langsung menarik tangan Jihan untuk masuk kedalam rumah Karna takut nanti Jihan malah asal bicara dan membuat para wartawan tidak percaya
***
***
diruang tamu
"yang papah bilang benar ya kak" ucap Jihan lirih
"iya , kamu kalau memang tidak ingin seperti 1 Minggu yang lalu ,kamu harus hati hati ketika sedang berpergian dengan seseorang" jelas edwin seraya mengelus elus kepala sang adik
"lalu bagaimana kak aku ingin keluar , aku sangat bosan" rengek Jihan
"salah sendiri , kamu ga bisa keluar kalau kamu keluar akan ada banyak wartawan yang mengejar ngejar kamu?!" ucap Edwin dengan nada mengejek
"kakak?!" jawab Jihan kesal
"jangan mengejek aku , ya sudah lah aku mau kerumah Salma saja" ucap Jihan langsung mengambil tasnya yang tak jauh dari ia duduk
***
"ya sudah hati hati ,diluar sana banyak wartawan" ejek Edwin seraya pergi meninggalkan Jihan
"iyaiya" jawab Jihan yang langsung mengambil masker dari dalam tas nya
Jihan segera bergegas kerumah Salma naik taksi , butuh waktu 20 menit untuk sampai dirumah Salma sesampai nya dirumah Salma
ting tong ting tong
suara bel yang Jihan pencet
celekk
"maaf cari siapa ya" tanya Salma dengan heran , Salma masih tidak mengetahui bahwa yang berdiri dihadapan nya adalah Jihan , Jihan sontak berbalik dan membuka masker nya
"jihan." ucap Salma kaget
"kenapa kesini?" tanya Salma heran
"gue disini aja deh sampai libur selesai , soalnya gue dikejar kejar wartawan lagi," jawab Jihan
"kenapa memang?" tanya Salma lagi
"ngobrol nya bisa didalam ga gue takut ada yang mauntau" jawab Jihan
mereka berdua pun segera masuk kedalam , didalam Jihan menceritakan semua pada Salma
"oh jadi Lo mau nginep disini" ucap Salma
"iya boleh ya" rengek Jihan
"iyaa boleh ko , Mayan kan gue ada temen nya" jawab Salma tersenyum cerah pada Jihan
saat mereka berdua sedang asik mengobrol pesan masuk secara berbarengan dari ponsel Jihan dan Salma , Karna memang nada dering ponsel mereka sama
ting
"sal kita jalan yuk" ajak Reza
"yuk ,kapan?" jawab Salma
"Jihan , kita keluar lagi yuk ada yang mau gue omongin" ajak Nathan
"oke , jam?" tanya jihan
"sal" "Han" panggil mereka berdua berbarengan
"kenapa Lo manggil gue" tanya jihan
"ini gue mau bilang gue mau keluar sama Reza hari ini" jawab Salma
"oh iya gue juga hari ini diajak jalan sama Nathan" sambung Jihan
"oh gitu ,yasudah gimana kalau kita double date aja" saran salma
"double date? , tapi kan gue ga pacaran sama Nathan gimana dong" jawab jihan wajah nya terlihat sedikit lusuh
"gapapa , mungkin aja dari sini Lo sama dia bisa makin Deket" jawab Salma meyakinkan Jihan
"oke deh kalau gitu" jawab Jihan
mereka sudah setuju akan melakukan double date , meskipun Jihan sedikit ragu Karna yang pacaran hanya Salma dan Reza sedangkan Nathan dan Jihan hanya sahabat saja
Jihan dan salma sudah siap untuk pergi , sedangkan Nathan dan Reza sudah hampir sampai di restoran tempat mereka berempat janji Karna malam ini mereka tidak akan pergi terlalu lama takut akan ada wartawan dan para pengunjung restoran yang menyadari keberadaan Jihan dan Nathan yang memang sedang dicari cari.
mereka berempat sudah berkumpul direstoran itu ,makanan mereka sudah dipesan hanya tinggal menunggu pesanan mereka datang.
"Jihan ada yang mau gue omongin" ucap Nathan membuka pembicaraan diantara mereka
"apa?" tanya Jihan penasaran
"Lo udah liat berita itu kan , kita harus buat klarifikasi sebelum semua berita makin banyak yang mengulik tentang kita" jelas Nathan
"harus banget ya kita bikin klarifikasi , kalau ga bikin emang kenapa " keluh jihan
"terus Lo mau nya gimana , ini juga demi kebaikan Lo dan gue juga Han" ucap Nathan
***
"iya Han kan kalo kata Lo ,Lo cape diikutin wartawan Mulu makanya Lo buat klarifikasi aja biar jelas semuanya" jelas Salma
"kasian Nathan juga harus dapet tudingan yang ga jelas dari fans Lo" sambung Reza
"gue ga punya fans za" tegas Jihan , Salma mengelurkan ponsel nya dan menunjukan Instagram Jihan yang sudah naik jumlah followers nya
"hah , sejak kapan followera gue naik sal" ucap Jihan kaget dan mengambil ponsel Salma dari tangan nya
***
"mana gue tau Lo kan yang punya akun!" tegas Salma yang seraya mengambil ponselnya kembali
"jadi Lo mau gimana tetap gamau bikin klarifikasi bareng gue" tanya Nathan
"gue..gue" belum selesai Jihan bicara pelayan restoran datang mengantar pesanan makanan mereka berempat tanpa mereka sadari ada beberapa pencari berita yang sedang memotret mereka berempat untuk dijadikan bahan gosip besok.
"makasih ya mba" ucap Jihan dan Salma kompak , mereka berempat pun menyantap makanan nya seraya mengobrol satu sama lain
"gimana Han mau ga " tanya Nathan
"oke terus mau klarifikasi dimana" jawab Jihan lalu bertanya kembali
"dichanel yt gue oke" jawab Nathan santai Jihan pun mengiyakan apa yang Nathan katakan,
butuh waktu 30 untuk mereka berempat menyelesaikan makan nya , setelah mereka menyelesaikan makan nya mereka bergegas pulang karna hari sudah hampir larut malam.
dikamar Salma
"Jihan" panggil Salma
"hm.." jawab Jihan tanpa teralihkan dari ponsel nya
"berhenti dulu main ponsel nya" pinta Salma seraya memegang lengan tangan Jihan
"iya sudah , kenapa?" tanya Jihan setelah ia sudah melepas ponsel nya
"gue mau beli kado apa ya buat Reza?" tanya Salma
"kenapa memang , dia ultah" ucap Jihan yang malah bertanya balik
"kira kira gitu" jawab Salma
"terus gue harus beli apa dong?" sambung Salma
"beli yang Reza suka dong" jawab Jihan
"apa?" tanya Salma
"gatau , kan pacar Lo bukan pacar gue" jawab Jihan
"Dahlah males ngomong sama Jihan" ucap Salma dan langsung berbalik untuk tidur , Jihan hanya menggeleng gelengkan kepalanya ,
2hari kemudian
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
lanjutt next eps ya 😊