LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
ultah sekolah cahaya bangsa



besok nya saat disekolah


hari ini adalah ulang tahun sekolah cahaya bangsa ,,,setiap tahun sekolah cahaya bangsa akan mengadakan lomba dan pesta untuk merayakan hari ulang tahun sekolah


tahun ini Salma dan Bella sangat sedih Karna ini pertama kali nya buat mereka berdua tidak merayakan pesta ultah sekolah bersama sama


"hampa banget ya tahun ini tanpa Jihan" ucap Bella sambil memperhatikan kepala sekolah yang sedang memberi sambutan


"iyaa....mau gimana lagi" jawab Salma


"hei...sudah jangan bersedih terus" sela Reza merangkul Salma yang duduk disamping nya


"mana bisa...jihan kan sahabat gue" jawab salma ketus


"ya tapi kamu tuh ngga boleh terlalu berlarut larut dalam kesedihan ,, tidak baik untuk Jihan disana" ujar Reza


"iyaiya" jawab Salma


"ngomong ngomong,,,, kalian liat seno sama Nathan ga" tanya reza


"hai guys" panggil Nathan


"hai" jawab Reza Salma dan Bella


"dari mana Lo Tan" tanya Reza


"abis nyamperin Seno" jawab Nathan


"lah emang Lo dimana" tanya Salma


"itu tadi dia ditaman" jawab Nathan


' segitu sedih nya Seno kehilangan Jihan ' gumam Bella


"kasihan ya Seno ...ajak kesini aja" ucap Bella


"udah nanti juga kesini" jawab Nathan


tak lama Seno datang lalu duduk disamping Nathan


"hai no" sapa reza


"hai" jawab Seno lirih


"sabar ya no...Lo harus ikhlas" ucap Bella menenang kan seno , Seno hanya tersenyum menjawab kata kata Bella


***


"dari pada sedih mending kita daftar ikut lomba yuk" ajak Nathan , Reza Salma dan Bella mengiyakan sedangkan seno masih ragu namun dipaksa oleh Nathan dan Reza


mereka mengikut beberapa lomba yang ada di acara sana , untuk menghibur seno yang sedih Karna ditinggal Jihan


"no ikut lomba itu yu" ajak Nathan


"gue cape Tan" jawab Seno lemas


"ayolah..no" ujar Nathan menarik tangan Seno ,,..Seno hanya pasrah menuruti semua permintaan sahabat


***


mereka sedang melakukan lomba tarik tambang


Salma dan Bella sedang duduk, mereka berdua memperhatikan ketiga laki laki yang sedang mengikuti lomba sebagai perwakilan kelas mereka masing masing,,,...Seno dan Nathan mewakili kelas mereka dan Reza kelasnya ....


"REZA GO2X....REZA GO2X... REZA...GO AYO REZAA!" teriak Salma yang bukan menyemangati Seno dan Nathan tapi malah menyemangati Reza yang dari tim lawan bukan tim nya sendiri


mendengar Salma menyemangati tim kelas Bella, Bella menyenggol lengan Salma


"hei...ko Lo malah nyemangati Reza sih bukanya Seno atau Nathan" ucap bella


"emang ga boleh" jawab Salma dengan sifat polosnya


"boleh aja sih ,tapi seharusnya Lo nyemangati tim kelas Lo bukan tim kelas gue" jelas Bella


"tapikan ada pacar gue ,masa gue ga boleh nyemangati pacar gue sendiri" jawab Salma ketus


"iri Lo ya ga punya pacar...kesian banget" timpal Salma dengan nada yang seperti mengejek


"idih...ngapain iri sama Lo..ogah banget" jawab Bella ketus


"iri bilang bos" ucap Salma


"mana ada bos yang iri sama karyawan nya" jawab Bella


***


melihat mereka yang berdebat Nathan menghampiri mereka berdua


"hei kalian kenapa bertengkar sih" tanya Nathan , sontak mereka langsung terdiam


"biasanya yang melerai kita kalau sedang bertengkar itu jihan" jawab Salma dengan suara yang tiba tiba jadi pelan


"iya bener" sahut Bella


"sudah kalian sama saja dengan Seno....kalian nga boleh sedih terus yuk..kita kesitu sebentar lagi mau pembagian hadiah" ajak Nathan untuk duduk ke tempat tadi Karna acara pembagian hadiah akan dimulai


***


***


***


***


acara pembagian hadiah dimulai dan seluruh kelas sudah mendapatkan hadiahnya sekarang sudah pukul 13:27 tapi para murid belum boleh dijin kan untuk pulang Karna masih ada sambutan yang ingin disampaikan kepala keuangan sekolah...


"maaf anak anak semua ....disini saya ingin menyampai kan bahwa kita kedatangan tamu ,


tamu kita ini ingin menyapa kalian semua...dan saya akan mempersilakan tamu nya untuk menyapa kalian dari atas panggung" ucap Bu Sofi selaku kepala keuangan sekolah


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


"halo semuanya" ???


betapa terkejutnya mereka semua saat melihat seorang wanita menyapa mereka dengan wajah datarnya.....wanita yang tak asing bagi ,Salma, Reza, Seno ,Bella dan nathan wanita itu mengunakan masker putih...tak lama dia melepas masker nya wanita itu adalah..


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


"Jihan!!" ucap Salma, Reza, Seno ,Bella dan nathan kompak


mereka berlima seolah tak percaya dengan apa yang mereka lihat ,ingin rasanya mereka menghampiri sosok yang mereka rindukan namun Jihan...memberi isyarat untuk tetap duduk...


mereka berlima pun duduk kembali Jihan melanjutkan menyapa nya


' apa?! , bagaimana dia masih hidup' gumam Tiara dalam hati


***


***


***


***


***


Jihan membuka topinya agar semua orang bisa melihat dengan jelas


"halo,,,...kenapa Bu dara lovi danuatra,Tiara lovi danuarta , dan Iva sandra?!


,apa kalian kagett" ucapan Jihan sontak membuat semua orang ada dilapangan itu kaget juga bingung


"oke...sebelum saya melanjutkan pidato saya ,,, saya meminta kepada para pengawal saya untuk mengikat, ketiga orang yang tadi saya sebutkan" perintah Jihan... , para pengawal yang Jihan bawa mengikat dara ,Tiara dan Iva ,


mereka bertiga sempat membrontak namun pengawal Jihan lebih kuat dari tenaga mereka


***


"sudah diikat non" jawab tegas pa Adit selaku kepala pengawal keluarga mehendra


***


"baik...tolong jaga mereka bertiga jangan sampai mengacaukan pidato saya ....maaf salah presentasi saya" ucap Jihan tegas dengan wajah datar yang selalu menghiasi nya , para pengawal mengerti dan melaksana kan tugas yang diperintahkan Jihan


***


"Bu dara...Tiara...dan Iva ,,sebelum keintinya saya ingin memperlihatkan sebuah Vidio dimana ada 2 orang wanita yang sedang merokok dan mengonsumsi pil Riklona.." ucap Jihan membuat semua murid kaget ,,,


"bagi yang belum tau pil Riklona silahkan kalian browing diinternet...oke ini dia Vidio nya" Jihan memperlihat kan sebuah Vidio saat Tiara dan Iva mengonsumsi pil tersebut


"itu bukan saya!, bisa saja kan dia mengedit Vidio tersebut!" ucap Tiara


"bagaimana dengan rekaman suara ini" Jihan mengelurkan ponsel dan menyetel rekaman itu mengunakan mic


"hapus vidio gue yang Lo rekam waktu itu!...kalau ngga gue bakal nyebarin fitnah kalau Lo udah ga virgin lagi !" ucapan Tiara yang saat itu ditunjukan untuk ria waktu ia dan ria dia bawa ke ruangan dara disitu Jihan mengunakan ponsel lamanya untuk merekam suara mereka bertiga..


***


"bagaimana apa kalian semua percaya dengan semua yang saya tunjukan kepada kalian?!" ucap Jihan , sontak membuat para siswa , siswi dan para guru berpikir


"tapi itu juga bisa saja editan!" sela Bu dara yang membela anak nya


***


"oke... kalau ini" ucap Jihan yang dibelakang panggung sudah menyuruh sesorang untuk menampilkan setiap Vidio yang ada di play disk yang ia bawa


Vidio tersebut memperlihatkan saat Tiara dan Iva membully ria untuk menghapus Vidio mereka


"kalian sudah tidak bisa mengelak" ucap Jihan , Bu dara dan Tiara tidak kehabisan akal dia terus bilang kalau itu adalah sebuah editan


"mari kitalah lihat sebuah rekaman cctv saat Tiara dan Iva masuk membawa bendiang ria dan keluar dari toilet itu tanpa membawa bendiang ria" ucap Jihan


***


***


disisi lain


" Salma Bella kalian tau ,Jihan dapat rekaman itu dari mana" tanya Reza berbisik disela sela penampilan Vidio Tiara dan Iva


"kita ngga tau" jawab Salma berbisik sedangkan Bella menggelengkan kepalanya


"terus?" tanya Reza


back too jihan


"itu pasti editan" ucap salah satu siswi dan yang lain ikut ikut mendukung Tiara dara dan Iva Karna mereka pikir Jihan hanya ingin menjatuhkan mereka bertiga ,, Karna seluruh sekolah tau kalau Jihan mempunyai masalah dengan mereka bertiga....


***


"huft" hela nafas panjang Jihan


"sebenarnya saya sudah cape dengan ini,,..kalian semua tidak percaya dengan saya ,,,


saya akan mendatangkan orang yang mungkin akan membuat kalian kaget" ucap Jihan membuat seluruh orang yang ada dilapangan itu penasaran terutama dara Tiara dan iva


"silahkan...RIA" ucap Jihan lalu ria datang dan melepas masker dan bucket hat nya


***


"kenapa kaget!" ucapan ria seperti tertunjuk oleh dara Tiara dan Iva


sebelum lanjut author mau kasih liat ootd mereka saat datang kesekolah agar tidak dikenali Bu dara , Tiara dan Iva juga beberapa teman mereka



ria menjelaskan semuanya , setelah ria menjelaskan banyak siswa yang percaya Karna ria adalah anak yang terkenal jujur disekolah cahaya bangsa


"bagaimana" ucap Jihan seperti meminta pendapat pada para siswa siswi juga para guru


banyak dari mereka yang berdiskusi tentang apa yang mereka dengar


"mungkin emang bener..kali kayak gitu" ucap salah satu siswa


"kita udah dengar dari narasumbernya langsung ,,, kita juga ngga bisa bilang ini semua editan" sambung siswi lain


"mungkin aja itu kembaran ria....kan ria sudah meninggal " ucap siswa lain


"tapi ria itu meninggal kan bareng dengan jihan" sahut yang lain banyak dari mereka yang berpendapat seperti itu


***


***


***


***


***


"okeoke banyak dari kalian yang masih tidak menyangka kenapa saya juga ria ada disini dan berbicara pada kalian...


ini adalah vidio dimana Bu dara ,Tiara juga Iva sedang merencanakan kecelakaan saya dan ria , disini memang tidak terlihat mereka berdua yang sedang berdiskusi....


tapi ini juga mengandung suara yang sangat jelas dari mereka bertiga" ujar Jihan memperlihatkan Vidio yang ia ambil dari kamera pengintai yang ia taruh


"sekarang saya juga akan membawa orang suruhan Bu dara yang sudah menabrak saya dan ria" kata kata Jihan membuat Bu dra Tiara dan Iva tak berkutik


"..ba...ba....bagiamana mungkin kamu bisa membawa orang suruhan saya" ucapan dara sontak membuat semua orang melihat kearah nya tanpa sengaja dara membongkar rahasianya sendiri


"nah...kalian sudah percaya dengan apa yang saya bilang...jika belum kita dengar langsung dari kedua orang ini" ucap Jihan


kedua orang suruhan dara itu menjelaskan bagaimana saat mereka disuruh untuk membuat mobil taksi yang Jihan dan ria tumpangi oleng


"pasti kalian semua bertanya tanya bagaimana saya dan ria bisa selamat...paman jack" ucap jihan , Jack datang kepanggung dan menjelaskan semua rencana mereka


semua orang kagum dengan apa yang mereka dengar


"oke saya sudah tidak mau mengelak ,,, yang Jihan dan ria katakan itu semua bener


Bu dara dan Tiara lah yang menyuruh kedua orang itu untuk membuat Jihan dan ria celaka Karna mereka bisa saja mengadukan semua yang


saya dan Tiara lakukan ke BK dan kami akan dikeluarkan" jelas Iva membuat semua orang akhrinya percaya dengan apa yang mereka dengar dari Jihan ria dan orang suruhan Bu dara


"bagaimana apa kalian semua percaya" ucap Jihan


"oke dengan ini saya menyatakan bahwa Tiara dan Iva bukan lagi murid sekolah cahaya bangsa" ucap raya yang tiba tiba datang dan mengambil alih mic nya.


"itu tidak mungkin...kamu tidak boleh mengeluarkan anak saya Karna penyandang dana terbesar disekolah ini adalah...." teriak dara tapi belum selesai sudah ada yang menyela nya


"saya!!"???


setelah mendengar itu semua orang kaget dan tidak percaya orang yang menjadi penyandang dana terbesar adalah


"David Mahendra!" ucap dara kaget


"bagaimana mungkin" timpalnya


"tidak ada yang tidak mungkin ,,, untuk saya" ucap David menyombongkan dirinya didepan dara


"papah" panggil Jihan saat mendengar suara yang tak asing ditelinga nya , berlari menghampiri david


"apa papah" ucap Tiara kaget


"iyaa papah Karna dia adalah papah saya" jawab Jihan dengan nada meremehkan


disisi lain


"kalau soalyg ini kita berdua tau,, iyakan bel" ucap Salma ,, lalu Bella mengagukan kepalanya


"jadiii..." belum selesai Reza ngomong sudah disela oleh nathan


"Jihan...Jihan Mahendra anak David Mahendra yang dicari cari media..?!" ucap Nathan meminta penjelasan dari Salma dan Bella , Salma dan Bella mengagukan kepalanya


back to Jihan


"tidak mungkin kamu anak David Mahendra" ucap dara


"mana mungkin saya berbohong ,,, dia memang anak saya....Jihan Mahendra" jawab David


"tetap saja kalian tidak bisa mengeluarkan putri saya dan temannya Karna tanah yang dibangun sekolah ini miliki..." belum selesai sara berbicara lagi lagi di sela


"saya" sela jack


"apa?!!" jawab dara bingung


"tidak usah bingung...Bu dara Karna tanah ini sudah saya beli" jawab Jack


"apa?! bagaimana mungkin" tanya dara


"Karna ibu menggadaikan sertifikat tanah ini ke penggadaian milik saya,,, "


flashback on


jadi setelah selesai dengan urusan Jihan , jack kembali ke kota c untuk mengecek ke penggadai an milik nya yang ada di kota c ia melihat data data nama siapa saya yang menggadaikan dan menjual tanah atau barang ,,, Jack kaget saat melihat ada nama dara disana


"apa?! bukanya ini dara yang jadi penyandang dana terbesar disekolah Jihan" ucap Jack berbicara pada dirinya sendiri


"aku punya ide bagus" ucap Jack lagi


jadi Jack menunggu sampai dara datang untuk membayar cicilan dan menawarkan harga fantastis untuk tanah yang dara miliki namun dara tak kunjung datang untuk membayar cicilan akhrinya cicilannya sudah jatuh tempo ,


Jack mengambil sertifikasi tanah dara dan menyita nya karna dara tak membayar cicilan hutang yang sudah jatuh tempo


flashback off


"jadi saya minta maaf, tanah ibu sudah jadi milik saya , Karna ibu tidak membayar cicilan hutang sesuai janji yang tertera di kertas ini ibu juga sudah menanda tangani nya diatas matrai " jelas jack


dara hanya diam tak berkutik bagaimana pun juga memang benar yang dikatakan Jack dara tidak membayar hutang dari yang dijanji kan


"tapi saya mohon jangan keluarkan anak saya dan temanya dari sekolah ini" ucap dara memohon


"maaf saya tidak bisa karna anak ibu sudah menghina putri saya dan sudah mencoba mencelakai putri saya" jawab ray


tiba tiba polisi datang


"pak itu orang nya silahkan ditangkap" ucap Edwin yang tiba tiba datang membawa polisi


"kakak" panggil Jihan


"kenapa bawa polisi" tanya Jihan


"untuk menangkap dia" jawab Edwin menunjuk ke arah dara Tiara dan Iva


"tapi sebelum pak polisi membawa mereka kekantor polisi ,ada hal yang ingin aku katakan... pelaku dari kejadian kebakaran di ruang BK adalah.....


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


lanjutt Next eps ya 😊