LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
hari ultah salma



taman


ditaman sudah rapi dan siap semua


***


kamar Salma


kalian bertiga sudah siap ,bahkan sudah pakai make up hanya Jihan saja yang tidak ingin pakai make up.


"Jihan pake ya sedikit saja" bujuk Salma


"ngga!" jawab Jihan dengan nada yang keras


"ayo lah pake lipbalm aja deh yang ada warna nya biar ga keliatan pucet aja" ucap bella


"emang pucet ya" tanya Jihan


"Iyah bibir Lo bagus pink gitu cuma biar lebih keliatan fresh aja" jawab Bella


"tapi ini ga merah kan" tanya jihan lagi


"ngga ko cuma agak soft pink ke orange" sela Salma


"ok gue mau tapi ngga banyak banyak ya" jawab jihan


Bella memakaikan lipbalm dibibir mungil Jihan


"udah udah jangan banyak banyak" ucap Jihan


"ok sudah pake bedak ya sedikit aja" ucap Salma


"ngga ah!" jawab Jihan


"ayo lah ya ,turutin ke mauan gue ,ini kan hari ultah gue ya" bujuk Salma


"oke~" jawab Jihan yang hanya bisa pasrah saat sahabat nya mendandanin ia


"em..cantik sih tapi ada yang kurang" ucap Bella melihat ke arah Jihan


"apa lagi sih?" jawab Jihan


"oh , gue tau rambut Lo haru diurai" ucap salma


"hah nanti gue gerah bella" jawab Jihan dengan muka datar nya


"ayo lah han" ucap bella


"iya oke" jawab Jihan yang sudah sangat pasrah


"nah gini kan cantik" jawab salma


***


pukul 08:45


tok tok tok


"non tamu tamu sudah datang sebentar lagi acaranya juga akan di mulai" ucap art itu


"iya Bi nanti aku dan teman teman akan kesana bibi duluan saja" ucap Salma dari dalam kamar


"ayo keluar" ucap Bella


ditaman


oke author mau kasih liat sedikit Outfit yang para tokoh pakai ya



👆 Outfit yang Reza dan Salma pakai



👆 Outfit yang Bella dan Seno pakai



i


👆 Outfit yang Nathan dan Jihan pakai


saat Jihan dan kedua teman nya ke taman Nathan dan Seno fokus pada satu orang yaitu Jihan , mereka memandang Jihan yang sangat beda dari biasanya meskipun pakaian nya tidak begitu feminim tapi dengan rambut yang terurai itu sudah membuat Jihan terlihat beda , mereka berdua melihat kearah Jihan tanpa berkedip , sampai Nathan mulai sadar duluan saat Jihan hampir dekat.


' Jihan Lo cantik , gue mikir apa sih ' gumam Nathan , Nathan pun sadar dari lamunan nya


"hai" sapa Jihan


"hai Jihan" sapa Nathan dan Reza , Nathan menggoyang goyang kan Seno yang masih belum sadar dari lamunannya.


"sen...seno...Seno!" ucap Nathan mencoba menyadarkan Seno , Reza yang sedikit kesal karna Seno masih belum sadar dari lamunannya , Reza pun menepuk bahu Seno


"Seno!!" ujar Reza sambil menepuk bahu Seno


"iya apa?" jawab Seno spontan


"Lo ngelamun apa sih" bisik Reza


"gapapa ko" jawab Seno


"ah iya ngomong ngomong selamat ulangtahun Salma ini kadang dari gue" ujar Reza memberi selamat seraya memberikan kado yang iya bawa


"selamat ya" ucap Nathan juga sambil memberikan kado


"iya selamat ulang tahun Salma" ucap Seno juga memberikan kado.


"ah terima kasih banyak semua ayo duduk dulu" jawab Salma dan mempersilahkan mereka untuk duduk


***


acara pun berlangsung tertib , banyak para tamu yang berdatangan , Salma sangat sibuk melayani para tamu Bella juga sibuk menyapa teman teman lamanya Jihan yang sangat malas berada di kerumunan orang lebih memilih didapur rumah Salma yang tidak jauh dari taman belakang Seno sedang asik mengobrol dengan beberapa orang yang baru iya kenal begitu pun Reza.


"no.. gue ketoilet sebentar ya" ucap Nathan


"iya.." jawab Seno , Nathan pun langsung bergegas pergi ketoilet , saat ingin kembali ke taman Nathan memilih jalan yang lebih cepat yaitu lewat dapur tepat Jihan sekarang , Nathan yang melihat Jihan pun menegur Jihan.


***


"Jihan kenapa disini?" tanya Nathan


"Nathan gue ga begitu suka keramaian" jawab Jihan


" sama gue juga ga begitu suka keramaian , sangat berisik dan ramai tentu nya" ucap Nathan yang berusaha membuat lelucon


"haha iya , Lo kenapa disini" tanya Jihan balik


"oh tadi gue dari toilet terus gue lewat sini biar dekat gitu ke taman nya eh gue liat Lo jadi gue mampir dulu sebentar" jelas Nathan


"gitu ya , mau minum atau makan sesuatu biar gue ambilin" ucap Jihan


"hm.. boleh deh" jawab nathan , kalian makan dan mengobrol sebentar


"Jihan" panggil Nathan


"hm , iya" jawab Jihan


"Lo sama Bella udah sahabatan berapa lama" tanya Nathan.


' kenapa Nathan tiba tiba nanya soal ini sih' gumam Jihan dalam hati


"gue sama Bella itu sahabatan dari kelas 1 di sekolah dari , kenapa memang?" tanya Jihan


"gapapa ko cuma nanya aja" jawab Nathan


"serius jangan jangan Lo.." ucap Jihan yang meledek nathan


***


disisi lain


taman


"selamat ulang tahun ya Salma" ucap teman Salma


"iya terima kasih" jawab Salma


' Bella sama Jihan mana ya bentar lagi kan acara potong kue nya ' gumam Salma dalam hati 5 menit kemudian Bella datang menghampiri Salma


"salma" panggil Bella


"Bella, ko Lo sendiri Jihan mana?" tanya Salma


"Lo gue ga tau , Jihan kebiasaan deh" ucap Bella


"telpon" ucap Salma , Bella pun menelpon Jihan


***


didapur


"apa sih Han?" tanya Nathan


"jangan jangan Lo.." jawab Jihan


"Jihan!, Nathan!" panggil Bella , Karna nama mereka dipanggil mereka pun nengok secara bersamaan


"kenapa sih bel" tanya Jihan


"Lo dari mana aja dari tadi gue sama Salma nyari Lo udah kemana mana" jelas Bella


"gue dari tadi di sini aja ko ya kan tan" jawab Jihan sambil melirik Nathan


' Han , untuk kedua kalinya Lo senyum sama gue ' gumam Nathan dalam hati dan tersenyum balik pada Jihan


' sakitt banget ngeliat Jihan sama sahabat gue sendiri ' gumam Seno dalam hati


"udah ayo ikut kita mau potong kue" ucap Salma sambil menarik tangan Jihan , acara potong kue pun berjalan tertib dan hikmat


***


pukul 15;50


acara ulang tahun nya sudah selesai Seno ,Reza dan Nathan membantu Jihan Bella juga Salma membersihkan taman yang dipakai untuk acara pesta tadi


"haduh cape banget hah" ucap Jihan yang membawa plastik sampah yang besar , saat Jihan menunduk lagi untuk mengambil sampah lagi , Nathan yang juga menunduk mengambil sampah saat ingin kembali berdiri...


***


dugh


kepala Jihan dan Nathan saling terbentur dan jatuh duduk mereka yang kaget hanya tertawa terbahak bahak


hahahaha~ tawa mereka berdua


"aduh maaf ya Jihan gue ceroboh banget" ucap Nathan


"gapapa ko gue juga ceroboh banget ga liat liat dulu" jawab Jihan mereka saling diam dan bertatapan


***


***


deg deg deg


'aduh jantung gue ' gumam Jihan dalam hati


' bisa ga sih ga usah deg deg degan nih jantung ' gumam Nathan dalam hati.


***


dari kejauhan


"Bella Bella liat deh" panggil salma


"ah~☹️ so cute , pengen gue" jawab Bella yang melihat Jihan dan Nathan yang saling bertatapan , Seno pun menghampiri Salma , Bella yang asik melihat Jihan dan Nathan


"kalian sedang apa" tanya Seno , Salma hanya menunjuk ke arah ku Jihan dan Nathan


' huft kenapa harus tatap tatapan sih ' gumam Seno dalam hati , Seno yang melihat itu langsung menghampiri mereka berdua


"Jihan kamu lagi ngapain" panggil Seno


"hah , apaa" jawab Jihan yang langsung sadar saat di panggil Seno


"ish Seno apa apaan sih ganggu mereka berdua aja" ucap Salma kesal


"iyah samperin aja yu" jawab Bella , bella dan Salma menghampiri Seno dan menarik tangan nya


***


"Seno Lo apaan sih jangan gangu mereka!" ucap Salma berbisik tapi dengan nada yang kesal , sedang Nathan sedang mambantu Jihan untuk berdiri


"tau Lo jangan ganguin mereka" saut Bella


"kalian berdua apaan sih" jawab Seno bingung


"Jihan itu suk.." belum selesai Salma bicara pada Seno dengan sigap Jihan menutup mulut Salma


"Jihan itu apa?" tanya Seno


"Jihan itu....." jawab Bella yang berusaha mencari alasan


"gue itu suku me..la..yu...Melayu..hehe" jawab jihan


"iya..Jihan itu suku melayu" jawab Bella , Jihan melepas tangan nya yang menutup mulut Salma


"yakan sal..."ucap Jihan sambil menyenggol lengan Salma


"i..i..yah" jawab Salma


"oh kira in apa" jawab Seno


"dh Yo beresin lagi" sela Bella , mereka berenam lanjut membersihkan taman itu.


***


jam 16:15


mereka sudah selesai membersihkan taman itu , dan hanya tinggal membuang sampah sampah itu.


"huft~ akhirnya selesai juga cape banget nih barang gue" ucap Reza


"iya bener badan gue rasanya pengen remuk" sela Bella


"cape gue pengen langsung tidur rasanya" sambung salma


"kalian bertiga lebay banget deh Jihan aja dari tadi ga ngeluh padahal dia kayaknya lebih cape dari kalian" sela Seno


"iya tuh bener yang Seno bilang" sambung nathan


"Nathan , Seno kalian berdua berlebihan gue ngga seproduktif itu ko" jawab Jihan


"emang biasanya kamu gimana han" tanya seno


"Jihan itu biasanya cuma rebahan dan males malesan aja dirumah , terus Jihan tuh jarang pergi ke dapur kalo ga ambil makanan mah" sela Salma


"Salma!" teriak Jihan dengan tatap tatapan tajam nya , Salma yang takut hanya diam dan menunduk , mereka mengobrol sebentar lalu berpamitan untuk pulang Karna sudah sangat sore.


***


malam hari nya dikediaman keluarga mahendara


kamar Jihan , jihan mengingat ingat apa yang terjadi hari ini antara ia dan Nathan , Jihan senang Karna bisa bercanda dengan Nathan.


"uhh~ kalo diingat ingat rasanya seneng banget coba aja tapi Seno ga ganggu" ucap Jihan yang berbicara pada diri nya sendiri


"hahaha tapi gapapa yang penting gue tadi liat mukanya puas banget ahh~" ucap Jihan sambil menutup wajah nya dan tertawa bahagia


***


esoknya disekolah


Jihan berpapasan dengan Nathan yang sedang digandeng Tiara


' ish apaan sih dia itu kenapa harus pegang pegang Nathan kayak gitu , Nathan juga kenapa mau aja sih ' gerutu Jihan sambil jalan menuju kelas saat Jihan berjalan hampir sampai pintu masuk kelas


***


sesampainya dikelas


"selamat pagi Jihan" ucap salma


"yah selamat pagi" jawab Jihan dengan wajah datarnya


"datar banget kenapa?" tanya Salma


"ga usah tanya" jawab Jihan ketus


"oke" jawab Salma singkat


***


kantin


"sayang kamu mau makan apa biar aku pesenin" ucap Tiara


"apa saja terserah" jawab Nathan pasrah


' ayah kenapa sih harus jodohin gue sama dia , uhh ' gumam Nathan dalam hati


"sayang aku ketoilet dulu ya" ucap Tiara yang langsung pergi ketoilet


"hai nathan" sapa Seno dan reza


"hai Seno , hai Reza " jawab Nathan singkat


"Lo sendiri aja nih" tanya Reza


"ngga gue sama Tiara tadi" jawab Nathan dengan nada yang lemas


"Loh tumben Lo mau sama Tiara biasa nya ngga Tan" sela Seno


"iya lah nurut kan Tiara tunangan Lo kan" jawab Reza


"sutts"ucap Nathan sambil menutup mulut Reza


"kenapa sih emang bener kan" jelas Reza


"iya tapi ,gue ga mau kedengeran semua anak disekolah ini" jawab Nathan


' gue lebih gamau kalo Jihan sampai tau gue udah punya tunangan ' gumam Nathan dalam hati


"Tan Lo Belum jawab pertanyaan gue , tumben Lo nurut sama Tiara biasanya kan Lo ngebetah dia" ucap Seno


"jadi bokap gue ngancam kalo gue ngga nurut sama Tiara fasilitas gue bakal dicabut sama bokap gue" jelas Nathan


"kasihan banget sih sahabat gue ini" jawab reza


"tenang Tan nanti gue bakal ada disampinv Lo terus oke" jawab seno


"udah tuh orang nya datang" sela Reza Tiara pun datang


"loh ada seno sama Reza juga" ucap Tiara


"iyalah Nathan sahabat gue jadi kemana pun dia pergi gue harus ikut" jawab Seno ketus


"betul tuh yang Seno bilang" sela Reza


"oh okee" jawab Tiara , tak lama makanan yang Tiara pesan pun datang mereka berdua makan dan kembali kelas saat bel berbunyi.


***


saat belajar dikelas 7A


Nathan dan Seno masuk kelas Nathan melihat kearah bangku Jihan untuk memastikan Jihan sudah ada dikelas atau belum.


' oh dia udah dikelas , eh.. gue kenapa sih dari tadi akh! ' gumam Nathan dalam hati sambil mengacak acak rambut nya , Jihan yang dari tempat duduk nya melihat Nathan mengacak acak rambutnya seperti orang frustasi.


' cool banget sih rambut nya diacak acak gitu ' gumam Jihan dalam hati sambil melihat kearah Nathan , tanpa sengaja saat Jihan melihat kearah Nathan ,Nathan pun juga melihat kearah Jihan yang membuat Jihan malu dan mengalihkan pandangannya begitu juga nathan.


'tadi dia lihat kearah gue ya ' gumam nathan dalam hati sambil senyum senyum menutupi mulutnya


' aduh jantung gue ' gumam Jihan dalam hati. Nathan duduk ditetap duduknya dengan wajah yang sangat senang.


***


pelajaran pertama pun dimulai sampai jam istirahat


istirahat


"sayang!" teriak Tiara yang mau masuk kekelas 7A


"huft~" Nathan menghela nafas panjang


"hai sayang Kantin yuk" ucap Tiara yang duduk diatas meja Nathan


"Lo sendiri aja emang ga bisa" sela Seno


"gue nanya nya sama Nathan bukan sama Lo" jawab Tiara ketus


"ya sudah" jawab Seno


"ayo sayang ayo" rengek Tiara


"sama Iva aja sih gue males kekanti bareng lo" ucap Nathan


"okee... kalo gitu aku telpon ayah kamu aja kalo kamu.." jawab Tiara


"Iya iya iyah ayo" jawab Nathan pasrah


***


skipp kantin


***


lanjut next eps ya😊