LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
Ruang BK



"dara" sambung zoya , David melihat kearah Jihan dengan tatapan yang cemas dan khawatir dengan putri semata wayangnya


"Jihan besok papah akan datang kesekolah kamu dan memberi tau kan semua ini" ucap David.


"pah Jihan mohon kasih Jihan waktu ya" sahut Jihan sambil memohon pada sang ayah


"oke papah cuma bisa kasih waktu kamu 2 Minggu" ucap david


"satu bulan ya pas pliss" jawab Jihan masih terus memohon


"ngga" jawab David datar, Jihan terus memohon


"pliss ya pah" ucap Jihan sambil memohon dengan memelasnya dan David pun akhirnya luluh lalu menyetujui nya karna Jihan adalah putri kesayangannya


***


saat dikamar


Jihan bingung sedang mencari apa sampai ia benar benar lupa sedang mencari apa , Jihan duduk di ranjang nya mencoba mencari ponsel tapi tidak ada , Jihan baru ingatt


Flashback on


saat baru kembali dari ruang BK Jihan menaruh ponsel nya di loker meja nya , saat itu dia mengobrol dengan Salma dan taklama guru datang untuk mengajar pelajaran terakhir , saat pulang sekolah seperti biasa Jihan mengecek apa semua nya sudah dia bawa


"bentar deh ada yang gue lupa " ucap Jihan


"apa?" tanya Salma


"hm...ga ada deh" jawab Jihan yang mengecek kembali tas nya


flashback off


"gue lupa tadi kan ponsel gue , gue taruh loker gimana nih" ucap Jihan berbicara pada dirinya sendiri


"hmm...pakai ponsel lain aja deh" ucap Jihan


"tapi...tugas yang gue catat ada disitu" ucap Jihan lagi , Jihan juga mencari cari ponsel lama nya tapi ga ada Jihan bingung dan juga pikiran nya buntu akhirnya dia meminta pa Dewo mengantar nya ke sekolah untuk mengambil ponsel nya .


Karna sudah hampir larut malam , mobil yang biasa untuk mengantar jemput Jihan sudah dimasukan ke garasi jadi pa Dewo mengantar Jihan menggunakan sepada motor


sesampai nya disekolah Jihan yang ditemani pa Dewo pergi kekelas Jihan untuk mengambil ponsel Jihan , ponsel Jihan masih ada disana


"gimana non masih ada" tanya pa Dewo


"ada pa, ayo kita pulang" jawab Jihan,diparkiran saat hendak pergi Jihan mendengar ada suara minta tolong..


"tolong tolong saya...tolong ...tolong.." suara itu terdengar simpang siur , pak Dewo ya mendengar itu hanya diam seolah tidak tau apa apa , tapi Jihan memiliki rasa penasaran yang besar dan juga memiliki pedengaran yang tajam


"pak Dewo dengar kga" tanya Jihan


"dengar apa non, tidak" jawab pak Dewo gugup


"tolong.... tolong ..." suara itu terdengar lagi


"itu pak , ada yang minta tolong" sambung Jihan dengan nada yang sedikit dipelan kan agar suara itu terdengar jelas dan Jihan bisa tau dari mana suara itu berasal


"tolong .....tolong...saya " suara itu lagi


"ayo pak suara itu dari ruang BK disebelah Sanah pak" ucap Jihan menunjuk ke arah ruang BK yang berjarak sekitar 10 meter dari tempat Jihan berdiri


semakin Jihan dan pa Dewo mendekat


"kok banyak asap ya non" ucap pa Dewo sambil menutup hidung nya


"ko ruang BK ber asap" ujar Jihan yang langsung berlari mendekat ke ruang itu ,


"non Jihan tunggu saya" sambung pa Dewo yang menikuti Jihan berlari , Jihan dan pa Dewo kaget karna ruangan itu ditutup asap dan ada api...


***


"pak Dewo tolong cari alat pemadam yang ada di semua ruang kelas yang ada dilantai ini" ujar Jihan


Karna author ga tau nama alat pemadam nya apa pokonya yang kayak gini ya 👇



pak Dewo langsung berlari setiap kelas untuk mencari alat pemadam itu Karna setau Jihan ada alat pemadam disetiap kelas , Jihan juga berlari mengambil alat pemadam yang ada dikelas yang tempat disamping ruang BK ,


Jihan terpaksa menerobos masuk tanpa apa pun yang menutupin hidung dan mulut ,


' untung saja gue tau cara gunain nih alat ' gumam Jihan dalam hati sambil memukul pelan alat yang ia pegang suara yang minta tolong terdengar jelas sekarang , suara itu masih asing ditelinga Jihan tapi Jihan seperti mengenali suara itu , dan saat dia sudah memadamkan sedikit api Jihan kaget dengan apa yang dia lihat......


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


"RIAA" teriak Jihan suara Jihan menggema disanah jihan kaget karna ria terikat disanah jihan membukakan ikatan nya lalu membawa ria keluar , entah dari mana mulai ada beberapa satpam yang datang membawa alat pemadam untuk memadam kan ruangan itu , sebelum semua api menjalar keseluruh bangunan


***


***


***


butuh waktu 30 menit untuk memadam kan api yang ada ruangan itu , ria sudah lebih tenang dan Jihan bertanya pada ria


"Lo kenapa malam malam ada disini" tanya Jihan , ria masih memegangi teh ditangan nya , ria pun mulai cerita pada jihan...


"jadi bokap gue nyuruh gue kesekolah...Karna ada berkas yang tertinggal akhirnya gue kesini dong nah saat gue mau masuk untuk ngambil berkas nya ...ada org..gue gatau itu siapa dari posturnya tumbuh nya kecil dan tidak terlalu tinggi dia lagi menbongkar bongkar laci kejar bokap gue


disitu ada amplom coklat yang gue gatau apa isi nya .. dia masukin amplom itu ke jaket nya terus gue malah ditarik dan ikat...


entah dari mana dia dapat bensin , pokonya dituang semua bensin untuk mebakar ruangan ini sama gue juga ...lalu gue tadi nya udah pasrah tapi gue gamau nyerah dan akhirnya gue minta tolong terus Lo datang " jelas ria


Jihan kaget dengan penjelasan ria


"oke kalau Lo ngambil berkas diruang an pak ray berarti pak Ray" ucap Jihan ria mengerti dan menjawab nya


"iyaa dia bokap gue" jawab ria.


"oke kita lanjut besok ..rumah Lo dimana mau gue antar" tanya Jihan


"iyaa boleh " jawab ria


pa Dewo dan Jihan mengantar ria kerumah nya yang ternyata tidak jauh dari rumah Jihan hanya mereka beda blok saja


rumah keluarga mahendra


***


waktu sudah menunjukan pukul 11;20 tapi Jihan belum juga kembali dari sekolah, David dan Zoya masih menunggu Jihan diruang tau


...klekk...


suara pintu terbuka Jihan masuk rumah dan dia sudah tau kalau dia sudah ditunggu diruang tamu


"Jihan duduk" panggil David dengan suara tegas nya., Jihan menurut lalu duduk di sofa yang bersebrangan dengan tempat duduk Zoya dan David


"dari mana saja kamu kenapa lama sekali" tanya david


"dari sekolah pah...mah" jawab Jihan gugup


"iyaa...papah...tau kamu..dari sekolah ...tapi kenapa lama sekali kamu pergi hampir 4 jam jihan" ucap David


"maaf pah" jawab Jihan menundukan kepalanya


"lain kali jangan diulangi ya" ucap Zoya


"iya maaf" jawab Jihan


"mah pah aku pamit kamar dulu selamat malam" ucap Jihan lalu pergi meninggalkan ruang tamu ia pergi kekamar nya


"selamat malam sayang" ucap Zoya dan David menatap kepergian Jihan kekamar nya


besoknya disekolah


saat sedang duduk dilobby bersama salma ,Jihan dan salma sedang menunggu Bella yang belum datang Karna mereka tidak berangkat sekolah bareng dan Bella meminta kalau yang sampai duluan Jihan dan Salma untuk menunggu Bella datang.


Jihan dan Salma memainkan ponsel nya ,saat sedang asik main ponsel tiba tiba


"Jihan" panggil sesorang yang suaranya berasal dari belakang , Jihan menoleh karna ada yang memanggil namanya


"ada apa ria" tanya Jihan , Salma hanya memperhatikan Jihan yabg sedang berbicara dengan ria


"Jihan...Lo ikut gue keruang BK Pak Ray mau minta penjelasan dari Lo tentang kejadian tapi malam" jelas ria


"ya sudah , yuk tapi gue minta izin teman gue sebentar ya" ucap Jihan ria mengagukan kepalanya


***


"sal Lo gue tinggal ya ,tunggu in Bella sampai datang nanti Lo langsung kekelas aja oke" ucap Jihan


"Lo mau kemana?" tanya Salma


"nanti gue ceritain gue pergi dulu bay~" jawab Jihan yang langsung berlari menarik tangan ria


ruang BK


pak ray sudah menunggu Jihan dan ria


"Jihan saya minta penjelasan tantang kejadian semalam" ucap Ray


*jadi semalam saya..." ucap Jihan mencerita kan semua yang terjadi kemarin malam begitu pun ria


"untuk yang pertama saya banyak banyak mengucapkan terima kasih sama kamu Karna menyelamat kan putri saya , dan saya minta maaf atas perilaku saya kemarin" pemintaan maaf Ray.


"iya gapapa pak sama juga maklum Karna itu salah saya" jawab Jihan


"tapi apa boleh saya masuk Karna saya ingin melihat lihat tempat ini" ucap Jihan


"iya boleh" jawab Ray


Jihan menyelidiki dan meyusurin tempat itu ,


"ria laci mana yang dibongkar oleh orang yang bakar ruangan ini" tanya Jihan


"itu"jawab ria menunjuk kearah meja kerja ray


"pak saya boleh minta tolong untuk salah satu satpam membelikan serbuk dusting" ucap Jihan


"untuk apa itu kan serbuk yang biasa digunakan untuk penyelidikan" sahut ray , dari apa yang dia ucap kan dia mengerti apa yang dimaksud Jihan


"baik saya akan meminta tolong satpam membelikannya" jawab Ray


hampir 30 menit kemudian


"ini pak pesanan yang bapak pinta" ujar salah satu satpam


"baik terima kasih" jawab Ray , lalu satpam itu pergi Ray memberikan serbuk itu ke Jihan dan Jihan mencoba menaburkan serbuk dusting di gagang laci secara perlahan menggunakan kuas kecil , Jihan menemukan sebuah sidik jari disana segera Jihan mempoto nya menggunakan ponsel , dan tak lupa Jihan memgambil Sempel sedikit jari itu mengunakan solasi


"pak ada buku kosong" tanya Jihan


"ada" jawab Ray , lalu mengambil buku kosong


Jihan menempelkan sidik jari itu di buku kosong


"kita sudah menemukan satu bukti pak" ucap Jihan


"saya akan menyimpan ini" timpal Jihan


taklama bel masuk pun berbunyi Jihan masuk kelas nya begitu juga ria


"selamat pagi Jihan" sapa Seno s


tersenyum hangat pada Jihan


"selamat pagi juga Seno" sahut Jihan juga tersenyum ke seno kembali jihan berjalan untuk duduk menghampiri salma


"Lo dari mana aja sih" tanya Salma , Jihan men ceritakan semua kejadian tadi malam dan kemarin saat di bertemu dengan ria


"ohh gitu..." ucap Salma


"iyaa...jadi gue mau ngebantu dia nanti untuk bilang sama bokap nya soal Tiara yang merokok di gudang" ucap Jihan


"emang Lo punya bukti" tanya Salma


"ada" jawab Jihan


"mana" tanya Salma lagi


"ada deh" jawab Jihan


pelajaran pun dimulai namun tiba tiba jihaneras ingin ketoilet dan doa pun pergi ke toilet ....


Jihan kembali kekelas nya


"tumben lama banget Lo Han ketoilet aja" ucap Salma


"kenapa sih hari ini elo kepo banget" jawab Jihan


"ditanya ko balik nanya" ucap Salma menggerutu


pelajaran selesai dan waktu istirahat tiba Jihan pergi istirahat seperti biasa ia pergi bersama teman teman


kantin...


"Han Lo mau makan apa" tanya Bella sambil melihat lihat daftar menu


"hm...gatau...apa aja deh terserah lo" jawab Jihan


"kan elo yang makan kenapa terserah gue" tanya Bella


"gapapa ... gue lagi malas mikirin makan" sahut jihan


"oke" jawab Bella , Bella memesan 2 mie ayam untuk dia dan Jihan


saat sedang makan


"halo Nathan" panggil Tiara dan langsung duduk disamping Nathan


"iyaa, ada apa" tanya Nathan dengan wajah datar


"hmm ..aku mau makan disini sama kamu" ucap tiara


"emang ga ada tempat lain yang buat Lo makan" jawab Nathan ketus


"ish kok kamu ketus gitu sih" sahut Tiara mendengus kesal


***


' gue janji bakal ngebuang Parasian gue sama Nathan jauh jauh' gumam Jihan


"ayo lah Lo pergi dari hadapan gue" ucap Nathan


"ngga mau" jawab Tiara sambil melingkarkan tangan di tangan Nathan


"lepas!" ucap Nathan kesal


"


' ituu ' gumam jihan Salma hati


"Jihan.."panggil ria


"hai.." jawab Jihan tersenyum sumringah


"gue ikut gabung boleh" tanya ria


"gimana guys boleh ya" pinta Jihan kepada semua temannya


"boleh ko" jawab Bella tersenyum begitu pun yang lain ria duduk di sebelah seno


'hmph!" ucap Tiara


"Lo ngapain sih masih disini" ucap Nathan yang wajah yang kesal


"aku mau Disini sama kamu" jawab Tiara


"Sanah ish " ucap Nathan kesal


"gamau!" jawab Tiara yang malah memeluk lengan tangan Nathan


"lepas ish!!" kata Nathan berusaha agar Tiara melepas kan lengan nya


"ngga!..aku kalau kamu nolak aku bakal bilang sama om Wijaya" ancam tiara membuat Nathan diam Karna


Nathan tidak mau uang jajan dan fasilitasnya dicabut jadi nathan membiarkan Tiara yang seperti itu


Jihan kesal melihat drama Nathan Tiara dan Reza juga Salma akhirnya jiha


"no aku duduk disamping kamu ya" ucap Jihan


"iyah" jawab Seno sedikit gugup


"no cuci tangan dulu yuk" ajak Jihan


"Han mau tambah saus ga" tanya Seno


"iya boleh " jawab Jihan


"mau ini ga" tanya Jihan menunjuk daftar menu


"hm..terserah kamu mau nga" tanya Seno


"ngga sih aku cuma nawarin kamu aja , kalau mau nanti aku ambilkan" jawab Jihan


"oh


' Jihan apaan sih kenapa malah jadi Mesran banget sama Seno ' gumam Nathan dalam hati


' sebenarnya perasaan gue kejihan gimana sih ha' gumam Nathan lagi


' gue harus ikhlas kalo emang Seno dan Jihan bahagia , gue juga harus bahagia ' gumam Bella


dalam hati


"Han...itu bukannya Nathan Wijaya pratama ya" tanya ria berbisik ditelinga Jihan Karna ria duduk bersamping an dengan jihan


susunan duduknya ya biar ga bingung



"iyaa dia itu nathan Wijaya pratama , dan Tiara itu tunangannya" jawab Jihan berbisik ditelinga ria


"oh...kayak mereka ga ada cocok nya" ucap ria


"hm...menurut Lo gitu" tanya Jihan


"iyaa...dan menurut aku yang cocok itu kamu.." jawab ria , membuat Jihan yang sedang makan tersedak makanannya sampai Jihan terbaru batuk


"Jihan kamu kenapa" tanya Seno memberikan air kejihan


"gapapa ko cuma tersedak aja" jawab Jihan


"pelan pelan makan nya ya" ucap Seno khawatir


"iyaa...makasih no" jawab Jihan seni mengagukan kepalanya


selesai makan saat berjalan kembali ke kelas


"Jihan gue minta maaf ya gara gara tadi Lo tersedak makanan" ucap ria


"gapapa ko" jawab Jihan


"Jihan lo mau anterin gue ga" ucap ria


"kemana" tanya Jihan


"toilet" jawab ria singkat


"kenapa masih teruma ya" tanya Jihan ria mengagukan kepalanya wajah nya memerah karna malu


***


ditoilet


ria sudah selesai buang air kecil begitu juga Jihan , entah kenapa Jihan jadi ingin buang air kecil juga saat sampai ditoilet


saat mereka sedang mencuci tangan mereka diwashtafel


Jihan memecahkan keheningan diantara Jihan dan ria


"ria, abis dari sini kita ke BK oke" ucap Jihan


"ngapain" tanya ria


"ya..kasih tau itu semua ke BK" jawab Jihan , ria yang mengaguk tapi ia masih takut


tanpa jihan dan ria sadari dari belakang ada yang mendengarkan mereka berdua yang sedang berbicara soal itu ,


"oh...rupanya Lo udah tau ya kacung.." ucap Tiara dengan nada meremehkan yang tiba tiba datang, ria bersembunyi di balik badan Jihan , Jihan tanpa rasa takut ...pun menjawab pertanyaan Tiara


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


lanjut next eps ya 😊