
2hari kemudian klarifikasi Jihan dan Nathan pun dilaksanakan Jihan dan Nathan menjawab semua pertanyaan pertanyaan yang sudah Nathan taro sebelum nya , untuk menjawab semua
seketika Vidio klarifikasi Jihan dan Nathan manjadi trending nomor satu di yt dan disegala akun media sosial.
***
***
***
***
***
"berita hari ini , nona muda Jihan dan tuan muda Nathan anak tunggal dari keluarga Wijaya pratama baru mengepost sebuah Vidio klarifikasi tentang hubungan mereka berdua" ucap seorang prisenter
"sontak Vidio tersebut ramai diperbincangkan semua orang banyak juga media yang mulai mengulik ulik hubungan mereka yang sebenarnya , tanpa lama lama lagi ini dia beberapa cuplikan Vidio nya" sambung prisenter itu
***
***
***
***
***
"untuk kalian semua yang bertanya tentang hubungan kita berdua , kita berdua ngga ada hubungan apa apa kita cuma sahabatan aja dan ga lebih" ucap Jihan dividio tersebut
"yang jihan bilang bener kita cuma sahabatan aja ga lebih , Jihan tempat curhat gue jadi gue Deket banget deh sama jihan" sambung nathan
"kira kira begitu lah isi singkat Vidio klarifikasi mereka berdua , masih banyak yang penasaran dengan hubungan nona muda Jihan dan tuan muda Nathan ," ucap prisenter tersebut
"dan masih banyak wartawan yang datang kerumah nona muda Jihan untuk meminta penjelasan yang lebih detail" timpal nya dan memberikan beberapa foto dan Vidio saat wartawan yang masih berusaha untuk berbicara pada Jihan
***
***
***
Jihan masih gelisa meskipun ia sudah membuat klarifikasi namun ia masih takut akan ada wartawan yang tau bahwa Jihan sedang ada dirumah Salma , dan ketakutan Jihan pun terbukti 3 hari setelah berita dan gosip mulai beredar , ada beberapa wartawan yang mulai berdatangan kerumah Salma untuk mencari Jihan dan meminta penjelasan yang lebih spesifik
***
***
***
diruang tamu saat Jihan ortu salma dan Salma sedang asik meminum teh dan berbincang bincang kecil
"Jihan Salma bagaimana disekolah" tanya ayah Salma
"Salma disekolah baik om tidak melakukan kasus apa pun dan nilai nya selama ini juga naik" jawab Jihan
"apa Salma punya pacar Jihan?" tanya ibu Salma ,Salma yang mendengar ucapan ibu nya pun sontak tersedak air Karna ia sedang meneguk teh yang disuguhkan pelayan
"mamah nanya apa sih!" tegas Salma sedangkan Jihan hanya memalingkan pandangan nya
"loh memang ga boleh?" jawab ibu Salma santai
"kayak nya anak papah memang sudah punya pacar nih" sambung ayah Salma yang kagum pada sang anak
"papah apa sih!" tegas Salma wajah nya seketika memerah karna malu
"Salma muka Lo kenapa" tanya Jihan dengan nada yang meledek salma
"apa muka gue kenapa?" tanya Salma mulai panik
"muka kamu tuh merah kayak tomat" jawab ibu salma tertawa kecil melihat tingkah anak nya yang sudah mulai tumbuh dewasa
semua yang duduk disana seketika jadi tertawa Karna ulah Salma yang berusaha untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah... saat mereka sedang asik tertawa bersama
***
"permisi tuan" ucap seorang ajudan keluarga Salimar
"ada apa?" tanya ayah salma
"didepan pintu masuk utama sudah banyak wartawan yang berkumpul" jelas ajudan tersebut
"mengapa ada banyak wartawan aku sedang tidak ingin mejelaskan apapun dan juga sedang tidak ada yang terlalu penting untuk dibahas" ucap ayah Salma mereka semua bingung , sedangkan ajudan mereka hanya diam ia bingung bagaimana untuk mengucapkan kalimat itu.
***
"para wartawan itu sedang mencari nona muda Jihan tuan" jawab ajudan itu sedikit takut Karna ia tau bagaimana sifat Jihan dan tujuan Jihan kerumah Salma untuk apa , Jihan tersentak kaget tapi tetap berusaha untuk rileks
"Jihan gimana ini nak" tanya ibu Salma
"hm...Jihan juga gatau Tan" jawab Jihan
"kenapa sih para wartawan tidak cukup dengan klarifikasi yang sudah Lo dan Nathan buat sih!" sela Salma kesal menurut Salma Vidio itu sudah lebih dari cukup Karna Jihan dan Nathan juga sudah menjelaskan secara detail dividio tersebut.
***
"benar apa yang Salma bilang , seharus nya para wartawan dan media sudah cukup dengan apa yang Jihan dan Nathan bahas dividio klarifikasi itu" jelas ayah Salma
"lalu kamu mau bagaiman Jihan , mau tetap disini atau kamu keluar dan menjelaskan sekali lagi pada para wartawan itu" sambung ayah Salma meminta pendapat pada Jihan yang memang bersangkutan dalam hal ini.
"huft~" Jihan mengehela nafas panjang dan memberi jawaban
"Jihan akan keluar dan memberikan penjelasan sekali pada para wartawan." tegas Jihan , ayah ibu dan Salma membimbing Jihan kedepan agar Jihan tidak tegang dan lebih rileks.
didepan pintu utama rumah keluarga salimar
"nona muda Jihan sudah keluar" ucap wartawan
"itu nona muda Jihan" ucap wartawan lain yang ada disisi yang cukup jauh dan segera berlari mendekat
"nona Jihan akhirnya keluar" sambung yang lain
"itu nona muda dia sudah keluar" timpal wartawan lain nya mereka semua segera mendekat untuk meminta penjelasan pada jihan
"nona Jihan apa benar , nona dan tuan muda Nathan hanya bersahabat" tanya wartawan
"itu benar , sangat benar!" jawab Jihan tegas
"sudah berapa lama nona Jihan dan tuan nathan bersahabat" tanya waratawan lain
"sejak mulai masuk SMP" jawab Jihan dengan suara lantangan
"bagaimana sifat tuan Nathan menurut nona?" timpal yang lain
***
***
***
***
***
"nona muda Jihan ,kenapa nona muda jihan ada dirumah keluarga salimar?" tanya wartawan
"iya nona jihan apakah nona muda Salimar teman anda" timpal yang lain dengan tegas Jihan menjawab pertanyan para wartawan
"iyaa! , nona muda dari keluarga salimar ini sahabat saya" jawab Jihan tegas
"apa, ada hubungan dengan kerjaan hubungan persahabatan kalian" tanya wartawan lain
"apa?!, kenapa bertanya seperti itu , apa hubungan nya?" tanya Jihan tatapannya menjadi dingin ia tidak mengerti dengan apa yang wartawan itu ucapan kan
"maaf., nona maksud saya apakah persahabatan anda ini hanya diambil untuk keuntungan satu pihak saja" jelas wartawan tersebut ia sempat kaget dengan tatapan Jihan yang dingin , tatapan itu seperti tatapan David ketika sedang marah.
"maksud kalian , aku memanfaat kan anak ku untuk berteman dengan anak keluarga Mahendra untuk keuntungan pribadi seperti itu!" jawab ibu Salma suara nya meledak ledak Karna kesal dengan ucapan wartawan itu
"maaf nyonya tidak seperti itu" ucap wartawan itu menunduk sedangkan yang lain hanya meliput kejadian itu saja , bagaiman pun juga berita ini sangat bagus diliput.
"lebih baik kalian semua pergi! dari sini cepat!" ucap ibu Salma yang sudah sangat kesal dan wajah nya memerah karna marah.
para wartawan yang mendengar kalimat itu mulai berhenti meliput dan segera pergi dari halaman rumah keluarga salimar Karna takut akan diseret oleh para pengawal mereka.
ayah,ibu Salma dan Jihan segera masuk kedalam untuk menenangkan ibu Salma yang kesal karna pertanyaan wartawan barusan.
"Tante Jihan minta maaf , atas prilaku para wartawan tadi" ucap Jihan megang tangan ibu Salma
"itu bukan salah Jihan ko" sambung ayah Salma menepuk pelan bahu Jihan
"iyaa han! , mereka nya saja yang membuat pertanyaan tidak masuk akal sepeti itu!" tegas Salma
"iya juga , om harap kamu tidak termakan dengan omongan wartawan tadi" ucap ayah Salma dengan suara yang lembut
"ngga ko om , lagian om dan papah juga sudah lebih dulu berteman sebelum kami , yakan sal" jawab Jihan seraya tersenyum hangat pada wajah wajah Yang ada dihadapan nya.
***
***
***
setelah mereka mengobrol sebentar , ayah dan ibu Salma harus pergi Karna ada urusan mendadak yang tidak bisa dihendel oleh orang lain, itu mengharuskan orang tua Salma pergi beberapa hari.
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
lanjutt next eps ya 😊