LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
ngulur waktu



"Jihan" panggil Bella


"hah kenapa?" tanya Jihan bingung


***


"gue , pengen punya pacar" jawab Bella


"duh....gue kira kenapa" jawab Jihan


"habis liat nih" ucap Bella menunjukan sebuah Vidio mesra teman kelas nya dan pacarnya


"udah lah tidur aja mungkin dimimpi dapet pacar" ucap Jihan


"mana bisa kayak gitu" jawab Bella


"bisa, makanya tidur aja" jawab Jihan


mereka akhirnya tidur ,


besok nya disekolah seperti biasa mereka kekantin untuk sarapan , Jihan pamit sebentar untuk pergi ke toilet begitu juga Seno


ditoilet


jihan masuk ke toilet dan Seno menunggu Jihan keluar dari toilet Karna Seno ingin membicarakan sesuatu pada Jihan saat Jihan sudah selesai dan keluar dari toilet


"eh Seno ,kamu ada disini" tanya Jihan


"iya , aku nunggu kamu?" jawab Seno sambil menggaruk garuk kepala bagian belakang nya


"Jihan" panggil Seno


"iya" jawab jihan


"kamu sudah suka sama aku" ujar Seno gugup


' duh gimana nih ,gue haru jawab apa gue gatau perasaan gue keseno gimana.,,,gue masih suka sama Nathan dan gue belum mau nyerah soal itu ' gumam Jihan dalam hati


"Jihan , kenapa?" tanya Seno yang membangunkan Jihan dari lamunannya


"hah ,iya" jawab Jihan


"em...mm..no....gue...gue" jawab Jihan terbata bata


' gue harus gimana , gue gamau Seno kecewa gue gamau nyakitin dia tapi gue harus gimana ' gumam jihan lagi


"kasih ....gue...eh maksud nya aku minta waktu ya seno...aku harus mikirin dulu" jawab Jihan gugul


"kalau kamu sudah suka....kenapa harus nunggu ,kan bisa jawab sekarang" ujar Seno


"duh...bukan...gitu...aku tetap harus mikir Seno" jawab Jihan


"huft" Hela napas panjang seno


"oke aku kasih kamu waktu buat kamu mikir ,satu Minggu oke" jawab Seno


"seno...boleh perpanjang ga sampai...kita naik kelas sembilan" pinta Jihan


"tapi Han itu terlalu lama?!" keluh Seno


***


"ga lama ko Seno , cuma sekitar 3 Minggu aja lagian ,Minggu depan kita sudah UKK" jawab Jihan


"tapi...Han.." keluh Seno lagi


"no...mohon ngerti aku ya" jawab Jihan


"huft" seno menghela napas kasar


"oke" jawab Seno pasrah


***


"makasih Seno" jawab Jihan tersenyum


"yuk ,kita kekantin lagi" jawab Jihan


Jihan dan Seno pergi lagi kekantin , selang waktu 15 menit bel masuk sekolah pun berbunyi , mereka bersama sama berjalan menuju kelas ,untuk belajar Karna Minggu depan mereka sudah mulai UKK dan naik kekelas 9 tidak terasa waktu begitu berjalan


***


***


setelah belajar ,hampir 3 jam seluruh murid sekolah cahaya bangsa diistirahat kan untuk mereka merileks kan otak dan badan yang lelah ,saat istirahat ada murid yang sedang makan dikantin , ada yang sedang bermain di lapang ,juga ada yang pergi keperpus untuk membaca buku


***


***


saat istirahat Jihan dan Nathan sedang duduk berdua dibangku taman , Reza dan Salma sedang kekantin untuk membeli sesuatu , bella sedang pergi keruang wali kelas nya karna Bella ada sekertaris jadi ia sangat di andalkan oleh wali kelas nya , dan Seno sedang pergi ke perpustakaan mencari beberapa komik yang ingin ia pinjam dan ia bawa kerumah


*


*


*


ditaman terjadi keheningan diantara Nathan dan Jihan


"Jihan" panggil Nathan ,Nathan sebenarnya tidak tahu ingin berbicara apa jadi ia hanya memanggil Jihan lalu berpikir nanti untuk berbicara apa pada Jihan


"hmm.." jawab Jihan menoleh ke arah nathan


"gue...emm.." ucap Nathan "apa Tan" sela Jihan


' gue mau ngomong apa ya , gue bingung bangett' batin Nathan


"oh..iya...tipe cowo Lo kayak gimana sih" tanya nathan


' haduh gue salah ngomong ga ya ' gumam Nathan


"tipe cowok ya" jawab Jihan seperti sedang berpikir , nathan pun sedang menunggu jawab Jihan


"hmmm....gatau sih" jawab Jihan terkekeh


"masa ga tau sih" sahut Nathan terkekeh juga


' gue paling senang Han liat Lo ketawa kayak gini ' gumam Nathan


"ada deh...tipe cowok gue itu...yang penting baik dan humoris udah itu aja" jawab Jihan tersenyum ke arah nathan


"kalau gue ada ngga ditipe Lo" ucap Nathan keceplosan


' Lo tipe gue banget Tan ' batin Jihan


' Nathan Lo ngomong apasih , lagian Jihan tuh punya Seno, Nathan! ' gumam Nathan


"maaf Han" kata nathan smabil menggaruk garuk kepala bagian belakangan nya


"iya gapapa " jawab Jihan tersenyum


***


"sekarang gantian , tipe cewek Lo gimana?" tanya jihan


' entah sejak kapan tipe gue jadi seperti Lo Jihan,,, tapi sayang Lo sama Seno ' batin Nathan terlihat lusuh


"nathan...nathan...Lo gapapa" panggil jihan sambil menepuk pelan bahu nathan


"hm...iya" jawab nathan


"maaf gue bengong" sambung nathan tersenyum kecil


***


"jadi gimana tipe cewek Lo" kata Jihan mengulang pertanyaannya tadi


"hm...simpel aja sih....yang penting sayang sama gue" jawab nathan melihat kearah langit


' gue sayang Tan sama Lo , tapi itu mimpi buat gue bisa miliki elo ' gumam Jihan


saat mereka berdua berdiam diaman saling menatap lagi dan berpikir tiba tiba Salma dan Reza datang


"za..kagetin mereka yu" ajak Salma ia berbicara dengan suara yang berbisik


"yuk aku itung sampai tiga ya" jawab Reza


"1....2...." ucap Reza dan Salma kompak


"...3..!"


***


***


"dor!!" ucap salma dan reza mendengar itu Jihan dan Nathan sontak kaget dan segera menoleh ke arah belakang


"kalian berdua kenapa sih ganggu aja" ucap Nathan bernada protes


"iya..ganggu tau" sahut Jihan


"emang kalian berdua lagi ngapain sih" tanya Salma


"kita lagi ngeliatin langit" jawab Nathan


"dilangit emang ada apa?" tanya Reza bingung


"ada awan lah,,make nanya" jawab Jihan ketus


**


"ya maap santai aja kali" jawab Reza


tak lama Bella dan Seno datang bersamaan Karna tak sengaja bertemu saat ingin ketaman jadi mereka memutuskan untuk datang bareng ,,,mereka menghampiri teman teman mereka yang sudah menunggu di taman ,,, Karna mereka semua bingung ingin melakukan apa Nathan pun akhirnya berusul


***


' jadi pembatas deh si Seno ' batin Nathan


' duh gue masih harus mikir gimana cara nya ngulur waktu lagi nanti nya ' gumam jihan


"gimana kalau kita main bola" usul Reza


"bola terus, bosen" jawab Seno


"main basket aja yuk" usul Nathan


"yuk ,gue setuju" sela Jihan dan langsung menyetujui nya , saat Nathan berpikir seperti itu Jihan jadi ingin bagaimana saat nathan mengajarin nya main basket


akhirnya mereka sudah memutuskan untuk bermain basket , mereka berenam langsung bergegas menuju lapangan basket untuk bermain basket sesampainya disana semua bermain basket tanpa terkecuali


***


"Jihan...kamu bisa main basket" tanya Seno


"iyaa...waktu itu..gue..yan" kata Nathan Jihan langsung bergegas menghampiri Nathan dan menutup bibir Nathan dengan jari nya ,mereka saling bertatap tatapan sejenak


***


"ekhm.." Seno yang pura pura batuk


"ayo Seno....kita main kamu ajarin aku lagi biar aku lancar main nya" ucap Jihan langsung mengiring Seno untuk mengajarin nya


"sal ajarin gue main basket dong" pinta Bella


"minta ajarin sama Nathan sana!, gue lagi berduaan juga sama Reza ganggu aja" ucap Salma ketus


"Yee...awas Lo ya!" jawab Bella dengan terpaksa Bella meminta Nathan untuk membantu nya bermain basket


***


"Tan ajarin gue main basket dong" pinta Bella


"ya udah sini" jawab Nathan dengan raut wajah yang datar


"Lo kenapa" tanya Bella penasaran


"gak!" jawab Nathan agak ketus


"Yee orang cuma nanya ko kesel sih" gerutu Bella


***


Jihan dan Seno bermain basket sambil bercanda canda kecil s seno mempermainkan Jihan yang lebih pendek dari nya


Nathan yang sedang istirahat bersama Bella hanya bisa melihat kemesraan mereka berdua


***


"andai gue jadi Seno" ucap nathan yang tanpa sadar , sambil memantul mantuk kan bola nya ke lantai bella yang mendengar itu sontak kaget


***


"hah lo ngomong apa Tan?!" tanya Bella untuk memastikan


"lah emang gue ngomong apa tadi" kata Nathan yang seakan akan ia tidak tau


"Lo yang ngomong ko nanya balik sih "ucap Bella kesal


"idih marah" jawab Nathan sambil mencubit kecil hidung Bella


"sakit!~ tau" jawab Bella yang mendengus kesal , tanpa mereka sadari sepasang mata sedang melihat ke arah mereka berdua


' duh ...Jihan liat lagi nanti asalan apa ya' batin Bella


' yah mungkin emang udah saat nya gue harus relain Nathan , mungkin gue juga harus bisa suka sama Seno , gue harus coba untuk satu bulan ini ' gumam Jihan dalam hati ia sedang berpikir seperti itu tapi hati nya tidak demikian.


***


***


mereka berenam menyelesai kan bermain basket sampai jam waktu istirahat telah berakhir , mereka juga kembali kekelas masing masing ,jam pulang sekolah pun tiba Jihan Salma dan Bella seperti biasa pulang bareng


***


***


didalam mobil


"Jihan" panggil Bella


"iya" jawab Jihan


"gue minta maaf" kata kata bella membuat Jihan bingung


"maaf?, buat apa?" tanya Jihan


"Lo murung Karna tadi gue berduaan sama Nathan jadi Lo marah sama gue iyakan" ujar Bella tertunduk


"kata siapa emang gue ngomong" jawab Jihan


***


"terus Lo murung ,kenapa?" tanya Salma yang sendari tadi hanya mendengarkan Bella dan Jihan yang sedang berbicara


"gue...bingung gimana perasan gue ke seno , gue terus ngulur waktu buat balas perasaan gue keseno" jelas Jihan


"elo masing bingung sampai sekarang Han" ucap Bella kaget


"gue pikir Lo udah suka sama Seno" timpalnya


"ya gue pikir juga gitu , sampai tadi Seno tanya sama gue soal perasaan gue sama dia" jelas Jihan


"terus Lo jawab apa?" tanya Salma penasaran


"gue minta waktu" jawab Jihan santai


"Han sampai kapan Lo selalu minta waktu " ucap Bella


"gue gatau bel" jawab Jihan


***


"gue tanya perasaan Lo ke Seno gimana", tanya Bella dengan raut wajah yang serius


"gue gatau bel , gue bingung" jawab Jihan


"Lo bingung tapi Lo, minta pdkt" kata Bella yang mulai ketus


***


"udah udah kalian jangan ribut terus" sela Salma merelai mereka berdua yang bisa di bilang sedang berdebat


"iyaa , bel gue minta maaf" ucap Jihan


"gue juga" jawab Bella lalu memeluk Jihan


"ish ga diajak" ucap Salma sambil menjebih kan bibir nya


"ya sudah sini" ajak Jihan


mereka bertiga berpelukan begitu lama ,mereka melepaskan pelukan lalu duduk kembali ditempat semula , selama perjalanan tidak ada yang berbicara mereka semua fokus bermain ponsel nya masing masing , selang 20 menit sampai sudah dirumah Jihan Karna mereka bertiga akan menginap seperti biasa


***


***


saat malam tiba satu dari mereka bertiga belum ada yang tertidur sampai...


"ini...beneran..


***


***


***


*""


***


***


***


***


*""


***


***


***


***


*""


***


***


***


***


*""


***


kita lanjutt Next eps ya 😊