
Seno mencari cari bando yang cocok dengan Jihan , begitu juga Jihan , Jihan sedang mencari cari ikat rambut yang pas untuk diri
Jihan sudah menemukan ikat rambut untuk nya karna ikat rambut yang ia punya sudah kendor semua makanya Jihan membeli yang baru
π
Jihan mengambil dua buah ikat rambut seperti itu π
seno masih berputar putar mencari bando yang cocok untuk jihan
***
Seno menemukan 3 buah bando dan 3 buah ikat rambut untuk Jihan
contohπ
Seno menghampiri Jihan untuk memperlihat kan apa yang di Seno temu kan untuk jihan
"Jihan janji ya kamu harus pakai ini" ucap Seno memastikan
"iya.." jawab Jihan
"nih" ucap seno sambil memberikan 3 buah bando tadi dan ikat rambut
"bando nya bagu ikat rambutnya juga" kata Jihan
"makasih" jawab Seno
"yuk langsung bayar sinih" sambung Seno mengambil lagi bando dan ikat rambut dari tangan Jihan Karna ingn Seno Bayar , Karna tadi Jihan juga mengambil umat rambut untuk nya jadi seno sekalian juga membayar nya
***
diluar toko
"makasih ya no bando dan ikat rambut nya" ucap Jihan
"sama sama " jawab Seno , Jihan tersenyum tipis pada Seno
"seno" panggil Jihan
"hmm" jawab Seno
"salah satu bando nya gue pakai boleh?" tanya Jihan
"ya boleh lah ...kan emang tujuan nya dibelikan untuk dipakai" jawab Seno
"oke... gue pakai ya" kata Jihan mengambil bando berwarna emas dan memakai nya , Jihan memakai bando itu agak miring sehingga membuat Seno tertawa
melihat tingkah nya
***
"hahahah..." tawa seno
"kenapa jelek ya" jawab jihan , Seno menggeleng kan kepalanya sambil membenarkan posisi bando Jihan
deg deg deg
' duh jantung gue..' gumam Jihan dalam hati Karna wajah Seno dan Jihan sangat dekat hanya sejauh 5 centi saja
"sudah" ucap Seno
"makasih" jawab jihan malu
"kita mau kemana lagi" tanya Jihan
"ngga tau ,bentar aku telpon Reza Dulu" jawab Seno ,
"halo za lo dimana" Seno
"ditoko baju xxxxx" Reza
"oke gue sama Jihan kesana ya" Seno , Seno langsung menutup telpon dan bergegas keposisi Reza dan yang lain
***
sesampai nya ditoko tersebut
"hai guys" sapa Jihan
"dari mana aja kalian lama banget" tanya nathan
"dari toko aksesoris " jawab Jihan
"ish ko Lo ketoko aksesoris ga bilang bilang sih ,kan gue juga mau beli bando baru" sela Salma yang sedang memilih milih baju
***
"mana gue tau kalo Seno tadi ngajak gue ketoko aksesoris" jawab jihan
"loh emang Seno ga ngasih tau" tanya Salma
"ngga salma" jawab Jihan kesal
"oh...yasudah yuk kita ke toko aksesoris lagi" ucap Salma
"Lo aja deh gue mau ke toko sepatu" jawab Jihan
"oh iya ya Lo kan mau beli sepatu ya Lo incaran itu" jawab Bella , Jihan hanya mengagukan kepalanya
***
"bel yuk anterin gue " ucap Jihan
"yuk" jawab Bella
"aku iku ya Han" sel Seno
"boleh aja" jawab Jihan
"Han emang ke toko sepatu mana" tanya Reza
"ke toko xxx " jawab Jihan
"oh kalo disitu gue juga ikut boleh ga" tanya Nathan
"sama deh gue juga ikut" sambung Reza
"kamu apaan sih kamu kan mau temenin aku ke toko aksesoris" sela Salma kesal
"ke toko xxx itu dulu ya , aku juga mau beli sesuatu" jawab reza
"ga bisa!" jawab salma kesal lalu menarik tangan Reza agar ikut dengan nya
"posesif banget ya" ucap nathan tiba tiba
"ya begitu lah Salma" jawab Bella
***
***
***
***
***
Bella Jihan Seno dan Nathan pergi ke toko xxx untuk membeli sepatu incaran jihan disana Jihan memilih milih sepatu dan mendapat sepatu yang ia ingin kan
***
π
itu sepatu yang pilih
"Jihan Lo yakin mau ngambil warna itu " tanya Bella
"iya kenapa memang" Jihan berbalik tanya
"gapapa sih emang boleh sekolah pakai warna lain" jawab Bella
"boleh gue liat ko banyak yang pakai warna lain , bahkan ya ada yang pakai warna rainbow yang kayak Lo punya" ucap Jihan sambil menunjuk sepatu yang Bella kenakan
sementara Seno dan nathan sedang mencari cari semua di toko sebelah nathan sudah menemukan sepatu yang dia ingin kan lalu membayarnya
***
Reza dan Salma pun ke toko tempat Jihan membeli sepatu betapa kaget nya Reza saat melihat Jihan mengeluarkan kartu platinum , yang selama ini dia ingin namun tidak diberikan oleh kedua ortu nya.
' apa! ga mungkin kan kalau seorang anak pembantu punya kartu platinum yang belum tentu bisa dimiliki sama semua orang dunia nih , bahkan Nathan yang bisa dibilang kaya saja tidak.memegang kartu platinum seperti itu , apa kecurigaan gue bener' gumam Reza dalam hati sambil terus melihat ke arah Jihan
' apa mungkin sebenernya Jihan itu anak keluarga mahendra yang disembunyikan dari media?' tanya
Reza pada diri nya sendiri dalam batinnya
" Reza kamu ngapain sih disitu!" panggil Salma berteriak pada Reza yang masih jauh dari posisi Salma
Jihan masih tidak sadar saat Jihan sedang mengambil kembali kartu ATM nya , dan Reza pun melihat nya lagi tanpa sengaja
' haduh kartu yang gue pengenin jiwa gue meronta ronta ' gumam Reza dalam hati , hati nya menangis saat melihat Jihan memasuk kartunya kedalam tas
***
***
tak lama Seno dan Nathan kembali dari toko sebelah dan menghampiri mereka yang sedang duduk di salah satu bangku
"hai guys" sapa Seno dan Nathan kompak
"kalian sedang apa" tanya Seno
"nunggu kalian" jawab Jihan
"oh , mau pulang atau kemana lagi?" tanya Nathan
"nanti dulu ya gue mau beli snack dulu buat nanti malam" jawab Bella
" ya sudah yuk kita kesana" ucap Jihan , mereka berjalan ketempat tujuan mereka ,namun Nathan Seno dan Reza ke salah satu cafe yang ada disana Karna mereka tau kalau cewe sedang berbelanja akan sangat lama dan memakan waktu Karna terlalu banyak mengobrol
***
***
***
***
***
dicafe tempat Seno Nathan dan Reza berkumpul Reza memulai obrolan Karna dari tadi mereka bertiga sibuk keponsel masing masing.
"Seno , nathan" panggil Reza
"hmm.." jawab Nathan masih pokus ke ponsel
"kenapa" tanya Seno beralih ke Reza
"Tan berhenti dulu main ponsel nya" ucap Reza
"iyaiya" jawab Nathan pasrah
"kalian berdua tau gak" ucap Reza
"ngga" jawab Seno dan Nathan kompak
"ish ko ngga sih" jawab Reza mendengus kesal
"ya kita mana tau orang belum dikasih tau" jawab nathan
"oh ya bener juga" kata Reza
"jadi tadi itu gue lihat Jihan punya kartu ATM platinum" ucap Reza membuat nathan dan Seno kurang yakin dengan apa yang Reza bahas.
"hahaha...lucu" jawab Nathan tertawa dan menjawab nya dengan wajah datar
"ish gue serius tau" ucap Reza kesal
"masa gue ga percaya tuh" jawab Seno
"iya mana mungkin Jihan punya kartu platinum ya bahkan lo aja ga punya" sambung nathan meremahkan
"apa mungkin Jihan nyuri dari majikan nya" ucapan Reza spontan membuat Seno dan nathan mendengus kesal dengan apa yang Reza katakan
***
"Reza hati hati kalau bicara" ucap Seno mengingatkan
"tau Lo ga boleh gitu" jawab Nathan
"tapi cuma itu kemungkinannya" jawab Reza
"sudah jangan dibahas lagi nanti kalau Jihan tiba tiba datang gimana?" ucap Seno
"maaf" jawab Reza Seno dan Nathan hanya mengagukan kepalanya
***
dimini market
"kalian udah selesai belum belanja nya" tanya Jihan
"belum Han gue masih nyari beberapa Snack lagi" jawab Bella
"cepet ya ini udah jam 9 mlm loh" jawab Jihan
"iya" jawab Salma dan Bella kompak
20 menit kemudian mereka selesai belanja lalu pulang kerumah masing masing sedangkan Jihan dan Salma menginap dirumah bella Karna ortu Bella sedang tidak ada dirumah
kamar Bella
Salma sudah tidur hanya tinggal Bella dan Jihan yang masih belum tertidur , Karna mereka berdua masih sibuk ke ponsel masing masing , Jihan sibuk bertukar pesan dengan Seno dan Bella bertukar kabar dengan Nathan
isi pesan Jihan dan Seno
Seno: belum tidur
Jihan: belum , Lo
Seno: belum , besok kita jadi jalan kan
Jihan: iya jadi , langsung ketemu di mall ya
Seno: iyaah , pakai bando yang aku beliin ya besok
Jihan: iya , btw makasih banget bando nya
Jihan; iya good night tooπ«
Jihan:π
Seno:π
akhir isi pesan mereka
isi pesan Bella dan nathan
nathan: Bella mau ya jadi pacar gue plissπ
Bella; gakk!
Nathan: why?
Bella: gak ya gak!
nathan: ya kasih tau asalan nya kenapa?
Bella: pokonya gue gamau titik !
Nathan : oke kalo gamau jadi pacar gue , jadi TTM aja gimana?
Bella: ngga Nathan ya ngga!
Nathan: kenapa?
Bella: ga ada alasannya !, udah Lo tidur sana!
Nathan: oke berhubung ini udah malam gue tidur tapi besok gue bakal chat Lo lagi , good night Bellaπ₯°πΉππβ₯οΈππ
Bella: idih lebay banget Lo!
nathan: jawab dulu kalau ngga gue ga bakal berhenti ngechat Lo
Bella: oke oke gue jawab good night nathan
Nathan : pakai emott!
Bella: good night nathan β₯οΈπ
Nathan: ilangin emott yang kuning!
Bella: good night nathan β₯οΈ
***
***
***
***
***
***
"uhuh ribet banget sih ah!" gerutu Bella yang terdengar oleh Jihan berusaha untuk tidur
"kenapa bel" tanya Jihan yang berada bersebrangan dengan Bella
"gapapa ko, Lo belum tidur " tanya Bella Jihan menggelang kan kepalanya Karna sekarang sudah pukul 11:45
"kapan mau tidur Lo udah malam juga" ucap Bella
"gatau deh gue masih belum ngantuk" jawab Jihan ,Karna Bella masih ingin ngobrol dengan Jihan Bella menggeser Salma yang berada ditengah
"maaf ya sal gue geser" ucap Bella berbisik
"kenapa ko bisa Lo belum ngantuk" tanya Bella
"gatau gue bingung " jawab Jihan
"kok bingung?" tanya Bella
"ya bingung aja sama perasaan gue yang campur aduk" jawab Jihan
"maksudnya?" tanya Bella yang semakin penasaran
"gue bingung sebenarnya gue suka sama Seno atau suka sama Nathan" ucap Jihan yang membuat Bella kaget
***
"maksud Lo , Lo suka sama dua orang sekaligus " jawab Bella
"gatau bel , gue suka nathan , tapi gue gatau perasaan gue sama Seno gimana" ucap jihan
"Lo kalo ketemu Seno atau lagi bareng dia Lo ngerasa deg degan ga" tanya Bella
"kadang sih" jawab Jihan
"kalo sama Nathan?' tanya Bella lagi
"sama" jawab Jihan
"ya berarti Lo suka sama Seno dan juga sama nathan" ucap bella
"masa iya gue suka sama 2 cowo sekaligus" jawab Jihan tidak percaya
"mungkin aja , semua yang ada di dunia ini ga ada yang ga mungkin han" Jawab Bella
"tapi Bella kalo gue suka dua dua nya gimana ya cara ngilangin rasa suka gue diantara mereka" tanya Jihan
"Lo harus pilih salah satu diantara mereka berdua" Jawa Bella
"berarti bener Lo suka sama mereka berdua" timpal Bella
"mungkin...eh...gatau..deh" jawab Jihan
"kalau belum yakin ,yakiin dulu diri Lo" ucap Bella
***
"gitu ya" jawab Jihan
"udah malam nih gue tidur duluan ya , good night Jihan" ucap Bella
"too" jawab Jihan , Jihan melamun sambil memikir kan apakah dia menyukai dua laki laki itu , sampai ia tak sadar bahwa diri nya sudah tertidur pulas
skipp besok
pagi nya pukul 08;00 Bella dan Jihan masih tertidur Salma sudah bangun dulu dari tadi pun segera mandi tapi masih melihat mereka berdua belum bangun dari tidur nya Salma pun membangunkan mereka
"Jihan Bella bangun" ucap Salma
"bangun Bella Jihan" ucap sambil menarik selimut yang menutup mereka berdua
"kalian semalam bergadang ya" ucap Salma masih terus berusaha untuk membangun kan jihan dan Bella
"hei kalian , kenapa ga bangun juga sih cape tau teriak teriak" ucap Salma lagi yang masih terus berusaha membangun mereka , Salma membuka gorden jendela kamar Bella lebar lebar ,menarik selimut mereka juga bantal dan guling mereka dan tidak lupa Salma mematikan AC dan membuka jendala kamar Bella
***
20 menit kemudian
"duh ko panas banget ya" ucap Jihan masih dengan ka
keadaan mata tertutup
"iya nih mana terang banget lagi " sahut Bella dengan keadaan yang sama dengan Jihan , Salma yang melihat mereka berdua hanya bisa tertawa kecil
"ini bantal sama guling nya mana sih" ucap Bella mencari bantal dan guling di sekeliling mereka namu tidak ada Karna Bella paling tidak bisa tidur tanpa bantal dan guling
Jihan sontak bangun Karna tidak tahan dengan hawa yang begitu panas sampai keringat bercucuran di kepala Jihan
"Salma Lo matiin AC ya" tanya Jihan bangun dari tidur nya lalu duduk diposisi dia bangun sambil menggaruk garuk kepalanya dan mata nya masih berusaha untuk terbuka
"ngg...ngg..ga tuh orang listrik nya lagi mati" jawab Salma gugup karna Salma takut kalau Jihan marah
"mana mungkin listrik nya mati orang udah dibayar ko ...halu Lo...ya" sahut Bella duduk di tepi ranjang
***
"okeoke gue jujur gue mati AC ,narik selimut, ngambil, bantal dan guling juga gue yang buka gorden dan jendalanya kalian jangan marah ya" ucap Salma memohon dengan kedua tangan di (π)
Karna masih setengah sadar Jihan dan Bella hanya liat liatan dengan tatap kosong
***
"ohhh" jawab Jihan dan Bella
"lah kalian ga marah?" tanya Salma bingung
"ngga kok" jawab Bella dan Jihan
"emang lo ngapain ya" tanya Jihan masih bingung dan kini ia susah mulai sadar sepenuhnya begitu juga Bella
Salma menjelaskan lagi apa yang dilakukan tadi itu membuat Jihan dan Bella saling tatap tatapan , Salma yang masih bingung hanya memperhatikan mereka berdua yang sedang bertatap ria
Bella dan Jihan tiba tiba menggagukan kepala mereka dan....
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
*author mau ngucapin terima kasih buat yang masih setia membaca cerita author semoga kalian ga bosan ya author mau kasih sedikit spolier jadi nanti saat jihan mulai kls9 makin banyak konflik yang ada didalam nya semoga saat cerita nya tamat tidak sad ending ya
oke segitu aja author pamitt terimasih sampai jumpai
***
***
next eps ya* π