
setelah Jihan dari kantor David Jihan main dulu dirumah Salma sampai pukul 15:43 lalu Jihan pulang kerumah sampai dirumah , Jihan langsung masuk kamar nya
untuk mandi dan bersih bersih, setelah mandi ia memakai baju nya lalu pergi merebahkan tubuhnya diranjang empuk milik nya
waktu sudah menunjukan pukul 16:05 , saat Jihan ingin memejamkan mata nya Ting ada pesan masuk dari ponsel Jihan
"Jihan" Nathan
"lagi sibuk ga , keluar yuk" Nathan
"yuk,,,,gue siap siap ya" Jihan ,
"Nathan kenapa ya ngajak keluar , ah gapapa yang penting keluar bareng Nathan" ucap Jihan pada diri nya sendiri , iya kegirangan sampai ia loncat loncat
Karna Jihan sudah mandi jadi Jihan hanya Menganti baju nya saja
Nathan menjemput Jihan didepan rumah , Nathan pun memencet bel rumah Jihan
tak lama seorang pelayan membukakan pintu nya ,Nathan kagum saat ia sampai diruang tamu ada foto Jihan saat kecil foto itu berukuran sangat besar
' lucu banget , foto deh' gumam Nathan dan langsung memoto , foto kecil Jihan itu , Nathan duduk disofa menunggu Jihan turun dari kamar nya
didapur
"pertama kali nya ada seorang cowok yang datang untuk menemui nona Jihan" ucap nina
"iyaa , kalau tidak salah tuan yang menunggu didepan itu tuan muda dari keluarga Wijaya pratama kan" jawab pelayan lain yang bernama ani
"oh Wijaya pratama yang tidak kalah kaya dengan tuan David" jawab Nina
"begitu lah " jawab ani
"tapi tetap saja tuan David masih jauh lebih kaya dibanting tuan Wijaya" jawab Nina
***
"iya juga sih secara tuan David sudah internasional , sedangkan tuan Wijaya hanya negara kita saja" sambung Ani
"sudah sudah ko kalian malah jadi gosip" ucap Inah
"maaf bi Inah" ucap Ani dan nina kompak
"Bi...menurut bibi kalau keluarga mahendra dan keluarga Pratama menjalin hubungan keluarga akan seperti apa" tanya Nina
"tidak akan apa apa semua berhak menjalin hubungan dengan kelurga mana pun" jawab bi Inah tanpa teralih saat ia sedang membuat minuman untuk Nathan
**
"maksud Nina , keluarga pratama dan kelurga mahendra terikat tali pernikahan akan bagaimana bi" kata kata Nina sontak membuat Bi inah kaget
"sudah kamu malah makin ngawur , antara ini ke den Nathan diruang tamu" tegas bi Inah lalu Nina mengantarkan minuman untuk nathan
ruang tamu
disana sudah ada Jihan mereka tidak langsung berangkat Karna Nathan mengajak Jihan mengobrol obrol dulu sebentar Nathan tampak kaget karna Jihan dan ia memakai kaos berwarna senada
"kaos kita sama" ucap Nathan menunjuk kaos milik nya dan yang ia kenakan
visual👇
"oh iya , bener kalau Lo ga nyaman gue ganti aja gimana" ucap Jihan Karna ia tidak enak kalau sampai Nathan keberatan Karna memakai kaos yang senada dengan nya
"gapapa ko gue suka" ucap Nathan sontak membuat pipi Jihan memerah Jihan mangalih kan pandangan nya
' tan lo ngomong apa sih' batin Nathan dengan segera Nathan mengalihkan topik pembicaraan mereka
"Jihan itu foto Lo waktu kecil ya" tanya Nathan
"iya itu , foto gue pas ultah dulu" jawab Jihan ,lalu Nina datang untuk memberikan minuman
"permisi non , den ini minuman nya" ucap Nina menunduk hormat pada majikan dan tamu
"makasih " jawab nathan
"terima kasih bi" jawab jihan
' kalau dipikir pikir non Jihan sama den Nathan mirip ya' batin Nina lalu pergi meninggalkan mereka berdua
"Jihan....hubungan Lo sama Seno gimana" tanya Nathan
"gatau" jawab Jihan
"kenapa, Seno nyakitin Lo ya" kata Nathan yang asal tebak saja
"ngga ko....gue cuma bingung aja" jawab Jihan tersenyum
"bingung ,kenapa?" tanya Nathan yang sangat penasaran
"Tan berangkat yuk , udah hampir jam 5 sore" ucap Jihan mengalihkan pembicaraan
"ya sudah yuk" ajak Nathan mereka pergi keluar bersama
diperjalanan banyak yang mereka bicarakan
"nathan....Lo kenapa ga punya pacar" tanya Jihan
"gapapa....gue belum ketemu yang pas aja" jawab Nathan mata nya seperti penuh harap saat melihat jihan
mereka pun sampai dimall
"kita mau kemana dulu" tanya Nathan
"terserah lo deh" jawab Jihan ,Nathan mengajak Jihan untuk bermain game dimall itu setelah mereka bersenang dengan banyak permainan disana Nathan mengajak Jihan untuk makan karena memang sudah waktu nya makan malam
***
mereka kerestoranl seafood
mereka memesan makan yang mereka ingin makan
"mba saya pesan udang saus tiram ya" ucapan Jihan sontak membuat Nathan kaget
"Lo suka udang saus tiram" tanya nathan penuh semangat
"iyaa , udang saus tiram itu makanan kesukaan gue" jawab Jihan santai
"udang saus tiram juga makanan kesukaan gue" sahut Nathan tersenyum lalu Nathan juga ikut memesan udang saus tiram yang Jihan pesan tadi
"wah berarti kita sama dong" sambung Jihan tersenyum ke arah nathan
' senyuman yang selalu bikin gue makin ,pengen ada dideket Lo terus Han ' gumam nathan yang membalas senyuman Jihan
mereka memakan makanan nya sambil berbicara bicara kecil saat sedang makan mulut Nathan blepotan dengan saus tiram disekeliling bibir nya , Jihan dengan melihat itu terkekeh lalu mengambil tisu dan mengelap bibir Nathan seraya berkata
"Lo kalau makan kayak anak kecil aja, blepotan" kata Jihan masih terkekeh melihat Nathan tadi , Nathan melihat kearah Jihan yang terkekeh mata jihan seperti menghilang membuat Nathan yang gemas mencubit pelan pipi Jihan
"iihh gumush banget sih" ucap nathan Jihan yang kaget jadi tertawa lagi dengan tingkah lucu nathan
' kiyowo banget pengen cubit juga ' batin Jihan
mereka menghabiskan makanan nya lalu pergi mengelilingi mall , tanpa mereka sadari sejak mereka berdua keluar dari restoran seafood tadi mereka berpegangan tangan
***
***
"Tan gue mau kesitu" ucap Jihan menunjuk ke toko aksesoris , jihan langsung menarik nathan ke toko aksesoris itu
***
***
***
***
***
***
***
***
"Lo mau beli apa kesini" tanya Nathan
"mau beli sesuatu" jawab Jihan, ia celangak celinguk
"bando" tanya Nathan ,Jihan menggelengkan kepalanya
***
***
***
"terus?" tanya nathan lagi
"itu dia" ucap Jihan yang langsung mengambil sepasang gelang dan menarik tangan Nathan tanpa aba aba Jihan menarik natab kekasir
dikasir
"mba saya mau ini" ucap Jihan memberikan sepasang gelang yang ia ambil tadi ,
penjaga kasir melihat Nathan dan Jihan dari atas sampai bawah
"kalian sepasang kekasih ya" ucap penjaga tersebut , bagaimana tidak mereka bergandengan tangan sendari tadi, lalu baju warna baju mereka senada
Jihan mendengar itu membelalakkan matanya dan melepas tangan nya yang mengandeng Nathan
' malu banget ' batin Jihan
' pakai omong nih sih mba nya , jadi dilepas kan pegangan nya' batin Nathan
Jihan mengambil barang yang ia kasih ke penjaga tadi untuk di cek harga nya lalu ia membayar dan pergi meninggalkan Nathan begitu saja
***
***
***
"eh....bukannya yang tadi Jihan Mahendra dan Nathan Wijaya pratama ya , kenapa saya ga minta foto tadi" gerutu penjaga kasir tadi Karna ia sampai lupa kalau ada orang yang sedang viral sekarang sekarang ini
***
***
***
***
***
***
Jihan berhenti berlari saat nathan memanggil namanya
"Jihan" panggil nathan , lalu Jihan berhenti dan duduk dibangku yang tak jauh dari tempat ia berhenti tadi
"Lo kenapa ninggalin gue tadi" tanya Nathan
"maaf deh" jawab jihan
"oh...ya..tadi Lo beli apa , disana" tanya Nathan lalu Jihan mengeluarkan sepasang gelang dari paper bag
"ini" ucap Jihan menunjukan sepasang gelang itu
"bagus" ucap Nathan mengambil salah satu nya
"ambil aja kalau Lo mau....gue emang beli buat Lo ko" jawab Jihan
"beneran....kenapa beli buat gue" tanya nathan
"Karna lo...udah jadi sahabat terbaik gue jadi gue beliin gelang ini....gue juga punya jadi kita kembaran deh" jelas Jihan dwngan penuh senyum di wajah nya ,nathan membalas senyuman itu
"gue juga punya sesuatu buat Lo" ucap Nathan , ia mengambil kota yang ada dikantong celana nya dan ia berikan kejihan
"nih....buka nya dirumah aja ya" pinta Nathan,Jihan menurut lalu memasuk kan kota itu ke tas nya
"gue beli pas kabur duluan tadi" jawab nathan , Jihan tertawa mendengar itu Karna ia jadi mengingat bagaimana saat ia kabur tadi
"sudah....tidak ada yang ingin dibeli kan,, pulang yuk" ajak Nathan ,Jihan mengaguk lalu mereka jalan beriringan sampai diparkiran
saat sedang menunggu jemputan nathan....Jihan tertidur dibangku taman disamping Nathan
"tidur ya" ucap Nathan dengan suara lembut nya ia membelai rambut Jihan...taklama sopir nathan datang ketika Nathan ingin membangun kan jihan ,ia tak tega karna Jihan tertidur sangat pulas namun saat hendak menggendong jihan...
"rok nya pendek banget sih...Han gimana gue gendong nya kalau nanti keliatan gimana" ucap Nathan berbicara pada diri nya sendiri , akhirnya ia mengambil jaket yang ada di mobil nya lalu ia ikatkan dipinggang Jihan....
lalu Nathan menggendong Jihan namun Nathan kaget karna....
' Jihan ko Lo enteng banget sih....gue kayak gendong angin tau gak' gumam Nathan ia menaruh tubuh Jihan perlahan dikursi mobil , tak lupa nathan juga menurunkan kursinya agar Jihan lebih nyaman
***
***
***
***
***
saat diperjalanan Nathan memperhatikan setiap inci wajah jiha ia , sangat senang Karna bisa melihat wajah Jihan dari dekat
' cantik ' batin Nathan.....Karna Nathan takut Jihan terbangun jadi ia memutuskan untuk bermain ponsel agar tidak terus terusan menatap wajah jihan
mobil Nathan pun sampai dirumah Jihan mereka harus melewati halaman rumah Jihan yang sangat luas baru mereka bisa sampai didepan pintu masuk utama rumah keluarga Mahendra...
nathan memencet bel lalu , pelayan nya keluar Nathan meminta pelayan untuk memanggil kan sesorang untuk mengangkat Jihan tapi...Zoya dan Karin tiba tiba lewat
"cari siapa ya" tanya Karin
"oh...tidak cari siapa siapa Tante aku mau nganter Jihan,,,,jihan tertidur didalam mobil sekarang" jelas Nathan
dengan segera Zoya menarik tangan Karin sebelum itu Zoya sudah pamit dengan Nathan
"Karin sepertinya...ini cowo yang Jihan suka deh" ucap zoya berbisik membelakangi Nathan
"dari mana kamu tau" tanya Karin
"Jihan sering cerita pada ku" jawab Zoya
"jadi...maksud kamu apa" tanya Karin heran
"kita biarkan saja....siapa dia namanya" ucap Zoya yang bingung Karna belum mengetahui nama orang yang mengantar Jihan itu
"maaf...nama kamu siapa ya" tanya Zoya dengan polos nya
"nathan Tante" jawab Nathan tersenyum
"terima kasih...sebentar ya" jawab Zoya lagu lalu berdisku lagi dengan Karin
' sebenarnya apa yang sedang mereka berdua bicara kan ' gumam Nathan
"maaf....ya menunggu lama...kamu langsung bawa Jihan naik saja kekamar nya.... Karna sedang tidak ada kakak dan papahnya Jihan" ucap Karin dengan penuh ekspersi
"iyaa benar jadi kami minta tolong kamu yang gendong jihan kekamar nya ya" sambung Zoya
"apa...tidak apa apa kalau saya masuk kamar Jihan Tante" tanya Nathan Karna ia belum pernah masuk kekamar seorang wanita
"boleh...silahkan" jawab Karin dan Zoya kompak
Karna sudah diijin kan Nathan membawa jihan naik keatas,,,, saat Nathan sampai dikamar dan menaruh Jihan diranjang nya lalu ia segera keluar Karna ia merasa tidak pantas seorang laki laki masuk kekamar wanita meski sudah mendapatkan ijin
***
***
***
***
***
***
Nathan sudah turun ke bawah lagi ia langsung berpamitan Karna waktu sudah menunjukan pukul 10:22 , setelah Nathan pergi Karin dan Zoya bertos ria Karna mereka berhasil menyuruh Nathan tanpa ketahuan 2 orang laki laki yang sangat sayang dengan Jihan sampai Jihan tidak boleh disentuh laki laki lain....
***
***
***
***
***
"Tante Karin dan mamah sedang apa" tanya Edwin yang tiba tiba datang ia melihat kedua mamah nya sedang bertos ria.
"tidak apa apa...ko kita hanya bermain tos tosan seperti dulu" jawab Zoya sedikit gugup
"oh, kalau gitu aku masuk kamar duluan ya mah" ucap Edwin yang masih bingung dengan kelakuan kedua mamah nya
"selamat" ucap Karin dan Zoya
"mah...Tante apa Jihan sudah pulang" tanya Edwin
"sudah sayang Jihan sudah pulang mungkin juga sudah tidur" ucap Zoya
"oh oke.....good night semuanya" ucap edwin lalu segera naik tangga
"Zoya agar kita tidak dicurigai sekarang kita harus masuk kamar..." ucap Karin
"iyaa benar" jawab Zoya
mereka pun segera masuk kamar mereka masing masing....agar tidak ketahuan David yang masih ada diruang kerja nya
***
***
***
kamar Nathan
Nathan mengingat ingat hari ini saat iya pergi bersama Jihan juga saat Jihan mengandeng tangan Nathan,,,,Nathan juga mengingat bagaimana reaksi senyumnya yang selalu nathan suka
"andai kita lebih banyak punya waktu ya han" ucap Nathan pada diri nya sendiri
"gue pengen banget,,,Lo jadi pacar gue...tapi itu ga mungkin" timpal Nathan
"gue bisa jalan dan dianggap sahabat sama lo saja gue seneng banget Han" sambung nya lagi
"dah gue mau tidur siapa tau gue mimpiin Elo Han" ucapnya lalu ia tertidur terlelap Karna memang hari ini cukup menguras energi untuk Nathan dan Jihan...
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
besok paginya....pagi yang sangat cerah...Jihan dan Edwin hari ini tidak sekolah karna mereka libur setelah UKK yang mereka lakukan Minggu kemarin seperti biasa ketika bangun pagi ,Jihan pergi keteras kamar nya untuk menghirup udara pagi yang masih sejuk dan menyegarkan
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
***
lanjutt Next eps ya😊