
ditoilet
brukk
"maaf saya tidak sengaja" ucap seorang pria yang menabrak Jihan
"ah..iya saya juga tidak melihat" jawab Jihan merapikan baju nya lalu dibantu Jihan untuk bangun bangun oleh pria itu
"maaf baju nona jadi basah begini" ucap pria tersebut
"tidak papa ko" jawab Jihan
' gue ko ga marah kenapa ya ' gumam Jihan dalam hati
"oke untuk menebus kesalahan saya...ini kartu nama saya nona bisa hubungi saya kapan saja" jawab pria tersebut
"ah~ terimakasih.., padahal tidak usah" jawab jihan
"tidak papa , saya permisi dulu ya" jawab orang tersebut , Jihan memasukan kartu namanya kedalam tas lalu pergi ketoilet...
15 menit kemudian jihan kembali dari toilet dan langsung ingin pamit ke papah juga mamahnya Karna Jihan pulang duluan..
"pah mah aku pulang duluan ya aku udah cape" ucap Jihan
"nanti dulu lah sayang" jawab david
"sudah lah vid biarkan besok Jihan juga harus sekolah kan" sambung zoya
"ya sudah kamu pulang sama siapa" tanya David
"ka Edwin pah" jawab Jihan
"terus kakak kamunya mana" tanya David lagi
"tau deh nanti aku coba telpon deh" jawab Jihan
Jihan pun menelpon Edwin untuk mengajak pulang bareng
"halo ka ,aku mau pulang duluan kakak ikut ga" tanya di jihan ditelpon
"iyaa sebentar nanti kakak kesana" jawab Edwin , langsung mematikan ponsel nya , tak lama Edwin datang dan langsung pulang bareng Jihan
author mau skip sampai bsk disekolah aja ya😊
besok nya disekolah saat istirahat
"kemarin Lo ko ga datang ke acara ultah bokap gue sih" ucap Seno pada Reza
"iya maaf gue ketiduran" jawab reza
"girl maaf ya kalo gue ga ngundang kalian" permintaan maaf Seno pada ( Jihan , Bella , dan salma)
"iya gapapa ko" jawab Bella dan Salma
"semalam itu kayak nya gue ngeliat Jihan deh" ucap nathan Jihan kaget
uhuk uhuk uhuk
Jihan batuk mendengar ucapan nathan
"Lo kenapa han" ucap Bella dan salma panik
"Jihan Lo gapapa" ucap Nathan
"kamu kenapa" ucap Seno
"kalian pada kompak banget sih gue gapapa ko" jawab Jihan tersenyum
' ada yang aneh sama Jihan ' gumam Reza dalam hati
"bener gapapa" ucap Seno khawatir
"iya gapapa ko" jawab Jihan , selesai istirahat dikelas 8a , Seno menarik tangan Jihan untuk ikut dengan nya
' Jihan sama Seno mau kemana ya ' gumam Nathan
didepan kelas
"Lo mau bawa gue kemana" tanya Jihan
"ke taman" jawab Seno singkat
' Seno ngapain ya narik tangan Jihan gue harus ikutin mereka ' gumam Bella mengikuti mereka
ditaman
"Jihan gue pengen ngungkapin sesuatu " ucap Seno
"apa?" jawab Jihan bingung
"guee...su..." belum selesai Seno bicara tiba tiba Bella datang
"hai Seno Jihan kalian ngapain disini" sapa Bella sok polos
"ga ngapa ngapain ko seno cuma mau ngomong aja" jawab Jihan
"Lo ko tiba tiba ada disini" ucap Seno ketus
"tadi gue cuma kebetulan lewat aja ko" jawab Bella berbohong
"bener" ucap Seno memastikan sambil mengerutkan dahinya
"iyaa..Han anterin ketoilet yu kebelet" pinta Bella mengalihkan pembicaraan
"ya...Seno gue tinggal dulu ya" ucap Jihan
"iya.." jawab Seno
toilet
"tadi Lo ngapain Han sama Seno ditaman" ucap Bella seperti mengintrogasi
"ga ngapa ngapain tadinya dia mau ngomong sesuatu tapi ga jadi Karna ada Lo" jawab Jihan
"jadi Lo nyalahin gue" jawab Bella ketus
"ngga ko bercanda" jawab Jihan
' aneh banget sih bella gitu aja sensi ' gumam Jihan dalam hati kesal
pulang sekolah
' pokonya gue hari ini harus ungkapin perasaan gue sama Jihan hari ini' gumam Seno dalam hati
dilobby sekolah
"Jihan" panggil Seno dengan wajah yang agak tegang
"iya" jawab Jihan singkat
"Lo ikut gue sebentar aja" ucap Seno
"oke..." jawab Jihan bingung Karna dari tadi Seno terus menerus mengajaknya untuk bicara
Karna Seno takut bakal ada yang ngikutin dan nguping pembicaranya dengan Jihan seno mengajak Jihan kekamar mandi lalu mengunci pintu kamar mandi nya , dikamar mandi itu hanya ada Seno dan Jihan .
"Lo ko dikunci no" ujar Jihan mulai takut
"ngga ko tenang aja gue ga mau ngapa ngapain Lo ko gue cuma mau bilang...* ucap Seno
"iya mau bilang apa cepet gue takut kalo nanti kita disangka ngapa ngapain didalam toilet berduaan!" jawab Jihan mulai panik
"iyaiya gue tau makanya Lo dengerin dulu oke!" jawab seno yang ikutan panik
"gue..mau..nanti malam kita kencan oke gue bakal jemput Lo" ucap Seno
"kencan?" tanya Jihan
"iya gue pengen kita kencan!" jawab Seno agak menekan Jihan
' susah gue kalo harus nolak ,pokoknya cuma kencan aja ko ga usah dibawa baper nanti nya ' gumam Jihan dalam
"oke gue mau berapa" jawab Jihan
"19:30 aku jemput kamu atau kita langsung ketemu aja dimall nya" tanya Seno
"langsung ketemu dimall nya aja oke , sekarang buka pintu toilet nya kita balik lagi kelobby" jelas Jihan ,Seno menganggukan kepala nya lalu membukakan pintu dan pergi kelobby bersama Jihan
lobby
"kalian berdua dari mana aja sih ko lama banget" tanya bella agak kesal Karna Jihan pergi bersama Seno hampir setengah jam
"ga dari mana mana ko , pak Dewo udah datang" jawab Jihan yang langsung mengalihkan pembicaraan
"sudah tuh lagi nunggu didepan ayo kita pulang" ujar bella yang langsung menarik tangan Jihan
"iyaya sabar" jawab jihan
"semuanya kita pulang dulu ya" ucap Salma pamitan
"bay reza~" ucap Salma sambil memberikan flaykiss
"bay too" jawab Reza mengambil flaykiss yang Salma berikan dan dimasukan ke saku baju nya
"udah Lo jangan liat liatan aja ayo kita juga udah harus balik" ucap Seno merangkul Reza , Nathan masih berdiri disitu sambil menatap Jihan pergi
"Tan ayo balik liatin apa sih" teriak Reza
"iya bentar" jawab Nathan langsung berlari menghampiri kedua sahabatnya itu
skipp waktu Jihan dan Seno kencan ah ciee kencan hehe
jadi author mau kasih liat ootd nya Jihan sama Seno oke😉
ootd jihan
*Karna Jihan prangnya gamau yang ribet jadi yang gini aja deh
ootd seno*
rapi.banget ya Seno hehe
dimall Jihan dan Seno agak terasa canggung namun Jihan memecahkan ke canggung nya dengan mengajak Seno untuk membeli eskrim ditempat biasa Jihan membeli eskrim
"seno..kita kesitu yu" ajak Jihan menunjuk toko eskrim tersebut
"kamu mau eskrim?" tanya Seno
"iya situ yuk" sambil menarik tangan Seno ketoko eskrim itu Jihan memesan eskrim ras Oreo dan Seno memesan rasa taro , setelah membeli eskrim mereka berdua berjalan jalan mengelilingi mall sambil bernicara sedikit tentang masalah sekolah dll, saat mereka sedang mengelilingi mall Jihan mengajak Seno untuk membeli bando untuk Salma
"kita mau kemana lagi" tanya Seno
"tadi Salma chat gue minta tolong beliin bando dulu yu anterin gue ketoko aksesoris" ucap jihan , lagi lagi tanpa sadar Jihan menarik tangan Seno.
sesampai nya ditoko aksesoris
jihan mencari cari bando untuk Salma sambil vc dengan Salma , disisi lain juga Seno sedang mencari sesuatu yang cocok untuk Jihan dan akhirnya saat Jihan sudah selesai dan membayar Seno mengajak Jihan untuk duduk disalah satu tempat istirahat yang ada dimall tersebut...
keheningan dan canggung pun terjadi lagi dan sekarang seno yang memecahkan keheningan
"Jihan ada hal ingin aku ungkapkan sama kamu" ucap Seno
"mau ngungkap in apa dari tadi disekolah juga gitu terus" jawab jihan
"aku...aku...aku...aku..itu suka sama kamu"
deg ( jantung Jihan Karna kaget dengan ucapan Seno )
ucap Seno gugup dan langsung berbalik badan Karna takut Jihan menolak atau marah padanya tapi jawaban Jihan
...
' pantas saja sejak dari gue makan malam sama Seno dia mulai manggil dengan sebutan aku kamu , dan gue baru sadar sekarang gue harus gimana, gue gamau bikin dia sakit hati jadi gue harus apa ' gumam Jihan dalam hati Jihan mulai sedikit bingung mau jawab apa hening terjadi lagi selama hampir 5 menit akhirnya pun Jihan memutuskan untuk menjawab....
"Seno sebenernya gue gatau kalo Lo suka sama gue tapi..." ucap Jihan pada Seno , Seno pun hanya mendengarkan saja ,. Seno sudah siap hati jika Jihan akan menolak nya
"gue ga bisa untuk pacaran..."sambung Jihan
"kalo Lo mau apa kita pdkt dulu aja biar gue bisa kenal Lo dulu ,. dan gue bisa belajar suka juga sama Lo " sambung Jihan lagi , berat untuk Jihan mengucapkan itu tapi Karna Jihan tidak ingin menyakiti hati Seno jadi Jihan harus jawab seperti itu
"aku ngerti ko Han...kalo kamu mau nya kayak gitu aku setuju aja" jawab seno , Jihan melihat kearah Seno dan tersenyum
"oh ya Han aku tadi beli ini buat kamu" ucap seno sambil mengeluarkan sesuatu dari saku baju nya
"ini" ucap Seno sambil memperlihatkan beda tersebut
"bagus banget kapan Lo beli nya ko gue ga tau" ucap Jihan langsung mengambil salah satu dari kedua jepitan tersebut
"bagus" jawab Seno dijawab Jihan dengan mengagukan kepala nya
"lebih bagus kalau disini" sambung Seno seraya memakai kedua jepitan itu dirambut Jihan yang terurai Seno memakai kan jepitan itu secara menyilang
entah sejak kapan Jihan jadi suka rambutnya terurai tapi tidak sering hanya saat ia mood saja
"cantik" ucap Seno yang melihat rambut dan wajah jihan lebih cantik ketika memakai jepitan pemberiannya , mendengarkan kata kata itu Jihan pun jadi malu wajah nya memarah dan segera memalingkan wajahnya agar tidak dilihat Seno sontak membuat Seno tertawa
"hahahaha...' tawa seno
"kenapa Han" sambung seno
"gapapa ko pulang yuk no udah malam nih" ucap Jihan
"ya sudah ayo ,.aku antar ya" jawab Seno , Seno merasa senang meski Jihan tidak menerimanya tapi jihan memilih untuk belajar suka pada Seno itu yang membuat Seno senang
skipp sesampai nya dirumah kelurga Mahendra , Seno tidak mengantar Jihan sampai depan rumah tapi hanya didepan pintu perumahan tempat Jihan tinggal , Karna Jihan takut kalau rahasianya akan terbongkar nanti
kamar jihan
"hadeh seneng sih Seno ungkapin perasan nya sama gue tapi gue juga sedih , perasaan gue ke Nathan nanti gimana?,terus kalo lama lama gue suka sama Seno haduh gimana dong" ucap Jihan berbicara sendiri sambil menutup wajah nya dengan bantal
"tapi kan gue ga pacaran , tapi kalo nanti dia nanya soal gue udah suka apa belum gimana" ujar Jihan mengacak acak rambut nya sendiri
"hah gue harus gimana besok pasti Seno nempel terus nanti Nathan cemburu kga ya , ah ngarep banget sih " sambung Jihan yang masih bicara sendiri , Edwin yang kebetulan sedang lewat depan kamar jihan , Edwin mendengar Jihan yah sedang ngomel ngomel sendiri pun mengetuk pintu kamar Jihan
tok tok tok
"Jihan kamu gapapa" tanya Edwin dari depan pintu kamar Jihan
"kga papa ko kak" jawab Jihan dari dalam kamar
"bener , apa kamu mau cerita sama kakak" jawab Edwin dan menawarkan diri untuk mendengarkan cerita sang adik tersayang nya , jihan yang didalam kamar pun mempertimbangkan tawaran sang kakak dan akhirnya jihan membukakan pintu.kamar nya...
"masuk kak" kata Jihan , tanpa basa basi Edwin pun masuk kamar Jihan dan duduk di sudut ranjang , Jihan menutup kembali pintu kamar nya
"kamu kenapa" tanya Edwin
"aku baru aja ditembak cowok tadi kak" jawab Jihan agak lusuh
"loh bagus dong, tapi kok kamu ga semangat gitu" tanya Edwin
"yang nembak aku itu bukan cowok yang aku suka , dia temennya cowok yang aku suka kak" jelas Jihan
"bisa gitu , kamu suka sama temennya pacar kamu.." ujar Edwin yg langsung disela jihan
"bukan pacar" sela Jihan
"terus?" tanya Edwin
"cuma temen tp mulai bsk kita pdktan" jawab jihan
"coba kamu jelasin dari awal terus kamu kasih tau kakak siapa nama orang yang kamu suka sama yang suka sama kamu" jawab Edwin memperjelas , Jihan pun menceritakan semua detail cerita cinta Jihan
"oh gitu jadi yang nembak kamu itu Seno temen nya Nathan . sedangkan orang yang kamu suka itu Nathan buka Seno"ucap Edwin
"iya jadi aku harus gimana kak aku ngga enak kalo harus nolak Seno, Seno udah baik sama aku dia juga orangnya perhatian " jawab Jihan
"menurut kakak kamu harus , kamu pilih sama orang yang sering bikin kamu bahagia dan bikin kamu seneng dan juga yang terpenting yang sayang juga cinta sama kamu udah itu aja" jelas Edwin
"jadi dalam arti aku harus milih Seno" jawab Jihan mulai mengerti perkataan Edwin
"seperti itu" jawab Edwin singkat
"tapi aku ga suka sama dia gimana dong kak " sambung jihan
"rasa suka , sayang dan cinta itu bisa datang dimana aja dan kapan saja kga mandang harta, tahta dan sebagai nya yang namanya orang kalau sudah cinta ya cinta aja mereka ga akan mandang apapun , anggap aja cinta itu buta" jelas Edwin
"tapi kalau aku masih belum bisa suka gimana kak" tanya Jihan
"mungkin memang bukan jodoh" jawab Edwin
"sudah tidur ini dah malam kakak balik kamar dulu ya" sambung Edwin
"good night my brother" ucap Jihan
"good ntght too my sister" jawab Edwin lalu berjalan kembali kekamarnya.....
zzz
zzz
zzz
zzz
zzz
zzz
lanjut next eps ya😊