LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
ultah sekolah cahaya bangsa 2



"tapi sebelum pak polisi membawa mereka kekantor polisi ,ada hal yang ingin aku katakan... pelaku dari kejadian kebakaran di ruang BK adalah.....


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


"tiara lovi danuarta dan Iva sandra" ucapan Jihan sontak membuat semua kaget terutama ria Karna Jihan tidak pernah cerita tentang kejadian kebakaran itu


"tapi nak Jihan kasus itu sudah ditutup polisi bahkan tidak menemukan titik terang" jawab Ray


"karna Jihan yang membuat polisi tidak menemukan titik terang , agar Jihan lah yang dapat membongkar ini bersama dengan kasus Tiara dan Iva yang lain" jawab Jihan


"apa,, bagaimana bisa" tanya Ray


"jadi... saya menemukan sidik jari milik Tiara ,saya menghapus sidik jari yang tertinggal digagang laci itu,,, lalu saya juga yang merusak cctv diruangan pak ray , agar tidak ada yang bisa melihat nya ,,,," jelas Jihan


flashback on


disisi lain


rumah keluarga Danuarta


Tiara kehabisan pil Riklona ,,, dan Tiara tidak memiliki uang Karna uang nya juga habis dipakai belanja , Tiara mencoba meminta uang ke Alex sang ayah tapi alex tidak menggubris kata kata Tiara dan akhinya meminta pada dara tapi dara juga tidak menggubris


dengan perasaan yang kesal Tiara kembali kekamar nya ,lalu


"duh gimana nih gue ga ada uang lagi ....oh ya" ucap Tiara


Tiara menelpon Iva mengajak Iva untuk kesekolah tak lupa mereka memakai pakaian yang tertutup dan memakai masker


disekolah


"mau ngapain sih kita keruang BK" tanya Iva


"stuss udah diam aja" jawab Tiara ,, Tiara pergi kelaci lalu mengambil amplop coklat


"itu apaan Tiara" tanya Iva


"jadi tadi siang gue ga sengaja lewat nah gue liat pa Ray sedang hitung uang didalam amplop ini ,,, jadi kita ambil aja" jawab Tiara


"oh gue ngerti sekarang" sahut Iva


"kalian ngapain?!" teriak ria


"ada ria gimana nih" tanya Iva berbisik


"Lo tarik kesini ,,,terus Lo kebawah beli bensin nih" ucap Tiara


Iva menarik ria mendorong ketiara ,Tiara menangkap ria lalu diikat dikursi tak lama Iva datang membawa bensin dan korek


Tiara menguyur jerigen berisi besin itu seluruh ruang,,,,saat hendak menyalahkan korek Iva menarik tangan Tiara keluar ruangan


***


"Lo gila! , Lo mau bunuh dia!" ucap iva


"udah diam! aja ,,,dia juga nyimpen rahasia kita tau, biar dia mati aja sekalian bareng sama rahasia kita!" tegas Tiara yabg berunding dengan iva


"nanti kalau ketauan polisi gimana?!" tanya Iva


"makanya kita harus buang barang bukti ini!" jawab tiara menunjuk jerigen bensin itu


akhrinya Tiara melemparkan korek lalu pergi meninggalkan lokasi


flashback off


tiara mengingat ingat kejadian itu


"lalu...kamu tau dari mana kalau sidik jari itu punya Tiara" tanya seorang polisi


flashback on


jadi saat Jihan kembali dari sekolah untuk mengambil ponsel nya Jihan masuk kekamarnya


dikamarnya


"gue harus masukin ini semua kesini ,,gue yakin pasti Tiara bakal minta ponsel gue cepat atau lambat" ucap Jihan berbicara sendiri dimemasukan ples disk kelaptop nya


besok nya saat Jihan ke toilet


Jihan menemukan jerigen dibawah wetfel jerigen tersebut ditutup oleh plastik berwarna merah Karna menasaran Jihan mengambil plastik tersebut mengunakan sapu...agar sidik nya Jihan tidak tertinggal diplastik itu


Karna Jihan penasaran ia sedikit mencium dan tercium bau bensin segera Jihan menelpon kepala pengawal Jihan yang mantan detektif itu langsung mengecek jerigen dan sidik jari itu


Jihan juga meminta bantuan Jack untuk mengambil rekaman cctv diruangan BK dan menyuruh agar cctv itu dirusak


flashback off


"begitu pak kira kira" jawab Jihan seusai menceritakan semuanya


"baik nona Jihan makasih atas info nya dan barang bukti ,,,,,saya akan membawa mereka bertiga kekantor polisi" ucap pak polisi tersebut Jihan mengagukan kepalanya


Iva meronta ronta saat ingin dibawa kekantor polisi sedangkan dara dan Tiara hanya menutupi wajahnya Karna mereka sangat malu rahasia mereka terbongkar dan mereka juga malu karna pernah menghina Jihan sebagai anak pembantu


pukul 15:00


"halo anak anak semua,,,,Karna kalian sudah menunggu terlalu lama jadi besok kalian akan bapak liburkan kalian akan masuk kembali dihari Rabu terima kasih" ucap pak Ray anak anak yang mendengar itu sangat senang Karna mereka harus libur meski cuma satu hari


***


***


***


***


***


Salma dan Bella berlari menghampiri Jihan yang masih ada diatas panggung


"JIHAN! gue kangen banget sama Lo" ucap Bella


"iyaa gue juga kengen banget sama Lo" sahut Salma , Karna mereka berdua memeluk Jihan terlalu kenceng sampai Jihan sesak


"Bella Salma kalian bikin Jihan sesak tuh" ucap reza


"Jihan maaf" ucap Salma


"iyaa maaf" sambung Bella


"gapapa ko" jawab jihan


"Jihan kamu masih hidup" ucap Seno saat ia mulai mendekat dan melihat sosok Jihan yang cukup ia rindukan


"iyaa gue masih hidup" jawab Jihan tersenyum keseno , Seno ingin memeluk Jihan namun...


"kamu tidak boleh memeluk tunangan saya" ucap Edwin yang tiba tiba datang dan merangkul Jihan


"apa tunangan!" ucap Seno Nathan dan Reza serempak


"bohong...dia ini kakak gue ," sela jihan ,Jihan mencubit kecil perut Jihan


"AKHH~ sakit tau?!" ucap edwin , mereka hanya tertawa melihat kelakuan adik kakak yang sangat dekat dan akrab itu


mereka berenam kumpul lagi Edwin sibuk dengan ponsel nya lalu David sedang berdiskusi bersama Jack dan Ray ,,,,ria pulang duluan Karna ia sudah sangat kangen dengan ibu dan adiknya


***


"Han gue kagum deh sama Lo...Lo bisa ngerencananin ini semua" ucap nathan


"iyaa kamu hebat jihan" sambung Seno


"makasih pujiannya " jawab Jihan tersenyum


"Han tapi gue bingung deh,,,,ko Lo bisa kepikiran sih dengan semua ini" tanya Reza


"gatau semua ngalir aja diotak gue....lagian tujuan awal gue sebenernya cuma mau bikin mereka malu dan udah gitu aja tapi gue ga nyangka juga ,bisa ngebongkar keburukan mereka" jelas Jihan


***


"gimana Lo Tan masih pengen dijodohin sama Tiara " tanya Reza seperti sedang meledek nathan


' baru juga ketemu udah dibikin panas ' gumam Jihan dalam hati


"ngga lah" jawab Nathan tegas


"tapi Han ko kamu baru ngaku sekarang kalau kamu itu anak pak David Mahendra" tanya Seno


"Karna Jihan itu gamau jadi pusat perhatian dan jadi pembicaraan publik" sela Edwin


"kenapa memang" tanya Nathan


"ya gamau aja,,, lagian kalau dipikir pikir kan gue jadi pembicara juga Karna bokap gue bukan Karna usaha gue sendiri,,," jelas Jihan


"kalau seandai Lo jadi pembicaraan publik Karna membongkar kelakuan Bu dara tadi Lo mau" tanya Nathan


"entah" jawab Jihan seraya menaiki bahu nya


"btw Jihan gue minta maaf ya" ucap Reza


"buat?" tanya Jihan bingung


"gue pernah berprasangka buruk tentang Lo" jawab Reza


"ohh~ gapapa kali" jawab Jihan


mereka semua berbicara banyak hal Edwin juga jadi ikut bergabung dengan mereka semua ,,,,


***


hari sudah mulai petang waktu juga sudah menunjukan pukul 17:02


"Jihan ,Edwin ayo pulang" ajak David


"iyaa pah" jawab Edwin


"pah aku mau nginep dirumah Salma dulu boleh ya" ucap Jihan


"iya om boleh yah..yah" sambung Salma memohon begitu juga Bella


"iya iya boleh" jawab David


"ya sudah papah pulang duluan ya" sambung David


"iyaa bay pah~" jawab Jihan sambil lambai kan tangannya


"jangan nakal loh yah" ucap Edwin


"iyaah" jawab Jihan.


***


***


Edwin dan David pun sudah pergi , setelah edwin dan David pergi Jihan dan teman teman pun pulang kerumah masing masing


disisi lain kantor polisi


Alex datang kekantor polisi setelah mendengar kabar dari asisten nya


diruang besuk


"Alex" panggil dara langsung memeluk suaminya , Alex melepas pelukan mereka lalu mengajaknya untuk duduk


***


"bagaimana mungkin ,kamu berurusan dengan anak David mahendra" tanya Alex


"aku juga tidak tahu bahwa dia anak David Mahendra sayang?" jawab dara


"terus Tiara mana?" tanya Alex


"Tiara sedang dites" jawab dara lusuh


***


setelah seminggu dipenjara dara Tiara dan Iva keluar dengan asalan membayar uang tebusan


***


*"*


***


***


***


skipp besok disekolah


Bu dara Tiara dan Iva datang kesekolah mereka bertiga sangat malu karna sepanjang mereka jalan memasuki sekolah , mereka ditatap sinis oleh seluruh mata yang melihat mereka


' agrh kenapa malah jadi gini sih , liat aja lo jihan!' gumam Tiara dalam hati dimenutupi wajahnya Karna ia sangat malu, kalau ia melawan ia sudah Tiara punya apa apa untuk membuat mereka takut


dikelas Jihan mereka berenam sedang berkumpul bersama tiba tiba


"Jihan...jihan....Jihan" panggil ria


"kenapa ria ,duduk dulu" jawab Jihan


"i..i...itu" ucap ria terbata bata


"apa?!" tanya Jihan bingung


"itu ada Tiara Iva sama Bu dara" jawab ria


"apa!" jawab Jihan kaget


***


"ko bisa!" tanya Bella


"mungkin mereka bayar tebusan mungkin" jawab Seno asal


"huft~ percuma banget dong gue ngumpulin bukti kemarin" ujar Jihan menyenderkan badan nya ke kursi dan memijat pelan dahinya...


"iya iya bener juga Lo percuma dong ngumpulin bukti Han..."sela Salma


"yang penting sekarang semua orang sudah tau mereka bertiga itu sepeti apa....terus juga mereka pasti malu dong Karna setiap hari pasti ada saja yang membicarakan keburukan mereka bertiga" jelas bella


"iya juga sih" jawab Jihan


"hai guys" sapa Nathan


Karna sapaan Nathan semua mata pun tertuju pada Nathan dan menyapa balik


"telat Mulu Lo Tan" ucap Reza


"ya abis gue kesiangan jawab Nathan


"makanya kalau tidur jangan malam malam" sambung Seno ketus


"iya iya lain kali gue coba tidur lebih awal" jawab Nathan seraya menggaruk kepala bagian belakang nya


***


disisi lain


ruang BK


"ayolah pak maaf kan saya ,saya janji ngga akan seperti itu lagi" ucap tiara memohon


"iyaa pak saya juga" sela iva


Ray hanya memalingkan wajahnya , ia seperti jijik melihat kedua orang itu


' ish! belagu banget sih,,,kalau ada bokap gue masih kaya sepeti dulu gue bakal suruh dia buat beli tanah sekolah ini!' gumam Tiara dalam hati


"pak saya mohon" ucap Tiara lagi , Ray merasa iba tau berpikir jika saja anak nya ada diposisi itu pasti anaknya juga anak memohon seperti itu...


***


***


"Karna saya masih baik hati terhadap kalian....saya akan perbolehkan kalian sekolah disini sampai lulus " ucap Ray


"terima kasih pak Ray ....terima kasih pak" jawab Tiara mencium punggung tangan ray


"okeoke" ucap Ray melepaskan tangannya yang dicuim oleh Tiara dan Iva


***


"dan untuk Bu dara , saya juga akan membiarkan Bu dara bekerja disini tapi...hanya sampai Tiara lulus setelah itu sudah" jawab ray , dara juga berterima kasih pada Ray yang masih berbaik hati , Ray menyuruh mereka bertiga untuk keluar dari ruangan nya itu


***


pelajaran demi pelajaran telah disampai kan oleh setiap guru sampai akhirnya pelajaran PKN , Karna hari ini hari Kamis jadi Bu dara akan mengajar PKN di kelas 8a


***


saat Bu dara masuk semua mata menatap ia sangat tajam dan penuh kebencian sampai terjadi keheningan beberapa saat


***


"guys kalian tidak boleh menatap Bu dara seperti itu...Karna ia juga pernah menjadi wali kelas yang baik buat kita dulu" kata Jihan ,Jihan berbicara bedasarkan fakta dan kenyataan , tapi tidak untuk dara menurut ia itu adalah hinaan


' kalau saja kamu bukan anak David Mahendra saya pasti sudah mengacak acak wajah kamu yang sombong itu!!' gumam dara menahan amarahnya


' hmph!,,,,kesal sekali wajah nya , lagian gue ga ada niatan mau ngehina kok!' gumam Jihan dalam hati ia tersenyum jijik melihat tingkah dara


pelajaran berlangsung sangat canggung , dan akhrinya istirahat pun tiba


kantin


dikantin saat sedang makan ,seperti biasa Jihan duduk dekat seno , entah itu sudah menjadi kebiasan untuk mereka


"sayang" sapa Tiara


"ish apaan sih Lo jijik tau!" ucap Nathan dengan nada yang agak ditinggikan


"ko gitu sih , aku kan tunangan kamu" ucap Tiara ia seperti sengaja mengatakan hal itu


' Lo pikir gue ga tau kalau Lo itu suka sama nathan ,,,,gue ga akan Lo biarin Lo ngerebut Nathan dari gue ' gumam Tiara dalam hati ia masih menaruh tangannya dibahu Nathan ia melihat sinis ke arah Jihan


' dih nih orang kenapa sih ngeliatin kayak gitu , dipikir gue takut kali ya ,idih!' gumam jihan dalam hati sambil membalas tatapan Tiara yang diarahkan untuk nya Jihan menatap tiara dengan penuh kejijian dan kebencian


suasana sempat memanas Karna bermereka berdua saling bertatap tatapan melihat itu Seno memanggil Jihan


"Jihan" panggil Seno


"iya" jawab Jihan


"makanannya dihabisin dulu , atau mau aku suapin" ucap Seno sontak membuat semua mata menuju kearah mereka berdua


"Seno!" ucap Jihan malu karna wajah nya agak memerah karna ditatap oleh teman teman mereka


"maaf" jawab Seno terkekeh melihat Jihan malu seperti itu


"kalian kebiasaan deh....gue jealous tau" ucap Bella menyunggingkan bibirnya


"makanya cari pacar" sela Salma


"iyaiya nanti gue cari pacar" jawab Bella ketus


"sudah kalian berdua kebiasaan banget sih" ucap Jihan


"salma duluan tuh Han" jawab Bella


"apasih ko gue" kata Salma


"kan memang elo" jawab Bella


"udah belum ,berantem nya" tanya Jihan mereka berdua diam Karna Jihan sudah menatap mereka seperti ibu yang memarahin anak nya yang sedang bertengkar


pulang sekolah ,seperti biasa Jihan Bella dan Salma pulang bareng,,,Karna hariini harikamis mereka langsung pulang kerumah Bella ,hari ini adalah jadwal merek bertiga untuk menginap dirumah bella


kamar bella


pukul 23:12


seperti biasa Salma sudah tertidur sedangkan Jihan dan Bella lah yang masih sibuk dengan ponsel nya masing masing


"Jihan" panggil Bella


***


***


***


***


***


lanjutt Next eps 😊