LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
laut



Jihan tanpa rasa takut ...pun menjawab pertanyaan Tiara


"iya gue tau kenapa" jawab Jihan seperti menantang Tiara Karna memang Jihan itu menantang


"berani banget lo ya sekarang" ucap Tiara menyertakan giginya


"Lo pikir selama ini gue takut sama Lo" jawab Jihan menunjuk jari nya ke arah Tiara


"sekali lagi Lo nunjuk gue pakai jari Lo , gue bakal patahin jari Lo dalam satu kali cengkraman" uajr Tiara menantang Jihan


"ohh membalik kan kata kata gue waktu itu" jawab Jihan dengan tatapan mematikan nya yang menatap penuh ke arah Tiara


Tiara agak tertunduk dengan tatapan Jihan Karna itu benar benar menakutkan


"kenapa kok diam?" tanya Jihan masih dengan tatapan yang sama dan posisi yang sama


"awas aja kalau sampai berani ngaduin soal itu ke BK" ancam Tiara


"gue ga takut dengan ancaman Lo" ujar Jihan ,, Jihan segara menarik tangan ria yang ada dibelakang nya dengan sigap Iva dan Tiara menarik tangan ria dan Jihan lalu menguncinya di kamar mandi , tak lupa mereka membawa kunci kamar mandi itu


ponsel ria diambil paksa oleh Tiara Karna ria menaruh ponsel nya di saku seragam nya , sedangkan Tiara dan Iva tidak mengambil ponsel Jihan Karna pikir mereka buat apa mengambil ponsel Jihan


"Jihan gimana nih gue...takut" ujar ria Karna ...lampu kamar mandi nya juga dimatikan


"tenang tenang gue bawa ponsel ko" ucap Jihan


"ya sudah cepat telpon temen temen Lo supaya mereka bisa buka pintu nya " ucap ria


"oh iya bener juga" jawab Jihan


Jihan mencoba menghubungi Salma


tiba tiba ada pesan masuk dari ponsel jiha


maaf Kouta ada telah habis


isi pesan itu


"AKHH , kenapa sih harus gini" ujar Jihan yang kesal hampir saja diri nya membanting ponsel nya itu


"jangan dibanting" ucap ria , sontak Jihan menghentikan perbuatan nya karna ria memperingatkan


2 jam kemudian Jihan dan ria masih disana , Karna tidak ada seorang murid yang ketoilet itu Karna di depan pintu masuk toilet Tiara dan Iva memasang sebuah kertas yang berisi 'toilet ini sedang dalam perbaikan'


"kita harus gimana nih" tanya ria...


"sabar gue pikirin dulu jalan keluarnya" jawab jihan yang sedang berpikir keras...


pukul 08:00 am


tiba tiba ada suara seseorang sedang mengerutu kesal


"ini siapa sih yang menaruh kertas seperti ini , toilet ini kan tidak dalam perbaikan" gerutu seorang claening service


"Jihan ada suara orang" ucap ria


"iya gue dengar " jawab Jihan


"Bu...pak...tolong saya dan teman saya" teriak jihan


"suara siapa itu jangan buat saya takut ya" jawab claening service yang bernama Iyam


"saya tidak menakut nakutin ibu saya ada didalam toilet ini Bu ,...tolong bantu buka kan pintu nya " jelas Jihan


"ka..ka..kamu bener Manusia kan" tanya Iyam


"iya Bu saya manusia saya disini bersama ...dengan teman saya" jawab Jihan


"oke saya akan menolong kamu , sebentar saya akan mengambil kunci cadangan pintu kamar mandi ini" ucap Iyam , yang sudah tau Jihan di dalam toilet mana


***


17 menit kemudian iyam kembali dan menepati janji dan iyam membuka pintu toilet itu dan dia melihat Jihan dan ria yang merupakan siswi sekolah itu


"makasih ya bu" ucap Jihan dan ria sambil menyalami tangan iyam


Jihan dan ria pergi mengambil tas nya ,.. lalu menunggu taksi untuk pulang....Jihan tidak menghubungi pa Dewo Karna batrai ponsel Jihan habis untuk menyalahkan senter agar tidak terlalu gelap


taksi pun datang Jihan dan ria masuk kedalam dan pulang di perjalanan


"Jihan gue mau tanya sesuatu" ucap ria


"apa " jawab Jihan


"Lo bener anak dari pembantu dan supir" tanya ria


Jihan tersenyum kecil lalu bercerita , jihan juga menceritakan semua yang terjadi antara Jihan , Tiara dan dara


"ouh gitu...kenapa ko Lo gamau sampai orang tau kalau Lo itu putri kelurga Mahendra yang dicari cari media itu" tanya ria


"Karna gue ga suka jadi pusat perhatian semua orang " jawab Jihan datar


akhirnya mereka pun sampai di blok rumah ria , ria turun dan berpamitan dengan Jihan ,Jihan melanjutkan perjalanan pulang nya


sesampai nya dirumah ,


semua pengawal rumah .... dikumpulkan diruang tamu dan David sedang berbicara dengan semua pengawal itu... sampai


...klekk...


pintu rumah terbuka namun semua tidak yang mendengar Jihan masuk rumah dengan perasaan yang takut...Karna sudah hampir pukul 08:45 malam Jihan baru sampai rumah..Jihan mencoba pergi keruang tamu


saat David sedang mendiskusi kan pada para pengawal , ketua pengawal yang bernama Adit memberi isyarat pada David


David segera menoleh ke arah yang diisyarat kan Adit lalu berlari kecil dan...


David memeluk erat tubuh mungil Jihan


"sayang kamu dari mana saja.." tanya David sambil membelai rambut jihan


"maaf pah...jihan..." Jihan menceritakan semua yang terjadi para pengawal yang belum dibubarkan itu pun...tidak sengaja mendengar nya


"Jihan...sudah papah bilang papah akan urus semua dan papah akan buat konferensi pers" jawab David menatap serius putrinya itu


"maaf pah...Jihan akan tetap membuka semuanya dengan cara Jihan" ucap Jihan


"Jihan...papah mohon papah gamau kamu membahayakan diri kamu sendiri" ujar David mulai cemas


"pah...Jihan mohon.." jawab Jihan menyakinkan davib, ...David pun akhirnya luluh


dikamar Jihan


Jihan sedang bermain laptop nya...sampai akhrinya dia sudah lelah dia menaruh ponsel dilaci sisi ranjang lalu pergi untuk tidur


2 Minggu kemudian kasus ruang BK ditutup Karna tidak menemukan titik terang...


besok nya disekolah


Jihan bertemu ria


"ria yuk pulang sekolah kita ke BK" ucap Jihan


"tapi ponsel gue kan ada di Tiara " jawab ria


"tenang aja gue masih nyimpan ko diponsel gue" jawab Jihan


skipp saat istirahat


"Jihan..Lo kemarin kemana aja" tanya Bella yang baru bertemu Jihan waktu istirahat , Karna tadi pagi jihan datang telat


"ga dari mana mana ko" jawab Jihan


'gue yakin ada yang Jihan sembunyiin dari gue' gumam Bella dalam hati


saat sedang makan


"Jihan kamu dan ria ikut saya ke ruangan saya sekarang , tidak usah bertanya dan lakukan sekarang" ucap dara yang tiba tiba datang menghampiri Jihan dan ria yang sedang asik makan


" guys gue tinggal dulu ya" ucap Jihan lalu pergi bersama ria


setelah Jihan pergi


"eh..eh..kalian ada yang ngerasa aneh ga sih dari sikap Jihan" ucap bella memecahkan keheningan


"ngga tuh" jawab Seno tapi ia masih pokus ke piring nya


"yang lain" tanya bella


"gue sih gatau tapi ...emang Jihan kayak masih marah sama gue Karna waktu itu" ucap Nathan


"Karna apa Tan" tanya Reza , Nathan menjelaskan semuanya


"ohh gitu..tapi..kalau gue ngerasa semenjak Jihan bawa ria ikut kita dia jadi lebih banyak ke ria iya ga" jawab Reza


"bener tuh za elo gue juga ngerasa gitu , elo sal" tanya bella


"gue sih ga masalah Karna Jihan mau bantu ria " ucap Salma dengan santai nya


"bantu apa" tanya Seno dan yang lainnya, Salma menceritakan semuanya


"oh gitu ...kenapa baru kasih tau sekarang" ucap Reza


"aku baru dikasih tau Jihan kemarin" jawab Salma


"ya sudah kita sudah tau kan alasan Jihan dengan ria terus ...jadi kita biarkan saja" ucap Seno , semuanya mengaguk mengerti


ruang Bu dara


sesampai nya Disana sudah ada Tiara dan Iva juga disana


"kenapa kaget ?" tanya Tiara


"ngga" jawab Jihan santai


"oke...saya minta...untuk kamu menghapus video yang ada ponsel kamu" pinta dara


"kalau saya tidak mau" ucap Jihan


"saya akan mengambil paksa dan menghapus nya" jawab dara


dara mengambil ponsel Jihan , Jihan membrontak , dan memukul perut Tiara yang memegangi nya dengan siku


Jihan berlari berusaha mengambil ponsel nya yang di tangan dara namun Jihan kalah tinggi jadi tidak bisa


mencapai.tangan dara


,Jihan masih berusaha terus sampai...dara menendang perut Jihan..


"AWH...SAKITT" rintih jihan ,Jihan jatuh tersungkur


"Jihan" teriak ria


"ga gue ga papa ko" jawab jihan


Jihan bangkit dan ria juga tidak tinggal diam , Jihan dan ria terus melawan sampai mereka berdua memiliki banyak luka di wajah dan tubuh nya...


"kalian masih mau melawan" tanya dara, Jihan hanya dia dan menatap tajam ke arah dara Iva dan tiara


mereka pergi sedangkan Jihan masih diruang itu bersama ria yang juga tidak kalah banyak luka dari Jihan


"RIAA..ria.." panggil Jihan


"iyaa" jawab ria lirih


"kita keluar dari sini" ucap Jihan dan memapah ria keluar dari ruangan Bu dara...Jihan memapah ria ke UKS dan mengobati luka mereka masing"


kelas 8a


semua murid kaget dengan kedatang Jihan yang memliki banyak luka di wajah nya


Seno dan Nathan yang melihat itu langsung menghampiri Jihan ke tempat duduk nya


"JIHAN muka Lo kenapa" tanya Salma cemas


"Jihan kamu kenapa" tanya Seno memegang pipi Jihan


"aku gapapa ko" jawab Jihan memegang tangan Seno yang ada dipipi jihan


"Lo abis dari mana kenapa banyak luka?" tanya Nathan


"cerita nya panjang...dan gue ga mau kalian terlibat jadi kalian ga boleh ikut campur oke" jawab Jihan


"ngga pokoknya gue harus tau Lo kenapa" tanya Salma yang khawatir dengan Jihan


"gue..gapapa...sal" jawab Jihan


"Tan...seno..gue minta sama Lo berdua tolong balik ketempat duduk Lo berdua dulu ya" ucap Jihan


"tapi...Han" jawab namun langsung disela seno


"hargai in privasi orang" sela Seno yang langsung menarik Nathan untuk kembali ketampat duduk


setelah Nathan dan Seno pergi


"sal hari ini gue ga akan pulang kerumah...gue minta tolong sama Lo untuk bilang sama nyokap bokap gue ...gue itu nginep dirumah Lo ya" ucap Jihan


"tapi Han kalo mereka nanya Lo gimana" jawab Salma


"gue udah ngirim suara gue kok ke nomer lama Lo" kata jihan , Salma mengaguk mengerti


bel pulang sekolah berbunyi...


Jihan dan ria pulang bersama menuju hotel yang telah Jihan pesan untuk mereka menginap selama 3 hari kedepan Karna Jihan dan ria tidak pulang kerumah Karna mereka bingung akan menjelaskan apa tentang luka luka Yang ada di wajah dan beberapa bagian tubuh lain


Jihan juga meminta pa dewo untuk membawa baju ganti dan baju sergam sekolah Jihan


dihotel


Jihan dan ria diskusi tentang apa yang akan mereka lakukan untuk Tiara dara dan Iva


3 hari kemudian disekolah saat istirahat


kantin


"Jihan...ria gue minta maaf ya atas apa yang gue lakuin beberapa hari yang lalu dan 2 Minggu lalu" ucap Tiara sambil memeluk Jihan dan ria


"iya gue juga minta maaf ya" sambung Iva


"ibu juga minta maaf ya Jihan ria" sela dara


"iya saya dan Jihan sudah memaafkan kalian ko" jawab ria


"iya saya juga" sambung Jihan


pulang sekolah


"sal jangan lupa ...untuk...ambil itu " ucap Jihan


"iyaa" jawab Salma


Jihan dan ria pergi pulang ke rumah Karna luka luka yang ada di wajah dan tubuh sudah hampir hilang


Jihan dan ria menunggu taksi hampir setengah jam dan akhirnya taksi itu datang...Jihan dan ria masuk ke dalam taksi itu...


saat diperjalanan pulang Jihan tidak melewati jalan yang biasa Jihan lewatin untuk pulang kerumah jalanan itu sangat sepii dan tidak ada mobil yang melintas tiba tiba...


***


taksi yang Jihan dan ria tumpangin diperempatan jalan ada sebuah mobil trukk yang melaju kenceng dari arah berlawan...Karna supir taksi kaget jadi ia...membelokkan setir nya arah kekiri....


***


***


***


dan mabil taksi yang Jihan dan ria tumpangin masuk kedalam laut Karna supir nya tadi memblokkan setir ke arah kiri arah, arah kiri adalah laut...


mobil taksi itu tenggalam ke dalam laut


saat kejadian itu banyak orang yang mulai berdatangan untuk melihat mobil taksi itu yang masuk ke dalam laut ...2 kemudian ada banyak wartawan yang segera meliput kejadian itu...dengan para saksi mata yang melihatnya...


"berita utama...hari ini ada sebuah mobil taksi yang masuk kedalam laut entah apa penyebab nya rekan saya yang ada di lokasi akar segera mencari tahu..." ujar seorang prisenter


"disini ada saksi mata yang melihat semua kejadian taksi yang masuk ke dalam laut 2 jam yang lalu" ucap seorang wartawan


"Bu bagaimana kronologis kejadian mobil yang masuk kedalam laut ini" tanya wartawan tersebut


"saya tidak melihat pasti kronologis kejadian nya...tapi saya sedang lewat ..tiba tiba mobil taksi ini membelokan setirnya ke arah kira dan mobil taksi tersebut pun masuk kedalam laut..." jawab seorang saksi mata


"apa ibu tahu ada berapa penumpang didalam mobil itu" tanya lagu seorang wartawan


"saya hanya melihat sekilas dan saya melihat ada 2 orang anak perempuan didalam mobil tersebut" jawab saksi mata


"oke terima kasih atas penjelasan nya ibu " ucap warwatan itu


"saya dari lokasi sudah melihat kejadian dan disini juga sudah mulai banyak polisi yang datang untuk memeriksa TKP ...mungkin sampai sini saja kembali pada anda distudio " ucap wartawan itu


"hahaha...Jihan...dan...kalian...sudah tamat..." ucap seorang wanita yang melihat berita tersebut layar televisi besar milikinya


kabar itu menjadi tranding dimana mana sampai...saat...mayat kedua wanita itu ditemukan ...


"berita terkini...kejadian 1 minggu yang lalu mayat kedua wanita telah ditemukan dan juga mayat supir tesebutt..." ucap prisenter itu ia menunjukan sebuah video yang merekam 2 orang wanita itu dan supir nya namu wajah nya di sensor Karna wajah kedua wanita dan supir itu telah rusak Karna ...terlalu lama didalam air...


akhirnya kabar kematian Jihan Dan ria mulai tersebar luas disekolah...dan media


keluarga ria sangat terpuruk akan kejadian tersebut


Jihan dimakan kan secara tertutup dan tidak diketahui oleh awak media hal keluarga teman dan kerabat yang mengetahui pemakam itu...


saat pemakaman hanya tinggal David ,Zoya , Karin , Edwin ,dan teman teman jihan


'Jihan kenapa Lo harus pergi sih' gumam Bella dalam hati


"Jihan...gue minta maaf kalau gue punya salah sama Lo" ucap Nathan


"Jihan makasih telah hadir meski cuma sebentar " ucap Seno tak terasa air mata Seno menetes , Reza yang melihat itu merangkul Seno dan menenangkannya begitu juga Nathan


"Jihan gue minta maaf kalau selama ini gue cuma bikin Lo kesel dan bikin Lo marah" ucap Salma menangis didepan batu nisan Jihan


teman teman Jihan pun pergi dan tinggal kelurga Jihan saja


"Jihan sayang kenapa kamu harus pergi secepat ini" ucap david memeluk batu nisan Jihan


"Jihan kenapa kamu ninggalin kakak nanti siapa yang akan nemanin kakak Jihan...Jihan...kakak mohon kembali" ujar Edwin Karna Edwin lah yang sangat terpuruk disana...


"kalian semua lebay tau ga" ucap Karin


"Karin kita sedang berkabung kenapa kamu malah bicara seperti itu" sentak Zoya


"kenapa ...kalian itu menanggis orang yang sudah pergi itu tidak ada guna nya" jawab Karin


"apa kamu tidak sedih anak kamu pergi meninggalkan kamu" sela zoya


"sudah Karin zoya ,aku tidak ingin kalianberdua berdebat didepan makam anak kita" sela David


"ayo pulang.." ajak David


"tidak...pah..aku mau disini" jawab Edwin lirih edwin masih memeluk batu nisan Jihan


"sudah... ayo kita pulang Edwin sayang" ucap zoya


akhirnya Zoya berhasil membujuk Edwin untuk pulang kerumah...


***


***


***


***


***


***


lanjut next eps ya 😊