
"iya ini gue Jihan" jawab Jihan ditelpon
"Jihan Lo dimana" tanya Bella
"gue dirumah tenang aja gue gapapa ko" jawab Jihan
"Lo dirumah Lo gimana sih kita semua tuh nyariin Lo terus sekarang dirumah?!" sela reza memarahi Jihan
"Lo ngga tau alesan gue pulang kerumah kan mending Lo diem aja deh!!" jawab Jihan dengan nada sedikit tinggi
"tau Lo mending diem aja deh dari pada jihan kesel gara gara Lo" ujar Nathan
"iya maaf" jawab reza
"Han tapi Lo kenapa balik kerumah" ujar Salma
"nanti aja gue jelasin Lo pulang sekolah kerumah gue ya bawa tas gue juga soalnya ada ponsel gue" pinta Jihan kepada Salma dan Bella
"iya han nanti kita kerumah lo" ujar Bella
"ya udah gue tutup telpon ya bay" jawab Jihan
"iya bay" jawab Bella
"bel gue mau ikut kerumah Jihan boleh kan" tanya Seno kepada Bella
"sorry Seno Gue bukanya ngga ijinin tapi gue takut Jihan marah soalnya kan Jihan cuma minta gue sama Salma aja yang kerumah dia" jelas Bella
"tapi gue mau mastiin keadaan nya dia aja ko yah" jawab Seno
"udah nanti gue kabarin Lo kalo gue udah ketemu Jihan" ujar Salma
"iya Seno udah Yo kita pulang udah bel tuh" sela Reza
"tapi za.." jawab Seno yang langsung disela Nathan
"udahlah no nanti juga Salma bakal kabarin Lo kan ya udah lah ngga usah khawatir" sela Nathan membujuk Seno
mereka akhirnya bubar dan pulang kerumah masing masing
rumah keluarga Mahendra
"selamat datang non Bella non Salma" ucap salah satu pelayan yang menghampiri mereka
"iya , maaf mba Jihan nya dimana ya" tanya Bella
"non Jihan ada dikamar nya non" jawab pelayan itu
"oh gitu makasih ya" jawab Bella dan Salma mereka langsung menuju kamar Jihan
didepan pintu kamar jihan
"Han...toktok..han..toktok.."ketukan pintu Salma seraya memanggil Jihan
"iya bentar sal" jawab Jihan dari dalam kamar nya
"ayo masuk" ucap Jihan lalu mereka bertiga masuk bersama
"ini tas Lo" ujar salma memberi tas Jihan
"iya makasih ya" ucapan terimakasih Jihan
"Lo kenapa sih ko Lo balik duluan tau ngga gue , Salma , Reza , Seno guru sama Nathan panik nyari Lo , Lo kemana Han" tanya Bella Jihan menjelaskan semua nya kepada kedua teman nya itu
"kenapa sih dia gitu banget sama Lo Han" ujar Salma
"mana gue tau" jawab Jihan
"han mending Lo ngaku aja deh kalo Lo itu anak perempuan keluarga Mahendra yang dicari cari semua media" Icar Bella
"gue ngga mau ngaku sekarang bel, gue belum siap jadi pusat perhatian semua orang" Jawab jihan
"terus Lo masih mau gini terus , paling ngga ko kasih tau aja siapa sekarang penyandang dana terbesar disekolah kita" saran Bella
"ada waktu nya Bella kita tunggu aja sampe bulan depan" ucap jihab kepada kedua teman nya
Ting
bunyi ponsel jihan , yang menerima pesan dari ayahnya
"Jihan , nanti malam acaran pestanya tidak jadi diselenggarakan jadi kamu ngga perlu siap siap ya" isi pesan dari David sang ayah Jihan , Jihan yang mendengar kabar itu senang dan gembira karna tidak jadi pergi kepesta itu
2bulan kemudian
"Han ini udah 2 bulan Lo masih mau diem aja sedangkan Tiara masih sering ngerjain Lo , Lo masih mau diem aja emang Lo ngga cape apa" ujar bella
"iya gue tau bel , gue juga cape tapi gue masih mau bikin dia makin malu nanti nya" jelas Jihan
"Han..Jihan..Bella" teriak Salma dari kejauhan
"apaan sih Sal Lo lari lari sambil teriak kayak gitu" ucap Bella
"ini..liat" jawab Salma sambil memberikan selembaran
"Han ada pemilihan OSIS , Lo ngga ikut Han secara kan judes..dan.." belum selesai bicara Salma sudah ditatap Jihan dengan sinis
"maaf Han" ucap Salma
"Lo ikut an aja han siapa tau kepilih terus Lo bisa lepas dari si Tiara itu" ucap Bella
"emang OSIS kepala militer galak yang bakal ditakutin semua orang" jawab Jihan
"yakan kalo OSIS itu punya jabatan jadi dia ngga bisa semenah menah lagi sama Lo Han" ucap salma
"OSIS itu bukan ditakutin tapi dihormatin , lagian jadi OSIS juga berat tau , gue gamau ah , dapet jabatan OSIS itu bukan buat gaya gaya aja biar ditakutin murid disekolah ini cuma gara gara Lo punya jabatan OSIS dan Lo juga galak jadi semua orang takut sama Lo , ngerti ngga!!" jelas Jihan kepada kedua teman nya itu
"heh kalian!!"
lanjut next eps ya 😊