LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
toko boneka



mereka berempat langsung pergi ke toko Boneka


ditoko boneka


Jihan tidak sengaja tertabrak Nathan di toko boneka


"aduh maaf ya gue ngga liat liat kalo jalan" ucap Jihan meminta maaf


"hehe iya gapapa ko gue juga salah" jawab seno dan mata mereka saling bertemu


gini lah ya 👇



mereka berdua saling menatap satu sama lain


deg deg deg


' itu degup jantung seno ya ' gumam Jihan dalam hati


' ya tuhan degup jantung ku terdengar Jihan tidak ya ' gumam Seno dalam hati


"hei kalian sedang apa" tanya Edwin mengacaukan tatapan mata mereka


"hah ngga ngapa ngapain" jawab Seno takut


"Jihan ayo pulang Kaka sudah dapat bonekanya" ujar Edwin


"iya sebentar" Jawab jihan


"gue pulang dulu ya Seno bay" ijin pamit Jihan lalu meninggalkan Seno , Seno hanya melambaikan tangan ke arah Jihan yang sudah menjauh


didalam mobil


"tadi itu siapa?" tanya edwin mengintrogasi Jihan


"oh dia teman ku ka" jawab Jihan santai sambil melihat ke arah ponsel nya


"bener bukan pacar kamu" tanya Edwin lagi


"bukan Kaka jerapah" ucap Jihan lalu mancubit pipi Edwin yang berada di kursi depan mobil


"sakit panda!" rintih Edwin


"owh kasian" ucap Salma mengejek edwin


dikamar Jihan


"Jihan liat ini deh" ucap Bella menunjukan Poto Nathan kepada Jihan


"itu Nathan sama siapa" tanya Salma


"kalo gue tau ngga bakal gue nanya" jawab Bella ketus


"ko bukan Tiara ya" ujar Jihan asal


"hah Tiara?" jawab kedua sahabat nya


"iya Tiara kan tunangan nathan" ucap Jihan sedih berusaha pokus ke ponselnya


"Lo serius Han" tanya Salma


"oh iya gue juga baru inget gue tuh sekelas tau sama dia huah dia so cantik banget Jihan gue jijik" jawab bella histeris


Jihan menjawab pertanyaan Salma dengan mengangguk kepala


"ko bisa Lo sekelas sama orang kayak dia sih" tanya Salma Bingung


"lah mana gue tau Salma" jawab Bella


"udah tidur jam berapa sekarang besok sekolah" sela Jihan menyuruh mereka untuk tidur


Bella sudah tertidur


"han" panggil Salma


"Lo belum tidur?" tanya Jihan pada salma


"hm belum Lo sendiri" tanya balik Salma


"belum ngantuk gue" jawab Jihan


"Lo mikirin Nathan ya" tanya Salma


"ngga gue mikirin Seno" jawab Jihan santai


"seno!" jawab Salma kaget , Jihan hanya menganggukkan kepalanya seperti biasa


"Lo suka sama Seno, bukannya suka sama Nathan " tanya Salma Karna iya semakin bingung


"ngga tau ah udah gue mau tidur" ucap Jihan membentak ringan Salma, akhirnya mereka pun tertidur pulas.


esok paginya


"Jihan Salma Bella bangun!" teriak Edwin membangunkan mereka bertiga Karna jam sudah menunjukkan pukul 07:30


"jihan Salma bella ayo bangun kita udah kesiangan" teriakan kedua Edwin dan masih tidak ada jawaban saat ingin mendobrak pintu ,pintunya dibuka oleh Jihan


krekkk


"pagi asal kamu tau ini udah jam 07:30 jihan" jawab Edwin


"oh 07:30 jam segitu aku bentar lagi masuk" ucap Jihan yang masih belum tersadar betul


"Jihan 30 menit lagi kita udah masuk kelas" sela Bella dan buru buru turun kekamar mandi tamu


"oh... , apa!" jawab Jihan langsung buru buru menuju kamar mandi


"Salma kamu ngapain masih diem aja" tanya edwin


"emang ada apa sih ka" tanya Salma yang masih setengah sadar ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"haduh salma" jawab Edwin yang sudah kesal lalu pergi meninggalkan salma untuk sekolah , Salma malah masuk kekamar Jihan dan melanjutkan tidurnya.


Jihan dan Bella sudah selesai mandi tapi Salma masih tertidur pulas


"yah ko masih tidur sih Sal...Salma.." panggil Jihan lalu Bella masuk kamar Jihan


"Lo kok masih tidur sih di" ucap Bella kesal


"ya udah Lo bangunin dia ,gue mau sisir rambut gue dulu" jawab Jihan Karna rambut Jihan masih terurai


"rambut Lo kan bagus kenapa diikat terus sih?" tanya Bella


"gapapa sih nyaman aja , udah bangunin Salma cepet" jawab Jihan santai dan menyuruh Bella membangunkan salma.


"SALMA..!!" teriak Bella mengbangunkan Salma yang masih tidur padahal 10 menit lagi mereka sudah masih kelas.


"hah apaan sih Lo bella kaget gue tau!" jawab Salma yang masih lemas , Bella menunjukan jam tangan dan Salma pun kaget dia bergegas pergi kekamar mandi yang ada dikamar Jihan 10 menit kemudian mereka sudah ada dimobil , pa dewo dipinta oleh Jihan agar ngebut bawa mobil mereka sampai dalam waktu 17 menit mereka berlari melewati lobby dan bergegas mau kelas.


"permisi Bu" sapa Salma


"dari mana saja kalian" bentak Bu dara selaku walikelas dan guru PKN


"em.. itu..Bu..anu..kita" jawab Salma terbata bata padahal Salma belum selesai bicara tapi sudah disela Bu dara , semua murid kelas 7A & 7B melihat kearah luar kelas.


"kalian abis bergadang kan makanya telat kayak gini" teriak Bu dara


"Bu.. masih mau marah?" tanya Jihan bernada ketus


"saya sudah tak ingin marah tapi kalian saya hukum!" jawab dara sedikit santai


"dihukum Bu" tanya Salma


"kalian saya hukum berdiri ditengah lapangan B sampai jam istirahat dengan kaki diangkat satu" jawab dara santai


Seno keluar ke kelas meminta keringanan hukuman Jihan dan salma.


"Bu apa tidak terlalu lama kalo sampai istirahat?" tanya Seno


"tidak usah membujuk saya masuk kelas!" bentak dara ke Seno namun Seno masih disana


"udah Lo masuk aja dari pada Lo diomelin" jawab Jihan menyuruh Seno masuk kelas sembari menatap sinis dara , Jihan dan Salma berdiri dilapangan dengan satu kaki, sedangkan Bella tidak dihukum karna guru Bella masih berbaik hati.


jam 10


Seno minta ijin ketolilet sebenarnya Seno hanya ingin melihat Jihan yang ada di lapangan Karna lapangan sekolah mereka jauh dari kelas , Seno mampir kekantin dan membeli minum


"Jihan Salma" panggil Seno berjalan menghampiri Jihan dan Salma


"hah Lo ko disini" tanya Salma


"iya gue kasian sama kalian terutama Jihan" ucap Seno


"makasih ya" ucap Jihan dan salma


"ini kalian minum dulu" Seno menyuruh mereka untuk minum , selesai Jihan dan Salma minum Seno pamit masuk kelas Karna takut Bu dara tau.


"Han" panggil Salma


"ya" jawab Jihan


"gue ngerasa Seno suka deh sama Lo" ucap Salma


"hah" jawab Jihan kaget


"iya gue juga ngga tau sih tapi kayaknya emang dia suka sama ngga mungkin kan dia ngga suka tapi perhatian" jelas Salma


"iya juga sih tapi... gue juga masih bingung sama perasaan gue ke Nathan" jawab Jihan


"Han gue Lo sama Seno atau Nathan nantinya gue dukung" jawab Salma tersenyum


sinar matahari mulai terik


jihan mulai pusing dan lelah karna terlalu lama berdiri ,Jihan juga belum sarapan pagi karna jihan terburu buru pergi sekolah.


"Han Lo gapapa" tanya Salma


brukk


lanjut next eps ya 😊


dukung author dengan vote love dan like ya


I love you guys🤗😚