LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
konferensi pers



' kenapa bisa lupa pakai masker sih ' batin Jihan


"hei itu bukannya nona jihan" ucap salah satu wartawan


"eh iya benar itu nona Jihan" sahut wartawan yang lain


dari situ banyak wartawan yang segera menghampiri Jihan untuk bertanya tanya


***


"nona Jihan apa bener anda adalah nona muda dari keluarga Mahendra" tanya wartawan


"iyaa" jawab Jihan mencoba tersenyum


' haduh pak dewo kemana sih ,ko belum datang ' batin Jihan


"nona Jihan ,apakah nona punya masalah pribadi dengan nona muda dari keluarga Danuarta " tanya wartawan lain


"nona jihan.....kemana selama ini tidak pernah terlihat oleh publik" tanya seorang wartawan lainnya


"iyaa betul....apa nona Jihan takut akan terkenal" tanya lagi wartawan lain


"mungkin seperti itu" jawab Jihan , yang mulai bingung menghadapi semua wartawan yang ada didepan nya


disisi lain tak jauh dari tempat Jihan berada


' itu Jihan kan ,ko banyak banget wartawan ' gumam Nathan


' apa gue samperin aja yang , eh tapi di lagi di wawancara' gumam Nathan lagi dan hendak pergi lewat jalan lagi lalu ia terhenti lagi


' oh iya Jihan kan ga suka keramaian seperti itu , apalagi ia wajah nya terlihat oleh publik ' batin Nathan lagi


' gue kesana aja deh ' gumam nya lagi ,lalu ia segera bergegas untuk menghampiri Jihan


***


"sal Lo malah disini sih" tanya Nathan yang melihat salma malah asik duduk


"emang gue harus apa" kata Salma yang malah berbalik bertanya , Karna Nathan malas berdebat dengan Salma Nathan memutuskan untuk menerobos para wartawan itu


setelah berhasil menerobos para wartawan


"maaf....pak ,ibu wartawan Jihan nya baru pulang sekolah bisakaj nanti lain waktu untuk wawancara nya " ucap Nathan ,Jihan yang tidak ingin wajah nya terekspos pun bersembunyi dibalik badan Nathan


"tapi dek ini sangat penting untuk popularitas nona jihan" ucap wartawan


"maaf ya ,mohon pengertian kalian Karna nona Jihan baru selesai mengerjakan ulang nona Jihan nya butuh istirahat" jawab Nathan


"terima kasih atas pengertian nya kami permisi" timpal Nathan langsung membawa Jihan pergi kemobil jemputan nya , tanpa sepengetahuan salma yang sedang asik duduk sambil mendengarkan lagu


***


***


***


***


***


***


sebelum masuk mobil sempat banyak wartawan yang mengerjar mereka berdua


dimobil


"pak....cepat jalankan mobil nya" ucap Nathan kepada sopir pribadi nya yang bernama obi


"baik tuan" jawab Obi


' loh bukannya itu nona muda dari keluarga Mahendra yang sedang viral itu ' batin Obi


***


setelah hampir 10 menit mereka berdua masih saling berdiam diaman


' gue harus makasih sama Nathan ' gumam Jihan


"Nathan" panggil Jihan


"iyaa" jawab Nathan dengan nada yang sangat lembut


"makasih ya..." kata Jihan tersenyum ke nathan


"sama sama" jawab Nathan tersenyum kembali kepada jihan


"oh iya....ko Lo tiba tiba datang sih tadi" tanya Jihan


"iyaa tadi gue kebetulan aja sih lewat ngelihat elo yang di kerumunin sama wartawan , jadi gue berinisiatif untuk nolong Lo" jelas Nathan


"loh kenapa memang" tanya Jihan bingung


"Karna gue tau kalau Lo itu ga suka keramaian" jawab Nathan


mereka saling tersenyum satu sama lain


***


"memang Lo tau dari mana gue ga suka keramaian" tanya Jihan


"Karna gue juga ngga suka keramaian" jawab Nathan terkekeh, Jihan juga terkekeh Karna jawaban Nathan yang diluar prediksi nya


"gue nanya serius " ucap Jihan


"iyaa...gue juga serius" jawab Nathan


selama perjalanan mereka bercanda dan saling bertanya satu sama lain...akhirnya Jihan sampai dirumahnya namun Jihan terkejut karna didepan rumah nya ada banyak wartawan yang sudah menunggu nunggu Jihan pulang , untuk diwawancara


"non di depan sangat ramai saya susah jika ingin menerobos masuk" ucap pa Obi


"Han ada banyak wartawan dirumah Lo" tanya Natha


"iya...gimana ya" ucap Jihan bertanya balik


"gue kerumah Salma aja kali ya" sambung Jihan


"oh iya gue lupa bilang Salma pas gue bawa Lo pergi" jawab Nathan seraya menepuk pelan dahi


kita kesalma ya


"haduh Jihan kemana.....sih....kan gue udah bosen nunggu pa Dewo juga udah datang" gerutu salma tiba tiba pesan masuk dari nathan


(salma gue minta maaf gue tadi bawa Jihan tanpa ijin Lo sekarang gue ,mau bawa Jihan kerumah lo) isi pesan tersebut


"pa Dewo ,Jihan sudah jalan kerumah saya kita langsung jalan ya" pinta Salma pada pa Dewo ,pa Dewo mengaguk lalu menjalankan mobilnya menuju rumah salma


***


sesampai nya dirumah Salma


"Jihan" panggil Salma


"Lo dari mana aja , gue nunggu Lo sampe cape tau" ucap Salma kesal


"sal...jangan marah sama Jihan ini salah gue,,,, ga bilang sama Lo Jihan gue bawa pergi" jelas Nathan


"iya...maaf ya" sambung Jihan


"oke..." jawab Salma mereka bertiga sempat berbincang bincang sedikit


***


"Jihan...salma gue ijin pulang dulu ya" ucap Nathan lalu berpamitan pada Jihan dan Salma


"iyaa...hati hati" ucap Jihan , Nathan membalas nya dengan tersenyum


***


Jihan dan Salma masuk ke dalam ,


"Salma...gue disini dulu ya sampai nanti malam...gue baru pulang oke" ucap Jihan


"kenapa memang" tanya Salma


"dirumah gue banyak wartawan yang udah nunggu gue" jelas Jihan


"ko banyak wartawan, emang nya ada apa?" tanya Salma lagi


' ko bisa gue punya sahabat kayak Lo sal ' batin Jihan


"Karna masalah Tiara dan Bu dara itu loh" jawab Jihan


"kan juga secara ga langsung udah ngebongkar kalau gue anak David Mahendra" sambung Jihan


"tapi emang Lo...anak om David Mahendra ka" Kata Salma dengan pertanyaan polos yang selalu menghiasinya


***


pukul 19:07


Jihan masih dirumah Salma , Karna wartawan masih ada disana , jadi Jihan memutus kan untuk menginap dirumah Salma sampai UKK selesai setelah itu baru ia bisa bertemu dengan para wartawan


***


***


***


***


***


***


setelah hampir 3 hari dirumah Salma,,,Jihan ingin segera pulang namun ia masih takut untuk menghadapi para wartawan itu


saat Jihan dan Salma sudah sampai disekolah....


"hai Jihan" sapa Nathan


"hai" Jihan menjawab sapaan Nathan dengan tersenyum manis


banyak yang terjadi diantara Jihan dan Nathan setelah Nathan membantu Jihan untuk kabur dari para wartawan yang mengerumuni Jihan ,Jihan dan nathan pergi sarapan bareng karna Seno belum datang


dikantin


"Han gue pengen tanya deh sama Lo " ucap Reza membuka suara ditengah tengah keheningan diantara mereka


"tanya aja kali" jawab Jihan seraya melahap makanan nya


"ko....Bella ga gabung ya, kenapa", tanya Reza


"entah....mungkin udah ketemu sahabat baru" jawab Jihan agak terisak ,gimana pun juga Jihan dan bella memang sudah saling kenal sebelum masuk sekolah dasar , namun Jihan tidak menyangka mereka berdua akan bersahabat dengan Bella


***


Nathan yang melihat seperti langsung mengambil tisu dan mengelap air mata Jihan


"sudah jangan , sedih" ucap Nathan seraya menghapus air mata yang sedikit mengalir dari mata Jihan


' Nathan pertama kali nya Lo kayak gini sama gue ' batin jihan


tanpa Jihan dan Nathan sadari ada dua pasang mata yang sedang mengamati mereka


' agrh awas Lo!' ???


***


"tapi lo lagi ada masalah apa sama Bella" tanya Reza , Salma yang mendengar itu langsung menyenggol lengan Reza ,pertanda kalau Reza tidak boleh bertanya lagi Karna Jihan pasti tidak akan menjawab atau mungkin malah tatapan tajam nya yang keluar...


***


hari ini kembali ke rumah karna Jihan tidak enak jika harus tinggal lebih lama dirumah Salma....saat gerbang rumah Jihan sudah melihat wartawan Yang ada disana namun tidak sebanyak beberapa hari yang lalu


***


saat jihan Melawati ruang makan


"Jihan" panggil Karin


"mamah Karin" jawab Jihan lalu menghampiri Karin dan mencium pipi karin


"kamu kenapa baru pulang sekarang?" tanya Karin


"mamah tau lah didepan itu ada apa" jawab Jihan , Karin langsung mengerti apa yang Jihan maksud


***


"mah Jihan langsung masuk kamar ya" ucap Jihan Karin menjawab dengan senyuman , lalu Jihan pergi meninggalkan Karin , saat dikamar Jihan membersihkan tubuh nya dan juga berpakian setelah selesai Jihan membaringkan tubuhnya dikasur


"huh...apa hari hari gue bakal kayak gini ya" ucap Jihan berbicara pada dirinya sendiri


"gue ga bisa gini terus ,gue harus tanya papah nanti " timpal jihan


Jihan terus berpikir bagaimana cara nya agar ia tidak lagi dikejar kejar oleh wartawan


***


***


***


***


***


***


***


makan malam pun tiba semua anggota keluarga mahendra sudah ada diruang makan


"pah" panggil Jihan David langsung menoleh ke arah Jihan


"ada apa sayang" tanya David


"pah ,papah tau kan dirumah kita beberapa hari ini banyak wartawan" ucap Jihan


"apa kita tidak bisa menyuruh nya untuk tidak datang untuk meliput" timpal Jihan , semua yang mendengar terkekeh dengan ucapan Jihan


***


"tidak bisa sayang , mereka meliput Karna memang itu pekerjaan mereka ,kita tidak bisa menyuruh para wartawan untuk berhenti meliput siapa pun artis atau bahkan keluarga kita" jelas David


"tapi aku capek pah ,setiap hari harus menggunakan masker untuk mengelabui mereka , aku ingin hidup yang bebas seperti dulu" keluh Jihan


"Jihan , itu sudah konsekuensi menjadi orang yang mempunyai hubungan dengan keluarga mahendra" sambung Karin


"tapi...mah ngga suka dengan kehidupan yang selalu dikejar kejar wartawan , aku seperti buronan yang selalu lari dari polisi" jelas Jihan dengan penuh keluh dan kesal


***


***


***


"jika mereka sudah tau kamu dari awal mungkin tidak akan seperti ini jihan,,,,kamu juga tidak akan bingung " sambung Edwin


"baiklah....aku harus bagaimana agar mereka tidak mengejar ngejar aku lagi" tanya Jihan


"konferensi pers" sahut Zoya


"benar juga , kenapa papah ga kepikiran ya" ucap David


"jadi kita akan mengadakan konferensi pers gitu pah" tanya Edwin


"iyaa , bagaimana Jihan kamu setuju kan" tanya kepada Jihan


"tapi..." Jihan mencoba untuk menolak tapi Karin dan Zoya berhasil membujuk Jihan.


Minggu pun tiba , tepat pukul 10 pagi banyak para wartawan sudah datang dan berkumpul di aula kantor David , David datang kekantor dengan Zoya seperti biasa ,dan tak lupa Jihan juga datang bersama sang kakak Karna Jihan minta di temani selama konferensi pers berlangsung


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


konferensi pers pun di mulai


"oke , kita mulai acara" ucap David


"Edwin ajak Jihan masuk" pinta David , Jihan segera masuk ke aula itu semua mata tertuju pada nya


' kenapa sih natap nya pada gitu ,huft degdegan bangett' batin Jihan


banyak yang membicarakan penampilan Jihan hari ini para wartawan segera memotret Jihan ,Jihan pun duduk di sebelah ayah dan kakak nya jadi posisi Jihan sekarang adalah ditengah


***


***


***


***


"ko kita mulai ya" ucap seseorang wartwan


"pertanyaan ini untuk nona Jihan" sambung wartawan itu


"nona Jihan kemana nona selama ini" tanya wartawan itu


***


Jihan dengan yang ragu tetap menjawab dengan tegas


"saya tidak kemana mana , hanya menjalan kan hidup seperti biasa" jawab Jihan tegas , para wartawan mencatat apa yang mereka dengar


"nona Jihan kenapa nona selalu menjauh ketika kami ingin mewawancara nona" tanya wartawan lain


"Karna saya masih belum terbiasa diwawancara dengan para wartawan yang begitu banyak" jawab Jihan


"nona apakah benar nona Jihan yang membongkar rahasia nona muda dari keluarga Danuarta " tanya wartawan lain nya


"betul!" jawab Edwin tegas , Jihan melirik ke Edwin lalu Jihan mendekatkan mic ke bibir nya


"iyaa benar" jawab Jihan tegas


banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para wartawan pukul 12:05 konferensi pers telah selesai jihan berjalan keluar aula banyak karyawan yang menunduk hormat pada Jihan dan Edwin yang sedang lewat


saat didalam mobil


Edwin sedang membuka ponsel dan ia kaget lalu memanggil Jihan yang ada disamping nya


"panda" panggil Edwin


"hmm" jawab Jihan tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponsel.


"pandan!" panggil Edwin agak keras ,Jihan yang mendengar itu langsung mematikan ponsel nya,Karna Edwin termasuk orang yang ia takuti setelah david dan Zoya


"ada apa kakak ku tersayang" ucap jihan tersenyum lu senyuman langsung hilang


"kamu lihat ini" ucap Edwin memberi ponsel ke Jihan ,Jihan lagi lagi melihat artikel artikel yang membahas tentang dia


'setelah mencoba beberapa kali gagal , akhrinya para wartawan berhasil memwawancarai nona muda dari keluarga mahendra'


'menjawab pertanyaan dengan tegas , ini lah sekilas video saat wartawan bertanya pada nona jihan'


'sangat cantik ini lah beberapa potongan video saat nona Jihan menjawab pertanyaan para wartawan'


'beginilah pesona nona muda Jihan saat datang ke acara konferensi pers hari ini'


'cantik dengan Outfit casual nya ini lah potret nona muda Jihan saat datang ke konferensi pers hari ini'


begitu lah kira kira artikel yang mengulas Jihan hari ini setelah Jihan datang dengan Outfit yang casual tapi tetap cantik Jihan juga terpaksa harus memakai lipbalm berwarna yang Salma berikan dihari ulang tahunnya tahun lalu


btw ini Outfit yang Jihan pakai ya



"kak ,kenapa ya banyak yang buat artikel sepeti itu" tanya Jihan bingung


"Karna kamu sedang viral jadi mereka harus membuat artikel tentang kamu apa lagi kamu juga keturunan dari keluarga mahendra" jelas Edwin


"kamu harus mulai terbiasa Jihan" sambung Edwin Jihan mengagukan kepalanya


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


***


lanjutt Next eps ya 😊