
"mereka sudah balik kelas" jawab Nathan Jihan kaget juga bingung Jihan dengan wajah yang sedikit marah langsung pergi kekelas menghampiri Salma dan Bella
"serem banget tuh mukanya" ujar reza yang melihat Jihan sudah pergi
"ya , gitu lah cewe kalo marah serem" jawab Seno
"tapi lebih cewe kalo lagu pms elo ngelakuin apa aja di mata cewe pms itu salah padahal Lo udah ngelakuin hal yang bener" sela Nathan
"tau dari mana Lo Tan" tanya Reza
"hahah , masa iya Natha ngga tau dia ini kan playboy ngga mungkin kan dia ngga tau" jawab Seno seraya tertawa terbahak-bahak , Nathan hanya menjawab dengan tersenyum
saat menuju kelas Jihan melihat Bella dan Salma yang berlari kecil Karna menjauh dari Jihan yang sedang marah
"Salma Bella berhenti" teriak Jihan , kedua temannya masih berlari menghindari Jihan
"kalian mau berhenti atau gue ngga mau bicara sama kalian selama seminggu" tegas Jihan yang makin marah
"haduh gimana nih bel kalo Jihan ngga mau bicara sama kita , kita gimana mau main terus belajar bareng" ujar Salma mulai takut
"Lo sih tadi gue kan udah bilang jangan nanti Jihan. marah bener kan kata gue" jawab Bella
"gue kan ngga tau kalo Jihan bakal semarah ini biasa nya juga Jihan ngga Semarah ini kan" ucap Salma panik
"iya sih tapi mending kita berhenti dah dari pada kita lari terus dia makin marah" ujar Bella , Jihan menghampiri mereka dengan wajah yang sangat marah dan kesal entah kenapa Jihan yang tadi baik baik saja bisa saja sangat marah.
"kalian kenapa ninggalin gue!" tanya Jihan kesal
"i..tu..Ki..ta..mau...ngerjain pr" jawab Salma Ter bata bata dan panik
"apa sih Salma jawab yang bener!" tegas Jihan
"em..m..itu Han tadi gue diajak Salma ninggalin Lo dikantin" sela Bella menjelaskan
"oh gitu" jawab Jihan meremehkan
"Lo ngga marah kan Han?" tanya Salma takut
"oh ngga ko tenang aja , tapi gue punya syarat buat kalian berdua" jawab Jihan
"apa Han" tanyaa Bella
"kalian berdua yang ngerjain pr gue gimana" tanya Jihan
"tapi selama 1 Minggu ya" jawab Jihan lagi
"iya gapapa gan asal Lo ngga marah sama kita" jawab Bella
mereka pun masuk kelas Karna sudah bek masuk , jam istirahat Tiara masuk kelas 7A untuk menghampiri Nathan
"halo sayang" sapa Tiara yang mengalungkan tangannya di bahu Nathan , Nathan yang merasa risih mencoba melepas kan tangan Tiara namun Tiara masih terus mengalungkan tangannya yang berkali kali di tepis Nathan
"ngapain sih Lo kesini , kurang kerjaan banget" tanya Nathan dengan nada kesal
"aku kesini tuh mau ngajak kamu kekantin sayang" jawab Tiara dengan manjah
"ngga gue ngga mau kekantin sama Lo sana Lo pergi" tegas Nathan yang risih dengan tiara
"ko kamu gitu sih ngomong nya aku bilangin papah ya" jawab Tiara melepaskan tangannya yang ia kalungkan dibahu nathan lalu mengambil ponsel Nathan yang melihat itu merampas ponsel Tiara dan membantingnya
prakk
"kamu apa sih ko ponsel aku dibanting" tanya Tiara kebingungan seraya mengambil ponsel yang dibanting Nathan di lantai
"Lo pikir sendiri" jawab nathan lalu pergi meninggalkan Tiara dan temannya Seno yang melihat Nathan pergi hanya mengikuti saja
"itu Nathan kenapa sih ko gitu banget sama Lo" tanya Iva
"diem Lo , ayo kantin" jawab tiara seraya berjalan menuju pintu keluar kelas 7A , lalu diikuti Iva teman sd Tiara yang Tiara pinta untuk sekolah disitu
kantin
"hai Jihan" sapa Seno
"yang disapa Jihan aja nih?" tanya Bella bernada kesal
"ah iya hai Bella hai Salma" sapa Seno
"telat"jawab Bella masih bernada kesal
"ya deh maaf"jawab Seno lalu duduk dibangku yang berhadapan dengan bella,dan Nathan duduk dihadapan jihan mereka semua makan tanpa suara Karna mereka sedang tidak ada yang ingin di bahasa tapi ditengah tengah saat sedang makan
brukk
lanjut next eps ya 😊