LOVE STORY AT SCHOOL

LOVE STORY AT SCHOOL
edwin



pulang sekolah dilobby


"ka Edwin" panggil Jihan yang kaget karna melihat Edwin yang sudah ada di lobby sekolah Jihan , Edwin menoleh kebelakang mencari siapa yang memanggil namanya


"jihan" sahut Edwin dan menghampiri Jihan


"kaka ko udah pulang bukan masih 2 jam lagi ya" tanya Jihan


"ngga ko Kaka lagi dipulangkan cepet Karna guru nya lagi ada rapat" jawab Edwin


"oh , kenapa Kaka mau jemput aku" tanya Jihan lagi


"iya Kaka mau jemput kamu ayo pulang" jawab edwin lalu mengajak adik perempuan nya itu untuk pulang bersama , tiba tiba saat baru ingin keluar pintu lobby ada seorang cewe yang menghampiri mereka


"eh kacung" sapa Tiara Edwin kaget mendengar itu


' haduh nih orang ya gimana gue jelasin nya nanti sama ka Edwin ' gumam Jihan dalam hati ia panik dan bingung harus bagaimana


"mohon maaf anda memanggil adik saya kacung" tanya Edwin pada Tiara dengan agak kesal Jihan yang melihat Kaka nya itu sontak menarik tangan Edwin


"ka Kaka jangan bilang kalau ka Edwin itu Kaka aku ya" ujar Jihan dengan nada panik


"loh kenapa , kamu kan memang adik aku" sahut Edwin ,


"udah pokoknya turut aja dulu apa kata aku nanti di jalan aku cerita in deh" tegas Jihan


"ok" jawab Edwin


"kalian ngapain sih lama banget" teriak Tiara dengan nada tinggi nya


"eh kacung buku gue mana" tanya Tiaral


"itu buku Lo dirobek sama Nathan" jawab Jihan Taira kaget ia langsung ingin menarik tangan Jihan namun di hadang Edwin


"maaf kalau kamu tidak ada keperluan lagi saya mau pergi dengan Jihan" ujar Edwin dan raut wajah nya sudah memerah karna kesal


"tu..tu.. tunggu bentar deh Lo Ed..win Mahendra kan" ucap Tiara terbata bata saat melihat muka Edwin dengan jelas


"iya gue Edwin Mahendra" jawab Edwin


"iya Lo ada urusan apa sama sih kacung ini" tanya Tiara yang menunjuk jari telunjuk nya kearah Jihan


"dia ini anak pembantu di rumah gue jadi dia harus pulang sama gue" jelas Edwin


"Oalah ternyata anak pembantu juga toh pantesin gue panggil Lo kacung" ujar Tiara meremehkan


"maaf gue harus pergi permisi" ucap Edwin lalu pergi meninggalkan Tiara sendiri an


didalam mobil Jihan menjelaskan semua yang terjadi pada Jihan , Jihan juga memperdengarkan Edwin rekaman suara dara yang sedang memerahin Jihan , dan Jihan juga memberikan tahu kan rencana nya Edwin agak kagum dengan rencana adik yang seperti sudah matang sekali untuk menjebak dara , agar dia tidak angkuh juga semenah menah pada murid dan guru


"tapi pandan kalau kamu masih di ganggu dia setelah


jangka waktunya habis kamu harus melawan setelah itu" tegas Edwin kepada Jihan


"tenang ka aku tuh punya rencana cadangan" jawab Jihan


"oke ka lupa itu dulu aku mau tanya Kaka berhasil nembak cewe yang kaka suka itu kan" tanya Jihan antusias Edwin yang mendengar pertanyaan adik nya itu langsung memerah pipi Edwin


"lah merah pipinya udah kayak tomat" ledek Jihan Karna melihat pipi Edwin memerah


"kamu ya jangan ledek kaka" sahut Edwin memalingkan wajahnya melihat arah luar mobil


"masa buang muka sih kak ayo lah cerita in" ucap Jihan yang terus meledak Kaka nya itu


"nanti dirumah kakak cerita in deh" jawab Edwin pasrah


"bener nih" tanya Jihan serius


"iya Jihan" jawab Edwin mencubit pipi Jihan


skip


dirumah


'ini nomor siapa ya' gumam jihan


Jihan lupa bahwa Edwin mau cerita tentang cewe yang Edwin tembak dua hari lalu , Jihan langsung masuk kamar setelah dapat telpon


' lah sih Jihan gimana sih katanya mau dengerin cerita gue ' gumam Edwin bingung Edwin juga langsung masuk kamarnya yang bersebrangan dengan kamar Jihan


kamar jihan


"halo ini siapa ya" ucap Jihan ditelpon


"ini gue Nathan Jihan" jawab penelpon itu ternyata adalah Nathan


"Nathan toh" jawab Jihan


"ada apa" tanya Jihan


"gapapa ko , cuma pengen nanya aja" jawab Nathan


"nanya apa nih" ucap Jihan


"Bella , Lo punya nomor nya Bella kan" tanya Nathan agak ragu


' oh cuma mau nanya bella ' gumam Jihan dalam hati sambil merebahkan diri di kasur


"Han..Jihan..Lo masih disitu kan Jihan" Nathan yang bingung karna tidak ada jawaban ia terus memanggil Jihan


"han..jihan" panggil Nathan


"hah iya apa" jawab Jihan kaget karna di panggil Nathan dengan nada yang tinggi


"Lo abis dari mana ko ngga di jawab sih" tanya Nathan bingung


"itu tadi abis minum sebentar hehe" jawab Jihan panik harus alasan apa


"oh , Lo punya kan nomor bella" ucap Nathan yang mengulang pertanyaan nya


"iya ada nanti gue kirim ya" jawab Jihan


"oh oke" jawab Nathan


"btw Lo dapet nomor gue dari mana" tanya Jihan


"ah..i..tuh..em..mm..an..dari Salma" jawab Nathan terbata bata


"ohh ya sudah gue mandi dulu ya" jawab Jihan


"oke bay" tutup telpon Nathan


kamar nathan


Nathan masih ingat bagaimana cara nya iya mendapatkan nomor ponsel Jihan


nathan mangambil nomor ponsel Jihan dari ponsel Seno yang Nathan pinjam alasannya Nathan hanya ingin melihat game yang diponsel Seno tapi Nathan malah mengambil nomor Jihan awalnya Nathan takut untuk menelpon Jihan Karna takut tidak diangkat , Nathan juga takut di tanya Jihan dapat nomor jihan dari mana jadi Nathan beralasan dapat nomor itu dari salma.


makan malam tiba


lanjut next eps ya 😊


dukung author dengan vote love dan like ya


I love you guys🤗😚


semangat puasanya guys 💪😉