
"Cut" Seru Aqua untuk adegan kali ini.
Di syuting berikutnya kami bersikap biasa, seolah tidak terjadi apa apa, dan memang itu yang seharusnya dilakukan orang orang profesional kan? Tidak menyatukan masalah pribadi pada pekerjaan.
Hari ini sangat melelahkan, karena dari cara kerja Aqua ia sangat perfeksionis, setiap adegan tak boleh asal-asalan, ekspresi wajah artis, sudut kamera semua sesuai dengan kemauannya. Jujur aku belum melihat sisinya yang seperti ini.
Ditambah aku cukup kerepotan karena Miyakosan izin pulang karena tak enak badan, untuk saja itu 2 jam sebelum syuting selesai jadi aku bisa menanganinya. Dulu ketika syuting drama saat aku masih pemula esoknya serasa aku tidak mau kembali saking lelahnya, berkali kali take camera karena aku masih banyak melakukan kesalahan belum lagi ditegur sutradara, ah rasanya ingin berhenti begitu saja, tapi ada Miyakosan yang selalu mendukung dan percaya bahwa aku bisa berkembang dengan cepat.
Aku duduk bersandar untuk melepas lelah dengan meutup mataku sejenak, syukurlah tadi adegan terakhirku.
"Capek?"
Aku mendengar suara yang tak asing itu, saat membuka mata, kami langsung bertatapan. aku langsung gelagaoan dibuatnya.
Karena tak bergeming, Aqua meraih tanganku agar menerima satu botol minuman isotonik yang mengandung berbagai ion penting untuk menggantikan cairan yang hilang dalam tubuh. Ia tahu bahwa aku lelah,
"Ini minumlah, kamu akan merasa segar kembali.." Katanya ringan.
Aku hanya tersentak dan secepat kilat langsung menarik tanganku kembali. Karena tak mendapat respon dariku akhirnya Aqua memutuskan pergi sebelum itu ia berkata.
"Aku akan mengantarmu pulang hari ini." Sahutnya sambil melangkah pergi.
Dan aku hanya menatap kepergiannya, apa ia tahu bahwa menagerku sudah pulang dulu jadi ia mengatakan itu? Ia harusnya tahu bahwa aku tidak akan mungkin menerima tawarannya.
Namun sekarang aku baru sadar, aku menggenggam minuman yang diberikan Aqua. Aku menepuk jidat ku karena merasa bodoh, harusnya tadi aku melemparkannya saja ke wajahnya! Huft sial, karena ia seenaknya menciumku.
Akhirnya syuting hari ini selesai.
Saat menatap jam di tangan waktu menunjukkan pukul 10 malam, sepertinya aku harus memanggil taksi kali ini, malam ini aku hanya ingin tidur saking lelahnya.
"Akane.."
"Kamu mau pulang denganku kan?" Tanyanya dengan ragu.
"Tidak" jawabku pendek.
Aqua mengerutkan kening,"Sekarang sudah larut malam, manager juga sudah pulang, aku tidak akan membiarkanmu pulang sendirian."
"Aku bisa sendiri kok, tak usah khawatir." Kataku seraya memesan taksi online lewat ponsel.
"Itu bahaya Akane.."
Aku sama sekali tak mendengarkan ucapannya dan hanya fokus pada ponselku, kalau sampai kami berduaan kembali aku takut dia akan menciumiku lagi, itu yang terselip di otakku tiba-tiba.
Walaupun aku acuhkan ia hanya berdiri disampingku, aku merasa tak nyaman dengan perlakuannya apalagi disini masih banyak staff yang berlalu lalang, saat aku perhatikan sejenak ada beberapa orang yang berbisik bisik mungkin curiga dengan hubungan kami, aku tak mau sampai ada rumor yang tidak tidak.
"Pergilah..aku tidak mau orang berpikiran yang tidak-tidak.." Kataku dengan suara yang diusahakan tidak terdengar panik.
Aqua menoleh." Aku tak peduli dengan itu.."
Aku mendecakan lidah Dengan kesal." Kau mau menghancurkan karierku?" Sahutku dengan tajam.
Terlihat raut wajah Aqua terkejut dengan ucapanku."Bukan begitu.." gumamnya enggan.
Tak lama Taksi datang dan aku bergegas meninggalkannya, ia tidak mencegahku kali ini mungkin takut aku salah paham lagi, sebenarnya aku mengerti maksud Aqua namun aku tidak ingin semudah itu terbuai olehnya.
Sepanjang perjalanan pulang aku menyibukkan pikiran dengan mengingat jadwal pekerjaan, mengabaikan supir taksi yang memperhatikanku dari kaca depan, aku gugup takut ia mengenaliku, penampilan sudah ku cover dengan masker supaya tidak dikenali, ngeri juga mendengar berita tentang stalker seperti itu. Namun akhirnya aku bisa bernafas lega setelah sampai didepan apartemen ku.
Aku melangkah menyusuri jalan beberapa blok dari sini, dan alangkah terkejutnya ketika aku mendengar sesuatu dibelakangku, apa benar benar ada stalker dibelakang ku? Aku panik sekali.