
setelah drama cukup panjang yang dimainkan gisel dengan berbagai alasan, akhir nya ia bisa bebas dari bocah laki laki yang sayang nya sudah menarik perhatian nya sejak pertama kali bertemu itu
gisel masuk ke dalam mobil nya dan segera tancap gas meninggal perusahaan A company, sepanjang perjalanan tidak hentinya sumpah serapah keluar dari mulut nya
"Dasar pemaksa, dia fikir dia itu siapa?apa karena dia kaya lalu bisa berbuat semau nya? dasar orang kaya sialan" semua kata kata kasar terus meluncur dari mulut gisel tanpa mampu ia cegah "apa dia fikir aku ini anak kucing yang bebas ia permainkan? dia fikir menikah itu apa? pantas saja istri nya memilih pergi lebih dulu dari pada bertahan hidup dengan nya,dasar sialan" gisel terus menggerutu sepanjang perjalan, hingga ia sadar dengan sesuatu
deg
"astaga" gisel menepuk dahi nya sendiri menyadari kesalahan nya "kenapa aku jadi mengikutsertakan istri nya yang sudah tiada, ini semua gara gara dia aku jadi hilang kendali"
*
*
*
foto itu diambil saat mereka berempat jalan bersama beberapa tahun yang lalu,saat itu mereka melakukan double date, dimana ia bersama andre,dan leodra bersama kevin. namun ia tidak pernah menyangka bahwa akhir dari semua nya akan menjadi seperti ini, kevin yang ia tahu adalah kekasih leodra ternyata adalah sepupu kandung dari leodra, dan andre yang merupakan kekasih nya harus menikah dengan leodra, entah takdir macam apa yang kini sedang ia hadapi, semua terasa begitu rumit, semua ini bagai mimpi yang sayang nya terjadi secara nyata
gisel tersenyum miris melihat foto itu, sejak pemakaman tuan bimo waktu itu, ia tidak pernah lagi bertemu dengan kedua nya, takdir seolah tahu bahwa hatinya masih belum sanggup untuk bertemu mereka berdua, jujur jauh di dalam hatinya ia masih belum bisa menerima semua ini, ia masih belum bisa menerima sepenuh nya kenyataan bahwa orang yang ia cintai menikah dengan orang lain, yang sayang nya adalah sahabat nya sendiri;leodra
"kalian tahu hari ini ada orang yang dengan tidak tahu malu nya mengajak ku menikah hanya dengan alasan yang konyol, kalian tahu dia mengatakan bahwa alasan nya ingin menikahiku karena ingin melihat kebahagiaan putra nya yang sudah lama tidak merasakan kasih sayang seorang ibu, memang dia fikir aku ini apa? apa dia fikir semudah itu untuk menikah? dia hanya memikirkan kebahagiaan putra nya tanpa memikirkan kebahagiaan nya sendiri, jangan lagi tanyakan apakah dia memikirkan kebahagiaan ku, karena kalian sudah pasti tahu jawaban nya" gisel menghela nafas nya sejenak, lalu kembali menceritakan kekesalan hatinya pada sosok rayden
"kalian tahu, dia orang terkonyol yang pernah aku temui, pernah menikah sekali dengan wanita yang ia cintai hingga akhir nya istri nya meninggal dan menitipkan buah cinta mereka kepada nya, lalu meminta ku menikah dengan nya untuk menjadi yang kedua tanpa memikirkan kebahagiaan nya selanjut nya, konyol bukan, seharus nya saat dia sudah merasa kan sekali kegagalan dalam rumah tangga, maka di masa berikut nya saat keinginan menikah kembali hadir, ia harus memikirkan matang matang dengan kebahagiaan nya, dasar bodoh"
gisel memalingkan wajah nya saat tidak sanggup lagi melihat foto itu, dan juga ada sedikit rasa bersalah di hatinya karena sejak pertemuan nya dengan rayden pagi tadi, ia tidak hentinya mengucapkan sumpah serapah nya untuk rayden, sedikit banyak nya ia sadar bahwa rayden mengingin kan yang terbaik untuk putra nya, memberikan ibu sambung sesuai keinginan sang putra, tapi bukan kah seharus nya ia juga memikir kan kebahagiaan nya sendiri, gisel benar benar merutuki kebodohan rayden kali ini, image kecerdasan yang selama ini melekat dalam diri rayden telah runtuh tak bersisa di mata gisel