
DI KELAS
.."Alka,katanya kamu mau ngajarin aku gimana sih, ini udah mau ujian loh"..bicaraku pada alka sambil cemberut..
.. "gak mau ngajarin pacar yang gak sopan".. Sahutnya..
.. "yaampun ceritanya masih dendam nih sama aku, gara-gara aku ledekin?"..
"hmz" jawabnya singkat, padat, dan gak jelas..
.. "ya udah deh maaf".. Kataku sambil tersenyum dan sedikit merayunya..
Lalu dia menoleh kearahku dan tersenyum sambil berkata"Emy, kalau kamu ulangin lagi aku cium kamu".. Spontan aku langsung duduk tegak karna terkejut dengan ucapannya..
"gimana, masih mau ngulangin gak, hukumannya enak loh".. Dia berbicara sambil tertawa licik padaku.. Sedangkan aku hanya melotot kesal padanya..
Time Istirahat
"ayo ke perpustakaan".. Ajak alka
.. "tapi aku laper".. Jawabku manja padanya..
"yaampun imutnya anak ini" batin alka
"ya udah kalau gitu kekantin dulu, nanti pulangnya aja mampir ke toko buku, gimana?"
.. "ok.." jawabku singkat, diapun menggandeng tanganku..
Saat jalan kekantin aku melihat elena memandangi kami, akupun langsung melepas tanganku dari tangan alka, dan alkapun terkejut karna aku tiba-tiba melepas tangannya..
"kenapa..?" tanya alka..
.. "gak papa, udah jangan gandengan malu tau di liatin".. Aku berusaha beralasan walaupun aku tau alka gak mungkin perduli sama pandangan orang lain..
"biarin aja" jawabnya dan kembali menggandeng tanganku.. Aku melihat ekspresi elena yang begitu tidak mengenakkan,, tapi aku juga tidak bisa membantah alka, akupun hanya pasrah mengikuti alka..
DI KANTIN
Aku duduk sambil makan di hadapan alka, dan dia hanya bermain game di ponselnya,
"alka kamu gak makan" tanyaku dengan mulut yang penuh makanan..
Tiba-tiba dia mengulurkan tangannya dan mengusap bibirku dengan jempolnya, karna ada saus yang berantakan di sudut bibirku, dan setelah itu dia mengemut jempolnya, akupun terkejut bukan main," apa dia tidak jijik batinku"..
"A-alka.." tanyaku gugup
"Apa?, udah cepet abisin makannya" jawabnya padaku..
Akupun kembali melanjutkan makanku dan tanpa kusadari semua mata murid di kantin tertuju pada kami, karna ulah alka barusan, dan akupun hanya menunduk malu setelah menyadarinya..
Sedangkan alka hanya tersenyum melihat wajahku yang merah karna malu..
Seperti kata alka tadi di kelas, kamipun pergi ketoko buku dan membeli beberapa buku untuk aku belajar, pulang dari toko buku kami berhenti di taman yang disitu ada padang rumput yang luas, yang memang di peruntukan untuk orang-orang yang mau piknik di situ..
Kami duduk di atas rerumputan yang hijau dan tanpa alas apapun, dan alka pun mulai mengajariku banyak mata pelajaran..
10 menit kemudian..
"Emy lihat ini, kan tadi udah aku ajarin sayang rumusnya, kok masih belum bisa sih".. Tanyanya dengan nada lembut padaku, yah alka sangat telaten mengajariku, meskipun aku malas-malasan dan kadang malah bercanda saat belajar, dia gak pernah marah atau bersuara keras kepadaku..
"alka itu susah banget, ganti aja yah, jangan belajar matematika, otak aku udah gak sanggup, udah gak bisa bekerja lagi otaknya karna pusing" rengekku padanya
"makanya belajar yang bener biar bisa bekerja lagi otaknya" jawabnya padaku..
"kamu tuh jahat banget sama pacar sendiri" aku pun marah karna alka gak mau dengerin aku..
"kalau aku jahat, udah habis kamu sama aku disini, bukannya malah aku ajarin"..
"Maksud kamu? " tanyaku karna gak faham sama ucapannya..
"kamu gak lihat posisi kamu sekarang?"
"kenapa emang ada yang salah?"
" kamu tiduran di hadapan aku dengan baju yang 2 kancing di atasnya kebuka, dengan rok yang pendek sampe kelihatan paha kamu,sayang, aku ini pria normal" dia berbicara sambil menunjuk dada dan paha ku, aku pun spontan kaget dan langsung duduk, dengan cara duduk sopan dan mengancingkan bajuku, aku baru sadar dari tadi dia melihat dadaku yang terlihat belahannya karna kancingnya terbuka dan posisinya aku tiduran tengkurap sambil menyangga kepalaku untuk melihat buku"pantas saja dia santai duduk di hadapanku tanpa merasa bosan"batinku
"dasar MESUM" bentaku sambil melempar buku kearahnya.. Diapun cuma tertawa jahat melihatku..
"aku bukan mesum, itu namanya rezeki, rezeki gak boleh di sia-sia kan, hehe"
"ALKA" akupun semakin membentaknya..
Setelah ada 30 menit kami belajar tiba-tiba hujan turun, rasanya aneh padahal tidak terlihat mendung, aku dan alka pun membereskan buku-buku dan berteduh di depan ruko kosong,karna bukan hari wekend, jadi gak banyak orang yang datang di taman itu, bahkan bisa di hitung dengan jari.. Kami sedikit kehujanan dan basah..
Saat ada mobil lewat, hampir saja aku kecipratan air karna mobil itu melaju sedikit kencang tapi alka langsung melindungiku di hadapanku, kami saling berhadapan dan saling memandang..
Batin Alka..
Aku melihat mobil yang melaju sedikit kencan, dan juga ada kubangan air di hadapan emy, aku spontan melindunginya dengan tubuhku agar ia tak terkena air..
Namun apa yang kulihat di hadapanku lebih mengejutkan dari mobil tadi.. Aku melihat emy yang cantik, dengan wajah yang putih bersih, bibir yang merah, mata yang indah, rambut yang sedikit basah dan baju seragam warna putih yang transparan akibat basah, sehingga aku dapat melihat apa yang ada di balik seragamnya, dan itu membuatku tak berhenti menelan air liurku sendiri, aku memegang tangannya sambil semakin medekatkan wajah ku padanya tanganku semakin naik kepundaknya dan berakhir di tengkuk lehernya, ku tarik tengkuk leher emy dan dengan lembut ku ***** bibir merahnya..
.
.
. Tbc
Hay guys, jangan lupa like sama komennya yah, saran dan kritik nya juga di tunggu loh..
Terimakasih😘