
Sisi Alka..
Hari ini adalah hari pertama aku magang di perusahaan ayah, ada pesta penyambutan untukku di perusahaan..
Aku terus berdiri di sebelah ayahku, mengobrol kesana kesini dengan beberapa klien, dan beberapa karyawan, namun saat sudah cukup lama, aku baru sadar pacarku sendiri belum hadir di sini,aku mencari-cari siapa tahu dia sedang mengobrol dengan seseorang, atau sedang makan sesuatu, namun aku tidak bisa menemukannya..
Aku menelfonnya, namun ponselnya juga tidak aktif.. Aku berusaha terus menelfonnya..
Namun hasilnya tetap sama, sudahlah pikirku mungkin dia ada urusan mendadak, nanti dia pasti menelfon..
1 jam, 2 jam, sudah 2 jam aku menunggu emy, namun dia tidak datang, kemana dia, aku sedikit kesal karna dia tidak memberiku kabar apa-apa..
"Awas kamu emy, kalau bertemu aku akan menghukummu" ucapku kesal padanya..
Akhirnya aku minta izin pada ayah untuk keluar, untungnya aku baru anak magang jadi tidak masalah,ayah langsung mengizinkanku..
Aku pergi kerumah emy,, aku mengetuk pintu rumahnya, dan munculah sosok yang sebenarnya tidak ingin aku temui..
"Elena, emy ada? "tanyaku to the point..
" kenapa sih kak, yang di cari kak emy terus, kan ada aku disini"ucapnya yang malah tambah membuatku kesal..
"sudahlah, dia ada tidak" tanyaku lagi..
"tidak ada, dia pergi"
"Pergi kemana? "tanyaku..
" aku tidak tahu"ucapnya ketus..
"baiklah" aku hendak lanhsung meninggalkan elena, namun saat aku melangkah terdengar suara ibunya elena..
"Emy sudah pergi, dia tidak akan kembali lagi, percuma kamu mencarinya kesini" katanya..
"apa maksud ibu?"
"maksudku adalah, aku sudah mengirimkan dia jauh, sangat jauh, sampai kamu tidak bisa bertemu lagi dengannya"
"apa, kemana?" aku benar-benar terkejut mendengar perkataan ibunya elena, dia benar-benar mengirim emy pergi jauh dariku..
Aku kehilangan kesabaran sontak aku langsung mencekik lehernya karna marah..
"cepat katakan kemana dia PERGII!!!!!" bentakku sambil masih mencekik lehernya..
"kak alka udah kak" teriak elena namun aku tidak menghiraukannya..
"jika aku tidak bisa bertemu dengan emy lagi, aku pastikan keluarga ini tidak akan hidup lama"..
Aku langsung meninggalkan rumah itu, dan pergi mencari emy, aku bertanya kepada hani dan satria, namun mereka bilang mereka tidak tahu kalau emy pergi..
Aku terus menjalankan mobilku tanpa tahu arah tujuanku, tapi aku tetap tidak menemukan emy, aku berhenti di pinggir jalan, aku sudah tidak sanggup lagi menahan air mataku, kenapa, kenapa dia meninggalkanku lagi..
Tiba-tiba aku pergi kearah bandara, aku berfikir jika pergi jauh, pasti dia naik pesawat. Meski aku tidak tahu benar atau tidak, tapi aku tetap ingin mencarinya..
Saat sampai aku berlari seperti orang yang hilang akal semua orang yang mirip dengan emy, kupanggil, aku melihat ke setiap sudut bandara, namun tetap hasilnya nihil,aku tak bisa menemukan emy..
"emy kamu bohong sama aku, emy kenapa kamu buat aku Jatuh cinta sama kamu, kamu terlalu jahat, terlalu jahat untuk aku cintai, aku hanya ingin bersamamu,apa begitu sulit, apa kamu gak pernah mikirin perasaan aku bahkan untuk sedetik aja, kenapa kamu tega ninggalin aku, kamu sekarang dimana emy? Ku mohon jangan pergi" batinku..
Aku masih tetap mencoba menghubunginya berkali-kali, tetap tak ada jawaban, akhirnya aku memutuskan untuk pulang..
Back to emy..
Aku berangkat ke bandara sendiri, ibu dan elena tidak mengantarku..
Saat aku di bandara, aku melihat seseorang yang mirip seperti alka, lalu akupun bersembunyi di balik tembok agar tidak terlihat, aku tau dia pasti mencariku..
"Alka maaf, kumohon maafkan aku, bahagialah dengan orang lain, karna kita terlalu mustahil untuk bersama, alka ku harap kamu mau mencintai elena, seperti kamu mencintaiku, alka seumur hidupku aku tidak akan pernah lupa, bahwa aku pernah punya seorang kekasih yang begitu perhatian namun dingin seperti es.. Yaitu kamu, Selamat tinggal KENDI ALKA"ucapku lirih sambil memperhatikan alka berlarian seperti orang bingung, ku hanya bisa menutup mulutku agar tak bersuara, dan menangis sesegukan.. Aku naik ke pesawat, dan akhirnya sampai di jerman.. Di rumah bibi dan pamanku..
Aku menyapa seperti biasa dan mereka menyambut aku dengan hangatnya..
Aku disini tidak ingin membuat mereka kecewa, aku akan sangat giat belajar dan setelah itu akan mencari pekerjaan, agar tidak merepotkan lagi..
Hari demi hari sudah aku lewati, aku sudah masuk universitas yang memang tidak terlalu terkenal di jerman, namun aku bersyukur masih untung aku bisa masuk, dengan otaku yang sangat standart ini.. Hari-hariku cuma di penuhi dengan belajar dan belajar, saat di rumah atau sedang libur, aku hanya akan membantu bibi dan paman di rumah, karna di belakang rumah kami ada pekarangan kecil yang di manfaatkan oleh paman menjadi kebun sayuran.. Saat paman tidak ke kantor dan aku juga libur kuliah, kami akan banyak menghabiskan waktu bersama di rumah dan mengurus kebun,,aku sangat suka disini karna paman dan bibi benar-benar menyayangiku seperti anak mereka sendiri, disini juga aku tidak banyak memikirkan masalalu ku, termasuk alka,aku benar-benar hanya belajar dan belajar..
.
.
.
.
.tbc