Love, Will Not Go Away

Love, Will Not Go Away
Aku rindu pelukan hangatnya



Hari ujian..


Hari ini adalah hari pertama ujian, aku gugup sekali saat guru membagikan kertas soal ke mejaku, ini bukan pertama kalinya aku ujian, tapi ujian kali ini benar-benar menentukan nasib hidupku kedepannya..


Aku berusaha sangat keras agar tidak mengecewakan ibuku dan diriku sendiri nantinya..


Aku mulai mengerjakan soal dengan hati-hati.meskipun banyak yang aku tidak tahu jawabannya,setidaknya tidak sedikit juga yang aku pelajari akhir-akhir ini masuk kedalam soal ujian..


Satu persatu murid mulai mengumpulkan soal mereka, kurasa aku yang terakhir.. Namun saat aku berjalan kedepan untuk mengumpul kertas ujian,ternyata ada satu orang yang juga baru selesai dan baru akan mengumpulkan soalnya, yaitu alka, aku tau dia pasti kasihan terhadapku karna aku paling terakhir menyelesaikan ujian, oleh sebab itu dia menungguku dan ikut mengumpul soal ujian terakhir.. Dia berjalan mendahuluiku, aku sedikit tersenyum dan berjalan agak jauh di belakangnya,dan dengan suara lirih aku berkata"Terimakasih, ternyata kamu tidak begitu membenciku" yang padahal aku tau dia tidak mungkin mendengarnya,, aku terus melihat dia dari belakang, tubuhnya yang tinggi, bahunya yang lebar, benar-benar membuat setiap wanita yang melihatnya,pasti ingin merasakan di peluk olehnya, dan aku pun merindukan pelukan hangat dari nya.. Dia berjalan semakin menjauh, tentu saja karna langkah nya yang besar, meskipun aku sudah berjalan agak cepat tidak bisa menandingi langkah besarnya..saat aku masih terus berjalan aku melihat elena menghampiri alka dan akupun bersembunyi di belakang tembok, aku melihat mereka berdua masuk kedalam mobil, dan pulang bersama, aku terus memandangi mobil itu dengan perasaan sedih, sampai mobil itu hilang dari pandanganku,


Tiba-tiba ada seseorang yang memegang pundakku dan bersuara...


"jangan di lihat, kalau memang kamu sakit hati karna melihatnya"..


"satria" kataku..


"kok kamu belum pulang" lanjutku..


"iya, tadi kunci mobilku ketinggalan di toilet, pas aku keluar, aku lihat kamu lagi jalan ngikutin alka, jadi aku nyamperin kamu" jelasnya..


.. "ohh gitu.. Ya udah aku pulang duluan yah"


"ehh tunggu dulu, aku laper nih gimana kalau kamu temenin aku makan, aku gak ada temen nih, nanti pulangnya aku anter deh, aku traktir juga deh, gimana?" pintanya sambil merayuku..


"iya iya aku temenin, tapi jangan di jual yah akunya" candaku padanya..


"Hemz boleh juga tuh idenya, lumayan kan uangnya bisa buat beli bakso di warung bang mamat, hahahaha"candanya balik kepadaku..


" ishhh satria, yang ada kamu tuh, udah lah aku gak jadi nemenin"..


"eh eh jangan dong..masa gitu aja ngambek, udah lah ayok, lets go kita" jawabnya sambil mengalungkan tangannya kepundakku..


Di warung makan..


Satria mengajakku makan di pinggir jalan, namun aku sangat suka tempatnya meskipun hanya di pinggir jalan, tapi kita duduk di bawah pohon yang rindang banget, jadi suasananya malah jadi sejuk, dan udaranya juga segar, karna kita makan bukan di pinggir jalan raya, hanya di pinggir jalan kecil yang jarang kendaraan berlalu lalang..


"kamu gak biasa yah makan di pinggir jalan kaya gini"tanyanya..


"hemzz iya first time" jawabku..


Aku memesan makanan yang sama dengan satria, yaitu soto ayam..


Saat sedang asik makan dan sambil mengobrol dengan satria tiba-tiba ada daun kering yang jatuh ke makanan satria.. Sontak akupun langsung tertawa terbahak-bahak, melihat ekspresi wajah satria yang kesal karn daun kering yang masuk ke makananya..


"daun sialan, gak tau apa, orang lagi laper"


Ucapnya ngedumel sendiri..


"hahahaa satria, satria kasian amat sih baru juga di makan berapa suap udah kemasukan daun" aku tak henti"nya tertawa..


"seneng nih seneng liat temennya susah" jawabnya marah..


Akhirnya dia memesan lagi makanan nya dan kembali makan dengan tenang..


Setelah makan dia mengantarku pulang, sampainya di rumah akupun berpamitan dengannya..


"Makasih iya, udah anterin aku"..


"iya makasih jg udah temenin aku makan"..


"hemzz bye satria"..


"bye emy"..


Akupun masuk kerumah, dan langsung masuk ke kamarku untuk mandi dan istirahat..


Aku keluar untuk mengambil minum di dapur..


Dan aku tidak melihat elena di mana-mana.. Tapi aku juga tidak mau mengurusi urusannya dan kembali kekamarku, namun sebelum aku masuk kamar aku mendengar suara mobil di depan, jadi aku memutuskan untuk melihatnya dari jendela, dan benar saja itu elena dan alka," jadi sepulang sekolah tadi mereka jalan" batinku.. "Alka kalau memang elena adalah wanita yang terbaik buat kamu, aku akan coba melupakanmu selamanya".. Akupun tak ingin melihatnya lebih lama lagi dan kembali ke kamarku..


.


.


. Tbc,


. holla temen-temen semua, like sama komennya aku tunggu ya, terimakasih buat yang udah mau baca cerita aku.. 😘