Love, Will Not Go Away

Love, Will Not Go Away
Mesum kamu alka



Aku dan alka selesai berbelanja.. Dan kami memutuskan untuk pulang..


Di rumah..


"sayang emang kamu bisa masak?" tanyaku pada alka..


"bisa, aku kan waktu kuliah udah tinggal sendiri, jadi sedikit-sedikit bisa lah" jawabnya..


"emzz ok deh, mau aku bantu gak?"..


"gak usah, kamu duduk aja pasti capek kan" ucap alka sambil mengelus rambutku.. Aku pun hanya membalas nya dengan senyuman, dan duduk di meja makan, sambil memperhatikan alka memasak, sesekali alka menoleh kearahku sambil melempar senyum manisnya padaku,dan akupun membalasnya dengan senyum juga..


20 menit kemudian masakan alka pun siap, dan kami siap-siap untuk menyantapnya..


Tak banyak yang alka masak, namun cukup membuatku kagum, karna aku yang perempuan saja tidak bisa masak, tapi dia malah pandai memasak..


Kami menyelesaikan makan kami dengan tadi sedikit mengobrol dan bercanda ringan..


Karna bosan aku memutuskan untuk menonton tv, dan alka menyusulku setelah membersihkan meja makan setelah kita selesai makan tadi,bukan aku tidak mau membantunya tapi dia yang menolak, dan melarangku untuk membantunya..


"sayang, nonton apa?" tanyanya..


"lagi nonton drakor nih" jawabku yang masih fokus menatap layar tv...


Saat alka duduk di sebelahku dan ikut menonton, tiba-tiba adegan di tv itu memunculkan adegan hot, dimana sang pemeran utama laki-laki tengah melumat ganas bibir sang pemeran utama perempuan, awalnya aku berfikir itu hanya adegan kiss biasa, namun ternyata adegannya semakin memanas, saat sang pria membuka kancing baju si wanita, aku pun gugup dan menoleh melihat alka, aku melihat alka sangat fokus menatap adegan itu, dan tidak tahu apa yang di fikirkannya, aku langsung mengambil remot tv di meja lalu memindahkan acaranya. Karna aku takut jika terus melihat adegan seperti itu alka akan terangsang dan akan menerkamku..


Alka menoleh kepadaku dan berkata..


"kenapa di pindah bukannya kamu suka dengan drama korea" tanya alka..


"o-oh i-tu pemainnya aku kurang suka" jawabku terbata-bata..


"kamu kenapa gugup gitu" ujarnya..


"gak, siapa yang gugup, aku gak gugup".


"oh aku tau, pasti karna adegannya kan?"..


Sontak aku melotot karna terkejut dengan ucapan alka barusan..


"a-apa maksudmu?" sentakku tak terima..


"sayang, kamu manis banget kalau lagi malu gini"..


Alka mendekatkan wajahnya ke arah telingaku dan berbisik dengan suara berat khasnya..


"apalagi waktu kamu mendesah di bawahku, kamu kelihatan cantik banget" ucapnya..


"dasar mesum kamu alka!!!"


Aku langsung saja berdiri dan lari kekamar karna malu, dan wajahku sudah merah merona di buat alka, aku gak tau kenapa, tapi meskipun udah berhubungan badan dengan alka lebih dari satu kali, tapi tetap saja jika melihat tatapannya yang mesum itu aku akan merasa malu..


Aku tak ingin memikirkan kata-kata alka tadi.. Kadi aku memutuskan untuk tiduran di kamar..


"sayang" tak lama terdengar suara alka memanggilku..


"emz" jawabku..


"besok sore kita pulang yah, aku akan bantu kamu siap-siap" katanya..


"besok sore, apa tidak terlalu cepat" tanyaku pada alka..


"tidak sayang, besok pagi kita pergi kerumah paman dan bibimu, untuk pamit"..


"baiklah,"..


Akupun menuruti perkataan alka, karna sebenarnya juga aku sudah rindu dengan ibu, meskipun terakhir kali ibu mengirimku keluar negri, namun aku tetap merasakan kepedihan di hatinya, mau bagaimanapun meskipun kami tidak memiliki hubungan darah, namun tetap saja, kami adalah anak dan ibu yang saling menyayangi.. Aku tahu ibu hanya tidak ingin anak kandungnya elena merasakan susah dan sakit hati, meskipun perbuatannya itu menyakiti hatiku dengan sangat dalam..