
Back to emy
Akhirnya aku dan alka sampai di restoran yang kita tuju..
"sayang, kamu mau makan apa?" tanya alka..
"emzzzz,, terserah kamu aja deh, kan kamu yang bayar, hehe" jawabku sambil bergurau.
Alka lalu memesan beberapa menu makanan, sampai akhirnya makanan itu datang dan siap untuk di santap..
"kamu beneran udah jadi CEO..?? Tanyaku penasaran..
" iya, kenapa? "
.." tidak ada hanya tanya saja"..
"emy, kamu magang sebagai apa di perusahaan yang sekarang kamu kerja?" tanya alka..
"aku hanya karyawan magang biasa, di bagian desaign"..
,,"memang kuliahmu jurusan desain"..
"iya, desain busana"..
"ohh begitu"..
"memang kenapa?"
"tidak, aku hanya memikirkan jika nanti kamu pulang dan bekerja di perusahaanku, kamu harus aku taruh di bagian mana, makanya aku tanya"..
"oh begitu, tapi kan perusahaan mu bukan perusahaan yang memproduksi fashion, nanti aku akan bekerja di bagian apa?"..
"kamu fikir perusahaanku masih seperti dulu, sekarang perusahaanku sudah semakin berkembang, 2 tahun terakhir aku mengakuisisi perusahaan fashion, dan interior.. Kamu bisa aku pekerjakan di sana nanti"..
"oh begitu, lalu kamu, dimana?"..
"aku ini boss nya, suka hati ku, aku mau dimana"..
"huuh, iya tahu kalau kamu itu boss" jawabku sinis..
Kami selesai makan dan mengobrol, lalu kami segera pulang..
"emy, rumah kamu dimana?"
.. "apa?? Kenapa di rumahku kamu kan bisa pulang ke hotel"..
"aku sudah bilang, selama aku disini aku mau tinggal denganmu, aku tidak akan membuatmu lepas lagi dari pandanganku, kamu itu pintar kabur, nanti bisa-bisa kamu kabur lagi"..
"alka, aku gak akan kabur, aku janji"..
"ya udah, tapi jangan nyesel yah, rumah aku kecil, sempit, dan cuma ada 1 kamar, dan 1 kamar mandi,aku yakin kamu gak akan bertahan sehari pun"
"baiklah, kita lihat saja, kalau aku bisa bertahan selama satu hari penuh, kamu harus nurut sama aku, gak boleh ngebantah lagi"..
"o-ok".. Jawabku gugup..
Dia smirk ke padaku lalu melajukan mobilnya, aku menunjukan alamat rumah dan juga kantorku, karna dia ingin mengantarku besok ke kantor..akhirnya kami sampai di rumahku, lebih tepatnya rumah sewaku..
Aku mengajak alka masuk, ruangannya memang tidak besar, hanya ada ruang tamu kecil, dan satu kamar, serta 1 kamar mandi, dan ada juga dapur yang bersebelahan dengan ruang tamu.. Aku bukan anak yang super rajin, namun karna aku tidak punya banyak barang, jadi rumahku terlihat tidak terlalu berantakan..
"ayo masuk?" ajaku pada alka..
"hemz, baiklah"..
Alka melihat-lihat ke sekeliling ruangan, lalu bersuara..
"rumah yang nyaman" ucapnya..
Lalu dia berjalan ke tepi kasur dan duduk di kasurku.. Aku mengambil selimut di lemari lalu memberikannya padanya..
"aku tidur di sini, kamu di sofa" ucapku tegas..
"apa maksudmu di sofa, tidak mau, aku mau tidur di sini, denganmu"
"tidak bisa kita kan belum menikah" jawabku jengkel, karna dia memaksa ingin tidur berdua..
Dia langsung berdiri mendekatiku dan menatapku dengan tatapan mesumnya, aku mundur perlahan namun dia malah semakin mendekat dan jarak kami sangat dekat bahkan sekarang dadanya yang bidang sudah menyentuh badanku..
"apanya yang tidak bisa, kita bahkan sudah melakukan hubungan suami istri sebelum menikah, apa bedanya hanya tidur berdua, apa kamu lupa tadi siang kamu mengerang dan medesah nikmat di bawahku" ucapnya dengan raut wajah yang benar-benar seperti orang mesum..
"stop!!!!!,, ok, terserahlah kalau mau tidur berdua, ya sudah, tapi tidak perlu mengungkit yang tadi siang, apa kamu ini tidak malu" kataku yang sudah kesal maksimal dengan alka, namun dia hanya tersenyum seperti manusia tanpa dosa..
"tidak, untuk apa malu, aku sudah melihat semua milikmu, dan kamu juga sudah melihat semua milikku"..
Akhirnya aku dan alka tidur satu ranjang dan satu selimut lagi, jika diingat aku benar-benar frustasi, kenapa aku bisa terbuai rayuan alka dan mau melakukan hubungan intim, namun aku juga merasa bahagia, karna sekarang kami bisa bersama lagi, aku bahagia dia tidak melupakanku, dan juga tidak membenciku, aku tidak ingin menyerah lagi, aku tidak ingin mengalah lagi, tapi aku juga tidak tahu apa yang akan terjadi kedepan pada hubunganku dan alka.. Yang pasti aku hanya ingin menjalani kehidupan ini bersamanya.. Selamanya...
.
.
.
.
. Tbc