Love, Will Not Go Away

Love, Will Not Go Away
Aku mencintai Emy



Back to emy


Aku terbangun saat matahari mulai menggantung terang di langit.. Aku melihat alka masih tertidur lelap, betapa tampannya wajahnya, begitu putih, bahkan akupun tak ingin melepaskan pandanganku dari wajahnya..


"kenapa melihatku terus, nanti jatuh cinta loh" katanya sambil mengejutkan ku.. Karna tiba-tiba dia bangun dan lansung menatapku..


"emang gak boleh kalau jatuh cinta sama kamu" godaku..


"tentu saja tidak boleh, aku kan calon adik iparmu" ucapnya dengan tersenyum, yang membuat darahku naik..


"ya sudah kalau tidak boleh aku cari yang lain saja" kataku dengan lebih menggodanya..


"kalau kamu berani cari yang lain, kamu tidak akan bisa keluar dari kamar ini nantinya".. Ucapnya mengancam, aku hanya tersenyum melihat ekspresi wajahnya yang terlihat lucu..


"kenapa,, kamu kan calon adik iparku,, adik ipar, adik ipar" aku semakin menggodanya..


"emy, kalau kamu terus bilang seperti itu, kamu akan menyesal"


"aku tidak takut, adik ipar, adik ipar, hahaha" aku mengejeknya sambil berlari, hendak membuka pintu, namu siapa sangka alka langsung menarikku agar tidak membuka pintu dan mendorongku ketembok.. Menahan kedua tanganku, lalu mencium bibirku lembut, aku membulatkan mataku karna terkejut, namu semakin lama alka semakin membuat ku larut dalam ciumannya,dan aku pun memejamkan mataku, lalu mengalungkan tanganku ke lehernya, kami berciuman dengan sangat bergairah.. Lalu melepaskan ciuman dengan nafas yang tidak teratur..


"terimakasih morning kiss nya, kakak ipar" dia mengatakan kakak ipar dengan senyuman jahat, yang membuatku emosi..


"alka, ayo antar aku pulang" pintaku,karna aku takut ibu khawatir..


"kenapa kamu harus pulang, aku suka kamu di sini, aku suka kita seperti ini" dia berbicara sambil meletakkan kepalanya di pundakku dengan manjanya


Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya..


"alka, banyak hal yang harus kita urus, aku harus belajar agar masuk universitas,kita juga harus menjelaskan pada elena yang sebenarnya"..


"iya baiklah" jawabnya dengan senyum..


Di rumah..


Alka mengantarku sampai gang masuk rumahku, karna takut elena melihat, di rumah syukurlah ibu tidak curiga dan percaya bahwa aku tidur di rumah hani, tapi jujur aku sangat menyesal, karna ini adalah pertama kalinya aku berbohong pada ibu..


"emy, kok tumben kamu nginep kerumah hani" kata ibu..


"iya bu, soalnya ada sesuatu yang harus emy sama hani selesaikan"..


"ohh, ya udah kalau gitu, pergi mandi sana" perintah ibu..


"iya baiklah bu"..


Sisi Alka


Setelah aku mangantar emy, aku ingin menjelaskan semuanya pada elena..


Aku menghubunginya untuk mengajak dia bertemu..


"Elena, kamu di mana?"


"aku di rumah kak, ada apa?"


"bisa kita bertemu sebentar, aku akan menjemputmu"


"Baiklah"


Aku sudah menjemput elena dan mengajaknya ke jembatan yang pernah kita datangi bersama waktu itu..


"Elena,kamu ingatkan saat kita bertemu di sini"..


"kamu tau kan dulu aku datang kesini dengan suasana hati yang sangat buruk"


"emz, aku tau, aku pun dulu sama, dan kita saling menghibur 1 sama lain"..


"kamu mau tidak, menceritakan apa masalahmu hari itu?" tanyaku..


"emz baiklah, kamu tau kan kak emy yang satu kelas denganmu"


"iya, kenapa?"


"sebenarnya, aku sudah berbuat salah padanya, tapi kurasa kamu akan marah jika mengetahuinya, aku tidak ingin melanjutkannya" katanya..


"karna dulu dia pacarku dan kamu menyukaiku ya"..


Terlihat dia sangat terkejut mendengar omonganku..


"Elena, aku tidak berfikir bahwa kamu jahat, tapi aku akan jujur padamu, aku masih mencintai emy, dan itu tidak akan berubah sampai kapanpun"


"apa maksudmu, kamu adalah pacarku sekarang, kamu tidak boleh mencintai orang lain, tidak, bahkan kamu tidak bisa mencintai orang lain, hanya aku, cukup aku saja" ucapnya tegas..


"tidak elena, kamu harus tau cinta itu tidak harus memiliki, aku pacaran denganmu karna aku hanya tahu bahwa emy menghianatiku, tapi ternyata dia melakukannya demi kamu, aku bahkan berkata kasar padanya, melecehkannya, sekarang aku ingin mengembalikan semuanya seperti dulu, karna itu aku ingin bertemu denganmu, sebaiknya kita akhiri saja hubungan kita, kita cukup jadi teman"..jelasku padanya, yang terlihat dia tidak bisa menerimannya..


"tidak, aku tidak mau, kamu tetap pacarku, aku tidak akan mengakhiri hubungan ini sampai kapanpun, aku mencintaimu, aku tidak perduli kamu mencintai siapa, dengan aku mencintaimu dan kamu jadi milikku itu sudah cukup bagiku"dia berbicara dengan lantang dan badan gemetar, aku tau dia akan menangis, tapi aku juga tidak bisa terikat dengan nya lebih lama lagi..aku mencintai emy..


"Elena maaf, tapi aku tidak bisa ada hubungan apapun lagi denganmu, aku mencintainya emy, hanya emy" tegasku, lalu beranjak pergi..


"kalau kamu berani melangkah lagi aku akan mengakhiri hidupku, dan loncat dari jembatan ini".. Ancamnya padaku, dan spontan aku langsung menoleh ke arahnya, kulihat dia sudah berusaha menaiki tepi jembatan..


"elena kamu jangan gila, apa yang kamu lakukan" aku panik dan berjalan mendekatinya, aku takut dia nekat akan melompat..


"jika kamu mengakhiri hubungan ini, dan meninggalkanku,aku tidak akan segan mengakhiri hidupku, aku mencintaimu, dari awal masuk sekolah aku sudah mencintaimu, saat aku tau kamu berpacaran dengan kak emy, aku marah, aku menyuruhnya meninggalkanmu, tapi apa aku salah, aku hanya ingin mempertahankan cintaku".. Ucapnya sambil menangis dan sudah berdiri tepat di atas air, jika dia melompat entah apa yang akan terjadi padanya..


"elena, kamu harus berfikir jernih.. Aku mencintai kakakmu, itu tidak bisa di ubah, meskipun aku menjalaninya denganmu namun aku tidak mencintaimu, itu hanya akan menyakitimu, jadi kumohon elena, berhenti bersikap konyol, aku yakin banyak laki-laki yang lebih baik dariku, ayo elena aku mohon"


Aku berusaha menasihatinya agar dia tidak lompat..


"tidak, jika kamu terus berkata kamu mencintai kak emy, aku akan langsung lompat"


"tidak jangan"


"kak alka aku mencintaimu," dia berkata lalu melompat begitu saja dari jembatan kedalam air,aku sangat terkejut dan takut..


"ELENA!!!!" teriakku..


Tanpa berfikir apapun aku langsung ikut melompat dan berenang berusaha menyelamatkannya..


.


.


.


.


.


.tbc