Leave The Time To Answer

Leave The Time To Answer
tentang perjodohan



" eh gua mau ngomong sama elo " ucap rio masuk kedalam mobil " apa " duduk di kursi sebelah pengemudi ." ngomong ngomong kenapa lo mau di jodohkan sama gua waktu itu ? " tanya rio karena waktu itu ia masih polos " gua juga gak tau , yang menerima perjodohan itu bukan gua tapi orang tua gua ,kenapa harus ada perjodohan seperti ini " jawab dinda yang masih belum mengerti apapun saat itu . tak lama kemudian rio berhenti di sebuah rumah sederhana tak terlalu besar dan tak terlalu kecil masih layak untuk di tinggalnya bersama kakek nenek nya . " din gua udah sampai rumah gua pulang dulu oke , jaga diri baik baik " ucap rio " oke , gua pulang ya io . titip salam sama keluarga lo ya " ucap dinda " iya din gua juga titip sampai in salam gua sama keluarga lo ya " ucap rio yang sudah lama tak bertemu keluarga dinda . " tenang aja itu pasti kok dah" ucap dinda .


tak lama dinda pun sudah sampai rumah milik nya " loh din kok udah pulang , kamu gak bikin masalah di hari pertama kamu sekolah kan din " ucap mama dinda sambil melihat jam tangan viana nama mama dinda . " jam mama gak mati tanya dinda melihat jam hand phone milik nya " gak tu " kilah viana , " nih mama lihat jam aku udah segini dan ini udah waktu nya pulang , dan itu waktu yang wajar " memperlihatkan jam di handphone nya " iya berati jam mama ... " belum selesai viana bicara sudah di putus oleh dinda " jam lambat " ucap dinda " sudah ya mah dinda mau mandi habis itu tidur ngantuk dinda ma " pergi dari hadapan viana , ke naik lantai atas dan masuk kamarnya . " iya juga nih sekarang hari senin ya " ucap viana pada dirinya sendiri , tak lama handphone nya pun berdering " papa " orang yang menelfon viana . " iya pah ada apa ? " tanya viana pada rudi ayah dinda " itu mah dinda udah pulang belom " tanya rudi pada viana " udah pah dinda lagi mandi tuh " jawab viana , duduk di sofa " itu mah nanti malam kita makan bareng sama keluarga pak salman ( kakek rio ) suruh dinda dandan yang cantik acaranya jam 8 malam , udah ma papa tutup dulu papa habis ini rapat " ucap rudi buru buru " makan nya di mana pah " tanya viana " nanti papa sms " jawab rudi " oke moga lancar ya rapat nya " viana mengakhiri telpon.


📨: ma makan malam di restoran changhay


📧: lo papa udah selesai rapat , beneran pa


kita makan di restoran changhay pah


restoran itu kan sengaja kita buat hadiah


buat pernikahan dinda sama rio , papa


gak takut nanti dinda sama rio tau.


📨: iya mah pah baru aja selesai rapat ,


beneran kita makan malam lagi di sana


lagi pula yang memutuskan untuk makan


di sana itu papa sama pak salman , soal


dinda sama rio tau sendiri itu gak


masalah nanti kita bisa jelas in yang


penting mama gak kasih tau siapa pun


kalau kita yang punya itu restoran ,


termasuk dinda sama rio


📧: tenang kalau soal itu , pak salman berarti


📨: iya papa percaya sama mama , iya pak


salman ikut rapat, lagi pula ini kan


proyeknya dan kantornya papa kan cuman


jalanin tugas aja mama lupa


📧: gak kok mama gak lupa bagaimana bisa


seorang istri dari seorang mafia hebat


seperti papa bisa lupa apa posisi


suaminya bisa di pecat ke'k mama 😹


📨: ya udah sana cari baju buat mama sama


dinda , papa pulang cuman mandi terus


kita berangkat .


📧: ashiaap papa


viana naik ke atas masuk kamar dinda " din , mama boleh masuk " tanya viana "masuk aja ma pintu nya gak di kunci kok "jawab dinda dari kamar mandi " kamu lagi apa din kok gak keluar luar dari kamar mandi " basa basi viana " mama kan tau sendiri kalau dinda mandi ya lama " jawab dinda " nanti kalau udah mandi nya pakai gaun yang ada di atas kasur kamu ya din " suruh viana " loh kok ada gaun gaunan sih emang ada apa ini " guman dinda


" ada apa mah " dinda keluar dari kamar mandi " bibi tolong bantu dinda pakai gaun ini ya bi " tolong viana pada bibi " nanti malam kita makan bersama bareng pak salman " jawab viana " pak salman? , bukan nya itu kakek nya rio " tanya dinda pada viana " iya pintar kamu memang anak mama " canda viana " jelas dong , kalau tidak pintar bagaimana bisa jadi anak dari seorang viana darmansyah " sombong dinda. " ya udah ya mama balik kamar mama mau mandi " akhir pembicaraan viana pada dinda.


bersambung


jangan lupa like ya gyus dan komen apa aja pendapat kalian bisa kalian utarakan lewat kolom komentar dan juga bisa jadi motivasi ku sayang kalian ,nan jangan lupa tap ❤️ dan 👍 biar aku semangat update novel ke kalian


udah ya aku sayang kalian muach 💋