
"duh gimana nih gua anak baru di sini gua gak boleh telat" guman Dinda ,dan jalan dengan buru-buru sampai ia tertabrak dengan seorang pria dan secara tidak sengaja terdintih lah pria itu "hey kalau jalan tu liat-liat pakai tu mata jangan di jadian pajangan" ucap Rio yang terdintih badan dinda "lo anak baru ya" ucap Rio" woi cewek lo di ajak ngomong kok malah diem aja, lo bisu ?" ucap Rio bertuntunan "iya iya maaf ,gua anak baru di sini emang kenapa?" ucap Dinda mulai membuka mulutnya untuk berbicara dengan Rio "dan lo sempek kapan lo bakal kaya gini sama gua" ucap Rio lagi "ini cowok tapi banyak omong" ucap Dinda dalam hati "iya berdiri" ucap dinda singkat " ngomong apa lo tadi " ucap Rio , "gua cowok banyak omgong kata lo kalau gak suka tu ngomong jangan gitu " ucap rio tidak suka " gawat ni orang punya indra ke enam kali ya " ucap dinda dalam hati . " tadi kan gua uda bilang kalau gk suka tu bilang aja gak usah di batin , gue gak suka di gitu in sama orang ". ucap Rio lagi dengan nada orang kesal " duh gawat ni telat gua gua telat " ucap Dinda bergumam sambil melihat jam tangan yang ia pakai . "iya gua gak suka lo puas " , ikut kesal kerana di ajak bicara dengan Rio sampai tak sadar bahwa waktu berjalan begitu cepat "oke kita musuhaan sekarang " ucap Rio kesal dengan dinda "oke kita resmi musuhaan sekarang " ucap dinda dengan berani . dan pergi meninggal kan rio sendiri
"tet...tet...tet..." bel sekolah berbunyi mendakan jam sekolah pertama akan segara di mulai dan berbarengan dengan itu juga dinda masuk kelas dengan tepat waktu dan lansung duduk di kursi paling dekat dengan jendela
"eh eh tu anak bukan ya yang omong- omongan sama Rio " kata salah satu murid di sana "iya-iya gua juga liat habis omong-omongan sama Rio habis itu mereka berantem" ucap lain murid membenarkan ucapan salah satu murid tadi "duh berani ya tu anak sama yayang aku" ucap lain murid "dan dia juga orang pertama yang berani duduk di kursi Rio benar gak tau malu belom tau siapa sebenarnya Rio " sambung murid lain yang melihat dinda duduk di kursi rio .
dinda yang mendengar ocehan semua murid hanya melihat ke sumber suara tersebut dan kembali melihat depan walau sedikit kesal dengan ocehan murid murid yang duduk di belakang kursinya "eh dia ngeliat in kita tu" ucap salah satu murid lain lagi "biarin aja sih lagian kan dia anak baru berani apa dia sama kita" ucap salah satu murid lain dengan berani "liat aja kalian nanti" guman dinda .
"tap...tap...tap " langkah kaki dan tebak siapa yang datang ya siapa lagi kalau bukan wali kelas 12A kelas Ips pak hendra yang di ikuti Rio di belakangnya. " Rio kamu silakan duduk di tempat lain dulu ya nak bapak mau memperkenalkan murid baru itu dulu oke" ucap pak hendra dengan sopan dengan Rio walau sedikit berbisik bisik "baik pak" ucap Rio singkat dan Rio pun langsung duduk di sebelah sahabat nya Alfin "eh yo lo gua denger dari anak cewek cewek lo habis tukarkan ama tu cewek emang bener bro, cerita dong " ucap Alfin "ya emang benar sih tapi gua males cerita sama lo" ucap Rio yang sebenarnya masih kesal dengan prilaku Dinda apa lagi dia juga sudah ngerebut tempat duduk favoritnya "eh ada yang beda ya di kelas kita, kamu dinda ya anak baru itu"ucap pak Hendra dengan nada orang sok asik ,pak hendra menang asik pada dasarnya tapi pak Hendra juga bisa jadi singa jika sudah marah "iya pak saya Dinda murid baru di kelas ini ada apa ya pak" ucap dinda dengan sopan dan lembut berbicara dengan pak Hendra karena ia tau bahwa hendra adalah wali kelas 12A ips "kamu berdiri dan perkenal kan nama kamu di depan kelas" ucap pak Hendra " baik pak " ucap Dinda sambil berjalan ke depan dan menuliskan nama nya di papan tulis Andinda anjani putri . dan pak hendra pun duduk di tempat meja guru . "hay teman teman perkenalkan nama ku andinda panggil aja dinda , saya pindahan dari SMA bangsa negara " ucap dinda dengan bangga karena sekolah itu adalah sekolah terfavorit semua umat tapi sayangnya ia harus ikut karena perjalanan bisnis orangtuanya .
jangan lupa dukung author dengan vote , like , dan komen apa pendapat kalian karena itu menjadi motivasi author buat terus mengembangin novel ini .
oh iya mampir juga ke chat story ku " My family " isinya chat gak jelas dari keluarga dan orang terdekatku. main yuk biar tau kehidupan ku dalam dunia chat seperti apa . ya kepo sekali kali gak papa kan hehehe
udah ya aku sayang kalian muach 💋