
"tteett ...tteett..." bunyi bel masuk ,"udah selesai kan makannya masuk yuk dah bel tu" ucap alfin pada sekolompok manusia yang ada di sana "dah yuk ya ,yuk io" ucap dinda , raya tersenyum mendakan iya dan seperti biasa rio terlihat dengan wajah dingin nan cuek nya itu sudah tak heran lagi untuk semua orang yang sudah kenal rio sejak dulu apalagi , dinda yang sudah kenal dengan rio sejak belom lahir dan mereka sudah di jodohkan lengkap hidup dinda belom lahir saja sudah di jodoh jodohkan apa lagi kalau sudah lahir untungnya perjodohan , yang sesunguhnya dilakukan mereka pada saat dinda umur 11 taun dan , sedangkan rio baru berumur 14 yang saat itu belom tau apa apa cinta saja saat itu mereka belum tau , apa arti cinta gimana itu pacaran yang mereka tau saat itu hanya upacara uang di lakukan setiap warga sekolah hari senin , pada hari senin pula hari tersial semua murid karena , hari itu hari terlelah semua murid, bawa pelajaran banyak, pulang sore , eh tau tau malam nya sekeluarga besar rio datang dan mau mengesahkan hubungan perjodohan mereka , dan membawa kalung turun temurunnya , apa lagi masalah perjodohan seperti ini. kalau di ingat ingat jadi ingin ketawa plus nangis , ya ketawa ya seneng karena di kasih kalung gratis dari orang , nangisnya karena apa hayo ya baru tau lah kalau itu tanda sah kalau sudah di jodohkan ya pantas aja dikit cowok yang mau deket sama dinda kalau sampek deket apalagi kalau punya hubungan lebih dari teman dalam hubungan pertemanan dengan perempuan aja gak pernah ada yang baik semua pasti cepat ataupun lambat pasti akan hancur nah itu arti dari kata lengkap sudah cerita hidup dinda
"eh din gua boleh tanya gak" ucap alfin mengacungkan pertanyaan pada dinda "boleh alas jangan aneh aneh" jawab dinda "ngomong ngomong kenapa sih elo , pindah sekolah sini "ucap alfin penasaran kenapa murid bisa ada murid pindah dari
"emang kenapa gak boleh ya gue sekolah di sini" ucap dengan wajah cemas kebingungan
( akting ) , "eh gak gitu din kalau elo gak mau cerita ya gak papa kok din jangan pasang wajah gitu dong takut pingsan akutuh din wajah elo imut buanget " ucap alfin bingung bukan main karena wajah dinda seperti wajah seorang wanita cantik yang akan menangis " bong'o banget lo " kilah dinda dengan ekspresi seperti semula " gua pindah dari sana ya karena apa hayo tebak " ucap dinda memberi pertanyaan tebak tebakkan pada alfin " karena elo pingin cari cowok disini kan cowok disini kan ganteng ganteng pinter pinter cakep cakep ya walau gak tajir tajir banget lah " tembak asal alfin , dinda menggeleng menggeleng kan kepalanya karena jawaban nya sangat salah tak perlu di cari tu cowok pasti bakal dateng sedirinya bahkan tanpa di undang tanpa persiapan " sok iya banget ya masuk masukkin kreteria aku " ucap dinda dengan wajah sinis (akting lagi gyus biasa calon pemeran utama dalam drakor gitu dia gak mau jadi drado *drama indonesia jaya merdeka* mbulet alias ruet bagaikan benang maupun buah si simalakama gitu katanya). " terus apa dong :(" jawab alfin dengan wajah memelas hampir mati karena akting dinda apa lagi dinda dengan cepat bisa mengubah ekspresi wajah nya nan karakter dan gaya bicaranya sekaligus walau hanya ada waktu tak kurang satu detik buat dinda melakukan itu semua " beneran nih mau tau mau tau banget , atau mau tau aja " canda dinda dengan wajah super duper imutnya itu tak sadar hampir sejuta umat yang melihat wajah dinda yang seperti itu yang bisa bisa mati oleh nya "Andinda anjani putri bisakah anda tidak memajang wajah seperti itu di depan publik "ucap rio karena ia mimisan ,dan orang orang yang ada di sana sudah hampir pingsan dan sudah tergeletak di lantai karena wajah imut nya "emang kenapa sih io kan wajah wajah gua kok elo yang repot si , terus napa tu hidung lo di tutup tutupin gitu " karena dinda bingung apa yang terjadi ,dan rio membuka hidung dan terlihat jelas bahwa rio mimisan " kok bisa gini sih io lo ngapain aja sih " ucap dinda yang benar benar khawatir dengan keadaan rio saat ini " ya makanya elo jangan pasang wajah kayak gitu depan umum elo mau satu sekolah jadi kacau berkat ulah mu nona " kilah rio " emang apa ulah gua "tanya dinda "elo gak liat tu " rio menujuk semua murid yang jatuh pingsan belom di angkat ke ruang uks saking parah yang angkat para murid murid yang berjatuhan harus pakai helm ,dan kaca mata hitam " kok bisa gitu sih "ucap dinda bingung bercampur dengan cemas " ya itu elo tanya sama ekspresi mu sendiri " jawab rio kesal pada dinda , " kok elo jadi nyalah in gua sih kan yang salah bukan gua " kilah dinda yang tak mau di salahkan
bersambung
jangan lupa like ya gyus dan komen apa pendapat kalian dan juga bisa jadi motivasi ku sayang kalian ,nan jangan lupa tap ❤️ dan 👍
udah ya aku sayang kalian muach 💋