
"hah sebentar gua gak salah baca tu nama Dinda anjani putri " ucap Rio pada sahabatnya Alfin "gak kok lo bener bacanya emang kenapa yo"ucap alfin berterus terang pada Rio "kenapa dia harus sekolah sini sih kan banyak sekolah sekolah lainnya mau yang favorit mau yang engak juga banyak kan kenapa harus sekolah sini sih ni anak " guman Rio dengan kesal ternyata Dinda yang ada di depan sedang berkenalan nama di depan kelas adalah dinda musuh bebuyutannya masa kecil sampai masa kini , dan juga orang yang dulu waktu kecil sudah di jodohkan oleh keluargannya
"Dinda sekarang kamu berkeling berkenalan dengan teman teman satu kelas mu dulu" ucap pak Hendra pada Dinda " iya pak "ucap Dinda singkat "Hay aku Dinda, namamu siapa " ucap dinda dengan sopan namun semua siswa hanya diam dan tersenyum padanya tanpa menjawab sapaannya jelas itu membuat dinda sedikit merasa kesal dengan teman satu kelasnya itu " Raya "ucap salah satu murid menjabah tangan Dinda untuk berkenalan dengannya dengan wajah tersenyum. " Dinda "berkenalan dengan gadis tersebut dengan wajah tersenyum pula melihat wajah Raya . sampai pada akhirnya sampai di meja Alfin dan Rio .
" hay cantik gua Alfin "ucap Alfin sambil tersenyum melihat wajah dinda yang cantik " Dinda "dengan tersenyum pula , Rio yang melihat itu entah ia merasa sedikit risih jika sahabat tersenyum naksir pada Dinda ,dan alhasil rio langsung menjiwit kecil paha sahabatnya itu " ah sakit yo " kesakitan karena di jiwit oleh Rio " kenapa pin "tanya Dinda yang melihat wajah Alfin kesakitan di jiwit oleh Rio "engga papa kok" jawab Alfin dengan sedikit cengeng sengat pada Dinda sambil mengelusus paha nya sendiri ,dan Rio berdiri untuk berkenalan pada dinda " Rio "ucap Rio dengan dinda ia memakai wajah datar jelas dinda mengetahui bahwa yang berkelanan dengan adalah musuh masa kecilnya " io "ucap Dinda lirih dan Rio tersenyum sinis mendengar ucapan dinda " iya kenapa nda, ada masalah "ucap Rio . " kenapa lo bisa sekolah sini " ucap Dinda se akan akan bertelepati dengan Rio " ya harusnya gua yang nanya itu sama elo " membalas telepati Dinda " ya mana gua tau lo sekolah sini juga kalau gua tau mah gak mau gua satu sama sekolah ama elo " bertelepati lagi dengan Rio, " eh enak aja lo pikir gua juga mau gitu ih ogah , terus kenapa lo juga satu kelas sama elo, dan kenapa elo selalu ngerebut tempat duduk gua " ucap Rio masih bertelepati dengan Dinda " ya mana gua tau "yang masih bertelepati dengan rio " ehmep "dehem alfin memecahkan telepati rio dan dinda, secara bersama an melihat ke arah alfin "sempek kapan kalian berjabat tangan begitu" tanya Alfin pada Rio dan Dinda . Dinda dan Rio yang mendengar hal itu langsung melepaskan tangan mereka " Dinda ayo kembali ke tempat duduk mu nak" ucap pak Hendra " iya pak "ucap Dinda.
IG : Vivin_28_
oh iya mampir juga ke chat story ku " My family " isinya chat gak jelas dari keluarga dan orang terdekatku. main yuk biar tau kehidupan ku dalam dunia chat seperti apa . ya kepo sekali kali gak papa kan hehehe
udah ya aku sayang kalian muach 💋