
" kenapa dia bisa ada di pikirkan lo " ucap Rio ya Alfin tidak paham dengan gaya bicara temannya saat ini, ia hampir tidak mengenali temannya apa lagi dengan tatapannya. bisa jadi Rio cemburu.
" kayaknya gue tertarik sama dia " ucapnya
" why? , kenapa harus dia kenapa gak yang lain lo gak bisa cari cewek!" tanya Rio mulai marah
" karena dia yang mampu , kenapa lo cemburu "balasnya
" dia cewek gue, dan lo gak berhak atas dirinya sedikitpun " ucapnya dengan penuh penekanan
" Hey bro, lo jangan egois jadi cowok. Bukankah lo dulu nggak suka sama dia bahkan lah ngindarin dia teruskan, Terus apa hak lo klaim dia Sekarang jadi cewek lo " ucap Alfin
"gue nggak egois, lagian juga gue juga nggak hindarin dia, tentu saja gua berhak. Dia Milikku dan selamanya akan begitu " ucap Rio penuh penekanan pada akhir kalimat
" oh ya, tapi aku juga menginginkan nya bagaimana dong " Alfin mentang Rio
" oke gue terima tantangan lo " ucap Rio
siapakah yang akan mendapatkan hati Dinda jeng... jeng... jeng
" gusy kalian liat meraka! " ucap murid yang memperhatikan kedua manusia yang hidup mereka tak ukur. seperti melihat kucing betina dan kucing jantan yang hendak menikah
" memangnya mereka kenapa?"
" kayak kucing mau nikah " ucap murid yang baru saja memperhatikan mereka
" bodoh!"
" mereka itu lagi memperebutkan hati Dinda anak baru itu lo " sambungnya
" hah,? apa! lo serius "
" ada apa ini kenapa kelas terasa seperti pasar " ucap Raya
" lo duduk aja dulu gue yang nyamperin mereka " suruh Raya pada Dinda
" he !, kalian itu udah besar, kalian gak malu apa di liat banyak orang, apa kalian juga mau Dinda jadi sasaran bullyan gara gara kalian " tutur Raya pada dua orang yang merebut kan hati Dinda
Raya berkata seperti itu bukan tanpa maksud Rio dan Alfin adalah pangeran bagi kaum wanita. wajahnya yang tampan senyumnya yang mempesona siapa yang tak akan jatuh hati pada mereka. ah semua orang bisa mati mendadak kalau tau yang mengambil hati mereka adalah anak baru yang tak diketahui bakatnya apa sampai membuat dua pangeran itu bertekuk lutut padanya
" hah,... Dinda, Dinda kenapa ?" ucap mereka berbarengan
" Dinda bakal kebully gara kalian , kalian gak maukan hal itu sampai terjadi ?"ucap Raya
mana sih Raya gitu aja lama banget , apa gue samperin aja .mana gue kepo lagi ' ucap ku dalam hati
" gua bakal kebully maksud lo apa Ray ?" tanya Dinda yang tiba-tiba datang dari belakang
pasti penasaran ini siapa ya kan jadi kenalin
dia ini Rio, iya satrio agung putra prasetya
hmm gimana kalian setuju gak yang dampingin Dinda orang ini ?.
Beri pendapat kalian di bawah
Untuk Dinda masih dalam tahap pencarian jadi sabar ya , neng Dinda gak bakal kalah cakep ya dari mas mas di atas kok santuy oke gyus
saksikan terus ceritanya jangan sampai kelewatan kan sayang . jangan lupa like , kalau misal ada saran atau kritik bisa di tinggal di kolom komen ya, dan jangan lupa vote beri aku dukungan ya temen temen.
aku sayang kalian jangan lupa mampir ke novel ku yang lain dah .