
Sudah dari jam 3 dinihari, anggota keluara Kwon berkumpul di rumah sakit karena Yoojung yang akan segera melahirkan. Baekhyun yang telah dikabari oleh adik-adiknya juga sudah berada disana.
Karena memiliki resiko yang cukup besar, Junmyeon meminta agar Yoojung di operasi saja.
"Apa mama akan baik-baik aja, kak?." Tanya Soonyoung khawatir.
"Mama pasti baik-baik aja kok. Kamu banyak-banyak doa aja." Jawab Baekhyun menenangkan adiknya itu.
Setelah menunggu hampir 2 jam, akhirnya adik yang mereka tunggu pun lahir. Mereka langsung merasa lega ketika sang ayah berkata semuanya berjalan lancar.
Baekhyun dan kedua adiknya pun segera berjalan ke ruangan dimana Yoojung akan dipindahkan.
Senyum langsung terukir jelas di wajah mereka bertiga ketika ibu dan adik mereka masuk ke dalam ruangan.
Baekhyun yang memang sudah mulai dekat dengan ibunya itu pun mendekati ranjang sang ibu lalu setelahnya ke ranjang bayi milik adiknya.
"Cantiknya." Puji Soonyoung yang sudah terlihat gemas dengan adiknya itu.
Baekhyun yang juga tidak kalah gemas melihat adiknya itu pun langsung menggendong dan menimang-nimangnya.
"Ayah udah nemuin nama yang bagus." Ucap Junmyeon yang langsung membuatnya jadi pusat perhatian.
"Siapa, Yah?." Antusias Taehyung.
"Kwon Hyejin.. Gimana?."
"Bagus kok, yah." Setuju Baekhyun.
Dua hari setelah persalinan, akhirnya Yoojung diperbolehkan pulang. Dan dia tidak menyangka jika diluar sudah banyak wartawan yang tengah menunggu kehadirannya.
Baekhyun yang kebetulan ada disana langsung mendekati wartawan agar mengalihkan mereka semua dari sang ibu dan adiknya yang baru lahir.
Setelah memastikan keadaan mulai aman, Baekhyun pun pergi ke arah mobilnya walau masih diikuti oleh beberapa wartawan.
Karena dia memiliki jadwal bersama anggota grupnya, Baekhyun pun langsung pergi ke arah dorm sembari dia menefon sang ayah.
"Hallo, Yah." Ucap Baekhyun setelah telfon tersambung.
"Iya, hallo Hyun?. Kamu udah keluar dari rumah sakit?."
"Udah kok, yah. Tapi aku langsung ke dorm ya, Yah?."
"Kamu ada jadwal?."
"Iya, Yah. Aku ada jadwal manggung."
"Ya udah, kamu hati-hati ya?."
"Oke yah. Ayah juga."
Setelah telfon berakhir, Baekhyun pun mempercepat laju mobilnya. Dan tak lama dia pun sampai di dormnya bersama member EXO lainnya.
Disisi lain Taehyung baru saja menyelesaikan jadwalnya dan pulang ke rumah bersama Jungkook yang juga ikut bersamanya.
Sesampainya di rumah, dia langsung pergi ke kamar ibunya untuk melihat kondisi ibu dan adiknya yang baru lahir.
"Ma." Peluk Taehyung setelah melihat ibunya yang tengah duduk di ranjang.
Yoojung yang mendapat pelukan dari putranya itu pun tersenyum lalu membalas memeluknya.
"Asem kamunya, mending kamu mandi dulu gih." Ucap Yoojung memegang pipi putranya itu.
"Tapi pengen gendong Hyejin, ma." Manyun Taehyung.
Memang semua anggota keluarga sudah diberitahu nama si bungsu melalui grup chat keluarga.
"Karena itu kamu harus mandi dulu, sayang."
"Mmm iya deh ma."
"Kamu sendirian aja, Tae?." Tanya Junmyeon yang daritadi terus menggendong Hyejin.
"Sama Jungkook, yah. Tapi tadi dia langsung ke kamar."
Setelah mencium pipi Hyejin, Taehyung pun berjalan menuju kamarnya untuk mandi.
******
Setelah acara inti selesai, Baekhyun pun bergabung dengan anggota grupnya. Dan mereka pun mulai mengobrol banyak hal.
"Hyejin cantik banget ya?." Ucap Jongdae yang memang sangat menyukai anak kecil.
"Adiknya siapa dulu dong." Bangga Baekhyun.
"Itu tau adikmu, kak. Pasti nanti bakal di ratuin deh sama kakak-kakaknya."
"Jelas dong. Kan dia adik perempuan satu-satunya."
Taklama lewatlah Taehyung dan Irene sambil bergandengan tangan.
"Widih, pasangan yang udah go publik mah emang beda ya?." Goda Chanyeol.
Mendengar godaan Chanyeol, Taehyung dan Irene pun hanya tersenyum dan menunduk memberi salam.
"Kalau kamu juga mau kayak gitu tinggal go publik aja sih." Ucap Suho menimpali ucapan Chanyeol setelah Taehyung dan Irene pergi.
"Boleh juga tuh, tapi aku gak mau ngecewain EXO L kita."
"Iya sih. Ngeliat mereka sedih itu beneran gak enak rasanya."
Disisi lain, tepatnya di kamar Hyejin, beberapa member Seventeen beserta Soonyoung sedang berkumpul sembari memperhatikan Hyejin.
"Kayaknya posisi dongsaeng kesayangan bakal di rebut nih, kak." Ucap Seungkwan.
"Pastilah, tapi gapapa kok. Lagian aku juga bakalan jadi kakak yang terbaik buat Hyejin."
"Daripada kita ganggu berisik disini dan ganggu Hyejin tidur, mending kita keluar aja yuk?." Ajak Woozi yang khawatir membuat Hyejin bangun.
Hal itu pun disetujui yang lainnya dan mereka pun keluar dari kamar Hyejin. Soonyoung pun memisahkan diri dengan yang lain karena dia ingin berduaan dengan kekasihnya saat ini sudah debut.
Seluruh member EXO, BTS, dan Seventeen memutuskan menginap disana. Setelah semua ke kamar masing-masing, Baekhyun yang haus pun keluar dari kamar dan berjalan ke dapur.
Dia pun mengambil sebotol minuman dingin di dalam kulkas dan meminumnya sembari duduk di kursi meja makan.
"Hyun, kamu belum tidur?." Tanya Yoojung yang datang mendekatinya.
"Bentar lagi, ma. Belum ngantuk juga, lagian anak-anak yang lain juga belum tidur kok." Jawab Baekhyun menatap sang ibu yang kini sudah berdiri didekatnya.
Ya, hubungan Baekhyun dan Yoojung sudah mulai membaik, bahkan Baekhyun sudah bertingkah seperti adik-adiknya pada sang ibu.
Dia memang memilih untuk memaafkan ibunya itu dan menganggap segalanya tidak pernah terjadi. Lagian dia juga tau kalau semua itu bukanlah keinginan sang ibu.
"Mama kenapa belum tidur?. Bukannya seharian ini mama gak istirahat. Padahal kondisi mama juga belum pulih." Ucap Baekhyun yang mengkhawatirkan ibunya itu.
"Mama habis dari kamar kakek kamu. Trus mama ngeliat kamu disini."
"Kalau gitu mama ke kamar aja istirahat."
"Iya Hyun. Mama tinggal ke kamar ya?." Pamit Yoojung tersenyum. Dia masih tidak menyangka akan bisa sedekat ini lagi dengan anak sulungnya itu.
Baekhyun hanya mengangguk lalu memperhatikan punggung ibunya yang semakin menjauh.
Sebelum dia kembali ke kamarnya dia memilih untuk menghubungi kekasihnya karena dia sudah merindukannya.
Setelah mengobrol cukup lama, Baekhyun kembali ke kamarnya untuk mulai beristirahat.
*******
Setahun berlalu dan kini Baekhyun berserta adik-adiknya memilih tinggal di rumah bersama kedua orangtua mereka. Mereka juga selalu menjadi kakak terbaik bagi Hyejin yang sedang lucu-lucunya itu.
-END-
NOTE :
Buat yang udah ngikutin cerita ini dari awal, makasih banget.. 😘
Maaf juga kalau Author kelamaan up..
See you all..
Bye bye..