Kwon Family

Kwon Family
#19



Hampir seharian Soonyoung dan para membernya berada di rumah keluarga Kwon. Tentu saja separuh dari waktu mereka gunakan untuk bercerita banyak hal. Bahkan Soonyoung terus-terusan menangis karena masih tidak percaya bahwa ibunya masih hidup.


"Wah.. Anak-anak ayah lagi kumpul ternyata." Seru Junmyeon yang baru pulang dari kantornya.


Mendengar suara Junmyeon, member Seventeen pun berdiri dan membungkuk.


"Ayah jahat!." Ucap Soonyoung menatap ayahnya.


"Jangan bicara seperti itu sayang, Ayah jadi sedih.. Ayah salah apa sama kamu?." Tanya Junmyeon menatap Soonyoung sedih.


"Ayah udah bohong sama aku dan kakak soal Mama.. Dan Mama ada di rumah pun Ayah gak kasih tau."


"Maafin Ayah nak. Ayah benar-benar lupa ngasih tau kamu, karena tadi sedikit ada masalah."


Soonyoung hanya mengangguk lalu kembali duduk di dekat Yoojung. Karena sudah malam, member Seventeen pun akhirnya menginap disana.


Di kamar, Junmyeon baru selesai mandi dan berganti pakaian. Tentu saja dia bersama Yoojung disana.


"Kamu udah ketemu Hyun?." Tanya Yoojung yang masih kepikiran dengan putra sulungnya itu.


"Aku udah coba hubungin nomernya, tapi sepertinya dia mematikan ponselnya. Aku udah tanya Suho, katanya Hyun sepulang dari sini badmood terus."


"Kalau gitu aku bakal masakin masakan kesukaannya."


"Ide bagus.. Tapi untuk saat ini kita titip sama Soonyoung aja."


Yoojung pun bisa mengerti alasan suaminya bicara seperti itu. Karena tentu saja jika dia yang mengantarkan masakan itu, sudah pasti Baekhyun tidak akan menerimanya. Bahkan mungkin akan dibuang oleh putranya itu.


Sebelum tidur, Yoojung keluar kamar untuk melihat keadaan ayahnya. Saat membuka pintu, dia melihat Soonyoung sedang mengobrol disana.


"Apa Mama mengganggu?." Senyum Yoojung masih berdiri di depan pintu.


"Enggak kok, Ma.. Mama masuk aja, aku juga mau pergi tidur. " Ucap Soonyoung yang menyadari kehadiran ibunya.


"Udah mau tidur?."


"Iya Ma.. Soalnya besok pagi kami masih ada latihan Ma." Jelas Soonyoung.


"Ya udah, kalau gitu kamu tidurlah." Masuk ke dalam kamar.


"Kenapa Baekhyun gak nemuin, Ayah?." Tanya Toshio sang Ayah setelah Soonyoung pergi. Mendengar pertanyaan Ayahnya itu langsung membuat Yoojung menunduk. "Apa terjadi sesuatu?."


"Aku udah benar-benar jadi ibu yang buruk, Yah.. Hyun sangat membenciku.. Dia bahkan gak mau memanggilku mama."


"Tenanglah, nak. Dia mungkin membencimu saat ini. Bagaimana pun kamu adalah ibunya, kamu pasti bisa mendapatkan hatinya kembali.. Dia juga pasti akan kembali seperti dulu.. Kamu yang sabar aja." Ucap Toshio menenangkan putri satu-satunya itu. Dia juga merasa kasihan dengan apa yang di alami putrinya. Apalagi semua itu juga terjadi karena dia memaksa memisahkan putrinya dengan anak-anaknya.


Sedangkan Soonyoung yang keluar dari kamar kakeknya tiba-tiba dikagetkan dengan kehadiran ayahnya. Dia segera diajak ayahnya itu ke balkon yang berada di lantai dua. Mereka sempat terdiam untuk beberapa menit. Hingga ayahnya mulai bicara.


"Soonyoung, ayah tau, kakakmu Hyun sangat menyayangimu. Kamu bisa gak bantu ayah?."


"Maksud ayah?." Heran Soonyoung.


"Kakakmu itu ternyata sangat benci pada mama. Sampai-sampai dia pergi dari rumah karena mama kalian tinggal disini. Ayah tau ini juga salah ayah udah menanamkan kebencian pada kalian untuk mama dulu. Tapi ayah gak tau kalau kakakmu itu benar-benar membenci mama sampai seperti ini."


"Sebenarnya aku sama kak Taehyung juga benci pada mama, Yah. Tapi rasa benci aku gak sampe bikin aku gak maafin mama. Dan ditambah dengan alasan dan bukti kenapa mama ninggalin kita.. Aku yakin kak Taehyung juga berpikir kayak gitu."


"Ayah bersyukur kamu sama Taehyung bisa nerima mama lagi, tapi ayah juga mau Baekhyun bisa nerima kehadiran mama."


"Aku gak tau solusinya sih, Yah. Apalagi kak Hyun kan orangnya serem abis kalau lagi marah. Aku gak berani akh kalau disuruh ngebujuk kak Hyun."


"Ayah sebenernya juga takut sih sama sifat kakakmu yang satu itu. Entah sifat siapa yang turun ke dia. Tapi besok kamu mau ya, bawain bekal buat kakakmu itu. Bilang aja dari ayah."


Awalnya Soonyoung terlihat sedikit ragu, namun dia akhirnya menerima permintaan ayahnya itu. Karena ingat soal latihan besok, dia pun pamit pada ayahnya untuk tidur duluan.


Karena rasa kantuk yang mulai menghampiri, Junmyeon memutuskan kembali ke kamarnya. Tentu saja disana sudah ada Yoojung yang berbaring di atas ranjang. Dia naik ke atas ranjang dan berbaring di samping istrinya itu.


Jam menunjukkan pukul 2 dinihari. Semua orang sudah tertidur lelap kecuali Yoojung yang masih terus memikirkan putranya Baekhyun.


Sembari tiduran , Yoojung mengambil ponselnya dan mencari di internet tentang putranya itu. Dia melihat page gambar yang dipenuhi semua foto tentang Baekhyun. Yoojung membuka sebuah foto yang memperlihatkan Baekhyun yang sedang tersenyum. Dan dia bisa melihat jika senyum itu adalah senyum yang dia wariskan pada putranya itu.



"Hyunku sangat tampan disini." Lirih Yoojung.


Junmyeon yang terbangun saat itu sadar bahwa istrinya belum tidur. Dan dia sekilas melihat istrinya itu sedang mengusap-ngusap foto Baekhyun.


"Sayang." Panggil Junmyeon, "Ayo tidur dulu.. Aku akan memikirkan cara agar Baekhyun kembali." Tambah Junmyeon memeluk istrinya tersebut.


Yoojung yang mendengar hal itu, meletakkan ponselnya dan tidur dengan memeluk Junmyeon.


Dua jam setelahnya, Yoojung kembali bangun dan melepaskan pelukan suaminya. Dia berdiri dari tidurnya dan keluar kamar. Tentu saja dia berjalan ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi untuk semuanya. Terutama dia juga akan menyiapkan masakan kesukaan Baekhyun untuk diberikan pada Baekhyun.


Saat asyik memasak, Yoojung dikagetkan dengan kedatangan Mingyu.


"Baru jam segini, kenapa udah bangun nak?." Tanya Yoojung menatap Mingyu yang duduk di meja dapur.


"Mau ambil minum tadi Ma, tapi ngeliat mama lagi masak, aku jadi kesini aja. Biar aku bantu ya, Ma?."


"Kamu balik tidur aja, kasian kamunya.. Mama bisa masak sendiri kok."


"Ini banyak lho ma.. Biar aku bantu aja." Ucap Mingyu yang melihat banyaknya bahan yang terletak di meja.


"Mama udah biasa masak banyak.. Mama punya restoran soalnya." Senyum Yoojung, namun Mingyu tetap bersikeras untuk membantu. Dan Yoojung akhirnya hanya bisa berterima kasih atas keinginan Mingyu untuk membantu.


Mereka berdua akhirnya memasak bersama. Banyak juga cerita yang didapatkan Mingyu dari nyonya Kwon itu. Bahkan dia juga mendapat beberapa resep masakan baru.


Hampir dua jam mereka memasak, akhirnya semua hidangan telah siap. Beberapa member yang sudah bangun pun juga ikut membantu membawa masakan itu ke meja makan.


Saat semua hidangan siap dihidangkan, Mingyu dan Yoojung kembali ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri dan bersiap untuk sarapan bersama.


"Ayah udah siap aja." Senyum Yoojung melihat suaminya hendak memakai dasi. Yoojung pun segera mengambil dasi tersebut dan memasangkannya untuk Junmyeon.


"Makasih ya sayang." Ucap Junmyeon mencium kening istrinya.


Setelah semua berkumpul di meja makan, mereka mulai makan dengan lahap. Selesai makan, beberapa member membantu Yoojung membersihkan meja makan.


Jam 7 pagi, semua member Seventeen termasuk Soonyoung pamit untuk kembali ke agensi yang menaungi mereka.


Soonyoung yang meminta untuk membawa mobil sendirian itupun juga memberitahu para member bahwa dia akan berkunjung ke dorm EXO terlebih dahulu.


Hal itu dia lakukan tentu saja untuk memberikan bekal yang telah disiapkan ibunya untuk Baekhyun. Dan tidak tanggung-tanggung, bekal tersebut juga disiapkan untuk member lainnya.


Dengan melajukan mobil dengan kecepatan di atas batas normal. Akhirnya Soonyoung sampai di depan dorm EXO. Dia memarkirkan mobilnya dan berjalan ke arah dorm dengan membawa bekal di kedua tangannya.


Saat mau menekan bel, dia dipanggil oleh Sehun yang datang dari belakangnya.


"Aku gak bisa untuk dance sekarang kak." Ucap Soonyoung yang melihat gelagat Sehun yang akan menari.


"Hahaha.. Baiklah.. Eh kamu bawa apa?."


"Ini sarapan buat kakak semuanya."


"Wah bagus dong.."


Dengan semangat, Sehun membuka pintu dorm dan membawa sebagian bekal yang dibawa Soonyoung. Di dalam Soonyoung tentu saja di sambut dengan antusias oleh beberapa member EXO yang ditemuinya. Tapi bagaimana pun dia memperhatikan sekelilingnya, dia tidak bisa menemukan kakaknya.