Kwon Family

Kwon Family
#8



Pagi itu, saat Taehyung bangun dari tidurnya dia mendengar keributan di ruang tamu dormnya.


"Siapa ya, kok berisik banget dibawah?." Lirih Taehyung bicara sambil turun dari ranjangnya. Dia yakin tadi pagi-pagi buta, membernya pamit pergi ke kota lain untuk promosi album baru mereka.


Dengan pelan dan hati-hati, Taehyung menuruni anak tangga.


"Kok pada disini tapi gak bangunin?." Tanya Taehyung saat melihat adiknya bersama member Seventeen.


"Kakak!. Kakak kenapa bangun dari ranjang sih, sini aku bantu duduk ke sofa." Kaget Hoshi yang melihat kakaknya berdiri dengan wajah yang masih pucat.


"Pertanyaan kakak tadi belum dijawab. Kenapa gak ada yang bangunin?, padahal rame gini." Tanya Taehyung lagi setelah dia duduk di sofa dibantu adiknya.


"Tadi sebenarnya kami udah ke kamar kakak, tapi karena kakak masih tidur pulas banget. makanya kami turun lagi kesini. Dan kami kesini mau jenguk kakak." Jawab Soonyoung panjang lebar.


"Bagaimana keadaan kak V?." Tanya Seungkwan yang duduk di depan Taehyung.


"Masih sama sih kayak kemaren. Kalian panggilnya pake nama asli aja, gak usah pake nama panggung , kecuali kita lagi di acara."


Seluruh member Seventeen memang lagi berada di dorm BTS, karena ajakan Soonyoung. Soonyoung pun kesana untuk membawa kakaknya pulang karena permintaan dari ayahnya.


"Kakak ikut aku pulang ya?. Ayah nyuruh kakak dirawat di rumah aja katanya." Pinta Soonyoung menyampaikan maksud kedatangannya.


"Tapi aku telvon kak Namjoon dulu ya?."


"Iya kak. Kalau gitu kita semua izin liat-liat dorm kakak boleh?." Senyum Hoshi menatap kakaknya.


"Silahkan aja sih. Tapi jangan masuk ke kamar kak Namjoon ya?. Dia gak suka soalnya."


Semua member Seventeen berpencar untuk berkeliling dorm. Woozi dan S.Coups segera pergi ke area piala yang terjejer rapi tak jauh dari ruang tamu.


"Pialanya banyak banget." Kagum S.Coups.


"Iya. Semoga grup kita juga bisa kayak gini ya?." Sahut Woozi.


"Kita harus berusaha giat sih."


Dikamar Taehyung, member yang lain sedang berkumpul dan melihat-lihat isi kamar kakak Soonyoung yang terkenal mempunyai style yang keren itu.


Mereka sangat kagum dengan fashion yang dimiliki Taehyung, termasuk Soonyoung. Selama ini Soonyoung tidak terlalu tau bahwa kakaknya itu memiliki segudang baju yang sangat fashionable.


"Wah, gak heran sih kalau tiap liat kak Taehyung bawaannya kagum gitu. Fashionnya keren semua."


"Aku aja yang jelas-jelas adiknya malahan gak tau kak Taehyung punya fashion kayak gini. Aku kira semua pakaiannya yang pernah dia pake pilihan dari stylistnya."


"Eh, jadi ini mama kamu kak?." Tunjuk Vernon pada sebuah foto yang terletak di meja kecil.


"Ya begitulah dari yang aku tau. Karena aku juga gak pernah ketemu langsung. Mama meninggal saat aku masih bayi." Murung Soonyoung seketika melihat foto itu.


"Maaf ya bikin kakak sedih?. Aku gak maksud kayak gitu kok kak." Khawatir Vernon melihat Hoshi.


"Aku gak sedih kok. Kamu jangan khawatir." Senyum Hoshi seketika.


Saat itu juga, Taehyung datang dan duduk di ranjang.


"Udah pada selesai kelilingnya?." Tanya Taehyung.


"Udah kok kak. Kakak panutan banget deh fashionnya." Ucap Wonwoo mengatakan kekagumannya.


"Ahh kakak cuma ngikutin kak Baekhyun kok." Ucap Taehyung malu.


"Tapi kerenan kakak deh."


Taehyung semakin malu dan hanya tersenyum.


"Oh ya, Kak. Udah selesai ngomong sama kak Namjoonnya?."


"Udah kok."


"Kalau gitu kita jalan sekarang aja kak, soalnya Ayah udah nungguin dirumah."


Taehyung dan semua member Seventeen keluar dari dorm dan menuju ke rumah keluarga Kwon.


...*...


...*...


...**...


Baekhyun yang sedang bersantai dengan member EXO lain di hotel mereka menginap, mengeluarkan ponselnya untuk menelfon Taehyung, namun tidak ada jawaban. Hingga dia memutuskan hanya mengirim pesan.


"Lagi nelfon siapa, Baek?." Tanya Kyungsoo mendekati Baekhyun.


"Mau nelfon Taehyung , tapi gak di angkat."


"Tumben banget nih." Sahut Kai duduk di samping Baekhyun.


"Tumben apanya sih. Orang biasanya juga nelfon kok." Sewot Baekhyun.


"Biasanya emang nelfon sih kak. Tapi setau aku selalu nelfon si bungsu."


"Kalau Soonyoung mah udah tadi, sekarang giliran si Taehyung lah."


"Iya deh."


"Ini dia kenapa gak ngangkat ya?. Takutnya kenapa-kenapa ni bocah. Lagi sakit kan soalnya." Ujar Baekhyun pada Kyungsoo dan Kai yang masih duduk disampingnya.


"Tapi barusan kak Suho nelfon kayaknya di angkat tuh." Goda Kai.


Baekhyun menatap tajam Kai, lalu berdiri dari duduknya dan meninggalkan Kai bersama Kyungsoo.


"Ya elah kak. Kan aku becanda aja."


"Iya tapi kalau Baekhyun nganggapnya serius gimana coba?. Lagian kak Suho kan habis nelfon sama kakaknya."


"Udahlah, mending kita mesra-mesra an yuk?" Senyum Kai berbisik pada Kyungsoo.



"Apaan sih ni anak. Aku masih cowok normal ya?."


"Kan biar yang ngeship kita senang, hahaha."


"Dasar stres. Sana deh mesra-mesra an sama tembok." Pergi meninggalkan Kai yang masih tertawa.


Di ruang tamu, Baekhyun menatap tajam Suho yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Lho, kenapa kayak gitu lagi natapnya Baek?." Heran Suho.


"Bener telfon kakak di angkat sama Taehyung?."


"Taehyung?. Kakak gak nelfon Taehyung." Duduk di samping Chen yang daritadi memakan snacknya.


"Coba liat ponsel kakak."


Tanpa ragu-ragu Suho menyodorkan ponselnya pada Baekhyun yang juga ikut duduk di sofa.


"Ya elah Baek, posesif banget nih. Tumben-tumbenan." Goda Chen.


"Ish apaan sih Chen. Orang cuma liat historynya kak Suho doang kok."


"Mau aja dikibulin Kai, Baek." Ujar Kyungsoo yang datang dari arah belakang.


"Kakak beneran gak nelfon Taehyung?." Tanya Baekhyun masih ragu, tapi sebelum Suho menjawab, ponsel Baekhyun berdering. Melihat Taehyung yang menelfon, Baekhyun pergi meninggalkan ruang tamu.


"Ya elah, ponsel aku kok dibawa sih Baek."


"Nih ponselnya." Melempar ponsel Suho pada Kai yang berdiri disamping Kyungsoo.


"Astaga Baek, main lempar-lempar aja. Rusak lagi nanti." Heboh Suho.


"Kayak gak mampu beli aja kak. Kan kakak sultan." Sahut Kai memberikan ponsel Suho.


"Bukan masalah uangnya. Tapi males banget ganti ponsel terus." Memeriksa ponselnya.


...*...


...*...


...**...


Siang itu, konser EXO mulai berlangsung. Saat ment ditengah konser, Baekhyun tiba-tiba mengeluarkan ponselnya dan menelfon Taehyung melalui video call.


Semua fans yang ada di area konser seketika heboh saat ponsel Baekhyun di hubungkan pada layar LED konser dan menampilkan Taehyung. Semua menyapa Taehyung termasuk member EXO.


"Hallo Taehyung." panggil Xiumin.


"Iya kak."


"Gimana keadaannya?."


"Masih sama aja sih kak."


"Cepat sembuh ya, Taehyung." EXO L dan member EXO.


"Makasih semuanya." Senyum Taehyung.


"Taehyung, ini ada fans yang nanya, kamu milih kak Baekhyun apa kak Suho?." Tanya Sehun yang membuat Taehyung tertawa.


"Mmm. Kalau disuruh pilih salah satu sih. Aku pilih.." Jawab Taehyung yang tiba-tiba membuat Baekhyun sedikit cemas. Taehyung memperhatikan raut wajah Baekhyun dan Suho yang semakin membuatnya tertawa.


"Ayo pilih siapa?." Semangat Sehun.


"Ya tentunya sih kak Baekhyun, gimana pun dia kan kakak aku." Jawab Taehyung yang membuat Baekhyun tersenyum puas.


"Kalau Baekhyun bukan kakak kamu. Kamu pilih siapa?. Yang jujur ya?." Pancing Chanyeol lagi.


"Chanyeol sengaja mau bikin Suho sama Baekhyun perang nih." Tawa Chen.


"Hahaha. Aduh kalau gitu susah juga ya?."


"Pilih aja salah satunya Taehyung."


"Keduanya aku suka sih. Kak Suho perhatian banget dan baik, kak Baekhyun walau agak jail sama galak, tapi juga punya sifat perhatian. Aku cari aman aja deh, pilih semua kakak-kakak EXO." Tawa Taehyung.


"Yah gak seru nih." Ujar Kai tersenyum.


"Ya udah makasih waktunya ya Taehyung. Sekarang istirahat ya?." Ucap Baekhyun ingin mengakhiri telfonnya.


"Iya kak.. Sampai jumpa semuanya. Tetap sayang sama kakak-kakak EXO Nya ya?. WE ARE ONE. EXO SARANGHAJA." Ucap Taehyung sebelum menutup telfonnya sambil melambaikan tangannya.


"Telfon maknae kwon juga dong kak." Teriak fans setelah telfon dengan Taehyung berakhir.


"Konser berikutnya ya?. Sekarang kuota kakak udah sekarat." Ucap Baekhyun yang membuat EXO L tertawa.


Konser itu pun berjalan lancar dan berakhir dengan baik.