Kwon Family

Kwon Family
#18



Hampir dua jam Yoojung berada di kamar Taehyung. Mereka membicarakan banyak hal. Dan tentu saja Yoojung juga meminta maaf atas kesalahannya.


"Jadi gara-gara ada Mama, kak Hyun pergi dari rumah?."


"Iya.. Mama tau kakakmu itu sangat membenci mama.. Tapi mama sangat merindukan kalian." Ujar Yoojung dengan airmata berlinang.


"Mama jangan nangis lagi, nanti biar aku yang ngomong sama kak Hyun." Senyum Taehyung menghapus airmata ibunya.


Karena matahari sudah mulai terbit, Yoojung menyuruh Taehyung menyikat gigi dan menyusulnya ke meja makan.


Sementara Taehyung menyikat giginya, Yoojung keluar dari kamar dan berjalan ke meja makan. Disana dia bertemu suaminya beserta Jungkook dan Jimin.


"Udah pada selesai makan?." Tanya Yoojung duduk di samping suaminya.


"Belum.. Lagi nunggu kamu sama Taehyung." Jawab Junmyeon.


"Ah, Jimin sama Jungkook belum tau tante ya?.. Nama tante Yoojung.. Ibunya Taehyung, Baekhyun, sama Soonyoung." Senyum Yoojung mengenalkan dirinya pada Jimin dan Jungkook.


"Cantiknya." Lirih Jimin, dan langsung dicubit oleh Jungkook.


"Kakak jangan bikin malu dong." Bisik Jungkook menatap Jimin. Junmyeon dan Yoojung hanya tersenyum melihat tingkah Jungkook dan Jimin.


"Karena kalian juga udah ayah anggap seperti anak ayah, jadi kalian manggil istri ayah yang cantik ini mama, ya?."


"Iya, Yah." Serentak Jimin dan Jungkook.


Saat asyik mengobrol datanglah Taehyung yang sudah rapi. Dia berencana akan kembali beraktivitas hari ini.



"Si tampan udah dateng." Seru Taehyung duduk disamping Jungkook.


"Lho.. kenapa kakak udah rapi kayak gini?." Heran Jungkook.


"Karena aku bakal ikut sama kalian lah."


"Jangan dulu, kamu harus benar-benar sembuh." Larang Jimin.


"Iya.. Sebaiknya kamu istirahat beberapa hari lagi." Setuju Junmyeon.


"Enggak, Yah.." Keras kepala Taehyung.


Sedangkan Baekhyun yang telah sampai di dorm dan lagi beres-beres dikamarnya di datangi Suho.


"Kamu ada masalah apa, Baek?." Tanya Suho duduk di ranjang Baekhyun. Tentu saja dia sudah mendengar apa yang terjadi pada Baekhyun dari Sehun si maknae.


"Bukan apa-apa kak."


"Aku gak akan paksa kamu cerita kalau kamu gak mau cerita.. Tapi jangan lupa, kami selalu ada di pihak kamu."


Baekhyun hanya mengangguk dan tersenyum mendengar ucapan leadernya itu. Karena tidak ingin mengganggu Baekhyun, Suho keluar kamar dan berjalan meninggalkan kamar itu.


"Gimana, kak?." Kepo Sehun yang ternyata menunggu bersama yang lain di ruang santai.


"Baekhyun gak mau cerita.. Kita biarin aja dulu, kita support dia aja.. Nanti dia juga bakal cerita sendiri.. Ayo semua siap-siap.. Hari ini kita ada jadwal." Tegas Suho.


"Aku akan panggil Baekhyun." Ucap Chanyeol yang memang merupakan teman sekamar Baekhyun.


"Baiklah, kamu panggil dia.. Dan selebihnya naik ke mobil. "


Chanyeol dan yang lain berpisah. Chanyeol segera berlari ke arah kamar Baekhyun. Baru saja dia mau membuka pintu, Baekhyun sudah membukanya terlebih dahulu.


"Kenapa, Chan?." Heran Baekhyun yang melihat Chanyeol berdiri di depannya.


"Aku kesini untuk manggil kamu.. Semua udah nunggu di mobil." Jawab Chanyeol.


Baekhyun hanya mengangguk dan menutup pintu kamar, lalu berjalan di sebelah Chanyeol. Chanyeol juga melingkarkan tangannya pada bahu Baekhyun.


Setelah semua masuk ke mobil, mobil pun bergerak ke lokasi syuting mereka. Di perjalanan, Baekhyun lebih banyak diam dan hanya bicara saat ada member yang bertanya. Mereka seperti melihat orang yang berbeda pada diri Baekhyun. Karena yang mereka tau, Baekhyun adalah salah satu happy virus di grup.


"Sial!." Umpat Baekhyun tiba-tiba saat semua sedang sibuk dengan diri masing-masing.


"Taehyung.. Dia udah mulai aktifitas aja. Emang bandel banget ni anak.." Gerutu Baekhyun saat melihat live streaming member BTS.


"Lho.. Bukannya dia masih sakit kan?." Heran Suho.


"Dia emang masih sakit."


'Apa dia sesenang itu bisa ketemu dengan wanita itu. Sampai-sampai dia udah keliatan segar kek gini. Cih.' Gumam Baekhyun di dalam hati.


Member yang melihat raut wajah Baekhyun sudah bisa menebak jika Baekhyun sedang marah saat ini. Mereka tidak berani mengusik Baekhyun dan hanya membiarkannya saja.


Saat mereka sampai di lokasi, Baekhyun masih dengan keadaan kesal. Chanyeol mencoba mengajak bercanda, namun tidak di respon olehnya.


Di lokasi lain, Seventeen sedang latihan untuk comeback mereka. Saat sedang break, Soonyoung memainkan ponselnya dan melihat notif dari Taehyung kakaknya.


"Tumben kak Taehyung ngirim foto.." Lirihnya sebelum membuka pesan dari kakaknya itu. "Apa??.. Ini serius?.. Kenapa bisa?." Histeris Soonyoung setelah melihat foto yang dikirim kakaknya itu. Foto itu tak lain adalah foto kakaknya yang sedang berfoto bersama ibu mereka.



Soonyoung masih bingung dengan foto yang dilihatnya itu. Karena yang dia tau, ibunya sudah meninggal saat dia masih bayi.


"Kamu kenapa?." Khawatir Joshua segera menghampiri Soonyoung diikuti yang lain. Mereka mengelilingi Soonyoung seperti semut yang mengelilingi gula.


Bukannya jawaban yang mereka dapat, Soonyoung malah menangis sejadi-jadinya. Mereka pun segera menenangkan Soonyoung.


"Kamu sebenarnya kenapa sih?." Judes Woozi setelah Soonyoung berhenti menangis.


"Ibuku.. Dia masih hidup."


"Serius?. Kakak tau darimana?." Kepo Seungkwan seperti biasa.


Soonyoung pun memperlihatkan foto yang dikirim Taehyung pada semua membernya. Dan sama seperti Soonyoung, mereka juga tidak kalah kaget.


"Coba telfon kak Taehyung. Siapa tau dia lagi ngeprank dengan ngedit foto kayak gini." Antusias S.Coups.


Dengan mendengarkan usul sang leader, Seungkwan mengambil ponsel Soonyoung dan menelfon Taehyung. Namun sayang, Taehyung tidak mengangkat telfonnya.


Karena sangat penasaran, Dokyeom mengusulkan untuk pergi ke rumah Soonyoung, karena latar foto tersebut adalah di rumah Soonyoung.


Setelah izin pada agensi yang menaungi mereka, mereka segera masuk ke mobil yang sudah di belikan oleh ayah Soonyoung sebelumnya.


"Aish.. karena kita buru-buru, kita masih bau keringat nih." Ujar Mingyu yang baru sadar mereka semua masih bau keringat.


"Nanti kita mandi di rumah Hoshi aja."


Tak butuh waktu lama mereka sampai di kediaman keluarga Kwon. Dengan segera, Soonyoung berlari keluar mobil diikuti member lainnya. Dia masuk ke dalam rumah dan memperhatikan seluruh ruangan.


"Yah!." Teriak Soonyoung. Namun tentu saja dia tidak akan bertemu ayahnya karena sudah pasti ayahnya itu sudah berangkat kerja.


Soonyoung dan member lainnya berhenti di depan sebuah kamar yang sedikit terbuka. Karena penasaran Soonyoung membuka kamar itu dan sangat kaget dengan apa yang dilihatnya. Disana dia menemukan seseorang yang sedang terbaring di ranjang dan memakai perlengkapan medis.


"Dia siapa, kak?." Kepo Dino yang berdiri tepat di belakang Soonyoung.


"Entahlah.. Aku juga gak tau."


Mereka semua pun masuk untuk memeriksa siapa yang terbaring disana. Mereka melihat seorang kakek-kakek yang sedang tertidur. Namun kakek itu segera terbangun saat Soonyoung mencoba memegang wajahnya. Mereka semua kaget dan berteriak.


"Siapa kalian?." Suara seorang wanita dari arah pintu.


Soonyoung yang mendengar suara itu segera beralih dan memastikan sosok pemilik suara itu. Dia terdiam dan matanya mulai memerah.


"Mama?.." Lirihnya.


"Baby.." Histeris sosok wanita itu yang memang adalah Yoojung.


"Apa ini beneran mama?.." Tangis Soonyoung pecah dan berlari ke pelukan Yoojung.


"Iya.. ini mama, nak."


Mereka hanyut dalam pelukan. Member yang menyaksikan itu pun hanya bisa menetaskan airmata mereka sembari memeluk orang yang disampingnya.