
Memang tak mudah bagi seorang idol untuk bisa berkumpul dengan keluarga mereka. Namun karena hari spesial ini, Baekhyun sang kakak tertua pulang kerumah untuk merayakan debut adik bungsunya.
Saat sampai dirumah, dihalaman rumah dia bertemu Taehyung yang merupakan adik keduanya.
"Ternyata kau juga pulang kak." Sapa Taehyung melihat Baekhyun.
"Tentu saja, ini adalah hari debut adik kesayanganku. Mana mungkin aku akan melewatkannya."
"Kenapa selalu saja Soonyoung yang jadi adik kesayanganmu, aku kan juga adikmu." Ucap Taehyung memulai sifat jeleknya yakni cengeng.
"Karena kita sekarang musuh.."
"Kenapa kak?. Apa salahku?." Mengejar Baekhyun yang berjalan masuk kedalam rumah.
Baekhyun tersenyum karena merasa menang membuat adiknya itu menangis dan merajuk.
"Hoshi!!.. Kakakmu yang paling tampan datang." Teriak Baekhyun masuk kedalam rumah.
"Siapa Hoshi?." Heran Taehyung yang masih mengekori Baekhyun.
"Kau bilang kau kakaknya.. Bahkan nama debut adikmu sendiri saja kau tidak tau?.. Ah tentu saja kau tidak tau, kau kan sangat sibuk." Sindir Baekhyun yang semakin membuat Taehyung minder.
Dari arah tangga, Soonyoung datang dan langsung bersemangat melihat Baekhyun dan Taehyung.
"Akhirnya aku bisa debut kak!. Aku sekarang punya nama panggung Hoshi." Sumringah Soonyoung didepan kedua kakaknya.
"Selamat ya dek. Sini kakak kasih tau kamu sesuatu... Kalau nanti di acara award atau dimanapun jangan norak ya?.. Biasa-biasa aja, dan jangan ikutin kakakmu si Taehyung ini."
"Kok aku sih kak?. Bukannya kakak itu lebih over daripada aku kan?."
"Kakak berdua gak usah berantem, aku gak akan ngikutin kalian kok.. karena aku gak bakal malu-maluin keluarga Kwon."
"Tapi kita tetep gak bakalan kasih tau fans kalau kita kakak adik?."
"Ya iyalah. Pokoknya fans jangan sampe taulah."
"Udah jangan ribut lagi, sini makan malam dulu." Ucap Junmyeon yang turun dari tangga.
"Ayah kayak gak ada seneng-senengnya banget kita pulang." Cemberut Baekhyun sembari terus memperhatikan Ayahnya.
"Ayah harus gimana dong?. Kalian sehat aja Ayah udah senang. Ayah udah tua tapi kalian gak ada yang mau nerusin perusahaan keluarga kita."
"Bukan gitu, Yah. Kan sekarang Baekhyun juga udah mulai belajar biar bisa nerusin Ayah. Taehyung juga udah mulai belajar katanya."
"Iya deh iya. Ayo makan dulu, keburu dingin nanti."
Ketiga kakak beradik itupun berjalan kemeja makan. Setelah ibu mereka meninggal, Ayah merekalah yang selalu menyiapkan segalanya sendirian.
Karena jadwalnya untuk tour beberapa hari lagi bersama grupnya, Baekhyun langsung pergi setelah makan.
Setelah Baekhyun pergi, Taehyung berdiri dan memeluk Soonyoung yang sedang sibuk menonton video dance nya.
"Apasih kak, gerah tau." Tolak Soonyoung mendorong Taehyung.
"Kakak kan kangen sama adek kakak yang imut-imut ini. Udah berapa lama kita gak ketemu coba."
"Aku bukan anak kecil lagi kak. Jangan ganggu aku ih." Risih Soonyoung yang tentu saja membuat Taehyung cemberut.
"Taehyung. Daripada kau mengganggu adikmu, lebih baik kau bantu Ayah cuci piring."
"Apa Ayah gak salah nyuruh aku?.. Aku ini seorang idola yang bahkan diagung-agungkan fans-fansku."
"Dan apa kau mau jadi anak durhaka?. Dan apa kau masih ingat bahwa Ayah ini juga merupakan seorang pemilik perusahaan ternama di Korea ini?."
"Baiklah Ayah, aku akan bantu. Sini biar aku saja."
Taehyung berdiri dari duduknya dan berjalan ke wastafel cuci piring. Junmyeon yang melihat tingkah putranya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia bahkan tidak menyangka akan memiliki putra yang lebih peduli dengan penampilan mereka.
Harapan terakhirnya si bungsu bahkan juga mengikuti jejak kakak-kakaknya.
"Ayah mau kemana?."
"Ayah ada urusan bisnis keluar kota untuk beberapa bulan. Jadi Ayah tidak bisa menjagamu dirumah."
"Aku bisa tinggal di dorm Seventeen kok Ayah, Ayah tenang saja." Senyum Soonyoung.
*******
Debut Seventeen berjalan lancar. Soonyoung disibukkan dengan jadwal promosinya bersama group. Disuatu acara, Soonyoung berpas-pas an dengan Baekhyun yang juga tampil disana.
"Soon.. Eh, maksudku Hoshi. Kau Hoshi Seventeen itukan?." Sapa Baekhyun yang sangat senang bertemu adiknya.
Soonyoung yang kaget akan sapaan mendadak kakaknya, hanya tersenyum dan membungkuk dan memberi salam. Karena dia akan tampil berikutnya, Soonyoung segera meninggalkan Baekhyun yang juga berlalu pergi.
"Wah, kau benar-benar mirip dengan kak Baekhyun, Hoshi." Kagum Woozi salah satu member Seventeen.
"Ah kau kan tau sendiri, semua orang sering bilang seperti itu."
"Tapi kau beneran bukan adik kandungnya kan?."
Soonyoung kaget mendengar pertanyaan Woozi itu. Tidak mungkin Woozi mengetahui hubungannya dengan Baekhyun kan.
"Kau kan tau sendiri kalau Soonyoung itu anak tunggal keluarga Kwon. Dan marga kak Baekhyun itu kan Byun." Ucap Seungkwan yang daritadi hanya diam.
"Iya juga sih, ya udah. Ayo kita gabung dengan yang lain."
******
Diruang tunggu EXO.
"Adikmu itu jadi leader tim perfomance grup ya Baek?." Tanya Kai duduk disamping Baekhyun. Memang semua member EXO sudab tau bahwa Soonyoung adalah adik kandung Baekhyun. Dan mereka juga setuju untuk merahasiakannya.
"Tentu saja, dia kan berbakat kayak aku." Bangga Baekhyun.
"Adikmu jauh lebih hebat darimu. Walau kayaknya soal Vokal, kau memang juaranya."
"Kau sudah melihat artikel Baek?."
"Kayaknya kau harus segera klarifikasi bahwa kau memang saudara kandung dengan Soonyoung."
Baekhyun merebut ponsel yang dipegang Xiumin dan melihat artikel tentangnya dan Soonyoung.
"Ternyata aku memang sangat mirip dengan adikku. Tampannya."
"Jadi kau akan kasih tau fans?."
"Enak saja, aku tidak bisa melakukannya. Karena Soonyoung membawa nama Kwon, jadi dia harus bisa menjaga martabat keluarga."
"Jadi maksudmu, kau tidak menjaga martabat keluargamu?. Tapi aku mengerti maksudmu sih, kau kan pecicilan dan absurd."
Baekhyun menatap sinis pada Kai.
"Kau itu cocoknya adek kakaknya sama V BTS. Sama banget deh sifatnya."
"Jangan mulai lagi deh."
Baekhyun memang menyembunyikan kebenaran soal hubungannya dengan V BTS pada anggota grupnya.
*******
Bersambung...
Kasih vote sama likenya ya :)