
Selama ayahnya sakit dan hanya bisa menggunakan kursi roda. Baekhyun dan adik-adiknya lebih sering tidur di rumah dan bergantian menjaga ayah mereka.
Baekhyun yang sudah menyelesaikan jadwalnya hari itu sudah berada dirumahnya dan sedang berada dikamar ayahnya.
"Apa Ayah bosan?. Mau jalan-jalan keluar?." Tanya Baekhyun menawarkan ayahnya untuk jalan-jalan keluar.
"Ayah sangat bosan. Apa kamu gak keberatan untuk berkeliling disekitar rumah."
"Enggak kok, Yah. Ayo kita jalan keluar."
Baekhyun menaikkan Ayahnya ke kursi roda dan mengajaknya keluar rumah, tepatnya untuk berkeliling dihalaman rumah mereka yang lumayan luas.
Saat sedang duduk di taman belakang rumah, Soonyoung datang dengan wajah panik dan penuh keringat.
"Kamu kenapa dek?." Khawatir Baekhyun melihat adiknya.
"Hah. Aku barusan nyari ayah, aku pikir ayah kemana."
"Ahh. Kakak bawa ayah keluar karena ayah sangat bosan didalam kamar." Jelas Baekhyun.
"Lihatlah keringatmu itu. Kamu balik aja ke rumah dan mandi." Ucap Junmyeon melihat anak bungsunya penuh keringat.
"Iya, Ayah. Aku mandi dulu sekalian nyiapin makan buat kita." Angguk Soonyoung.
Soonyoung meninggalkan taman dan kembali ke rumah. Karena sudah lama tidak memasak, sebelum masuk ke kamar, dia memeriksa persediaan bahan makanan di kulkas.
"Astaga. Ternyata bahan makanannya udah habis. Harus beli dulu deh." Kagetnya melihat kulkas yang hanya berisi cemilan yang pernah dibawa kakaknya dulu.
Soonyoung segera masuk ke kamarnya dan mandi. Setelah mandi dan mengganti pakaiannya, dia mengambil kunci mobil ayahnya dan berjalan ke bagasi.
Saat mau berjalan ke bagasi. Dia terhenti karena mendengar suara isak tangis diluar rumah. Karena penasaran dengan apa yang didengarnya, dengan perasaan takut, dia berjalan ke pintu utama rumahnya untuk melihat siapa yang tengah menangis.
"Astaga kak Taehyung!. Kakak bikin orang kaget aja sih. Kakak ngapain nangis disini?." Kaget Soonyoung melihat kakaknya yang menangis bersandar kepintu.
"Soonyoung. Ayah."
"Iya, kenapa sama ayah kak?."
"Ayah gak ada dikamarnya, ayah menghilang."
Soonyoung menghela nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.
"Ayah gak ilang kak. Ayah lagi jalan-jalan sama kak Baekhyun." Jelas Soonyoung menatap kakaknya.
Taehyung berhenti menangis dan menghapus airmatanya.
"Aku akan ke supermarket. Kakak mau ikut?." Ajak Soonyoung pada kakaknya.
Taehyung mengangguk dan mengikuti adiknya ke bagasi untuk mengambil mobil. Karena dia adalah seorang kakak, jadi dia yang menyetir.
******
Sesampainya di supermarket, Taehyung dan Soonyoung keluar dari dalam mobil dan masuk ke supermarket.
Soonyoung segera berjalan kebagian bahan untuk memasak dan memasukkan beberapa bahan kedalam keranjang yang dibawa Taehyung.
"Aku rasa ini udah cukup kak."
"Apa kamu pengen beli beberapa cemilan?. Kakak akan membayarnya."
"Enggak kak. Aku sedang diet karena konser yang akan datang."
"Diet??. Siapa yang berani menyuruh adik kesayangan kakak ini diet?. Jadi kamu gak makan sedikit pun?." Khawatir Taehyung dengan wajah iba.
"Ahh, gak kayak gitu juga sih, kak. Aku makan tapi kakak tau sendiri bagaimana makan seseorang yang sedang diet."
"Kasiannya adikku. Sekarang kan gak ada yang ngawasin kamu. Jadi makan aja apa yang kamu inginin di rumah nanti." Saran Taehyung.
"kakak gak rela kehilangan keimutan adik kakak ini."
Hoshi hanya tersenyum melihat tingkah kakaknya itu dan segera mengajak kakaknya untuk ke kasir.
******
Sedangkan di rumah, Baekhyun sudah menunggu Soonyoung bersama ayahnya diruang keluarga.
"Kak Baekhyun, Ayah. Aku benar-benar sedih sekarang." Gerutu Taehyung sesampainya di rumah.
"Apa urusannya dengan kakak." Cuek Baekhyun yang mengikuti Soonyoung ke dapur, hingga membuat Taehyung cemberut.
"Jangan begitu, Hyun. Kamu kenapa lagi anakku?."
"Masa katanya Soonyoung gak akan makan sama kita, Yah, dan dia katanya lagi diet. Aku tau diet itu sangat menyiksa."
"Apa?!!!. Kenapa kamu diet segala sih dek?." Heboh Baekhyun yang mendengar keluh kesah Taehyung pada ayahnya.
"Kami akan konser bulan depan, kak. Jadi aku gak mau terlihat seperti ini didepan fansku."
"Seperti ini gimana?. Bukannya kamu sekarang sudah sangat tampan?."
"Tapi aku gak mau punya pipi cubby kayak gini kak." Keluh Hoshi sembari menarik kedua pipinya dihadapan Baekhyun.
"Itulah yang membuatmu imut." Mencoba berpaling dari Hoshi. Bukannya dia malu melihat keadaan pipi adiknya, tapi dia sangat ingin menarik pipi adiknya itu.
"Hah, itukan dimata kakak. Aku udah yakin buat diet kak. Jadi jangan halangin aku. Sekarang kakak bantu aku aja membuat masakan ini."
Baekhyun tidak bisa berkata apa-apa dan hanya menuruti perintah adiknya itu. Dengan semangat dia membantu adiknya dan setelah siap dia membawa masakan itu kemeja makan.
"Ayo makan." Ucap Baekhyun duduk di samping Taehyung.
"Aku akan keruang latihan. Ayah makan aja bareng kakak." Ujar Soonyoung berdiri dari duduknya.
Di rumah keluarga itu memang dibuat khusus ruangan untuk latihan dance dan ruangan vokal setelah Baekhyun menjadi seorang idol. Dan disanalah tempat latihan Baekhyun beserta adik-adiknya kalau mereka sedang dirumah.
"Apa kakak tau kemana kak Myeon?. Aku udah menghubunginya tapi gak ada respon." Tanya Taehyung yang membantu Baekhyun membereskan meja dan mencuci piring.
"Kakak gak tau dan jangan sebut namanya seperti itu. Kamu terusin ini, kakak akan menemui Soonyoung."
Baekhyun meninggalkan Taehyung dan pergi keruang latihan. Disana dia melihat adiknya bekerja keras. Dia sangat tau bagaimana tekanan untuk menghadapi konser pertama. Dia sangat ingat bagaimana rasanya waktu dia pertama kali mengadakan konser dengan anggota grupnya.
"Kamu pasti merasa tertekan, kan?."
Soonyoung berhenti menari dan menghampiri kakaknya.
"Sedikit, karena aku juga leader tim perfomance, jadi sedikit tertekan."
"Dibawa santai aja. Kakak tau kamu pasti akan melakukan yang terbaik." Senyum Baekhyun menyemangati adiknya.
"Makasih kak. Mungkin karena memiliki member yang banyak, jadi sedikit gugup."
"Kakak juga pernah merasakannya. Tapi memiliki banyak anggota itu justru menyenangkan." Ucap Baekhyun mengingat awal debutnya bersama 12 anggota termasuk dirinya. Dan sekarang grupnya telah kehilangan 3 anggotanya. Dia sangat merindukan momen mereka sebagai OT12.
"Cieee kangen nih ye ceritanya." Ucap Taehyung yang datang tiba-tiba.
"Apasih ni anak gak jelas banget."
"Semangat untuk konser nanti ya, dek?." Ucap Taehyung mengabaikan Baekhyun dan Mengelus rambut Soonyoung.
"Makasih banget supportnya kak. Kalian benar-benar kakak terbaik." Senyum Hoshi memegang tangan kakak-kakaknya.