Kwon Family

Kwon Family
#2



Malam itu di dorm BTS.


"Kau mau kemana tengah malam begini, V?." Tanya Jimin yang melihat Taehyung sedang bersiap untuk keluar.


"Ayahku sudah seminggu diluar kota. Dan adikku dirumah sendirian. Aku khawatir stock makanan dirumah sudah kosong. Aku akan ke supermarket dan membeli beberapa kebutuhan untuknya." Jelas Taehyung panjang kali lebar sembari memasang sepatunya.


"Apa aku boleh ikut?. Aku sungguh bosan disini."


"Baiklah. Ayo berangkat."


Akhirnya Taehyung dan Jimin pergi ke supermarket terdekat.


Disana mereka membeli semua makanan untuk dibawa kerumah Taehyung.


"Apa segini udah cukup ya?." Bertanya pada Jimin yang berdiri disampingnya.


"Ini sih udah tergolong banyak, lagian adikmu itu mau kau jadikan sapi?. Sampai kau membelikan segini banyaknya makanan." Heran Jimin melihat berbagai macam makanan dengan jumlah besar.


"Gak juga sih, tapi dia itu agak rakus, dan ini stock buat dia berminggu-minggu kedepan."


Jimin hanya mengangguk dan menyuruh Taehyung untuk segera membayarnya. Karena belanjaan yang begitu banyak, mereka meminta tolong pada petugas Supermarket untuk membantu mereka membawa belanjaan itu ke mobil.


"Ayo cepetan bawa kerumahmu, beberapa jam lagi kita ada jadwal dan aku tidak ingin kena omel."


"Iya.. iya.. Sabar kenapa. Ayo naik."


Taehyung melajukan mobilnya meninggalkan area parkir. Karena jarak rumah yang lumayan jauh, Taehyung melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas normal.


******


Sesampainya dirumah.


"Apa adikmu belum tidur?. Semua lampu rumah masih menyala." Tanya Jimin yang melihat semua lampu rumah Taehyung masih menyala.


"Mungkin karena dia penakut, jadi dia menghidupkan semua lampu. Ayo masuk dan bawa satu persatu belanjaannya."


Jimin mengikuti Taehyung dengan membawa dua kantong makanan ditangannya. Mereka segera masuk kedalam rumah setelah pintu dibuka oleh Taehyung.


Betapa kagetnya mereka melihat rumah yang sangat berantakan.


"Apa rumahmu kemasukan maling?." Kaget Jimin melihat kondisi rumah.


"Tidak mungkin.!"


"Itu darah apa?." Tunjuk Jimin pada noda berwarna merah dilantai.


Taehyung yang melihat itu seketika panik dan menjatuhkan makanan yang dibawanya. Dia segera berlari mencari keberadaan adiknya.


"Soonyoung!!!!.. Kau dimana?.. Jangan bercanda seperti ini.!" Teriak Taehyung mencari sekeliling lantai 1 diikuti Jimin yang ikut-ikutan panik.


"Ayo cari dilantai dua." Ajak Jimin. Namun saat menuju ketangga, , mereka bertemu dengan seorang laki-laki dan saling berteriak kaget.


"Aaaaaa.!!!! Siapa kalian?." Teriak pria itu yang tidak mengenali mereka karena mereka memakai hoodie dan masker.


Tanpa tau apa-apa, tiba-tiba pria itu memukul mereka. Taehyung dan Jimin yang kaget plus panik itu pun berlari kelantai dua. Dan disana mereka bertemu dengan beberapa pria lainnya.


"Tangkap mereka!!." Teriak pria yang mengejar mereka tadi. Dan tentu saja mereka langsung terkepung.


"Soonyoung!.." Teriak Taehyung yang melihat adiknya diantara pria-pria itu.


Soonyoung yang mengenali suara itu segera mendekati pria itu dan melepas hoodie dan maskernya.


"Senior V..!" Kaget pria-pria yang mengelilingi mereka tadi.


"Astaga kak, aku fikir siapa.. Ngapain kakak kesini?" Cuek Soonyoung setelah tau itu adalah kakaknya.


"Kau baik-baik saja kan?.. Dan apa-apaan semua kekacauan ini?"


"Aku baik-baik saja kak. Aku hanya sedang berkumpul dengan anggota grupku. Dan kakak ngapain kesini gak telvon dulu."


"Kakak kesini karena khawatir kau kehabisan makanan dan membawakanmu makanan. Ternyata kau baik-baik saja."


"Ahh kalian semua tenang saja, dia kakakku kok.. Mungkin di dunia idol dia senior untukku, tapi disini akulah yang seniornya hahaha" Tawa Soonyoung mencoba mencairkan suasana karena melihat kecanggungan teman-temannya bertemu kakaknya yang merupakan member BTS.


"Ya anggap aja apapun itu yang membuatmu senang maknae." Ucap V menghela nafas.


Setelah berkenalan dengan teman-teman adiknya, Taehyung pamit untuk kembali ke dorm karena jadwalnya.


"Kau baik-baik dirumah, dan kakak sudah panggil jasa untuk membersihkan rumah."


"Oke makasih kak." Senyum Soonyoung mengantar kakaknya keluar.


"Ini darah apa?." Tanya Jimin yang masih penasaran.


"Itu bukan darah kok kak. Itu cuma minuman yang tumpah tadi." Jelas Soonyoung.


Setelah kakaknya pergi, Soonyoung kembali keteman-temannya.


"Ternyata kau adiknya kak V, aku fikir kau adiknya kak Baekhyun." Ucap Woozi yang masih takjub dengan kenyataan keluarga Soonyoung. Selain dari keluarga terpandang, ternyata temannya itu juga adik dari senior mereka yang sudah mendunia.


"Apa kau serius?.. Kenapa kau tidak pernah bilang pada kami?." Semangat DK antusias mendengar cerita Soonyoung.


"Aku serius. Tapi mereka berdua sengaja mengganti marga mereka saat memutuskan untuk debut sebagai idol. Karena mereka tidak ingin ada yang tau kalau mereka adalah keluarga Kwon."


"Lalu kau kenapa tetap membawa nama Kwon?."


"Karena kedua kakakku yakin kalau aku tidak akan seperti mereka. Kalian tau sendiri gimana absurdnya tingkah mereka kan?."


Semua mengangguk karena setuju dengan ucapan Soonyoung.


******


Setahun berlalu setelah debut Soonyoung. Baekhyun yang selalu memperhatikan perkembangan adiknya itu terlihat mengeluh.


"Kau kenapa?." Tanya Suho yang melihat Baekhyun mengeluh sambil memegang ponselnya.


"Ternyata sama saja."


"Apanya yang sama?" Heran Suho yang tidak mengerti dengan ucapan Baekhyun.


"Nih lihat sendiri. Hoshi malah mengikuti tingkahku."


"Hahahaha, dia benar-benar mirip denganmu Baekhyun. Tentu saja dia akan tetap bertingkah sepertimu karena dia adikmu." Tawa Suho melihat tingkah adik Baekhyun disebuah program TV.


"Sudahlah Baek, sampai kapan kau harus menyembunyikan identitas keluargamu?. Bukankah kau akan segera jadi CEO muda untuk ayahmu."


"Kak, aku izin keluar ya?" Pamit Baekhyun tiba-tiba berdiri.


"Kau mau kemana?."


Baekhyun hanya diam dan keluar dengan mobilnya. Dimobil dia menelfon V dan mengajak V bertemu. Setelah sepakat untuk menjemput V, Baekhyun melajukan mobilnya ke lokasi tempat V berada.


Didepan gerbang, Baekhyun menghentikan mobilnya dan taklama masuklah V.


"Ada apa sampai kakak tiba-tiba meminta bertemu?. Tidak seperti biasanya." Tanya Taehyung pada Baekhyun yang sibuk menyetir.


"Nanti aku jelaskan."


Baekhyun melajukan mobilnya kearah dorm Seventeen. Ya, sebelumnya dia sudah sepakat untuk bertemu dengan Soonyoung di dorm adiknya itu.


Sesampainya disana mereka masuk kedalam dorm setelah diajak Soonyoung.


"Kakak rasa kita tidak perlu lagi menutupi hubungan kita sebagai keluarga."


"Kenapa tiba-tiba begitu kak?."


"Ya kakak rasa tidak ada gunanya juga kan?. Memang apa salahnya kalau kita adek kakak. Lagian kita bisa lebih bebas kan."


"Iya juga sih kak..." Setuju Soonyoung yang kemudian disetujui juga oleh Taehyung.


"Mungkin akan banyak pro kontra setelah ini.. Apalagi antara EXO L dan Army, tapi kita harus tetap lakuin ini." Ucap Baekhyun yang sedikit khawatir soal fans-fans mereka.


"Tapi aku rasa mereka bakal bisa mengerti. Aku liat banyak juga yang suka kedekatan kalian walau mereka gak tau kalian bersaudara."


"Baiklah, mulai besok kita bisa nunjukin status kita sebagai keluarga." Ujar Baekhyun yang disetujui Taehyung dan Soonyoung.


"Kakak boleh ke toilet gak ?" Tanya Taehyung yang tiba-tiba kebelet.


"Ya bolehlah kak. Sana kalau mau ketoilet."


Melihat Taehyung yang pergi ke toilet, jiwa usil Baekhyun keluar. Dia bersekongkol dengan Soonyoung untuk meninggalkan Taehyung dan pulang sendirian.


"Ahahaha, Sana kakak pulang duluan." Ucap Soonyoung tertawa pelan.


"Kakak pulang duluan ya?. Kamu jangan telat makan."


Baekhyun segera bergegas kemobilnya dan meninggalkan dorm adiknya.


Setelah kakaknya pergi, Soonyoung kembali kekursinya. Taklama datanglah Taehyung.


"Lho.. Kak Baekhyun mana?."


"Barusan udah pulang kak." Ucap Soonyoung menahan tawa melihat ekspresi kakaknya.


"Trus kakak pulang pake apa?. Kakak juga gak bawa uang.. Kak Baekhyun!." Rengek Taehyung yang sudah berlinang airmata.


"Udah udah cup cup cup... Tadi kak Baekhyun udah nelfon kak RM buat jemput kakak kok.."


Sambil mengusap airmatanya. Taehyung menunduk malu karena disana juga ada member Seventeen lainnya.


Akhirnya Taehyung pulang dengan selamat setelah dijemput RM sang leader BTS.


----------------------


Bersambung..


Jangan lupa tinggalin jejaknya ya ? :)