
Malam itu Baekhyun dan Sehun sampai di kediaman keluarga Kwon. Setelah meletakkan barang-barangnya, Baekhyun berjalan ke kamar Taehyung.
"Akhirnya kakak sampe.." Ucap Soonyoung berdiri dari duduknya.
"Iya baru nyampe. Kamu katanya mau balik ke dorm kan?.. Pergilah. Biar Taehyung kakak yang urus." Perintah Baekhyun.
"Iya kak.. Dan katanya Ayah juga udah diperjalanan pulang. Kayaknya bakal sampe nanti subuh."
"Iya, kakak juga udah dikasih tau Ayah."
Soonyoung keluar dari kamar Taehyung dan menuju kamarnya.
"Lho, ada kak Sehun juga."
"Hai Hoshi." Sapa Sehun melambaikan tangannya.
Soonyoung membalas dengan membungkuk dan tersenyum. Namun tanpa disangka Soonyoung, Sehun malah nge dance di depannya dan menantangnya balik.
"Udah dulu ya kak?.. Nanti kita lanjutin." Ujar Soonyoung menghentikan dancenya.
"Hahaha baiklah ketua tim." Senyum Sehun yang dibalas dengan senyum malu-malu Soonyoung.
Sedangkan dikamar Taehyung, Baekhyun mendekati ranjang adiknya itu dan duduk di sampingnya.
"Jangan menatapku seperti itu kak. Aku jadi merinding." Ucap Taehyung memeluk tubuhnya sendiri.
"Apa salahnya?. Kakak sangat khawatir dengan keadaanmu." Goda Baekhyun membelai rambut Taehyung.
"Aih.. Lihatlah kak.. Aku udah baik-baik aja.."
"Baiklah.. Apa kamu mau sesuatu?." Senyum Baekhyun.
"Aku pengen pergi makan dan jalan-jalan berdua dengan kakak."
"Gak usah lebay.. Pikirkan saja kesehatanmu dulu.. Nanti kita pergi makan dan jalan-jalan kalau kita sama-sama ada waktu."
"Janji?." Menyodorkan jari kelingkingnya ke arah Baekhyun.
"janji."
"Kak!." Teriak Sehun membuka pintu kamar.
"Kenapa?. Bisa gak kamu gak usah teriak-teriak?." Bentak Baekhyun melotot pada Sehun.
"Maaf kak. Aku lapar." Tunduk Sehun.
"Kalau gitu turunlah ke bawah. Aku akan membuatkan sesuatu untukmu."
"Oke kak. Oh ya, apa kabar Taehyung?."
"Udah mendingan kok, kak.. Ternyata kakak juga ikut sama kak Baekhyun. Kak Myeon kenapa gak ikut?."
"Dia lagi sibuk.." Jawab Baekhyun menjawab pertanyaan Taehyung. Dia masih kurang suka dengan panggilan adiknya itu pada Suho leader grupnya.
"Sibuk atau kakak yang sengaja gak ngajak?." Goda Taehyung.
"Sudahlah, besok akan kakak bawakan kak myeonmu itu."
Taehyung tertawa saat sadar bahwa kakaknya itu sedang cemburu. Dia tidak menyangka kakaknya itu masih cemburu dengan kedekatannya dengan Suho.
Baekhyun sangat lega melihat Taehyung sudah kembali ceria. Dia segera keluar dari kamar meninggalkan Sehun dan Taehyung. Sebelum ke dapur, dia pun berjalan ke kamar Soonyoung.
"Dek." Panggil Baekhyun di depan kamar Soonyoung.
"Iya kak.. Masuk aja."
"Kakak mau masak buat makan malam.. Sebelum kamu pergi, kita makan dulu ya?."
"Aku udah masak tadi kak.. Kakak tinggal makan aja.. Aku juga udah makan kak, tadi bareng kak Taehyung."
"Ya udah kalau gitu, kakak akan panggil Sehun dulu."
Baekhyun kembali ke kamar Taehyung untuk memanggil maknae grup nya yang super manja itu.
"Sehun."
"Iya kak.. Udah selesai masaknya?." Sahut Sehun dengan mulut penuh dengan jeruk.
"Astaga ni bocah.. Udah makan jeruk aja.. Kan belum makan apa-apa, nanti kalau kamu sakit perut, aku gak mau tanggung jawab kalau dimarahin kak Suho ya." Celoteh Baekhyun menyilangkan tangan di dadanya.
"Aih .. Habisnya udah laper trus ngeliat jeruk kak."
"Taroh dulu jeruknya, ayo kita makan. Tadi Soonyoung ternyata udah masak."
"Oke kak.." Berdiri dari duduknya. "Aku pergi makan dulu ya, Taehyung.."
Sehun keluar bersama Baekhyun yang masih terus mengomel. Tentu saja tanpa ada pembelaan, Sehun hanya sibuk dengan ponselnya. Mungkin bahkan dia tidak mendengarkan celotehan Baekhyun.
Di meja makan, Baekhyun mengambilkan piring beserta makanan untuk Sehun. Sesaat setelah dia dan Sehun mulai makan, Soonyoung turun dari lantai dua dan berjalan ke meja makan.
"Iya, dek.. Hati-hati di jalan. Dan jangan lupa kasih kabar kalau udah sampe ke dorm."
"Siap, kapten." Senyum Soonyoung.
"Aku gak dapet cium pipi kah?." Timpal Sehun menatap penuh harap pada Soonyoung. Wajah Soonyoung langsung memerah karena malu. Tidak mungkin juga dia mencium kedua pipi Sehun. Karena itu hanya dia lakukan pada kedua kakaknya dan ayahnya saja.
"Gak usah ngarep deh, Hun.. Kamu habisin aja makananmu." Ujar Baekhyun.
Sehun hanya tertawa melihat tingkah malu-malu Soonyoung.
Karena tidak ingin di omeli oleh leadernya, akhirnya Soonyoung meninggalkan kakaknya dan Sehun. Dia segera keluar dan masuk ke mobilnya.
Tak lama setelah Soonyoung pergi, datanglah beberapa mobil dan berhenti di parkiran rumah keluarga Kwon.
Mereka yang ternyata adalah member BTS itu pun masuk ke dalam rumah.
"Malam kak." Sapa semua member BTS seraya membungkuk di depan Baekhyun dan Sehun yang masih makan. Dan tentu saja mereka membalas dengan senyuman.
"Kalian udah pada makan?. Makan bareng yuk?." Ajak Baekhyun berdiri dari duduknya.
"Kita udah makan semua kok, kak.. Makasih."
"Baiklah.."
"Kami izin ke kamar Taehyung ya, Kak?." Izin Namjoon mewakili membernya.
"Oh iya silahkan.."
Mereka berenam pun naik ke lantai dua dan berjalan ke kamar Taehyung.
"Maaf kami baru datang, Tae." Ucap Namjoon masuk diikuti member lain.
"Gak apa-apa kak, aku tau jadwal lagi padat-padatnya." Senyum Taehyung membenarkan posisinya.
"Trus gimana keadaanmu sekarang, kak?." Tanya Jungkook.
"Udah mendingan kok. Besok juga udah bisa ikut promosi kayaknya."
"Jangan dulu, istirahatlah beberapa hari lagi." Larang Jin melotot pada Taehyung.
"Mmm baiklah, Kak."
"Oh ya, aku sama Jimin boleh nginap malam ini kan, kak?." Timpal Jungkook yang sudah berencana menginap bersama Jimin.
"Tanya kak Baekhyun dulu." Jawab Namjoon selaku leader.
"Kenapa harus tanya aku?. Kan kalian juga anak-anak ayah. Jadi kalau mau menginap, menginap saja." Sahut Baekhyun masuk ke dalam kamar dan mendengar ucapan Namjoon.
"Iya kak, Jangan kayak orang asing gitu." Tambah Taehyung.
Namjoon hanya tersenyum.
Karena keasyikan mengobrol, jam sudah menunjukkan jam 12 malam. Member BTS pun pamit pulang dan meninggalkan Jungkook beserta Jimin disana.
Setelah mengantar member yang lain keluar, Jimin dan Jungkook mengunci pintu lalu kembali naik ke lantai dua.
"Kalian udah punya kamar sendiri kan disini?." Tanya Baekhyun yang sudah memakai baju tidurnya.
"Udah kak.. Kalau gitu kami ke kamar dulu kak."
Jungkook dan Jimin pun meninggalkan Baekhyun dan masuk ke kamar mereka.
"Kak, aku lupa bawa piyamaku." Rengek Sehun sesaat setelah Baekhyun masuk ke kamarnya.
"Hadeh.. Ada-ada aja sih.. Ukuran piyamaku kan gak mungkin cocok sama kamu. Coba kamu cek ke kamarmu sama kak Suho.. Siapa tau ada piyamamu disana."
"Temenin dong kak.."
Dengan menghela nafas berat, Baekhyun akhirnya menemani Sehun. Di rumahnya itu memang sudah ada kamar khusus untuk masing-masing member BTS dan EXO. Dan sekarang ayahnya juga sedang menambah kamar untuk masing-masing member Seventeen.
Ayahnya memang sudah menganggap semua member dari grup anak-anaknya seperti anaknya sendiri. Bahkan tidak jarang dia malah mengajak mereka jalan-jalan keluar negeri.
Untungnya dikamar Sehun dan Suho ada piyama milik Sehun yang tertinggal. Setelah mengambil piyama tersebut, Baekhyun dan Sehun kembali berjalan meninggalkan kamar tersebut.
Karena sudah lelah dengan aktivitas mereka dari pagi, sesampainya dikamar, mereka langsung tertidur pulas.
...*******...
Jam 4 dinihari, Baekhyun terbangun karena mendengar kebisingan di dapur. Dia turun dari ranjang dan berjalan keluar kamar dengan masih dalam keadaan mengantuk.
Baru sampai di depan dapur, Baekhyun terhenti ketika melihat sesosok wanita yang sedang sibuk memasak.
'Sejak kapan di rumah ini ada setan?.' Gumamnya dalam hati.
Saat wanita itu melirik, Baekhyun sangat terkejut dan langsung terjatuh.